WorksheetsPenilaian Harian ke-2 XII (Cerita Sejarah)
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 30mins
Bagian paling besar dan menengangkan dalam struktur novel sejarah adalah pada tahapan ....
pengungkapan peristiwa
pengenalan situasi cerita
menuju konflik
konflik cerita
resolusi
Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.
Kutipan tersebut termasuk bagian struktur …
orientasi
pengungkapan peristiwa
abstraksi
menuju konflik
resolusi
la itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.
Penggalan teks novel sejarah di atas mengandung nilai ….
estetis
sosial
agama
budaya
moral
Dan bila orang mendarat dari pelayanan entah dari jauh entahlah dekat, ia akan berhenti di suatu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. Ia akan mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.
(Pramudya Ananta Toor, Mangir)
Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah …
nilai sosial
nilai budaya
nilai estetis
nilai moral
nilai agama
Salah satu ciri teks novel sejarah adalah...
Cerita hasil imajinasi sang pengarang
Cerita yang berlatar belakang sejarah, namun diolah dengan imajinasi pengarang
Cerita masa lalu yang benar-benar terjadi
Ada bukti-bukti otentik yang menguatkan sejarah yang diceritakan
Bersifat argumentatif
Novel sejarah banyak menggunakan kalimat langsung karena....
menceritakan peristiwa masa lampau
menunjukkan urutan peristiwa dan waktu
para tokoh cerita melakukan tindakan sesuai yang diinginkan
para tokoh cerita berpikir dan memiliki rasa
terjadi dialog antar tokoh cerita
Kata kerja mental sebagai kaidah kebahasaan novel sejarah, karena....
bercerita peristiwa yang terjadi di masa lampau
terdapat urutan peristiwa dan waktu
para tokoh cerita melakukan perbuatan fisik
para tokoh memiliki pikiran atau apa yang dirasakan
terdapat dialog antar tokoh cerita
Kata kerja material terdapat dalam novel sejarah, karena....
cerita berlatar peristiwa masa lampau
memiliki urutan peristiwa dan waktu
menggambarkan tindakan fisik yang dilakukan tokoh cerita
menggambarkan apa yang dipikirkan dan dirasakan tokoh cerita
para tokoh cerita berdialog
(1) Siasat Teuku Umar untuk menghancurkan Belanda dengan menyerahkan diri bersama 250 orang pasukannya. (2) Dengan dibantu istrinya Cut Nyak Dien, dia melawan Belanda. (3) Akibatnya, dia dianggap pengkhianat negara oleh rakyat Aceh. (4) Padahal,siasat ini dipakai untuk mengetahui taktik dan kekuatan Belanda. (5) Dengan cara ini, Teuku Umar dapat menekan Belanda.
Kalimat tidak padu pada teks cerita sejarah di atas ialah ....
1
2
3
4
5
Kalimat yang menggunakan konjungsi temporal adalah….
Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel.
Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di Desa Qunu, tempat Ia menghabiskan masa kecilnya.
Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun.
Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Prectoria, tempat Dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan.
Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandela tahun 1990
Karena menghadapi senjata modern, rakyat Malaka tidak mampu menahan serangan Portugis. Malaka jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511. Sultan Malaka terpaksa menyingkir ke Pulau Bintan, tetapi perlawanan rakyat Malaka terus berkobar dan tidak pernah terhenti, seklaipun sifatnya lokal. Nilai yang terkandung di dalam cuplikan tersebut adalah...
kegigihan
kesabaran
kemandirian
kebengisan
kegagahan
Kita nanti hanya makan angin saja.
Makna ungkapan makan angin di atas adalah ........
Berjalan-jalan untuk mencari udara segar
Diam tenang tidak mengganggu orang lain
Mengajak teman untuk bersenang-senang
Berlari-lari santai
Bergembira sambil menghirup udara bersih
Mata uang rupiah bukanlah satu-satunya mata uang yang pernah berlaku di Indonesia. Kerajaan Mataran lama, Sriwijaya, dan Majapahit telah mengenal dan menggunakan berbagai tipe “uang” yang umumnya berupa logam. Setelah kedatangan penjajah di Indonesia pun, Indonesia telah mengenal berbagai macam mata uang, termasuk sen dan gulden yang diterbitkan oleh De Javasche Bank khusus untuk dipergunakan di Hindia Belanda (Indonesia saat itu).
Informasi yang disampaikan oleh kutipan teks tersebut adalah …
Rupiah merupakan mata uang yang digunakan sejak zaman dahulu kala.
Tiap masa dalam sejarah Indonesia menggunakan jenis alat tukar atau uang yang berbeda-beda.
Hindia Belanda menggunakan “uang” berupa logam.
Kerajaan Mataram lama, Sriwijaya, dan Majapahit menggunakan mata uang gulden.
Penggunaan Rupiah ditetapkan pada zaman penjajahan Belanda.
Latar belakang datangnya bangsa Barat datang ke Indonesia karena jatuhnya Konstantinopel. Namun tidak hanya itu, mereka datang ke Indonesia dengan tujuan untuk mencari rempah-rempah dan menguasai beberapa daerah di Indonesia.
Konjungsi yang digunakan dalam kalimat di atas adalah ....
namun,karena ,dan
karena
dan
tidak hanya
namun
Cermati teks berikut!
Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.
“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.
Isi kutipan di atas adalah ... .
Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena dorongan dari Prabu Putri Srigitarja.
Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena usia dan kesehatannya sudah menurun.
Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa akan menggantikan Arya Tadah yang sudah usia tua dan sakit-sakitan.
Prabu Putri Sri Gitarja memerintahkan Arya Tadah untuk mendur dari jabatannya karena desakan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah merasa sudah memajukan kerajaan Majapahit dan rakyat sudah sejahtera.
Cermati teks berikut!
Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.
“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.
Dari kutipan novel sejarah di atas dapat disimpulkan perwatakan Arya Tadah adalah ... .
Tidak peduli dengan kondisi dan situasi kerajaan Majapahit.
Senang dengan pujian dari sang Prabu Putri Sri Gitarja.
Berkemauan keras ingin lengser dari jabatannya.
Tinggi hati dan ingin disanjung karena telah memajukan kerajaan Majapahit.
Rendah hati dan mawas diri karena sudah tidak mampu menjabat karena usia tua.
Cermati kutipan teks berikut!
(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.
(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”
Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.
Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.
Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.
Tokoh antagonis yang tampak dalam kutipan teks novel sejarah di atas adalah ... .
Arya Tadah
Dyah Mano
Gajah Mada
Mahamentri Halu
Dyah Wiyat
Salah satu ciri kebahasaan novel sejarah adalah menggunakan kata kerja mental (menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan). Kalimat berikut yang menggunakan kata kerja mental adalah ...
Raja kertarajasa membacakan keputusan itu dengan lantang
Senopati Gajah Engon mengarahkan senjatanya kepada musuh di depannya
Dyah Wiyat menitikkan air matanya menahan sedih hatinya.
Para prajurit membersihkan gedung bekas asrama
Gajah Mada mengharapkan semua anak buahnya setia kepadanya
Cermati kutipan teks novel berikut!.
(1) “Ditemukan mayat lagi, Kakang Gajah,” Gajah Enggon melaporkan. Gajah Mada memandangi wajah samar-samar di depannya. “Mayat siapa?”
(2) “Prajurit bernama Klabang Gendis mati dengan anak panah menancap tepat di tenggorokannya." jawab Gajah Enggon.
(3) Tak ada jejak perkelahian apa pun, sasaran menjadi korban tanpa menyadari arah bidikan anak panah tertuju kepadanya.
(4) Gajah Mada merasa tak nyaman memperoleh laporan itu. (5) Orang yang mampu melepas anak panah dengan sasaran sulit pastilah orang yang sangat menguasai sifat gendewa dan anak panahnya. (6) Orang yang mampu melakukan hal khusus semacam itu amat terbatas dan umumnya ada di barisan pasukan Bhayangkara. (7) Adakah prajurit bhayangkara yang terlibat?
(8) “Dan kami temukan mayat kedua.”Gagak Bongol menambahkan.
(9) Pelaku pembunuhan menggunakan anak itu mati dipatuk ular.
Kalimat langsung pada teks di atas adalah ....
(1) (2) (8)
(2) (3) (4)
(3) (5) (9)
(2) (5) (6)
(6) (7) (8)
Cermati kutipan teks berikut
Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati (perwira) yang setia dan banyak membantunya semenjak dahulu itu membagi-bagikan pangkat kepada mereka. Ronggolawe diangkat menjadi adipati di Tuban dan yang lain-lain pun diberi pangkat pula. Dan junjungan ini dengan para pembantunya, sejak perjuangan pertama sampai Raden Wijaya menjadi raja, amatlah erat dan baik.
Kata bercetak miring dalam kutipan teks di atas yang merupakan verba mental adalah ... .
berhasil
bergelar
melupakan
membantunya
diangkat
Perhatikan cuplikan teks dibawah ini!
Pertama kali Jepang mendarat di Tarakan kemudian berlanjut didaerah Balikpapan, Manado, Ambon, Makasar, Pontianak, dan Palembang. Dan daerah jawapun dikuasai olehnya, pada tanggal 1942, Jepang mendarat di Banten, Indramayu dan Rembang.
Kalimat pertama mengandung konjungsi...
Konjungsi korelatif
Konjungsi disjungtif
Konjungsi temporal
Konjungsi kausalitas
Konjungsi perbandingan
Cermati judul-judul novel berikut!
(1) Remy Sylado, Novel pangeran Diponegoro Menggagas Ratu Adil
(2) S.H. Mintardja, Kemelut di Majapahit
(3) Pramudya Ananta Toer, Rumah Kaca
(4) Ahmad Tohari, Ronggeng Dukuh Paruk
(5) Andrea Hierata, Laskar Pelangi
Judul novel yang berlatar belakang sejarah terdapat pada nomor ... .
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
(3) dan (5)
Teks cerita sejarah dan teks novel sejarah merupakan teks naratif karena....
berbentuk cerita
memiliki urutan peristiwa dan waktu
memiliki kalimat utama dalam tiap paragraf cerita
memiliki ide pokok paragraf
menggunakan kata kerja material
Manakah kutipan kalimat dalam novel "Kemelut di Majapahit" karya S.H. Mintarja berikut yang mengandung konjungsi temporal?
A. Guncangan pertama yang memengaruhi hubungan ini adalah ketika Sang Prabu telah menikah dengan empat putri mendiang Raja Kertanagara.
B. Dara Petak menjadi saingan Dyah Gayatri yang paling kuat karena Dara Petak memang cantik jelita.
C. Di dalam kemarahan dan kekecewaan, Adipati Ronggo Lawe masih ingat untuk menghaturkan sembahnya.
D. Sang Prabu Kertarajasa tetap tenang, bahkan tersenyum memandang kepada Ronggo Lawe.
E. Senopati Kebo Anabrang mukanya menjadi merah seperti kepiting direbus, matanya yang lebar itu seperti mengeluarkan api...
Kalimat berikut yang menggunakan adjektiva adalah…
Gerombolan penyamun yang ditakuti di pantai ini telah ditangkap petugas
Maestro karawitan itu meninggal kemarin
Karyawan restoran tersebut ramah dan rajin
Petugas apotek melayani setiap resep dokter
Agi menyelesaikan tugasnya secara berkelompok
Perhatikan kalimat di bawah ini!
Pendidikan Budi Pekerti lebih difokuskan pada pembentukan pribadi luhur, (…) Pendidikan Kewarganegaraan difokuskan pada pembentukan watak kebangsaan.
Kata penghubung yang cocok untuk melengkapi kalimat tersebut adalah…
Sedangkan
Padahal
Namun
Akan tetapi
Sebaiknya
Tokoh, tempat, dan suasana dapat digambarkan dengan...
Kata benda
Kata sifat
Kata kerja
Kata nomina
Kata pronomina
Menurut Sang Patih, Galeng telah periksa seluruh kamar Syahbandar dan ia telah melihat banyak botol dan benda-benda yang ia tak tahu nama dan gunanya
Kata yang menjadi penunjuk kalimat tidak langsung pada kutipan di atas adalah…
menurut
telah
periksa
melihat
banyak
“Adi Bromo, mengapa engkau keras kepala? Engkau tidak boleh bertindak sewenang-wenang di sini!”
Berasarkan kalimat di atas, yang termasuk ungkapan adalah…
Adi Bromo
Keras kepala
Sewenang-wenang
Bertindak
Bertindak sewenang-wenang
Ultimatum agar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota dan rakyat, melahirkan politik “bumihangus”. Rakyat tidak rela Kota Bandung dimanfaatkan oleh musuh. Mereka mengungsi ke arah selatan bersama para pejuang. Kolonel Abdul Haris Nasution selaku Komandan Divisi III, mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakannya lagi.
Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Api masih membubung membakar kota. Bandung pun berubah menjadi lautan api.
Bukti kutipan tersebut bagian dari rangkaian peristiwa adalah…
mendeskripsikan suasana Kota Bandung
memaparkan peristiwa Bandung Lautan Api
berisi pemaparan alur, tokoh, dan latar yang akan disampaikan dalam peristiwa Bandung Lautan Api
menggambarkan peristiwa sebelum terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api
berisi penjelasan berupa tanda-tanda akan munculnya peristiwa Bandung Lautan Api
