wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SISTEM PENGAPIAN

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Dibawah ini adalah komponen – komponen system pengapian, kecuali

a)

Baterai

b)

Kunci kontak

c)

DIstributor

d)

Kondensor

e)

Dinamo starter

2.

Pada sistem pengapian komponen yang berfungsi untuk penyedia sumber arus listrik dan juga berfungsi untuk menyimpan arus listrik yaitu ....

a)
b)
c)
d)
3.

Urutan sistem pengapian yang benar ...

a)

CDI, Alternator, Koil ,Busi

b)

Alternator, Busi, Koil, CDI

c)

CDI, Alternator, Busi, Koil

d)

Alternator, CDI, Koil, Busi

4.

Fungsi Alternator adalah ....

a)

Mungubah energi kimia menjadi energi listrik

b)

Mengubah energi mekanik menjadi energi listrik

c)

Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik

d)

Mengubah energi potensial menjadi energi listrik

5.

Fungsi busi adalah...

a)

Meningkatkan voltase listrik pada ruang bakar

b)

Memercikan bunga api pada ruang pembakaran.

c)

Mengubah energi mekanik menjadi energi listrik

d)

Mengosongkan dan mengisi energi listrik

6.

Fungsi Koil pada pengapian adalah...

a)

Mengubah energi mekanik menjadi energi listrik

b)

Memercikan bunga api ke ruang bakar.

c)

Mengubah energi listrik menjadi energi gerak

d)

Meningkatkan voltase atau tegangan listrik menjadi 20.000 sampai 30.000 Volt

7.

Gejala kerusakan pada busi adalah....

a)

Adanya ceceran zat kimia asam Sulfat

b)

Adanya loncatan bunga api yang stabil

c)

Terdapat pecah nya keramik dan menggumpalnya karbon atau arang pada ujung elektroda

d)

Adanya bunga api yang biru dan kuat

8.

Kumparan pada koil terdiri dari ...

a)

Kumparan pokok dan kumparan utama

b)

Kumparan primer dan kumparan sekunder

c)

Kumparan kawat tembaga dan kumparan besi

d)

Kumparan primer, sekunder dan tersier

9.

Jenis Pengapian pada sepeda motor terdiri dari ...

a)

Pengapian elektroda dan pengapian katoda

b)

Pengapian biasa dan pengapian luar biasa

c)

Pengapian Konvensional dan pengapian Elektronik

d)

Pengapian CDI dan pengapian Busi

10.

Fungsi CDI adalah....

a)

Memercikan bunga api

b)

Untuk Mengisi dan mengosongkan arus listrik

c)

Memngubah energi mekanik menjadi energi listrik

d)

Mengubah energi listrik menjadi mekanik

11.

Analisa yang tepat dari komponen elektronik CDI yang memanfaatkan dan mengatur tegangan masuk adalah

a)

Dioda dan transformer

b)

Resistor dan transistor

c)

Dioda dan thrystor

d)

Resistor dan thrystor

e)

Thrystor dan transistor

12.

Pada rangkaian sistem pengapian CDI-AC, capasitor akan menampung tegangan dari…

a)

Tegangan AC dari Baterai yang diubah ke DC oleh dioda

b)

Tegangan DC dari baterai yang diubah ke AC oleh dioda

c)

Tegangan AC dari pullser yang diubah ke DC oleh dioda

d)

Tegangn DC dari pulser yang diubah ke DC oleh dioda

e)

Tegangan AC dari generator yang diubah ke DC oleh dioda

13.

Perhatikan gambar berikut ini

Penyataan yang tepat dari menganalisa gambar tersebut adalah

a)

magnet berputar → exciter coil ( spul ) mengeluarkan tegangan AC 100 s/d 400 volt.

b)

Sewaktu kumparan pulser membangkitkan tegangan yang mengalir ke thyristor lewat diode akan membuka thyristor

c)

Pulser membangkitkan tegangan dialirkan ke Circuit trigger

d)

Bila kunci kontak (off) terhubung ke massa akibatnya arus yang dibangkitkan generator langsung dibuang ke massa sehingga CDI tidak aktif

e)

Terjadi perubahan medan magnet pada koil → pada kumparan sekunder terjadi tegangan tinggi yang dialirkan ke busi

14.

Thyristor membuka, maka dengan cepat arus mengalir dari kapasitor kekumparan primer. Terbukanya thrystor disebabkan oleh

a)

Coil mengirim tegangan ke CDI

b)

Pullser membangkitkan tegangan dialirkan ke Circuit trigger

c)

Generator membangkitkan tegangan dialirkan ke Circuit trigger

d)

Pullser membangkitkan tegangan dialirkan ke coil

e)

Coil membangkitkan tegangan dialirkan ke Pullser

15.

Dalam melakukan penyusunan perawatan sistem pengapian CDI-AC, alangkah baiknya diawali dari

a)

Pemeriksaan pada bagian busi

b)

Pemeriksaan pada bagian kabel

c)

Pengukuran pada koil

d)

Pengukuran pada CDI unit

e)

Pemeriksaan pada sumber tegangan

16.

Analisis yang tepat dari gambar berikut ini adalah

a)

Thyristor membuka, maka dengan cepat arus mengalir dari kapasitor kekumparan primer, dengan cepat pula medan magnet dibangkitkan dan tegangan tinggi dibangkitkan pada kumparan sekunder

b)

Sewaktu kumparan pulser membangkitkan tegangan yang mengalir ke thyristor lewat diode akan membuka thyristor

c)

Efisiensi pengapian / daya pengapian lebih besar dibandingkan dengan menggunakan kontak pemutus

d)

Arus AC masuk ke diode → disimpan dalam capasitor → juga ke primer koil → ke massa → timbul medan magnet pada inti koil

e)

Tegangan yang dibangkitkan oleh kumparan pembangkit tegangan primer (exciter coil) disearahkan oleh diode penyearah dan disimpan dalam kapasitor

17.

Tentukanlah secara benar pin CDI-DC untuk menjadi sebuah rangkaian

a)

Koil, Masa, pullser, Nol, 12V, Nol

b)

Nol, Masa, pullser, koil, 12V, Nol

c)

Masa, pullser, koil, Nol, 12V, Nol

d)

12V, Nol, Masa, pullser, koil, Nol

e)

Nol, 12V, Nol, Masa, pullser, koil

18.

Pengukuran yang dilakukan pada koil seperti gambar dibawah ini. Berapakah nilai standar sesuai manual booknya

a)

0,5 - 0,6 W (20℃)

b)

11,5 - 14,5 W (20℃)

c)

50 - 60 W (20℃)

d)

1,5 - 4,5 W (20℃)

e)

15 - 16 W (20℃)

19.

Pemeriksaan komponen pengapian dengan nilai standar 100 – 400 pada suhu 20 derajat, merupakan hasil dari pemeriksaan.

a)

Pemeriksaan kumparan sekunder koil

b)

Pemeriksaa kumparan primer koil

c)

Pemeriksaan unit CDI dan generator pulsa

d)

Pemeriksaa alternator pengapian

e)

Pemeriksaa generatar pulsa koil

20.

Pada saat melakukan pengukuran voltase pada primer koil nilai yang tertera pada alat ukur rendah dan mesin susah dihidupkan, kemungkinan penyebab yang bisa diambil adalah

a)

Konektor CDI unit ke kunci kontak tidak tersambung dengan baik

b)

Pembangkit pulsa pengapian hilang kemagnetannya ataurusak

c)

Konektor tidak tersambung dengan baik, atau ada rangkaian terbuka di dalam sistem pengapian

d)

Busi rusak atau ada kebocoran arus sekunder koil pengapian

e)

Alat peak voltage adaptor mengalami gangguan dan kerusakan.