WorksheetsDemokrasi Liberal
Total questions: 30
Worksheet time: 43mins
Mengapa pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia sering terjadi pergantian kabinet
Program kerja kabinet kurang sesuai dengan keadaan Indonesia pada waktu itu
adanya perbedaan kepentingan diantara partai-partai yang tidak pernah terselesaikan dengan baik
Program yang dicanangkan setiap kabinet sering mendapat penolakan rakyat
Rakyat tidak percaya dengan kabinet tersebut
Adanya politik adu domba yang dilakukan oleh pihak lain
Perhatikan gambar diatas. Dalam perkembangan Demokrasi Parlementer, terdapat 7 Kabinet yang pernah memerintah di Indonesia. Dimana salah satunya pernah memerintah sebanyak 2 kali. Kabinet yang dimaksudkan adalah Kabinet.....
Ali Sastroamijoyo
Wilopo
Natsir
Djuanda
Sukiman
Pada demokrasi liberal, partai politik memiliki peranan yang sangat besar karena...
kabinet dipilih oleh partai politik besar
partai politik dapat membentuk kabinet partai
presiden dapat dipilih dari partai politik besar
kekuasaan terpusat hanya pada partai politik
kabinet bertanggung jawab pada pemimpin partai
Partai-partai pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....
mementingkan kepentingan bangsa darpada kepentingan partainya
secara bersama-sama mendukung program pemerintah
meningkatkan kerja sama antarpartai politik
mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa
mengutamakan pembangunan fisik
Jatuhnya Kabinet Sukiman disebabkan oleh...
Peristiwa 17 Oktober 1952
Ditandatanganinya MSA
Jatuhnya harga barang-barang ekspor
Berakhirnya pemilihan umum
praktik KKN
Pelaksanaan Pemilu 1955 dilakukan dalam 2 tahap, yaitu pada tanggal 29 September 1955 dan 15 Desember 1955. Tahap pertama bertujuan memilih...
anggota MPR
perwakilan dalam KNIP
anggota DPR
anggota Badan Konstituante
presiden dan wakil presiden
Sejak masa kabinet Sukiman, politik luar negeri Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah. adapun politik luar negeri bangsa Indonesia adalah
Dualisme kekuatan
politik dagang
politik kiblat kanan
politik kiblat kiri
politik bebas aktif
Berhasil menyelenggrakan Konferensi Asia Afrika merupakan prestasi yang pernah dicapai oleh kabinet
Ali Sastroamidjoyo
Djuanda
Natshir
Wilopo
Burhanuddin Harahap
Gagasan Sumitro dituangkan dalam program Kabinet Natsir dimulai pada April 1950. Hasilnya selama 3 tahun (1950-1953) lebih kurang 700 perusahaan bangsa Indonesia menerima bantuan kredit dari program ini. Sebuah kebijakan ekonomi yang memberikan bantuan dana pada pribumi agar bisa bersaing dengan pengusaha asing dikenal dengan sistem ekonomi .....
Gerakan Benteng
Ali Baba
Nasionalisasi
Gunting Syafruddin
Sanering
Perhatikan hal-hal berikut ini
Menjamin keamanan dan ketentraman
Mengusahakan kemakmuran rakyat dan memperbaharui hukum agraria agar sesuai dengan kepentingan petani.
Mempercepat persiapan pemilihan umum.
Menjalankan politik luar negeri secara bebas aktif serta memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah RI secepatnya.
Menyiapkan undang – undang tentang pengakuan serikat buruh, perjanjian kerja sama, penetapan upah minimum, dan penyelesaian pertikaian buruh.
Hal tersebut adalah pokok program dari Kabinet.....
Natsir
Sukiman
Burhanudin Harahap
Ali Sastroamijoyo
Djuanda
Kabinet baru dipimpin oleh Ir. Djuanda yang kemudian membentuk kabinet yang terdiri dari para menteri yang ahli dalam bidangnya. Kabinet ini dikenal dengan istilah Zaken Kabinet karena harus berisi unsur ahli dan golongan intelektual dan tidak adanya unsur partai politik di dalamnya.
Program kerja kabinet Djuanda dikenal dengan nama.....
Tri Sila
Panca Sila
Panca Karya
Golongan Karya
Persatuan Indonesia
Menurut Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, tujuan mengubah struktur ekonomi nasional di bidang perdagangan dapat berhasil jika ....
pemerintah membatasi impor barang jadi
pemerintah menggalakkan ekspor barang jadi
di Indonesia tumbuh kelas pengusaha
pemerintah memberdayakan ekonomi kerakyatan
adanya persaingan yang sehat antara pengusaha pribumi dan pengusaha nonpribumi
Kabinet Ali Sastroamidjojo I merupakan salah satu kabinet yang berhasil memegang pemerintahan masa Demokrasi Liberal. Prestasi gemilang dari Kabinet Ali Sastroamidjojo I adalah ....
dicanangkannya pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif
berhasil diselenggarakannya Konferensi Asia-Afrika
berhasil ditumpasnya gerakan separatis
berhasil menghancurkan masalah SARA
diselenggarakannya Konferensi Istanbul
Dewan Konstituante yang dibentuk berdasarkan hasil pemilu yang pertama tahun 1955 mempunyai tugas ....
menetapkan undang-undang yang telah disusun oleh pemerintah
mengadakan pengawasan terhadap jalannya pemerintah
menyusun dan menetapkan Undang-Undang Dasar Sementara
menjalankan roda pemerintahan
menyusun Undang-Undang Dasar yang baru
Salah satu sebab gagalnya Program Benteng yang dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia adalah ....
Masyarakat menggunakan uang dengan hemat
Menikmati hidup dengan sederhana
Mentalitas pengusaha yang cenderung konsumtif
Tidak ingin mendapatkan keuntungan yang cepat
Dapat bersaing dengan pengusaha nonpribumi
Peristiwa 17 Oktober 1952 merupakan perselisihan antara....
TNI dan rakyat
TNI dan presiden
parlemen dan presiden
presiden dan menteri-menteri
TNI dan parlemen
Pelaksanaan Pemilu I dilaksanakan saat kabinet...
Ali Sastroamijoyo I
Ali Sastroamijoyo II
Burhanuddin Harahap
Wilopo
M. Natsir
Tujuan utama diberlakukannya sistem ekonomi Ali-Baba adalah ....
memajukan ekspor agar pendapatan pemerintah meningkat
memajukan pengusaha nonpribumi
memajukan pengusaha pribumi
meningkatkan kerja sama antara pengusaha pribumi dan nonpribumi
menekan sedikit mengkir impor
Penyebab utama kegagalan Demokrasi Liberal adalah ...
Dianggap tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia serta dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan terhadap UUD 1945
Penyimpangan terhadap politik luar negeri
Terjadinya pemberontakan di berbagai daerah
Tindakan presiden yang tidak sesuai dengan UUD 1945
Pelaksanaan politik luar negeri yang lebih condong pada negara-negara komunis
Latar belakang Indonesia memasuki masa Demokrasi Liberal II (1950-1959) adalah…..
adanya desakan untuk kembali kepada bentuk NKRI
Belanda memberikan kemerdekaan kepada Indonesia
Presiden Soekarno menolak kemerdekaan dari Belanda
Banyaknya terjadi pemberontakan
PBB menolak mengakui kemerdekaan Indonesia
Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957 mempertegas batas wilayahlaut Teritorial Indonesia sepanjang ....
3 mil dari lepas pantai
12 mil dari lepas pantai
24 mil dari lepas pantai
200 mil dari lepas pantai
20 mil dari lepas pantai
Pada masa demokrasi liberal, presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan karena
ketidakmampuan presiden memilih menteri yang cakap dalam kabinet
sesuai dengan hasil kesepakatan KMB
Indonesia menganut sistem demokrasi presidensial
Indonesia menganut sistem demokrasi parlementer
Presiden sudah menduduki jabatan sebagai panglima tertinggi
Apa dampak yang ditimbulkan akibat pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal
Hutang ke luar negeri Indonesia semakin banyak
Rakyat tidak percaya adanya parpol
ketidakstabilan politik nasional
Perekonomian masyarakat menurun
Adanya krisis perekonomian di Indonesia
Setelah penandatangan hasil Konferensi Meja Bundar maka bentuk negara Indonesia menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS). Namun, keberadaan RIS tidak bertahan lama karena berbagai alasan. Selanjutnya, Negara RI memasuki era baru yang dikenal dengan nama Demokrasi Liberal. Berikut ini yang merupakan ciri - ciri kehidupan politik pada masa pemerintahan zaman Demokrasi Liberal adalah ....
terjadi penyimpangan – penyimpangan konstitusional oleh Presiden
Presiden hanya berkedudukan sebagai simbol kenegaraan sedangkan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan
sistem pertanggungjawaban menteri – menteri kepada Presiden
presiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan
adanya pemusatan kekuasaan di tangan Presiden
Di antara partai-partai politik yang ikut ambil bagian dalam pemilihan umum tahun 1955 terdapat empat partai yang memperoleh suara terbanyak, yaitu ...
PNI, NU, Masyumi, PKI
Masyumi, PERTI, PSII, Partindo
PNI, Murba, Parkindo, Masyumi
Murba, PKI, NU, PNI
NU, PSII, Parkindo, PERTI
1. Perhatikan program-program berikut ini!
(1) Menjalankan tidakan yang tegas sebagai Negara hukum
(2) Mempercepat persiapan pemilihan umum konstituante
(3) Menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif
(4) Meratifikasi MSA dengan Amerika Serikat
(5) Menjalankan politik luar negeri bebas aktif
Program kerja cabinet Soekiman ditunjukkan oleh nomor...
A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (3) dan (4)
C. (2), (3) dan (4)
D. (2), (4) dan (5)
E. (3), (4) dan (5)
Ketidakstabilan kehidupan politik dan ekonomi pada masa Demokrasi Liberal dilatarbelakangi oleh ...
banyaknya desakan terhadap pemerintah Indonesia diberbagai daerah
campurtangan Belanda dalam kehidupan politik Indonesia
banyaknya laskar keamanan yang berkeinginan menjadi bagian dari TNI
tidakadanya partai politik yang mendominasi dengan mutlak serta kehidupan politik yang sarat akan kepentingan golongan
Indonesia berada dalam kelompok negera-negara komunis sehingga diblokade oleh Amerika Serikat
Dalam mengatasi kondisi ekonomi yaang buruk pada Demokrasi Liberal, Sumitro Djojohadikusumo ingin mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi struktur ekonomi nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, cara yang dilakukan pemerintah adalah ....
memberi pinjaman kredit pada pengusaha pribumi yang bermodal lemah
mengedukasi pengusaha pribumi belajar agar mau belajar kepada pengusaha asing
mengadakan persetujuan ekonomi dengan pemerintah Belanda
mengadakan pinjaman nasional dalam jangka waktu 40 tahun
menasionalisasikan de javasche Bank menjadi Bank Indonesia
Pada awal terbentuknya, KNIP berkedudukan membantu tugas Presiden . setelah terbitnya Maklumat Nomor X pada 16 Oktober 1945 KNIP berfungsi sebagai lembaga pengganti DPR dan MPR. Dari fakta tersebut dapat diketahui bahwa
pembentukan DPR dan MPR belum diperlukan selama KNIP masih berfungsi
fungsi KNIP tidak sesuai lagi dengan sistem ketatanegaraan di Indonesia
telah terjadi perubahan sistem ketatanegaraan pada awal kemerdekaan
presiden menanggap KNIP lebih cocok menjalankan Fungsi eksekutif
fungsi KNIP telah berubah menjadi sebuah Majelis Legislatif
Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Pada masa ini terjadi pergantian kabinet. Partai pengusung dari Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951) adalah partai.....
NU dan Masyumi
Masyumi dan PNI
Masyumi dan PKI
NU dan PNI
PKI dan PNI
