wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perencanaan Usaha Pengolahan Makanan Bahan Nabati

Total questions: 20

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Peranan pemerintah daerah Provinsi Bali dalam mendorong terciptanya beraneka ragam produk olahan makanan awetan khas daerah terhadap pengembangan pariwisata adalah...

a)

Memodifikasi cara pengolahan dan pengemasan makanan olahan nabati.

b)

Pengembangan produk agar memiliki varian lebih dan mempunyai kelebihan dibandingkan dengan pesaingnya.

c)

Menyediakan area wisata, tempat kuliner, penginapan/hotel dan outlet oleh-oleh.

d)

Investasi alat dan mesin dapat disesuaikan dengan dana yang tersedia.

e)

Modifikasi dapat memanfaatkan metode produksi dan teknologi baru.

2.

Disajikan Gb. Makanan Awetan bahan pangan nabati khas Provinsi Bali.

Yang dimaksud dengan Makanan Awetan khas daerah adalah ....

a)

produk makanan yang sudah mengalami proses pengolahan

b)

produk makanan dalam pengolahan diisi bahan pengawet alami

c)

produk makanan dalam pengolahan diisi bahan pengawet sintetis

d)

produk makanan yang sudah mengalami proses pengolahan dan pengemasan

e)

produk makanan dalam pengolahan dan pengemasan dengan pengawet alami dan sintetis sesuai standar BPOM

3.

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang sangat beragam, keberagaman ini tentu sangat berkorelasi positif dengan keberagaman sumber daya alamnya, baik nabati maupun hewani. Sumber daya alam (SDA) yang beragam ini mendorong harus diciptakan beragam produk makanan awetan nabati dengan beberapa tujuan antara lain;.

(1) untuk membantu stabilitas harga di saat panen raya.

(2) tidak ada yang terbuang saat musim panen tiba.

(3) teknologi pengolahan bisa memberikan nilai tambah pada sumber daya alam

(4) pendistribusian produk lebih dibatasi karena keawetan produknya yang lebih baik

(5) kekhasan bahan baku, cara memasak, dan filosofi dari makanan awetan berbahan

nabati selalu menjadi daya tarik.

Adapun tujuan ide untuk menciptakan beragam produk makanan awetan nabati adalah...

a)

1, 3, 5

b)

2, 4

c)

3, 4, 5

d)

4,5

e)

5

4.

Menurut Undang-Undang RI No. 7 tahun 1996 tentang Pangan, Label kemasan khususnya untuk makanan dan minuman, sekurang-kurangnya dicantumkan hal-hal berikut, kecuali … .

a)

Nama produk

b)

Daftar bahan yang digunakan

c)

Jenis kemasan

d)

Produsen

e)

sertifikat BPOM

5.

Perhatikan gambar kemasan berikut !

Kemasan produk yang dibuat oleh mesin dapat dibedakan menjadi 3 ; Primery Packaging, Secundary Packaging(Iner Box) dan Tertiary Packaging(Master Box) .

Kemasan tergolong primery, secundary dan tertiary packaging berturut-turut adalah....

a)

1, 2, 3

b)

2, 3, 4

c)

3, 4, 5

d)

4, 2, 1

e)

5, 1, 2

6.

Nama brand/merk yang dicetak dalam kemasan dapat menunjukkan citra produsen dan kualitas produk tertentu sehingga kemasan tidak hanya sebagai wadah untuk produk, tetapi sudah bergeser menjadi alat pemasaran. Faktor penting persyaratan desain kemasan adalah … .

a)

produk yang dijual tidak akan pernah beranjak dari tempatnya

b)

tidak menunjukkan kepada pembeli isi atau produk yang dikemasnya

c)

disainer menciptakan kemasan dengan bentuk yang monoton

d)

kemasan dapat menimbulkan minat yang kuat pada waktu tertentu

e)

menciptakan rasa butuh walaupun banyak produk jenis yang sama

7.

Peranan pemerintah daerah Provinsi Bali dalam mendorong terciptanya beraneka ragam produk olahan makanan awetan khas daerah terhadap pengembangan pariwisata adalah...

a)

Memodifikasi cara pengolahan dan pengemasan makanan olahan nabati.

b)

Pengembangan produk agar memiliki varian lebih dan mempunyai kelebihan dibandingkan dengan pesaingnya.

c)

Menyediakan area wisata, tempat kuliner, penginapan/hotel dan outlet oleh-oleh.

d)

Investasi alat dan mesin dapat disesuaikan dengan dana yang tersedia.

e)

Modifikasi dapat memanfaatkan metode produksi dan teknologi baru.

8.

Seorang Andrea Hinata mempunya latar belakang pendidikan adalah sarjana ekonomi dan bekerja di sebuah perusahaan besar, hobi menulis tidak ditinggalkannya. Kejadian tsunami Aceh mengilhami dia menulis sebuah novel yang mengingatkan masa-masa kecilnya, sehingga terlahirlah novel Laskar Pelangi. Kisah ini dapat memunculkan ide usaha yaitu ....

a)

mengubah atau meningkatkan manfaat dari barang atau jasa

b)

hobi dan Ketrampilan

c)

barang atau jasa yang mampu menyelesaikan masalah

d)

peluang usaha

e)

koneksi yang dimiliki

9.

Tahapan dalam pengolahan makanna awetan dari bahan nabati yaitu, menyusun rencana, menyiapkan alat dan bahan, mengolah makanan awetan, mengemas, memasarkan. Sumber daya yang mendukung dalam memasarkan adalah ....

a)

man

b)

material

c)

money

d)

machine

e)

method

10.

Harga produk yang ditetapkan adalah dibawah harga pasar, atau dengan kata lain harga produk kami lebih rendah bila dibandingkan dengan pesaing kripik lainnya, tetapi kualitas produk tetap bagus agar dapat mencakup seluruh elemen masyarakat. Dan memberikan diskon bagi pelanggan yang membeli dalam jumlah banyak dikatakan sebagai ... .

a)

analisis produk

b)

strategi usaha

c)

strategi distribusi dan promosi

d)

analisis pasar

e)

profil konsumen

11.

Produksi KINGKONG, Kreasi Nugget Singkong tiap hari diperlukan 15 kilogram singkong, jadi tiap bungkus berisi 4 potong Nugget dengan jumlah produksi tiap hari sebanyak 66 kotak. Total biaya yang terdiri dari biaya variabel(tidak tetap) bahan baku dan kemasan Rp. 150.500 dan biaya tetap per hari Rp. 12.500. Harga Jual ditetapkan Rp. 4.000 per kotak setelah memperhitungkan Harga Pokok Produksi dan produk pesaing.

a)

Rp. 85.300

b)

Rp. 94.200

c)

Rp. 100.500

d)

Rp. 101.000

e)

Rp. 135.500

12.

Jika penjualan harga yang dijual kepada konsumen dengan melihat produsen yang tidak mengalami untung dan juga tidak rugi disebut ....

a)

harga jual

b)

harga promosi

c)

harga pokok produksi

d)

harga kotor

e)

harga bersih

13.

Dunia bisnis dimasa lalu mengenal “keunggulan komparatif”, tapi dunia bisnis pada masa sekarang dikenal dengan “masa keunggulan bersaing”. Berikut ini adalah beberapa pernyataan terkait dengan keunggulan komparatif dan keunggulan bersaing

1. menguasai kekayaan alami, terutama bahan baku yang tidak dimiliki pesaing(kompetitor)

2. melakukan sesuatu yang tidak mampu dilakukan pesaing(kompetitor)

3. memiliki pabrik yang besar tidak dimiliki pesaing(kompetitor)

4. mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki pesaing(kompetitor)

5. perusahaan mempunyai Unique Selling Proposition(USP)

Yang dimaksud dengan keunggulan bersaing pada pernyataan-pernyataan diatas adalah ... .

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

e)

5 dan 1

14.

Berkaitan dengan satu perusahaan dengan kompetitornya berikut ini disajikan sebuah diagram USP(Unique Selling Proposition )/proposisi penjualan yang unik suatu perusahaan;

Dari diagram diatas, Zona Beresiko(Risky Zone) suatu keadaan dimana perusahaan kita dan pesaing(kompetitor) saling berebut dan bersaing memenuhi kebutuhan konsumen adalah...

a)

1, 2, 3

b)

2, 3

c)

3, 4

d)

4 Saja

e)

4, 1

15.

Strategi menciptakan keunggulan bersaing dapat dilakukan dengan Kepemimpinan Biaya(cost leadership) dan Menciptakan perbedaan dengan produk pesaing(differentiation)

1) menciptakan sistem produksi yang dapat menghemat biaya produksi

2) memiliki supplier bahan baku yang murah dengan kualitas standar perusahaan

3) mampu menjual produk dengan harga lebih murah dengan kualitas sama dengan pesaing

4) menciptakan perbedaan yang benar-benar dibutuhkan dan member manfaat lebih bagi

konsumen.

5) menggunakan seluruh media untuk promosi produknya.

Yang termasuk strategi menciptakan keunggulan bersaing kepemimpinan biaya(cost leadership) adalah... .

a)

1), 2) dan 3)

b)

2) dan 4)

c)

3) dan 4)

d)

4) dan 5)

e)

1) dan 5)

16.

Berkaitan dengan satu perusahaan dengan kompetitornya berikut ini disajikan sebuah diagram USP(Unique Selling Proposition ) suatu perusahaan;

Zona atau keadaan dimana masing-masing dari perusahaan kita dengan perusahaan kompetitor memberikan sesuatu atau hasil produk yang tidak dibutuhkan konsumen adalah ... .

a)

Winning Zone

b)

Lozing Zone

c)

Dumb Zone

d)

Risky Zone

e)

Dumb Zone dan Risky Zone

17.

Berikut pernyataan tentang Ide dan peluang usaha;

(1) gagasan kreativitas dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (2) membaca keadaan sesuai dengan potensi yang dimiliki. (3) kesempatan pasti yang bisa didapatkan seseorang, (4) peluang yang lahir dari proses pembacaan kondisi (5) menggunakan produk, proses dan jasa-jasa inovasi

Yang termasuk peluang internal dan eksternal adalah ... .

a)

(1), (2), (3)

b)

(2), dan (4)

c)

(2), (3) dan (4)

d)

(3) dan (5)

e)

(4) dan (5)

18.

Perencanaan usaha makanan awetan nabati dengan memperluas daerah pemasaran, maka akan digunakan beberapa distributor dan agen untuk memasarkan produk khususnya di kampus, sekolah, warung atau toko di perumahan dan kantor di Kota Denpasar. Selain itu diharapkan distribusi tersebut dapat memperluas daerah pemasaran. Selain itu akan ada sistem layan antar bagi konsumen yang berada di luar Kota Denpasar dan bebas ongkos kirim(bebas ongkir) dikatakan sebagai ... .

a)

Analisis produk

b)

Strategi usaha

c)

Strategi distribusi dan promosi

d)

Analisis pasar

e)

Profil konsumen

19.

Harga produk yang ditetapkan adalah dibawah harga pasar, atau dengan kata lain harga produk kami lebih rendah bila dibandingkan dengan pesaing kripik lainnya, tetapi kualitas produk tetap bagus agar dapat mencakup seluruh elemen masyarakat. Dan memberikan diskon bagi pelanggan yang membeli dalam jumlah banyak dikatakan sebagai

a)

Analisis produk

b)

Strategi usaha

c)

Strategi distribusi dan promosi

d)

Analisis pasar

e)

Profil konsumen

20.

Gambar Usaha Tape Singkong Ayu untuk soal 14 dan 15 tentang Perhitungan Biaya

Ayu merintis usaha dengan membuat makanan awetan nabati Tape Singkong dengan jumlah produksi tiap hari sebanyak lima puluh bungkus. Total biaya yang terdiri dari biaya variabel(tidak tetap) bahan baku dan kemasan Rp. 54.600 dan biaya tetap yang dikerjakan sendiri Rp. 8.500. Harga Pokok Produksi(HPP) dari usaha Ayu adalah....

a)

Rp. 1.500

b)

Rp. 1.262

c)

Rp. 2.500

d)

Rp. 2.650

e)

Rp. 2.775