NEW
Font size
WorksheetsKuis K3 Keperawatan
Total questions: 17
Worksheet time: 34mins
Di suatu RS untuk mencegah atau mengendalikan hazard dan risiko yang ada sudah cukup baik dengan menyediakan APD, membuat SOP, dan memberikan himbauan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Namun masih terjadinya kecelakaan kerja seperti tergores kaca ampul yang dapat diakibatkan karena kurang berhati-hati dalam bekerja. Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan kesadaran diri dengan cara, kecuali . . .
memberikan punishment berupa teguran bagi yang belum menjalankan tugas sesuai prosedur
melakukan evaluasi terhadap fasilitas yang sudah disediakan
memberikan pelatihan pegawai
mengkaji hazard dan risiko yang ada
memberikan reward bagi pekerja yang sudah bekerja dengan baik dan sesuai SOP
Hazard dan risiko yang dapat terjadi saat melakukan pengkajian, kecuali . . .
kekerasan fisik pada perawat ketika melakukan wawancara
perawat mengalami needle stick injury
pasien dan keluarga acuh tak acuh dengan pertanyaan yang diajukan perawat
resiko tertular penyakit dengan kontak fisik
perawat terlalu empati dengan keadaan pasien dan keluarga
Di suatu rumah sakit, pengelolaan sampahnya tidak berjalan dengan baik. Sampah-sampah RS tidak dibuang sesuai dengan ketentuan (sampah medis, non medis, benda tajam). Kondisi seperti merupakan salah satu contoh dari . . .
Engineering control
Administration control
Unsafe condition
Unsafe action
Nearmiss
Perawat Z lupa untuk mengkonfirmasi tindakan yang sudah dilakukan ke dalam dokumentasi asuhan keperawatan sehingga yang tertulis atau yang telah dilaksanakan oleh perawat kepada pasien tidak tercatat dalam catatan perkembangan di rekam medis pasien. Hal ini merupakan hazard dan risiko yang terjadi pada tahap . . .
pengkajian
diagnosa
perencanaan
implementasi
evaluasi
Perawat M melakukan kesalahan dalam pemberian obat kepada pasien, dikarenakan perawat lupa membaca instruktur atau catatan dokumen rekam medik dari pasien tersebut. Hal ini merupakan hazard dan risiko yang terjadi pada tahap . . .
pengkajian
diagnosa
perencanaan
implementasi
evaluasi
Perawat B dalam memilih intervensi yang akan diberikan kepada pasien selalu melihat kondisi dari masing-masing pasien, tidak mengeneralisir tindakan yang dipilih berdasarkan diagnosa medis pasien. Tindakan yang dilakukan termasuk salah satu upaya pencegahan hazard dan risiko di tahapan . . .
pengkajian
diagnosa
perencanaan
implementasi
evaluasi
Perawat A yang bekerja di RSS melakukan prosedur memiringkan pasien untuk pasien tirah baring yang bertujuan untuk mencegah dekubitus. Hal ini merupakan salah satu upaya pencegahan hazard dan risiko di tahapan . . .
pengkajian
diagnosa
perencanaan
implementasi
evaluasi
Pasien Y mengalami amputasi pada ekstremitas kanannya sebatas patella,tetapi ternyata yang seharusnya di amputasi adalah ekstremitas kirinya.Kejadian ini adalah contoh dari:
Kejadian tidak diharapkan
Kejadian nyaris cedera
Kejadian tidak cedera
Kondisi potensial cedera
Kejadian sentinel
Seorang petugas melakukan pembersihan dengan menggunakan desinfektan secara berkala pada ruangan-ruangan yang telah dipakai dan melakukan sterilisasi peralatan untuk membunuh bakteri dan virus. Pencegahan apakah yang dilakukan oleh petugas tersebut?
Hazard fisik
Hazard kimia
Hazard biologi
Hazard ergonomi
Hazard psikososial
Bagian personalia rumah sakit melakukan rotasi kepada seorang perawat yang bekerja di ruang ICU dipindahkan ke ruang poli klinik. Upaya pengendalian apakah yang dilakukan oleh bagian personalia tersebut?
hazard fisik
hazard kimia
hazard biologi
hazard ergonomi
hazard psikososial
Manakah tindakan keperawatan berikut ini yang merupakan upaya pencegahan risiko dalam perencanaan keperawatan?
Mengumpulkan informasi mengenai kondisi pasien
Mendiagnosa kondisi pasien
Menanyakan keluhan pasien
Memahami prosedur tindakan
Mempersiapkan tempat tidur pasien
Seorang perawat akan melakukan anamnesa kepada pasien yang baru datang ke poliklinik. Apakah upaya pencegahan risiko dan hazard yang diperlukan untuk tindakan perawat tersebut?
Menggunakan masker
Memakai sarung tangan
Mengenakan pakaian lapis
Mengenakan kacamata khusus
Mengenakan alas kaki/sepatu
Manakah tindakan berikut ini yang merupakan upaya pencegahan hazard dalam perencanaan keperawatan?
Menanyakan apakah ada riwayat jatuh
Menanyakan apakah ada gangguan penglihatan
Menanyakan apakah ada gangguan pendengaran
Mempersiapkan peralatan dengan lengkap
Mengatur penerangan yang cukup
1. Setelah mengecek tanda vital pasien, perawat lupa memasang side rail pasien N, sehingga menyebabkan pasien terjatuh dan mengalami fraktur (patah tulang). Kejadian tersebut termasuk ke dalam kecelakaan kerja dengan penyebab . . .
Unsafe condition
Unsafe action
kejadian nyaris cedera
Kecelakaan medis
Malpraktik
1. Agar tercipta kondisi kerja yang aman dan nyaman serta untuk menghindari adanya unsafe action, maka setiap tempat kerja perlu menetapkan standar operasional prosedur (SOP). Penerapan SOP merupakan salah satu bentuk dari . . .
Engineering control
Culture control
Enforcement control
Education control
Administration control
1. Perawat N sedang mengoplos obat pereda nyeri yang akan diberikan secara IV ke pasien A, saat akan memasukkan obat tersebut ke threeway pasien, perawat N menyadari bahwa obat yang sudah dioplos seharusnya untuk pasien B bukan pasien A. kejadian tersebut termasuk insiden . . .
Kondisi potensial cedera (KPC)
Kejadian tidak cedera (KTC)
Kejadian nyaris cedera (KNC)
Kejadian tidak diharapkan (KTD)
Kejadian sentinel
1. Perawat X bertugas di kamar operasi khususnya bagian orthopedic, dimana ruang OK tersebut hampir setiap hari melakukan tindakan C-arm (untuk mengetahui posisi yang tepat dari pemasangan plat di tulang pasien). Tindakan c-arm merupakan salah satu contoh dari hazard . . .
Hazard kimia
Hazard biologi
Hazard psikososial
Hazard ergonomik
Hazard radiasi
