NEW
Font size
WorksheetsFISIOLOGI TUMBUHAN A
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Organel pada tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat menyimpan zat-zat makanan seperti protein dan zat gula, mengatur tekanan di dalam sel, menstabilkan tingkat nilai PH dan mengisolasi zat sisa-sisa metabolisme sel disebut dengan
Vakuola
Mikrofilamen
Plasmodesmata
Peroksisom
Dinding Sel
Organel pada tumbuhan yang memberikan suatu rute yang mudah untuk pergerakan ion - ion molekul - molekul kecil seperti gula dan asam amino, dan makromolekul seperti RNA antar sel disebut dengan
Vakuola
Mikrofilamen
Plasmodesmata
Peroksisom
Dinding Sel
Organel pada tumbuhan yang berfungsi mengatur kekakuan (turginitas) sel dalam menjaga bentuk sel disebut dengan
Vakuola
Mikrofilamen
Plasmodesmata
Peroksisom
Dinding Sel
Organel pada tumbuhan yang berfungsi menghasilkan energi melalui proses respirasi selular disebut dengan
Mitokondria
Peroksisom
Membran Sel
Dinding Sel
Nukleus
Organel pada tumbuhan yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam sel dan membatasi nya dengan lingkungan diluar sel dan mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar meninggalkan sel disebut dengan
Mitokondria
Peroksisom
Membran Sel
Dinding Sel
Nukleus
Organel pada tumbuhan yang berfungsi untuk mengkoordinasi proses metabolisme, misalnya pertumbuhan sel, pembelahan sel, dan sintesis protein disebut dengan
Mitokondria
Peroksisom
Membran Sel
Dinding Sel
Nukleus
Organel pada tumbuhan yang berfungsi ssebagai media dalam menyalurkan dan melarutkan zat-zat makanan yang dibutuhkan organel-organel sel untuk melakukan aktivitas disebut dengan
Sitoplasma
Nukleus
Badan Golgi
Nukleolus
Ribosom
Organel pada tumbuhan yang berfungsi sebagai alat sekresi pada sel dan tempat penyimpanan sekunder protein dan zat-zat lainnya yang berasal dari retikulum endoplasma disebut dengan
Sitoplasma
Nukleus
Badan Golgi
Nukleolus
Ribosom
Organel pada tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat terjadinya sintesis protein yang ada dalam sel disebut dengan
Sitoplasma
Nukleus
Badan Golgi
Nukleolus
Ribosom
Sekumpulan sel-sel tumbuhan yg mempunyai bentuk, asal, fungsi dan struktur yang sama disebut dengan
Jaringan tumbuhan
Jaringan
Jaringan meristem
Jaringan dewasa
Sel
Jaringan muda sekelompok sel-sel tumbuhan aktif membelah yang akan menghasilkan sel baru yang sebagian dari hasil pembelahan disebut dengan
Jaringan tumbuhan
Jaringan
Jaringan meristem
Jaringan dewasa
Sel
Berikut ciri-ciri dari meristem apikal, kecuali
Sel berdinding tipis
Memiliki nukleus yang relatif besar
Ukuran sel yang kecil
Banyak mengandung sitoplasma
Vakuola berukuran besar
lapisan paling luar pada setiap organ tumbuhan seperti akar, batang, daun, buah, bunga, biji sebagai pelindung yang menutupi seluruh organ tumbuhan disebut dengan
Jaringan epidermis
Jaringan apikal
Jaringan dewasa
Jaringan meristem
Jaringan sekunder
Derivat epidermis yang membentuk struktur beragam seperti rambut, sisik, rambut kelenjar, tonjolan disebut dengan
Stomata
Papilla
Trikoma
Papullae
Kriptofor
Yang merupakan ciri dari jaringan parenkim adalah
Mempunyai sedikit vakuola
Tidak mempunyai ruang antarsel
Hanya bersifat embrional
Sel-sel yang berukuran kecil
Bentuk sel segi enam
Parenkin penyusun mesofil pada daun. Jaringan ini terdapat pada biji dengan bentuk sel panjang, tegak, mengandung banyak kloroplas dsebut dengan
Parenkim palisade
Parenkim bunga karang
Parenkim spons
Parenkim lipatan
Parenkim bintang
Jaringan yang mengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun disebut dengan
Tapis
Floem
Xilem
Pengangkut
Sel pengiring
Plastida yang mengandung zat hijau daun disebut dengan
Leukoplas
Klorofil
Kloroplas
Melanin
Kromoplas
Plastida yang tidak berwarna, dapat membentuk dan menyimpan butir-butir zat tepung/pati disebut dengan
Leukoplas
Klorofil
Kloroplas
Melanin
Kromoplas
Meristem yang terdapat pada ujung puncak utama dan pucuk lateral serta ujung akar disebut dengan
Meristem sekunder
Meristem interkalar
Meristem apikal
Meristem kambium
Meristem lateral
Meristem yang terletak sejajar dengan permukaan organ ditemukannya, contohnya pada kambium dan kambium gabus (felogen) disebut dengan
Meristem sekunder
Meristem interkalar
Meristem apikal
Meristem kambium
Meristem lateral
Meristem yang apabila sel-selnya berkembang dan jaringan dewasa yang sudah mengalami deferensiasi disebut dengan
Meristem sekunder
Meristem interkalar
Meristem apikal
Meristem kambium
Meristem lateral
Stomata yang sel-sel penutupnya berada jauh di bawah permukaan daun (tersembunyi), fungsinya untuk mengurangi penguapan yang berlebihan disebut dengan
Papilla
Aperture
Kriptofor
Trikoma
Fanerofor
Stomata yang sel-sel penutupnya terletak pada permukaan daun (menonjol) sehingga memudahkan pengeluaran air disebut dengan
Papilla
Aperture
Kriptofor
Trikoma
Fanerofor
alat sekresi yang mengeluarkan semacam lendir disebut dengan
Papilla
Aperture
Kriptofor
Trikoma
Fanerofor
Berikut yang merupakan ciri-ciri dari jaringan kolenkim adalah, kecuali
Dapat mengalami spesialisasi
Terdapat pada batang, daun dan biji
Memiliki struktur yang tipis namun kuat
Selnya mengalami penebalan pada bagian sudutnya berupa selulosa
Pada umumnya berkelompok membentuk untaian atau silinder
Jaringan yang melindungi jaringan lain yang terdapat dibawahnya agar tidak terlalu agak tidak terlalu banyak kehilangan air dikenal dengan
Jaringan epidermis
Jaringan apikal
Jaringan dewasa
Jaringan meristem
Jaringan gabus
Daerah utama pada daun untuk berlangsungnya proses fotosintesis yang tersusun dari jaringan parenkim longgar dan berklorofil dikenal dengan
Mesofil
Kutikula
Kutin
Sklerenkim
Parenkim
Susunan dari floem yang berbentuk tabung dengan ujung yang berlubang disebut dengan
Parenkim floem
Sklerenkim
Bulu tapis
Serabut floem
Sel pengiring
Parenkim yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan disebut dengan
Parenkim asimilasi
Parenkim air
Parenkim pengangkut
Parenkim udara
Parenkim penimbun
Ilmu yang mempelajari tentang proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh tumbuhann yang menyebabkan tumbuhan
tersebut dapat hidup disebut dengan
Fisiologi Tumbuhan
Fisiologi Tanaman
Fisiologi Lepas Panen
Ekofisiologi
Fisiologi Benih
Ilmu yang membahas tentang pengaruh faktor-faktor lingkungan terhadap berbagai proses metabolism tumbuhan, mencangkup pengaruh positif (menguntungkan) dan negative (merugikan) bagi
tumbuhan dan kepentingan manusia disebut dengan
Fisiologi Tumbuhan
Fisiologi Tanaman
Fisiologi Lepas Panen
Ekofisiologi
Fisiologi Benih
Ruang lingkupnya pembahasannya terbatas pada proses-proses yang berlangsung pada tahapan-tahapan perkecambahan benih seperti imbibisi, reaktivasi enzim, penguraian bahan simpanan dan pertumbuhan radikel disebut dengan
Fisiologi Tumbuhan
Fisiologi Tanaman
Fisiologi Lepas Panen
Ekofisiologi
Fisiologi Benih
Ilmu yang mempelajari proses fisiologi yang terjadi pada organ hasil setelah organ tersebut di panen disebut dengan
Fisiologi Tumbuhan
Fisiologi Tanaman
Fisiologi Lepas Panen
Ekofisiologi
Fisiologi Benih
Fisiologi ini mengkaji proses-proses metabolisme pada tanaman budidaya disebut dengan
Fisiologi Tumbuhan
Fisiologi Tanaman
Fisiologi Lepas Panen
Ekofisiologi
Fisiologi Benih
Pengertian dari fotosintesis adalah kecuali
penyusunan zat organik yang terdiri dari gula dan zat anorganik yang terdiri dari air dan karbondioksida dengan bantuan cahaya
kemampuan tumbuhan dalam menggunakan zat karbon dari udara untuk diubah menjadi bahan organik
Merupakan proses dari katabolisme (pembongkaran gula)
Peristiwa yang dapat jika adanya cukup cahaya, air dan karbondioksida
Asimilasi zat karbon yang mana zat-zat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil diubah menjadi zat organik karbohidrat dengan pertolongan sinar matahari
Persamaan reaksi dari fotosintesis adalah
CO2 + H2O
C6H12O6 + O2
C6H12O6 + O2 --> 6CO2 + 6H2O
6H2O + CO2 --> C6H12O6 + O2
6H2O + 6CO2 --> C6H12O6 + 6O2
Pigmen yang memberi warna hijau pada daun disebut dengan
Stomata
Kloroplas
Klorofil
Plastida
Mesofil
Lapisan pada permukaan daun yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan disebut dengan
Epidermis
Mesofil
Kitin
Jaringan bunga karang
Kutikula
Produk dari fotosintesis adalah
Glukosa
Oksigen
Glukosa dan oksigen
Karbondioksida
Air dan karbondioksida
Bahan dari fotosintesis adalah
Glukosa
Oksigen
Glukosa dan oksigen
Karbondioksida
Air dan karbondioksida
Sel pada daun yang mengeluarkan zat yang transparan seperti lilin disebut dengan
Epidermis
Mesofil
Kitin
Jaringan bunga karang
Kutikula
Ruang-ruang udara ini saling berhubungan dan akhimya ke bagian luar daun-daun melalui pori-pori disebut dengan
Epidermis
Mesofil
Kitin
Kutikula
Stomata
Berikut yang berhubungan dengan reaksi terang adalah, kecuali
proses penangkapan energi surya atau proses yang langsung bergantung pada keberadaan cahaya
Sebagian energi matahari juga di gunakan untuk fotolisis air (H2O) sehingga di hasilkan ion H+ dan O2
Ion H+ akan di gabungkan dengan O2 membentuk zat gula (CH2O)n, sedangkan CO2 nya akan dikeluarkan
Reaksi cahaya berlangsung pada bagian grana kloroplas
Terbentuknya senyawa energi tinggi, ATP dan NADH
Molekul klorofil pada fotosistem yang berfungsi sebagai tempat terjadinya reaksi kimiawi (reaksi cahaya) fotosintesis pertama kalinya disebut dengan
Foton
Porfirin
Kitin
Pigmen
Pusat reaksi
Berikut yang merupakan aliran elektron siklik adalah
Air diuraikan menjadi 2 ion hidrogen dan 1 atom oksigen kemudian melepaskan O2
elektron yang telah mencapai fotosistem I (P680), elektron ditangkap oleh akseptor primer fotosistem I
Proses yang menyebabkan produksi ATP bertambah tetapi tidak terbentuk NADPH serta tidak terjadi pelepasan molekul O2
Fotosistem II menciptakan ATP dan NADH, keduanya senyawa energy tinggi
Enzim NADP+ reduktase mentransfer elektron ke NADP+ sehingga membentuk NADPH yang menyimpan elektron berenergi tinggi dan berfungsi dalam sintesis gula dalam siklus Calvin
Berikut yang merupakan dari reaksi gelap, kecuali
proses yang tidak langsung bergantung pada cahaya
Terjadi pada bagian stroma kloroplas
Satu molekul G3P akan keluar sebagai molekul gula atau glukosa dan senyawa organic lain yang diperlukan tumbuhan, sedangkan 5 molekul G3P yang lain akan masuk ke tahapan regenerasi
melakukan fiksasi karbon dan menghasilkan senyawa (produk) pertama berkarbon 3, yaitu 3-fosfogliserat
Electron dari NADPH mereduksi 1,3 bifosfogliserat dan terbentuk 5 molekul gliseraldehid 3-fosfat (G3P)
Yang merupakan proses dari fiksasi karbon dalam reaksi gelap fotosintesis adalah
Setiap molekul 3-PGA menerima gugus fosfat dari ATP maka terbentuk 1,3 bifosfogliserat
Electron dari NADPH mereduksi 1,3 bifosfogliserat dan terbentuk 6 molekul gliseraldehid 3-fosfat (G3P)
Gula berkarbon 5 yang disebut ribulosa 1,5 bisfosfat (RuBP) mengikat CO2 membentuk senyawa intermediate yang tidak stabil, sehingga terbentuk 3-fosfogliserat (3-PGA)
Satu molekul G3P akan keluar sebagai molekul gula atau glukosa dan 6 molekul G3P akan masuk ke tahapan regenerasi RuBP
Satu molekul G3P akan keluar sebagai molekul gula atau glukosa dan 5 molekul G3P akan masuk ke tahapan regenerasi RuBP
Yang merupakan proses dari regenerasi RuBP dalam reaksi gelap fotosintesis adalah
Setiap molekul 3-PGA menerima gugus fosfat dari ATP maka terbentuk 1,3 bifosfogliserat
Electron dari NADPH mereduksi 1,3 bifosfogliserat dan terbentuk 6 molekul gliseraldehid 3-fosfat (G3P)
Gula berkarbon 5 yang disebut ribulosa 1,5 bisfosfat (RuBP) mengikat CO2 membentuk senyawa intermediate yang tidak stabil, sehingga terbentuk 3-fosfogliserat (3-PGA)
Satu molekul G3P akan keluar sebagai molekul gula atau glukosa dan 6 molekul G3P akan masuk ke tahapan regenerasi RuBP
Satu molekul G3P akan keluar sebagai molekul gula atau glukosa dan 5 molekul G3P akan masuk ke tahapan regenerasi RuBP
Berikut faktor yang mempengaruhi fotosintesis adalah
Semakin banyak karbondioksida di udara, makin sedikit jumlah bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis
Laju fotosintensis menurun seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim
Kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh, laju fotosintesis akan berkurang
Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata membuka, menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis
Laju fotosintesis maksimum ketika sedikit cahaya
