WorksheetsQuiz Soal Evaluasi K3
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
UU yang mengatur tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah ....
UU No. 1 Tahun 1975
UU No. 1 Tahun 1974
UU No. 1 Tahun 1971
UU No. 1 Tahun 1970
Di bawah ini adalah contoh alat pelindung diri ....
Sabuk, Helm, Sepatu
Palu, sepatu dan kacamata
Helm, sabuk pengaman, kacamata
Sarung tangan, palu dan tang
Gambar di samping merupakan alat pelindung diri yaitu...
Helm
Sabuk pengaman
Masker
Sepatu
Sering kali kita mendengar tentang kecelakaan kerja di suatu tempat kerja/perusahaan. Hal tersebut bisa terjadi karena perilaku yang tidak aman, kondisi lingkungan juga tidak mendukung maupun kedua hal tersebut terjadi secara bersamaan. Oleh karena itu pendidikan tentang keselamatan dan kesehatan kerja sangatlah diperlukan. Tujuannya agar bisa mencegah perilaku yang tidak aman serta memperbaiki kondisi lingkungan yang kurang mendukung dan berpotensi menimbulkan terjadinya bahaya kerja. Adanya pendidikan tentang keselamatan dan kesehatan kerja juga bertujuan agar para tenaga kerja mempunyai pengetahuan serta kemampuan untuk mencegah kecelakaan kerja, selain itu juga agar lebih memahami ancaman serta bahaya di tempat kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja bisa juga berfungsi untuk mencari serta mengungkapkan jika adanya kelemahan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Sebagai fungsi tersebut maka bisa dilakukan melalui dua cara yaitu, mengungkapkan sebab akibat dari suatu kecelakaan dan yang kedua adalah meneliti tentang pengendalian yang sudah dilakukan.
Soal:
Seseorang yang terluka tidak selalu menjadi penyebab kecelakaan. Namun, kecelakaan dapat disebabkan oleh orang yang gagal bertindak dengan aman, atau memperbaiki kondisi tidak aman. Di bawah ini merupakan beberapa contoh tentang tindakan tidak aman (Anda dapat memilih lebih dari satu pilihan).
Menggunakan peralatan tanpa mempunyai pelatihan yang sesuai tentang cara penggunaannya
Menggunakan alat atau perlengkapan dengan cara yang salah.
Menggunakan peralatan sesuai dengan ketentuan
Mengganggu pekerjaan orang lain, atau membiarkan diri Anda terganggu.
Anda tahu bahwa tujuan pendidikan keselamatan dan kesehatan kerja adalah kecuali....
Mempunyai pengetahuan serta kemampuan untuk mencegah kecelakaan kerja
Mencegah perilaku yang tidak aman serta memperbaiki kondisi lingkungan yang kurang mendukung dan berpotensi menimbulkan terjadinya bahaya kerja
Mencari serta mengungkapkan jika adanya kelemahan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan
Melakukan pekerjaan sesuai dengan kehendak dan kemampuan diri sendiri
Apa yang kita lakukan jika kita menemukan kondisi bahaya pada mesin yangkita operasikan ....
Tetap melakukan produksi
Informasi pada teman sekerjanya
Stop dan lapor ke atasan
Informasi pada teman lain
Apakah fungsi dari APD sarung tangan....
Melindungi bahu
Melindungi percikan gerinda
Melindungi telapak tangan
Melindungi bagian lengan
Apa risiko yang akan terjadi jika operator kerja tidak pakai masker....
Potensi terkena iritasi pada bagian mata
Potensi terkena sakit pada saluran pernafasan
Potensi terjadi iritasi kulit
Potensi terjadi sakit pada bagian tangan
Mengapa APD sangat penting dan harus konsisten digunakan saat bekerja....
Cara terakhir yang dapat dilakukan menurut hirarki pengendalian bahaya
Untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis
Biar kerjanya terlihat pantas
Memikirkan keberlangsungan hidup produsen APD
Ear plug adalah alat pelindung telinga yang digunakan dengan cara dimasukkan pada bagian luar dari lubang telinga. Berdasarkan bahannya, ear plug ada yang terbuat dari foam / busa / spons, dan ada yang terbuat dari bahan karet (rubber). Sesuai dengan fungsinya, ear plug melindungi telinga dari pengaruh kebisingan lingkungan sekitar, sehingga dengan dipakainya alat ini, mampu mencegah terganggunya fungsi telinga akibat dari pengaruh kebisingan tersebut. Berdasarkan standar, penggunaan Ear plug dapat mengurangi intensitas suara (tingkat kebisingan suara) hingga menjadi 24 – 32 dB (desiBel) pada ear plug berbahan foam, sedangkan pada ear plug berbahan karet, dapat mengurangi intensitas suara hingga menjadi 15 – 28 dB dari kondisi kebisingan sebenarnya.
Soal:
Manakah informasi yang sesuai dengan bacaan di atas?
Ear plug adalah alat pelindung telinga yang digunakan dengan cara dimasukkan pada bagian dalam telinga.
Ear plug berfungsi mencegah terganggunya fungsi indera pendengaran dan penglihatan
Ear plug berbahan foam dapat mengurangi intensitas suara (tingkat kebisingan suara) hingga menjadi 24 – 32 dB (desiBel).
Ear plug berbahan foam dapat mengurangi intensitas suara (tingkat kebisingan suara) hingga menjadi 15 – 28 dB (desiBel).
