wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SMM dr Sian

Total questions: 45

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Ketelusuran metode/bahan kalibrator dapat diperoleh dari :

a)

Kit insert reagen

b)

Manufaktur reagen

c)

Semua diatas benar

d)

Kit insert kalibrator

2.

Pemeriksaan Kolesterol (TEA 10%) Metode A mempunyai Bias 2.5% dan CV

1.5%, Metode B mempunyai Bias 2.0% dan CV 2%.

a)

Sigma Metode A = Sigma Metode B

b)

Sigma metode A < Sigma Metode B

c)

Sigma metode A > Sigma Metode B

d)

Westgard rule yang digunakan 1-3S

3.

Sigma metric pada tahap preanalitik dan post analitik

a)

Untuk menggambarkan mutu laboratorium perhitungan sigma dilakukan

dengan data yang diperoleh selama 20 har

b)

Dihitung dengan rumus Sigma : (TEA-Bias)/CV

c)

Dihitung dengan menghitung kesalahan (error) dibagi dengan jumlah

pasien atau sampel

d)

Bukan salah satu diatas

4.

Cara menghitung mean dan SD laboratorium untuk pemantauan mutu internal

a)

Semua benar

b)

Nilai mean dan SD dibuat dari minimal data 20 hasil pemantauan mutu

internal

c)

Nilai mean dan SD dibuat dengan mengerjakan bahan control 2 level

selama 5 hari

d)

Nilai mean dan SD dari rentang yang terdapat di kit insert

5.

Saat menetapkan nilai bahan control yang perlu diperhatikan :

a)

Semua diatas benar

b)

Metode pemeriksaan

c)

Satuan

d)

Type alat

6.

Urutan Hirarkhi Milano dalam keberterimaan uji banding metode :

a)

Semua benar

b)

Clinical requirement, Biological Variationn, State of the Art

c)

Biological Variation, TEA, Sigma

d)

Biological Variation, State of the art, clinical reuirement

7.

Yang termasuk kesalahan acak

a)

1-3S, R-4S

b)

1-2S, 2-2S, 1-3S

c)

2-2S, 4-1S

d)

7T, 10x

8.

Grafik pemantauan mutu internal

a)

Menggunakan grafik Levey Jenning

b)

Membantu menentukan adanya kesalahan acak atau sistematik

c)

Semua diatas benar

d)

Membantu dalam penggunaan Westgard multi rules multi level

9.

Yang termasuk penyebab kesalahan acak :

a)

Homogenisasi bahan control

b)

Semua diatas benar

c)

Tertukarnya bahan control

d)

Kontaminasi

10.

Indicator response time hasil lab B adalah 2 jam. Jumlah pasien lab B bulan

Januari 2500 orang, jumlah hasil yang dapat dikeluarkan dari 2 jam 2445

pasien.

a)

Sigma lab B adalah 5

b)

Lab belum dapat menghitung sigma karena pasiennya terlalu sedikit

c)

Sigma adalah jumlah kesalahan dalam 1 juta proses

d)

Lab B sudah mengcapai Sigma 6

11.

Kalibrasi suatu pemeriksaan dilakukan :

pasien.

a)

Bila control tidak masuk

b)

Minimal 6 bulan sekali

c)

Setiap pergantian reagen

d)

Setelah pemeliharaan alat rutin

12.

Pada pemantauan mutu eksternal pemeriksaan kreatinin : hasil laboratorium A

2.05 mg/dL, Hasil seluruh peserta 2.0 mg/dL, Rerata hasil peserta yang

menggunakan metode Jaffe 2.1 mg/dL. Hasil peserta yang menggunakan

metode kinetic 1.95 mg/dL. Bila lab A menggunakan metode Jaffe maka :

a)

Bias laboratorium A 2.5%

b)

Bias laboratorium A -2.38%

c)

Bias laboratorium A 0.1 mg/dL

d)

Bias laboratorium A 0.05 mg/dL

13.

Bila hasil dibawah rentang analitik dan di dalam rentang deteksi :

a)

Bukan salah satu diatas

b)

Diencerkan

c)

Dilaporkan sebagai < (nilai bawah analitik)

d)

Dilaporkan sesuai hasil yang di dapat

14.

Cara menghitung Sigma pemeriksaan

a)

Satuan Sigma adalah %

b)

Sigma = (TEA – Bias)/CV

c)

Sigma = (TEA – SD)/Bias

d)

Untuk menghitung sigma dibutuhkan nilai TEA, Bias dan mean

15.

Validasi metoda dilakukan pada

a)

Metode yang sudah divalidasi pabrik

b)

Metode yang sudah mempunyai consensus/pedoman dari organisasi

profesi

c)

Metode standard dengan publikasi yang valid

d)

Metode pemeriksaan yang dimodifikasi

16.

Data ketelusuran suatu kalibrator sebaiknya mencakup :

a)

Semua diatas benar

b)

Ketidakpastian pengukuran

c)

Bahan rujukan/reference material

d)

Metode rujukan

17.

Total Error Allowable (TEA) :

a)

Semua diatas benar

b)

Adalah kesalahan yang diperbolehkan untuk suatu parameter pemeriksaan

c)

TEA didapatkan dari pedoman yang ditetapkan oleh badan professional

d)

TEA untuk masing-masing pemeriksaan tidak sama

18.

Bahan control untuk pemantauan mutu internal yang dianjurkan :

a)

Bahan control sintesis

b)

Bahan control dari pihak ketiga

c)

Bahan control dari specimen pasien

d)

Bahan control dari perusahaan pembuat reagen

19.

Yang termasuk pemantapan mutu tahap analitik mencakup sbb, kecuali :

a)

Pemantauan Mutu Eksternal

b)

Uji banding antar laboratorium

c)

Pemantauan Mutu Internal

d)

Pemantauan mutu specimen

20.

Yang dapat menyebabkan kesalahan sistematik

a)

Tegangan listrik yang tidak stabil

b)

Kesalahan kalibrasi

c)

Adanya bubble

d)

Cara pemipetan

21.

Pada hasil pemantauan mutu eksternal penilaian kinerja laboratorium bisa

menggunakan :

a)

Z Score, CV, Variance Index Score (VIS), Mean Running VIS (MRVIS), Overall

Mean VIS (OMVIS), Indeks Deviasi

b)

Semua benar

c)

Z Score, Variance Index Score (VIS), Mean Running VIS (MRVIS), Overall

Mean VIS (OMVIS), Indeks Deviasi, Score

d)

Z Score, CV, SD, Variance Index Score (VIS), Mean Running VIS (MRVIS),

Overall Mean VIS (OMVIS)

22.

Yang benar mengenai pemantauan mutu eksternal, kecuali :

a)

Merupakan persyaratan ijin laboratorium

b)

Dilaksanakan secara teratur dan berkala dan meliputi kadar normal dan

patologis

c)

Menilai kinerja fase analitik laboratorium

d)

Menilai kinerja fase pre analitik s/d pasca analitik

23.

Rentang pelaporan hasil :

a)

Sesuai dengan limit of detection

b)

Sesuai dengan rentang liniearitas

c)

Bukan salah satu diatas

d)

Sesuai dengan rentang kalibrasi

24.

Untuk nilai rujukan/nilai normal pemeriksaan sebaiknya :

a)

Laboratorium memverifikasi nilai rujukan laboratorium lain

b)

Laboratorium membuat nilai rujukan sendiri

c)

Laboratorium mengutip nilai rujukan yang telah ditetapkan oleh pihak

d)

Laboratorium mengambil nilai rujukan dari alat sebelumnya.

25.

Jumlah sampel terbaik untuk penentuan nilai rujukan :

a)

Diambil dari nilai rujukan yang ditentukan oleh pabrik

b)

Bukan salah satu diatas

c)

Dilakukan dengan 40 subjek normal/sehat

d)

Dilakukan dengan 120 subjek normal/sehat

26.

Cara menghitung bias pada Sigma Metric :

a)

Bukan salah satu diatas

b)

Bias di dapat dari hasil pemantauan mutu internal selama 20 hari

c)

Bias didapat dari selisih hasil laboratorium dengan nilai rata-rata kit insert

d)

Bias di dapat dari : (hasil PME laboratorium – nilai target PME)/Nilai target

PME x100%

27.

Pada verifikasi metode dilakukan verifikasi terhadap :

a)

Semua benar

b)

Akurasi, presisi, linearitas, nilai rujukan, interferensi, limit deteksi, TEA

c)

Presisi, akurasi, linearitas, nilai rujukan, rentang analitik, interferensi, limit

deteksi.

d)

Akurasi, presisi, linearitas, nilai rujukan, limit of analytic, interferensi,

stabilitas reagen

28.

Yang merupakan kesalahan sostematik :

a)

2-2S, 1-4S, 10X

b)

2-2S, R4S, trend

c)

2-2S, R4S, 1-2S

d)

2-2S, 4-1S, R4S

29.

Bila hasil laboratorium lebih besar dari limit linearitas metode, maka :

a)

Dilakukan pengambilan sampel ulang

b)

Dilakukan pengenceran dan dilaporkan setelah dilakukan koreksi dengan

factor pengenceran

c)

Bukan salah satu diatas

d)

Dilakukan duplo dan dilaporkan sesuai hasil yang didapat.

30.

Yang benar mengenai nilai rujukan pemeriksaan, kecuali

a)

Masing-masing laboratorium sebaiknya menggunakan nilai rujukan yang

ditentukan dari pabrik

b)

Harus ditinjau ulang setiap tahun atau bila metode berubah

c)

Dibedakan berdasarkan usia, jenis kelamin, specimen dan metode

d)

Untuk membuat nilai rujukan laboratorium dibutuhkan minimal 120 subjek

31.

Pemantauan mutu internal yang baik :

a)

Mempunyai penolakan palsu yang rendah

b)

Semua diatas benar

c)

Cost effective

d)

Mempunyai kemampuan deteksi kesalahan yang tinggi

32.

Hasil laboratorium dapat dilaporkan bila

a)

Masuk dalam rentang linieritas

b)

Semua diatas benar

c)

Masuk di dalam rentang analitik

d)

Di bawah nilai kuantifikasi

33.

Linearitas suatu pemeriksaan :

a)

Harus dilakukan verifikasi sebelum pemeriksaan digunakan

b)

Makin lebar rentang linearitas makin baik

c)

Batas kadar atas dan bawah dimana kurva kalibrasi masih linier

d)

Semua diatas benar

34.

Jenis pemantauan mutu eksternal adalah yang disebut dibawah ini, kecuali

a)

Uji Profisiensi

b)

Uji banding

c)

Retesting

d)

Evaluasi onsite di laboratorium

35.

Pernyataan dibawah ini yang benar :

a)

Uji verifikasi nilai rujukan minimal dilakukan dengan 20 sampel

b)

Uji komparasi metode minimal dilakukan dengan 40 sampel

c)

Semua diatas benar

d)

Uji akurasi metode minimal dilakukan dengan 20 sampel

36.

Sigma metric :

a)

Bukan salah satu diatas

b)

Makin besar nilai sigma makin buruk performa laboratorium

c)

Nilai sigma akan meningkat bila presisi suatu pemeriksaan bertambah besar

d)

Untuk meningkatkan Sigma suatu pemeriksaan maka TEA harus diperbesar

37.

Pemantauan mutu internal hematologi

a)

Minimal 2 level

b)

Bukan salah satu diatas

c)

Dilakukan 1x / hari

d)

Cukup dilakukan dengan open system

38.

Manfaat Sigma Metric di laboratorium medis

a)

Menentukan aturan pemantauan mutu internal

b)

Menentukan kinerja laboratorium

c)

Semua diatas benar

d)

Membantu dalam pemilihan metode dan alat

39.

Bahan control yang baik mempunyai sifat sbb, kecuali :

a)

Mempunyai masa kadaluwarsa yang panjang

b)

Mempunyai rentang nilai sesuai kebutuhan klinis

c)

Mempunyai matriks sesuai dengan specimen yang diperiksa

d)

Dapat dibeku cair ulang

40.

Pemilihan penyelenggara PME :

a)

Mempunyai peserta yang banyak

b)

Mempunyai Peer group bagi metode yang akan didaftarkan ikut PME

c)

Semua benar

d)

Terakreditasi ISO 17043

41.

Pada uji banding metode :

a)

Diuji dengan uji statistic regresi linier dan paired T test

b)

Diperlukan mi. 40 sampel dengan rentang nilai yang mencakup rentang

klinis yang penting

c)

Semua benar

d)

Menggunakan scatter plot dan difference plot

42.

Ketelusuran (Traceability)

a)

Daftar Certified Reference Material (CRM) atau Procedure (RMP) dapat dilihat di

www.bipm.org/jctlm atau http://www.ifcc.org

b)

Tidak adanya ketelusuran pada bahan kalibrator menyebabkan hasil pemeriksaan

berbeda

c)

Semua diatas benar

d)

Ketelusuran suatu metode adalah ketelusuran bahan kalibrator/control terhadap suatu

bahan standard rujukan nasional/internasional

43.

Manfaat ketelusuran metode/bahan kalibrator, kecuali :

a)

untuk mewujidkan harmonisasi hasil laboratorium walaupun dikerjakan

dengan reagen atau alat yang berbeda

b)

untuk memenuhi persyaratan akreditasi ISO 15189

c)

untuk pengawasan/kontrol kualitas dari produk yang digunakan

d)

untuk menghitung bias dan presisi metode

44.

pada pemantauan mutu internal :

a)

laboratorium harus membuat nilai mean dan SD laboratorium sendiri

b)

mean laboratorium harus berada dalam range kit insert

c)

sebelum melakukan penentuan nilai Mean dan SD lab harus dipastikan alat,

reagen dan bahan kontrol dalam kondisi baik

d)

semua diatas benar

45.

Pada uji Bandinh metode :

a)

Bila rentang pemeriksaan luas digunakan uji T test

b)

Bila metode pembanding bukan merupakan metode standard pada sumbu

X adalah mean dari hasil metode pembanding dan metode yang

dibandingkan

c)

Bila metode pembanding merupakan metode standard digunakan Bland

Altmann Plot

d)

Dengan Scatter plot tidak dapat diketahui adanya bias proporsional atau

bias konstan