wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ANBK

Total questions: 32

Worksheet time: 1hrs 4mins

Name
Class
Date
1.

Volume bangun ruang gabungan tersebut ialah ... .

a)

935 cm3

b)

835 cm3

c)

953 cm3

d)

853 cm3

2.

Apa Itu ANBK ?

a)

Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi

b)

Asesmen Nasional Berkebutuhan Khusus

c)

Asesmen Nasional Berbasis Kelompok

d)

Asesmen Nasional Berbasis Komputer

3.

Apa itu AKM..?

a)

Asesmen Kompetensi Minimum

b)

Analisis Kompetensi Minimum

c)

Asesmen Kompetensi Maksimum

d)

Analisis Kompetensi Maksimum

4.

Berapa Jumlah Peserta ANBK Jenjang SD...?

a)

10 Siswa + 5 Siswa Cadangan

b)

20 Siswa + 5 Siswa Cadangan

c)

30 Siswa + 5 Siswa Cadangan

d)

40 Siswa + 5 Siswa Cadangan

5.

Aplikasi Yang digunakan Siswa pada ANBK adalah...?

a)

Admin Browser

b)

Exambrowser Klaim

c)

Proktorbrowser

d)

Pusmenjar

6.

Jumlah Soal AKM yaitu ....

a)

20

b)

25

c)

30

d)

35

7.

AKM dibagi menjadi 2 Yaitu

a)

Literasi dan Numerasi

b)

Literasi dan Survei Lingkungan Belajar

c)

Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar

d)

Numerasi dan Survei Karakter

8.

Siswa yang mengikuti ANBK SD adalah siswa kelas ....

a)

3

b)

4

c)

5

d)

6

9.

Apa itu PUSMENJAR...?

a)

PUSAT ASESMEN DAN PEMBEKALAN

b)

PUSAT MENEJEMEN DAN PEMBEKALAN

c)

PUSAT MENEJEMEN DAN PEMBELAJARAN

d)

PUSAT ASESMEN DAN PEMBELAJARAN

10.

Pelaksanaan Kegiatan ANBK SD 2021 pada bulan ....

a)

Agustus

b)

September

c)

Oktober

d)

November

11.

ANBK dilaksanakan ... Gelombang

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

12.

Karso bekerja sebagai montir di bengkel Pak Bahrun. Gajinya sebulan hanya 200.000 rupiah. Tapi pengeluaran untuk bulan ini lebih dari 400.000 rupiah.

Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi di atas adalah ....

a)

Tak ada rotan akar pun jadi

b)

Besar pasak daripada tiang

c)

Bagai air di daun talas

d)

Cepat kaki ringan tangan

13.

Pergi berkuda dengan Dahlia, memacu kencang lewati pagar.

Usia muda jangan disia, kumpulkan bekal dengan belajar.

Pesan yang terkandung dalam pantun tersebut adalah ....

a)

berkuda lebih menyenangkan jika dipacu dengan kencang

b)

saat usia masih muda hams berkuda sesering mungkin

c)

belajar sebanyak-banyaknya selagi masih muda

d)

belajar berkuda agar bisa melewati pagar

14.

Pergi berkuda dengan Dahlia, memacu kencang lewati pagar.

Usia muda jangan disia, kumpulkan bekal dengan belajar.

Pesan yang terkandung dalam pantun tersebut adalah ....

a)

berkuda lebih menyenangkan jika dipacu dengan kencang

b)

saat usia masih muda hams berkuda sesering mungkin

c)

belajar sebanyak-banyaknya selagi masih muda

d)

belajar berkuda agar bisa melewati pagar

15.

Aku makan mie ayam.

Aku makan mie instan.

Kedua kalimat tunggal di atas dapat dijadikan sebuah kalimat majemuk dengan memakai kata penghubung ....

a)

atau

b)

dan

c)

lalu

d)

kemudian

16.

Berikut ini merupakan bagian iklan untuk menawarkan produk adalah ....

a)

Memiliki pengalaman memasak

b)

Sering meraih kejuaraan

c)

Kami turut berduka cita

d)

Minum vitchamin setiap hari, badan tetap sehat dan segar

17.

Kelestarian hutan harus dijaga.

Sumber air bersih tetap tersedia.

Penggabungan dua kalimat tersebut yang tepat adalah ...

a)

Kelestarian hutan harus dijaga ketika sumber air bersih tetap terjaga

b)

Kelestarian hutan harus dijaga atau sumber air bersih tetap terjaga

c)

Kelestarian hutan harus dijaga agar sumber air bersih tetap terjaga

d)

Kelestarian hutan harus dijaga dan sumber air bersih tetap terjaga

18.

Bangsa Indonesia sangat kaya dengan berbagai kesenian daerah. Yang dimaksud kesenian daerah ialah kesenian yang berasal dari daerah-daerah di Nusantara. Kesenian daerah itu merupakan kekayaan kebudayaan nasional.


Gagasan pokok dari teks di atas adalah ....

a)

kebudayaan daerah

b)

kesenian daerah

c)

kebudayaan nasional

d)

kesenian tradisional

19.

Orang-orang dari berbagai daerah datang untuk melihat keajaiban Candi Borobudur.

Orang-orang itu dinamakan ....

a)

wisatawan mancanegara

b)

turis asing

c)

wisatawan domestik/daerah

d)

pelancong

20.

Banyak orang mengatakan bahwa dia besar mulut.

Arti ungkapan besar mulut adalah ....

a)

mulutnya besar

b)

tukang makan

c)

banyak senyum

d)

tukang bohong

21.

Di museum ini banyak sekali barang kuno.

Antonim dari kata kuno adalah ....

a)

antik

b)

bagus

c)

mewah

d)

modern

22.

Dini menangis bahagia ... menjadi juara cerdas cermat tingkat SD.

Kata hubung yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....

a)

walaupun

b)

sehingga

c)

karena

d)

dan

23.

Pishi di Tengah Badai


Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.

Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.

Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.

Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya.

Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.


Siapakah Pishi dan di mana ia tinggal?

a)

Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Hindia.

b)

Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Atlantik.

c)

Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia.

d)

Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Atlantik.

24.

Harus Bisa


Aldo masuk sekolah sepak bola Mitra Naga. Dia rajin berlatih karena ingin menjadi pemain penyerang. Aldo selalu bersemangat setiap latihan. Dia berlatih menggiring bola, berlari kencang, dan merebut bola. Aldo paling jago merebut bola dibandingkan teman-temannya.


Sayangnya, saat pertandingan, pelatih menunjuk Aldo menjadi pemain belakang. Aldo sangat kecewa.


Saat pertandingan berlangsung, Aldo terus menendang bola hingga ke depan gawang. Aldo melewati teman satu timnya yang berjaga di depan. Aldo tidak mengikuti arahan pelatih yang meminta Aldo mengoper bola. Akibatnya, saat pemain lawan menerobos, tidak ada yang menjaga bagian belakang. Tim lawan berhasil menciptakan gol. Teman-teman kesal pada Aldo. Pelatih menyuruh Aldo menjaga posnya.


Babak kedua berlangsung. Aldo menjaga posnya, di bagian belakang. Bola dioper dari satu pemain ke pemain lainnya, hingga mendarat di kaki Aldo. Teman satu tim Aldo yang berjaga di pos depan dihalangi tim lawan. Aldo ingin menggiring bola ke arah gawang lawan, tetapi dia pemain belakang.


Pelatih kebingungan. Dia lalu berteriak menyuruh Aldo untuk terus menggiring bola ke depan.


Aldo terus berlari menggiring bola. Dia melewati tim lawan yang berusaha merebut bola. Aldo melakukan tendangan kencang hingga bola meluncur ke gawang lawan. Aldo menciptakan satu gol, jadi pertandingan berakhir seri. Sekarang Aldo mengerti, permainan sepak bola adalah permainan tim. Semua posisi penting. Mereka harus bekerja sama untuk menciptakan gol.


(Sumber: https://reader.letsreadasia.org/book/56767820-f318-49d8-b88c-1422466469d5?uiLang=BAHASA&lId=6260074016145408&mId=597d8598-c29c-40d5-b9ea-9826fe924fc3)


Apa yang membuat Aldo kecewa?

a)

Aldo tidak memiliki skill (keterampilan) sebagai penyerang.

b)

Sekolah sepak bola Aldo tidak membutuhkan pemain penyerang.

c)

Ia sudah rajin berlatih, namun seringkali tidak dipilih untuk bertanding oleh pelatih.

d)

Aldo ingin menjadi pemain penyerang, namun pelatih menjadikannya pemain belakang.

25.

Harus Bisa


Aldo masuk sekolah sepak bola Mitra Naga. Dia rajin berlatih karena ingin menjadi pemain penyerang. Aldo selalu bersemangat setiap latihan. Dia berlatih menggiring bola, berlari kencang, dan merebut bola. Aldo paling jago merebut bola dibandingkan teman-temannya.


Sayangnya, saat pertandingan, pelatih menunjuk Aldo menjadi pemain belakang. Aldo sangat kecewa.


Saat pertandingan berlangsung, Aldo terus menendang bola hingga ke depan gawang. Aldo melewati teman satu timnya yang berjaga di depan. Aldo tidak mengikuti arahan pelatih yang meminta Aldo mengoper bola. Akibatnya, saat pemain lawan menerobos, tidak ada yang menjaga bagian belakang. Tim lawan berhasil menciptakan gol. Teman-teman kesal pada Aldo. Pelatih menyuruh Aldo menjaga posnya.

Babak kedua berlangsung. Aldo menjaga posnya, di bagian belakang. Bola dioper dari satu pemain ke pemain lainnya, hingga mendarat di kaki Aldo. Teman satu tim Aldo yang berjaga di pos depan dihalangi tim lawan. Aldo ingin menggiring bola ke arah gawang lawan, tetapi dia pemain belakang.


Pelatih kebingungan. Dia lalu berteriak menyuruh Aldo untuk terus menggiring bola ke depan.


Aldo terus berlari menggiring bola. Dia melewati tim lawan yang berusaha merebut bola. Aldo melakukan tendangan kencang hingga bola meluncur ke gawang lawan. Aldo menciptakan satu gol, jadi pertandingan berakhir seri. Sekarang Aldo mengerti, permainan sepak bola adalah permainan tim. Semua posisi penting. Mereka harus bekerja sama untuk menciptakan gol.

(Sumber: https://reader.letsreadasia.org/book/56767820-f318-49d8-b88c-1422466469d5?uiLang=BAHASA&lId=6260074016145408&mId=597d8598-c29c-40d5-b9ea-9826fe924fc3)


Siapa saja tokoh dalam cerita "Harus Bisa" ?

(a)  

26.

Di perkotaan, anak-anak dapat mudah bersekolah hingga jenjang pendidikan tinggi. Namun, tidak demikian bagi anak-anak yang berada di pedesaan.

Simak tiga cuplikan berikut dari Buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.


Teks 1:

“Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh.”

(Hirata, 2008, hal. 1)


Teks 2:

“Aku cemas… karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku…Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga.”

(Hirata, 2008, hal. 2)


Teks 3:

“Keluarga Lintang berasal dari Tanjung Kelumpang, desa nun jauh di pinggir laut. Menuju ke sana harus melewati empat kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram…. Selain itu di sana juga tak jarang buaya sebesar pangkal pohon sagu melintasi jalan. Kampung pesisir itu secara geografis dapat dikatakan sebagai wilayah paling timur di Sumatra, daerah minus nun jauh masuk ke pedalaman Pulau Belitong.”

(Hirata, 2008, hal. 11)

Hirata, Andrea. 2008. Laskar Pelangi. Jakarta : Bentang Pustaka.


Dalam cerita, tokoh menggambarkan sekolah yang dimasukinya sebagai sekolah yang tidak layak. Pilihlah gambaran sekolah yang sesuai dengan teks!

a)

Jendela-jendela sekolah yang mulai rapuh karena rayap.

b)

Bangunan sekolah yang akan roboh.

c)

Lapangan sekolah yang berdebu.

d)

Bangku-bangku di sekolah yang sudah doyong

27.

Di perkotaan, anak-anak dapat mudah bersekolah hingga jenjang pendidikan tinggi. Namun, tidak demikian bagi anak-anak yang berada di pedesaan.

Simak tiga cuplikan berikut dari Buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.


Teks 1:

“Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh.”

(Hirata, 2008, hal. 1)


Teks 2:

“Aku cemas… karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku…Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga.”

(Hirata, 2008, hal. 2)


Teks 3:

“Keluarga Lintang berasal dari Tanjung Kelumpang, desa nun jauh di pinggir laut. Menuju ke sana harus melewati empat kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram…. Selain itu di sana juga tak jarang buaya sebesar pangkal pohon sagu melintasi jalan. Kampung pesisir itu secara geografis dapat dikatakan sebagai wilayah paling timur di Sumatra, daerah minus nun jauh masuk ke pedalaman Pulau Belitong.”

(Hirata, 2008, hal. 11)

Hirata, Andrea. 2008. Laskar Pelangi. Jakarta : Bentang Pustaka.


Lintang berasal dari mana?

(a)  

28.

Di perkotaan, anak-anak dapat mudah bersekolah hingga jenjang pendidikan tinggi. Namun, tidak demikian bagi anak-anak yang berada di pedesaan.


Simak tiga cuplikan berikut dari Buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.


Teks 1:

“Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh.”

(Hirata, 2008, hal. 1)


Teks 2:

“Aku cemas… karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku…Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga.”

(Hirata, 2008, hal. 2)


Teks 3:

“Keluarga Lintang berasal dari Tanjung Kelumpang, desa nun jauh di pinggir laut. Menuju ke sana harus melewati empat kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram…. Selain itu di sana juga tak jarang buaya sebesar pangkal pohon sagu melintasi jalan. Kampung pesisir itu secara geografis dapat dikatakan sebagai wilayah paling timur di Sumatra, daerah minus nun jauh masuk ke pedalaman Pulau Belitong.”


(Hirata, 2008, hal. 11)

Hirata, Andrea. 2008. Laskar Pelangi. Jakarta : Bentang Pustaka.


Bagaimana cara menuju tempat tinggal Lintang?

(a)  

29.

Di perkotaan, anak-anak dapat mudah bersekolah hingga jenjang pendidikan tinggi. Namun, tidak demikian bagi anak-anak yang berada di pedesaan.


Simak tiga cuplikan berikut dari Buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.


Teks 1:

“Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh.”

(Hirata, 2008, hal. 1)


Teks 2:

“Aku cemas… karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku…Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga.”

(Hirata, 2008, hal. 2)


Teks 3:

“Keluarga Lintang berasal dari Tanjung Kelumpang, desa nun jauh di pinggir laut. Menuju ke sana harus melewati empat kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram…. Selain itu di sana juga tak jarang buaya sebesar pangkal pohon sagu melintasi jalan. Kampung pesisir itu secara geografis dapat dikatakan sebagai wilayah paling timur di Sumatra, daerah minus nun jauh masuk ke pedalaman Pulau Belitong.”

(Hirata, 2008, hal. 11)

Hirata, Andrea. 2008. Laskar Pelangi. Jakarta : Bentang Pustaka.


Perhatikan pernyataan berikut ini!


Pilih jawaban yang sesuai dengan bacaan di atas!

a)

Ayah tokoh "Aku" merasa senang karena anaknya masuk sekolah.

b)

Lintang tinggal di wilayah pesisir pulau Belitong, Sulawesi.

c)

"Aku" tinggal sekampung dengan Lintang

d)

Jalan menuju tempat tinggal Lintang melewati rute yang sulit dan cukup berbahaya.

30.

Simak cuplikan dari Buku Laskar Pelangi, yang ditulis oleh Andrea Hirata.

... Dapat dikatakan tak jarang Lintang mempertaruhkan nyawa demi menempuh pendidikan, namun tak sehari pun ia pernah bolos. Delapan puluh kilometer pulang pergi ditempuhnya dengan sepeda setiap hari. Tak pernah mengeluh. Jika kegiatan sekolah berlangsung sampai sore, ia akan tiba malam hari di rumahnya. Sering aku merasa ngeri membayangkan perjalanannya.

Kesulitan itu belum termasuk jalan yang tergenang air, ban sepeda yang bocor, dan musim hujan berkepanjangan dengan petir yang menyambar-nyambar. Suatu hari rantai sepedanya putus dan tak bisa disambung lagi karena sudah terlalu pendek sebab terlalu sering putus, tapi ia tak menyerah. Dituntunnya sepeda itu puluhan kilometer, dan sampai di sekolah kami sudah bersiap-siap akan pulang. Saat itu adalah pelajaran seni suara dan dia begitu bahagia karena masih sempat menyanyikan lagu Padamu Negeri di depan kelas. Kami termenung mendengarkan ia bernyanyi dengan sepenuh jiwa, tak tampak kelelahan di matanya yang berbinar jenaka. Setelah itu ia pulang dengan menuntun sepedanya lagi sejauh empat puluh kilometer.

Pada musim hujan lebat yang bisa mengubah jalan menjadi sungai, menggenangi daratan dengan air setinggi dada, membuat guruh dan halilintar membabat pohon kelapa hingga tumbang bergelimpangan terbelah dua, pada musim panas yang begitu terik hingga alam memuai ingin meledak, pada musim badai yang membuat hasil laut nihil hingga berbulan-bulan semua orang tak punya uang sepeser pun, pada musim buaya berkembang biak sehingga mereka menjadi semakin ganas, pada musim angin barat puting beliung, pada musim demam, pada musim sampar sehari pun Lintang tak pernah bolos.

HIrata, Andrea. 2008. Laskar Pelangi. Jakarta: PT Bentang Pustaka.


Kesulitan apa saja yang dialami Lintang saat pergi ke sekolah?

(a)  

31.

Siti dan Udin di Jalan

Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.

Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan.

Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh,

menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.

Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,

dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.

Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.

Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela.

(Februari 2003)


Apa yang dilakukan Siti dan Udin di jalan?

(a)  

32.

Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan. Kurang tidur bisa membuat kita menjadi mudah marah dan tidak fokus dalam belajar. Kurang tidur juga akan membuat kita mudah lupa.

Lingkaran hitam di bawah mata (biasa disebut mata panda) bisa timbul pada orang yang kurang tidur.

Jam tidur manusia berbeda-beda. Anak kecil tidur lebih lama daripada orang dewasa.

Salah satu cara agar tidur pulas adalah dengan mematikan lampu sebelum tidur.


Apa yang menyebabkan mata kita terlihat seperti mata panda?

(a)