wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sejarah Emas Siroh Nabi Muhammad SAW

Total questions: 30

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Nabi Muhammad Saw adalah berasal dari bangsa arab, beberapa ahli sejarah membagi 3 asal-usul bangsa arab, dari kaum arab manakah nabi Muhammad SAW berasal ?

a)

Arab Baidah

b)

Arab Aribah

c)

Arab Musta'ibah

2.

Masyarakat Arab sebelum Nabi Muhammad SAW diutus sudah terkenal dengan kedermawanannya dalam hal menjamu tamu, akan tetapi mereka juga terkenal dengan masyarakat jahiliyyah. Jahiliyyah adalah jauh dari petunjuk Alloh atau Al Quran dan hidup tanpa landasan ilahi. Oleh karena itu Alloh mengutus Nabi Muhammad SAW untuk menyempurnakan Akhlaq manusia yang belum sempurna dengan petujuk ilahi. Berikut ini adalah contoh kegiatan masa jahiliyyah, kecuali ....

a)

pernikahan poliandi, satu perempuan menikah dengan lebih dari satu laki-laki dan berzina dengan wanita pelacur

b)

mengadu nasib dengan berjudi

c)

meminum khomr atau alkohol setiap hari

d)

menyebelih onta untuk disuguhkan kepada tamu Alloh atau para haji ketika bulan haji

3.

Nabi Muhammad SAW merupakan keturunan Nabi ...

a)

Nabi Ismail AS

b)

Nabi Isa AS

c)

Nabi Daud AS

d)

Nabi Zakaria AS

4.

Ayah Nabi Muhammad SAW bernama ...

a)

Abdul Muththalib

b)

Abu Thalib

c)

Abdullah

d)

Qushay

5.

Nabi Muhammad dilahirkan pada tahun gajah atau tahun dimana Raja Abrahah menyerang ka'bah dengan tentara gajah, tepatnya pada hari ...

a)

Senin 12 Robiul Awwal

b)

Senin 10 Robiul Awwal

c)

Senin 8 Robil Awwal

d)

Senin 10 Dzulhijjah

6.

Berikut ini adalah kejadian menakjubkan ketika kelahiran Nabi Muhammad SAW, kecuali...

a)

Munculnya cahaya yang sinarnya sampai ke negri Syam dari perut ibunda Aminah

b)

Runtuhnya 10 balkon istana Kisra di kerajaan Persia

c)

Padamnya api yang biasa disembah orang Majusi

d)

gereja-gereja di Buhairoh runtuh dan ambles ke tanah

e)

Lahirnya Dajjal

7.

Saat itu di kalangan bangsawan Arab sudah berlaku tradisi yang baik, yakni mereka mencari wanita-wanita desa yang bisa menyusui anak-anaknya.

Anak-anak disusukan di pedalaman agar terhindar dari penyakit, memiliki tubuh yang kuat dan agar dapat belajar bahasa Arab yang murni di daerah pedesaan. Oleh karena itu saat bayi Nabi Muhammad SAW di bawa ke desa untuk disusui oleh seorang ibu yang baru melahirkan anaknya, ibu tersebut berasal dari bani Sa'd dan bernama ...

a)

Halimah Al Qurosyiyyah

b)

Halimah Assa'diyah

c)

Tsuwaibah

d)

Ummu Hani

8.

Hari itu, Muhammad kecil ikut menggembalakan kambing bersama saudara-saudaranya. Tiba-tiba salah seorang putra Halimah datang berlari-lari sambil menangis.


"Ada apa?" Tanya Halimah dan suaminya panik.

"Saudaraku yang dari Quraisy itu! Dia diambil oleh seorang laki-laki berbaju putih. Dia dibaringkan. Perutnya dibelah sambil dibalik-balikkan!"


Halimah dan Harits segera berlari mencari Muhammad. Mereka menemukan anak itu sedang sendiri. Wajah Muhammad pucat pasi. Halimah dan suaminya memperhatikan wajah Muhammad baik-baik.


"Apa yang terjadi padamu, Nak?" tanya mereka.


"Aku didatangi oleh seorang laki-laki berpakaian putih. Aku dibaringkan lalu perutku dibedah. Mereka mencari sesuatu di dalamnya. Aku tak tahu apa yang mereka cari."


Tanpa bertanya lagi Halimah segera membawa Muhammad pulang. Hatinya dipenuhi kecemasan.


"Aku takut Muhammad didatangi dan digoda oleh jin" kata Halimah kepada suaminya.


"Lebih baik kita membawanya kembali ke Mekah," jawab Harits

Karena kejadian itu, Halimah kembali ke Mekah dan menyerahkan Muhammad kepada ibunya. Aminah menerima kedatangan mereka dengan rasa heran,


"Mengapa engkau mengantarkannya kepadaku, wahai ibu susuan? Padahal sebelumnya engkau meminta ia tinggal denganmu?"


"Ya," jawab Halimah,


"Allah telah membesarkan Muhammad. Aku sudah menyelesaikan apa yang menjadi tugasku. Aku merasa takut karena ada banyak kejadian terjadi padanya. Jadi, ia aku kembalikan kepadamu seperti yang engkau inginkan."


"Sebenarnya, apa yang terjadi?" tanya Aminah, "berkatalah dengan benar kepadaku."


Halimah terdiam sejenak, lalu bercerita dengan rasa berat, "Ada dua orang berbaju putih membawanya ke puncak bukit. Mereka membelah dan mengeluarkan sesuatu dari dalam dadanya."


Setelah berkata demikian, Halimah mengangkat wajahnya memandang Aminah, tetapi ia terkejut melihat wajah Aminah demikian tenang.


"Apakah engkau takut setanlah yang mengganggunya?" tanya Aminah.


Halimah mengangguk,

Kejadian pembelahan dada Nabi Muhammad SAW oleh malaikan Jibri AS terjadi pada umur ...

a)

empat atau lima tahun

b)

tiga atau dua tahun

c)

7 tahun

d)

8 tahun

9.

Ibunda Aminah berniat Muhammad ke Yatsrib untuk diperkenalkan kepada saudara-saudara ibunya dari keluarga Najjar.

Perjalanan ini juga bertujuan menengok makam Abdullah, ayah Muhammad. Sudah lama Aminah memendam keinginan untuk menengok makam suami tercintanya itu. Kini, ia akan berangkat dengan ditemani putranya seorang.

Dalam perjalanan itu, Aminah membawa Ummu Aiman, budak perempuan peninggalan Abdullah. Sesampainya di Yatsrib, mereka disambut oleh saudara-saudara Aminah. Kepada Muhammad diperlihatkan rumah tempat ayahnya meninggal dulu serta tempat ia dikuburkan.


Itu adalah saat pertama Muhammad benar-benar merasa dirinya sebagai anak yatim. Apalagi ia mendengar ibunya bercerita panjang lebar tentang sang ayah tercinta yang setelah beberapa waktu tinggal bersama-sama, kemudian meninggal dunia.


(Di kemudian hari, setelah hijrah, pernah juga Rasulullah SAW menceritakan kepada sahabat-sahabatnya tentang kisah perjalanan masa kecil beliau ke Yatsrib yang saat itu telah berubah nama menjadi Madinah.

Beliau amat terkenang dengan perjalanan bersama ibunya itu, kisah perjalanan penuh cinta pada Madinah, kisah penuh duka pada orang yang ditinggalkan keluarganya.)


Sesudah cukup sebulan tinggal di Madinah, mereka pun bersiap pulang. Mereka berjalan dengan menggunakan dua ekor unta yang mereka bawa dari Mekah.

Akan tetapi, di tengah perjalanan, di sebuah tempat bernama Abwa*), Aminah menderita sakit hingga kemudian meninggal di tempat itu.


"Ibu! Ibu!" panggil Muhammad kepada ibunya yang sudah wafat.


Dalam pelukan Ummu Aiman, dengan air mata meleleh, Muhammad menyaksikan tubuh ibunya dikuburkan di tempat itu.

Nabi Muhammad SAW kehilangan ibundanya pada umur...

a)

5 tahun

b)

6 tahun

c)

7 tahun

d)

8 tahun

10.

Setelah Ibunda Aminah meninggal, Nabi Muhammad SAW kecil di asuh oleh Kakeknya Abdul Muththalib, namun belum lama Nabi diasuh kakeknya Alloh kembali mengambil kakeknya. Berapakah umur Nabi Muhammad SAW saat kakeknya meninggal ?

a)

7

b)

8

c)

9

d)

10

11.

Saat Nabi Muhammad SAW menikah dengan Khodijah binti Khuwailid berapakah umur Nabi ?

a)

20

b)

25

c)

30

d)

35

12.

Berangkatlah rombongan kafilah Quraisy menuju ke *Syam 1)*. Ketika tiba di Busra, mereka melewati rumah ibadah seorang pendeta Nasrani bernama Buhaira. Ia adalah pendeta yang pandai. Di rumah ibadahnya, selalu ada pendeta dan umat Nasrani yang menuntut ilmu kepada Buhaira.


Biasanya, Buhaira tidak pernah menggubris rombongan Quraisy yang setiap tahun melintas di tempat itu. Namun, kali ini ada yang berubah pada diri Buhaira. Ketika rombongan Quraisy, termasuk Abu Thalib dan Muhammad, singgah di dekat rumah ibadahnya, Buhaira memerintahkan para pembantunya untuk membuat masakan yang banyak.


Buhaira berbuat begitu karena dari jendela rumah ibadahnya, ia melihat hal yang aneh pada rombongan Quraisy. Ada awan kecil yang bergerak pelan mengikuti ke mana pun kafilah pergi. Ada sesuatu atau seorang di dalam kafilah yang dilindungi awan itu dari terik matahari.


Buhaira bergegas mendatangi kafilah yang tengah beristirahat di bawah pepohonan rindang dan berkata

"Hai orang-orang Quraisy, sungguh aku telah membuat makanan untuk kalian. Aku ingin kalian semua, anak kecil, orang dewasa, budak, dan orang merdeka, singgah di rumahku"


Salah seorang Quraisy bertanya,


"Demi Allah, hai Buhaira, alangkah istimewanya apa yang engkau perbuat kepada kami hari ini. Padahal, kami sering melewati tempat mu ini. Apa yang sebenarnya terjadi padamu?"


"Engkau benar," jawab Buhaira,


"dulu aku memang seperti yang engkau katakan. Namun, kalian, semuanya, adalah tamuku kali ini dan aku ingin menjamu kalian. Aku telah membuat makanan dan kalian semuanya harus ikut makan."


Dengan senang hati, rombongan Quraisy pun masuk ke rumah Buhaira untuk memenuhi undangannya. Hanya saja, Muhammad tidak ikut karena ia masih kecil. Ia ditugaskan menjaga perbekalan kafilah.

Akan tetapi, segera saja Buhaira merasakan ada sesuatu yang kurang dari rombongan Quraisy itu. Maka, ia kembali mengulangi permintaannya,


"Hai Orang-orang Quraisy, jangan sampai ada yang tidak makan makananku ini."


Salah seorang Quraisy berkata,


"Hai Buhaira, tidak ada seorang pun tertinggal yang layak datang kepadamu, kecuali anak muda yang paling kecil di antara kami. Ia berada di tempat perbekalan rombongan."


Buhaira menggeleng-geleng kepala,

"Kalian jangan seperti itu. Panggil dia untuk makan bersama kalian!."


Orang-orang Quraisy merasa malu. Salah seorang dari mereka bahkan berkata,


"Demi Lata dan Uzza, adalah aib dari kami kalau putra Abdullah bin Abdul Muthalib tidak ikut makan bersama kami."


Setelah Muhammad dipanggil, Buhaira memeluknya dan mendudukkannya bersama rombongan Quraisy yang lain. Sambil menyaksikan tamu-tamunya makan, sebenarnya mata Buhaira tertuju kepada Muhammad dengan seksama. Dari hasil pengamatannya itulah, Buhaira mengambil kesimpulan dalam hati, "Anak ini mempunyai sifat-sifat kenabian."


Jamuan selesai. Sambil mengucapkan terimakasih, rombongan Quraisy pun membubarkan diri menuju tempat perkemahan mereka untuk beristirahat.

Namun, Buhaira tidak membiarkan Muhammad pergi. Diajaknya anak itu untuk duduk dan bicara.


"Hai anak muda," panggil Buhaira,


"dengan menyebut nama Lata dan Uzza, aku akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepadamu dan engkau harus menjawabnya."


Wajah Muhammad tampak berubah dan ia menjawab,


"Jangan bertanya tentang apa pun kepadaku sambil menyebut nama Lata dan Uzza. Demi Allah, tidak ada yang sangat aku benci melainkan keduanya."


Buhaira tersenyum dan mengulangi permintaannya, "Baiklah, kalau begitu aku akan bertanya kepadamu dengan menyebut nama Allah dan engkau harus menjawab pertanyaanku."


Wajah Muhammad berubah cerah dan ia mengangguk,

"Tanyakan kepadaku apa saja yang ingin engkau tanyakan."


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّد


*Saran Buhaira kepada Abu Thalib*


Buhaira menanyakan banyak sekali hal kepada Muhammad, tentang tidur Muhammad, tentang postur tubuh Muhammad, dan banyak lagi hal lainnya.

Muhammad menjawab semua itu dan semua jawaban itu sesuai benar dengan perkiraan Buhaira. Kemudian, Buhaira melihat punggung Muhammad dan mendapati tanda kenabian di antara kedua bahu Muhammad. Tanda kenabian itu seperti bekas orang berbekam.


Setelah itu, Buhaira mendekati Abu Thalib dan bertanya kepada nya, ''apakah anak muda ini anakmu? ''


''Iya, dia anakku." Jawab Abu Thalib


Buhaira menggeleng.

"Tidak, dia bukan anakmu. Anak muda ini tidak pantas mempunyai ayah yang masih hidup"

Abu Thalib agak tercengang, lalu dia pun mengangguk.

"Kau benar. Dia bukan anakku, dia anak saudaraku"


Buhaira mengangguk-angguk puas lalu bertanya lagi.

"Apa yang dikerjakan ayahnya?"


"Ayahnya telah meninggal dunia ketika dia masih berada dalam kandungan ibunya "


"Engkau benar" kata Buhaira menghela nafas dalam-dalam. Kemudian, sambil berbisik, dia menyampaikan sebuah saran dengan sangat sungguh-sungguh.


"Sekarang, dengar saranku baik-baik. Bawa anak saudara mu ini ke negeri asalmu sekarang juga! Jaga dia dari orang-orang Yahudi! Demi Allah, jika mereka melihat padanya seperti apa yang aku lihat, mereka pasti akan membunuhnya. sesungguhnya, akan terjadi sesuatu yang besar pada diri anak saudaramu ini. Karena itu, segera bawa pulang dia ke negeri asalmu!"


Abu Thalib tampak ketakutan dengan peringatan itu. Dia yakin bahwa apa yang dikatakan Buhaira itu benar. Maka dari itu, segera setelah urusan perdagangannya selesai, Abu Thalib segera membawa Muhammad pulang. Sesulit apa pun beban hidupnya, Abu Thalib tidak pernah lagi pergi berdagang ke tempat jauh demi melindungi keponakannya itu.

BERAPAKAH UMUR NABI KETIKA BERTEMU BAHIRA SANG RAHIB ?

a)

12 tahun

b)

13 tahun

c)

14 tahun

d)

15 tahun

13.

Berapakah jumlah anak nabi Muhammad Saw?

a)

4 perempuan 3 laki-laki

b)

3 perempuan 4 laki-laki

c)

2 perempuan 2 laki-laki

d)

2 perempuan

14.

"Berhala berhala yang bernama Hubal, Lata dan Uzza itu tidak pernah menciptakan seekor lalat sekali pun, bagaimana mungkin mereka akan mendatangkan kebaikan bagi manusia?" demikian pikir Muhammad.


"Siapakah yang berada di balik semua ini? Siapa yang berada di balik luasnya langit dan tebaran bintang? Siapa yang berada di balik padang pasir yang panas terbakar kilauan matahari? Siapa pencipta langit yang jernih dan indah, langit yang bermandi cahaya bulan dan bintang yang begitu lembut, begitu sejuk? Siapa pembuat ombak yang berdebur dan penggali laut yang begitu dalam? Siapa yang berada di balik semua keindahan ini?"


Demikianlah Muhammad tidak mencari kebenaran dalam kisah-kisah lama atau tulisan para pendeta. Ia mencari kebenaran lewat alam. Ia mengasingkan dirinya dari keramaian dan pergi ke Gua Hira.


"Betapa sia-sianya hidup manusia, waktu terus berlalu, sementara jiwa-jiwa rusak karena dikuasai khayal tentang berhala-berhala yang mampu melakukan ini dan itu. Betapa sia-sianya hidup manusia karena tertipu dengan segala macam kemewahan yang tiada berguna.'"


Beliau mengasingkan diri seperti itu beberapa hari setiap bulan dan sepanjang bulan Ramadhan. Semakin lama, jiwanya semakin matang dan semakin terisi penuh. Sampai suatu ketika, datanglah seseorang yang bukan dari dunia ini menemui beliau di Gua Hira. Muhammad yang pemberani dan tenang itu amat terkejut melihatnya.

Berapa lamakah Nabi Muhammad saw suka berdiam diri bulan romadhon, sampai akhirnya beliau mendapatkan wahyu?

a)

2 tahun

b)

3 tahun

c)

4 tahun

d)

5 tahun

15.

Nabi Muhammad saw setelah sering pergi ke gua Hiro untuk bertahannus atau beribadah memikirkan sang pencipta serta kezholiman orang-orang kafir quraisy, beliau sering bermimpi melihat sesuatu seperti falaq subuh, sampai akhirnya beliau mendapatkan wahyu pertama surat al 'alaq 1-5, berapakah umur beliau ketika menerima wahyu?

a)

35

b)

40

c)

45

d)

50

16.

Berapa lama nabi Muhammad saw berdakwah secara sembjunyi-sembunyi ?

a)

1 tahun

b)

2 tahun

c)

3 tahun

d)

4 tahun

17.

Anak kecil yang pertama kali masuk islam adalah ...

a)

Abdulloh bin Abbas

b)

Zaid bin Haritsah

c)

Ali bin Abi Thalib

d)

Bilal bin Robah

18.

Wanita yang pertama kali masuk islam adalah...

a)

Khodijah binti Khuwailid

b)

Fatimah

c)

Ummu Aiman

d)

Hindun

19.

Ketika Nabi Muhammad Saw diperintahka oleh Alloh untuk dakwah secara terang-terangan maka nabi ...

a)

Mengumpulkan orang Yahudi dan mendakwahkan islam

b)

mengumpulkan para pedagang dan mendakwahkan islam

c)

mengumpulkan kerabatnya dari bani Hasyim dan mendakwahkan islam

d)

pergi ke thaif dan mendatangi para pembesar-pembesarnya agar masuk islam

20.

Perang yang pernah diikuti nabi sebelum beliau diutus menjadi nabi adalah perang...

a)

Khandak

b)

Badar

c)

Fijar

d)

Dzi Salasil

21.

Diantara Hikmah menggembala kambing adalah membangun kejiwaan sebagai berikut, kecuali...

a)

kesabaran

b)

keuletan

c)

keberanian

d)

kerendahan hati

e)

keperkasaan

22.

Nama Anak laki-laki Nabi Saw dari istrinya mariah al qibtiyyah, yang meninggal saat mberumur 19 bulan bernama...

a)

Qosim

b)

Ibrohim

c)

Abdulloh

d)

Muhammad

23.

Paman Khadijah yang memberitahu kabar bahwa nabi muhammad saw akan menjadi seorang nabi bernama...

a)

Bahira

b)

Waroqoh bin Naufal

c)

Abu Sufyan

d)

Heraklus

24.

Berapa lamakah dakwah nabi Muhammad saw di makkah dan madinah?

a)

10 tahun

b)

13 tahun

c)

19 tahun

d)

23 tahun

25.

Sebagai Seorang Muslim setelah mengetahui tentang kepribadian Nabi Muhammad SAW dan kerasnya perjalanan dakwah beliau maka kita harus ...

a)

tidak peduli dengan sholat

b)

selalu santai ketika mendengar adzan

c)

ikut serta dalam berdakwah dan selalu menaati syariat islam

d)

tidak menagajak orang untuk selalu sholat 5 waktu

26.

Bentuk penyiksaan kepada Bilal budak dari Umayyah bin Khalaf sang pembesar Kafir Qurays adalah....

a)

dipanggang diatas bara api

b)

di timpa batu besar diikat di dadanya dan dijemur

c)

dililit tikar dan digarang

d)

ditombak dioperutnya

27.

Orang yang pertama kali meninggal syahid karena disiksa orang kafir makkah adalah ...

a)

Yasir

b)

Ammar

c)

Bilal

d)

Barro bin Malik

28.

Hijrah yang pertama ke ....

a)

Madinah

b)

Thaif

c)

Habasyah

d)

Syam

29.

Meninggalnya Khadijah dan Abu Thalib dinamakan tahun ...

a)

Tahun Huzn

b)

Tahun Thaun

c)

Tahun gajah

d)

Tahun kemuliaan

30.

Bagaimana bentuk cintamu kepada Baginda Nabi MUHAMMAD SAW, dan apa yang kamu lakukan untuk mencontoh Nabi Muhammad SAW?

4 lines