NEW
Font size
WorksheetsUTS EVALUASI PEMBELAJARAN 270921
Total questions: 15
Worksheet time: 18mins
Perhatikan ilustrasi di bawah ini untuk soal 1-3!
1) Ibu Euis ingin mengetahui apakah peserta didiknya sudah menguasai kompetensi dasar dalam mata pelajaran Aqidah-Akhlak. 2) Untuk itu, Ibu Euis memberikan tes tertulis dalam bentuk objektif pilihan-ganda sebanyak 50 soal kepada peserta didiknya. Selanjutnya, Ibu Euis memeriksa lembar jawaban peserta didik sesuai dengan kunci jawaban, kemudian sesuai dengan rumus tertentu dihitung skor mentahnya. 3) Ternyata, skor mentah yang diperoleh peserta didik sangat bervariasi, ada yang memperoleh skor 25, 36, 44, 47, dan seterusnya Angka atau skor-skor tersebut tentu belum mempunyai nilai/makna dan arti. Untuk memperoleh nilai dan arti dari setiap skor tersebut, Ibu Euis melakukan pengolahan skor dengan pendekatan PAP. 4) Hasil pengolahan dan penafsiran dalam skala 0 – 10 menunjukkan bahwa skor 25 memperoleh nilai 5 (berarti tidak menguasai), skor 36 memperoleh nilai 6 (berarti cukup menguasai), skor 44 memperoleh nilai 8 (berarti menguasai), dan skor 47 memperoleh nilai 9 (berarti sangat menguasai). Ini Contoh dalam lingkup hasil belajar. 5) Jika Inu Euis menilai seluruh komponen pembelajaran (ketercapaian tujuan, keefektifan metode, media, kinerja guru, dll).
Berdasarkan ilustrasi di atas maka yang termasuk jenis tes diagnostic terdapat pada….
1
2
3
4
5
Perhatikan ilustrasi di bawah ini untuk soal 1-3!
1) Ibu Euis ingin mengetahui apakah peserta didiknya sudah menguasai kompetensi dasar dalam mata pelajaran Aqidah-Akhlak. 2) Untuk itu, Ibu Euis memberikan tes tertulis dalam bentuk objektif pilihan-ganda sebanyak 50 soal kepada peserta didiknya. Selanjutnya, Ibu Euis memeriksa lembar jawaban peserta didik sesuai dengan kunci jawaban, kemudian sesuai dengan rumus tertentu dihitung skor mentahnya. 3) Ternyata, skor mentah yang diperoleh peserta didik sangat bervariasi, ada yang memperoleh skor 25, 36, 44, 47, dan seterusnya Angka atau skor-skor tersebut tentu belum mempunyai nilai/makna dan arti. Untuk memperoleh nilai dan arti dari setiap skor tersebut, Ibu Euis melakukan pengolahan skor dengan pendekatan PAP. 4) Hasil pengolahan dan penafsiran dalam skala 0 – 10 menunjukkan bahwa skor 25 memperoleh nilai 5 (berarti tidak menguasai), skor 36 memperoleh nilai 6 (berarti cukup menguasai), skor 44 memperoleh nilai 8 (berarti menguasai), dan skor 47 memperoleh nilai 9 (berarti sangat menguasai). Ini Contoh dalam lingkup hasil belajar. 5) Jika Inu Euis menilai seluruh komponen pembelajaran (ketercapaian tujuan, keefektifan metode, media, kinerja guru, dll)
Berdasarkan ilustrasi di atas yang mengambarkan proses penilaian terdapat pada…
1
2
3
4
5
Perhatikan ilustrasi di bawah ini untuk soal 1-3!
1) Ibu Euis ingin mengetahui apakah peserta didiknya sudah menguasai kompetensi dasar dalam mata pelajaran Aqidah-Akhlak. 2) Untuk itu, Ibu Euis memberikan tes tertulis dalam bentuk objektif pilihan-ganda sebanyak 50 soal kepada peserta didiknya. Selanjutnya, Ibu Euis memeriksa lembar jawaban peserta didik sesuai dengan kunci jawaban, kemudian sesuai dengan rumus tertentu dihitung skor mentahnya. 3) Ternyata, skor mentah yang diperoleh peserta didik sangat bervariasi, ada yang memperoleh skor 25, 36, 44, 47, dan seterusnya Angka atau skor-skor tersebut tentu belum mempunyai nilai/makna dan arti. Untuk memperoleh nilai dan arti dari setiap skor tersebut, Ibu Euis melakukan pengolahan skor dengan pendekatan PAP. 4) Hasil pengolahan dan penafsiran dalam skala 0 – 10 menunjukkan bahwa skor 25 memperoleh nilai 5 (berarti tidak menguasai), skor 36 memperoleh nilai 6 (berarti cukup menguasai), skor 44 memperoleh nilai 8 (berarti menguasai), dan skor 47 memperoleh nilai 9 (berarti sangat menguasai). Ini Contoh dalam lingkup hasil belajar. 5) Jika Inu Euis menilai seluruh komponen pembelajaran (ketercapaian tujuan, keefektifan metode, media, kinerja guru, dll).
Berdasarkan ilustrasi di atas yang mengambarkan proses evaluasi terdapat pada…
1
2
3
4
5
Perhatikan pernyataan fungsi evaluasi pembelajaran di bawah ini:
1) Intensif untuk meningkatkan peserta didik belajar, yang dimaksudkan yaitu agar bisa memperbaiki kesalahan pada proses pembelajaran baik perbaikan dari guru maupun peserta didik itu sendiri
2) Menjadi umpan balik bagi peserta didik dalam kaitannya untuk memperlihatkan hasil belajar yang telah di lakukan peserta didik.Umpan balik ini diperlukan sekali untuk memperbaiki input maupun transformasi.
3) Bahan pertimbangan untuk melakukan pengukuran
4) Sebagai laporan informasi bagi orangtua/ wali peserta didik untuk melihat perkembangan hasil belajar sang anak.
5) Sebagai nformasi untuk lembaga/sekolah yang terkait
Berdasarkan pernyataan di atas, maka fungsi evaluasi pembelajaran ialah..
1, 2 dan 5
2, 3 dan 5
1, 2, 4 dan 5
1 dan 2
2 dan 4
Untuk mengetahui kadar pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran, melatih keberanian dan mengajak peserta didik untuk mengingat kembali materi yang disajikan, mengetahui tingkat perubahan prilakunya, dan mengetahui siapa di antara peserta didik yang cerdas dan yang lemah, sehingga yang lemah diberi perhatian khusus agar ia dalam mengejar kekurangannya...
Manfaat evaluasi pembelajaran
Tujuan evaluasi pembelajaran
Prinsip evaluasi pembelajaran
Jenis evaluasi pembelajaran
Definisi evaluasi pembelajaran
Kegiatan evaluasi dilaksanakan secara terus-menerus. Evaluasi tidak hanya dilakukan sekali setahun atau persemester, tetapi dilakukan secara berkelanjutan mulai dari proses pembelajaran dengan memperhatikan peserta didik hingga ia tamat dari institusi tersebut....
Prinsip berkesinambungan
Prinsip menyeluruh
Prinsip objektivitas
Prinsip valididitas
Prinsip sistematis
Perhatikan tata urutan di bawah ini:
1). Penentuan tujuan tes
2). Penyusunan kisi-kisi soal
3). Telaah soal
4). Penulisan soal
5). Analisis butir soal
6). Uji coba soal
7). Skoring
Langkah-langkah yang tepat dalam penyusunan tes ialah…
1, 2, 3, 5 dan 4
2, 3, 5, 1, 4, 6 dan 7
1, 2, 3 4,6 dan 5
1, 2, 3, 4, 5 dan 6
1, 2, 4, 3, 5, 6 dan 7
Alat atau teknik penilaian yang sering digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam pencapaian suatu kompetensi tertentu oleh guru merupakan ...
Tes
Non Tes
Wawancara
Observasi
e. Skala
Kisi-kisi penulisan soal-soal bertujuan untuk membantu para guru dalam menulis butir soal. Berikut yang bukan termasuk pada tujuan kisi-kisi adalah ...
memilih KD yang dapat dibuat soal-soal HOTS
menentukan pedoman penskoran
menentukan level kognitif
memilih bahan pokok yang terkait dengan KD yang akan diuji
merumuskan indikator soal
Di bawah ini termasuk kaidah penulisan soal PG dalam komponen konstruksi adalah ....
Soal harus sesuai dengan indikator
Soal dan pilihan jawaban tidak bersifat SARA, propaganda, pornografi, bermuatan politis, dan kekerasan
Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar atau yang paling benar
Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.
Setiap pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian
Salah satu penentuan materi penting dilakukan dengan memperhatikan kriteria dalam penulisan soal adalah urgensi, yaitu ....
materi yang memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari‐hari
materi secara teoritis mutlak harus dikuasai oleh peserta didik
materi yang dipilih dapat dibuatkan soalnya
materi yang diperlukan untuk mempelajari atau memahami,mata pelajaran lain
materi lanjutan yang merupakan pendal aman dari satu atau lebih
materi yang sudah dipelajari sebelumnya
Perhatikan pernyataan di bawah ini:
1. Membuat pertanyaan berdasarkan materi.
2. Pilihan jawaban harus heterogen dan logis.
3. Setiap pertanyaan harus mempunyai satu jawaban yang benar.
4. Merumuskan pokok soal secara jelas dan tegas.
5. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan secukupnya saja
Berdasarkan pernyataan di atas yang memenuhi unsur pertanyaan yang baik ialah..
1, 3 dan 5
2, 4 dan 5
3, 4 dan 5
2 dan 5
1, 2 dan 3
Jika diketahui bahwa dari hasil tes formatif terdapat 3 dari 8 soal yang diberikan hampir semua siswa tidak dapat menjawab dengan benar, maka tindakan guru yang sebaiknya dilakukan adalah ….
Melanjutkan ke pokok bahasan berikutnya
Menjelaskan kembali seluruh materi pelajaran
Menjelaskan kembali materi yang belum dipahami siswa
Melakukan pembelajaran remidi terhadap siswa yang menjawab salah
Memberikan pengayaan materi selanjutnya
Salah satu indikator yang yang dapat menunjukkan kualitas butir tes uraian yang baik adalah ....
Menuntut jawaban berupa ungkapan pendapat siswa
Menuntut jawaban berupa fakta-fakta yang
ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar
ditulis oleh guru yang mengajar dikelas dikelas
menuntut jawaban yang panjang
Seorang guru ingin mengetahui pemahaman siswa mengenai kasus pelanggaran HAM, maka pengamat (guru) dapat memberikan soal dan siswa mempresentasikan pemecahan masalah tersebut di depan kelas. Contoh di atas merupakan jenis…
non tes
observasi partisipan
observasi non partisipan
observer
Tes
