Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KUIS TINGKAT KESADARAN

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang asisten perawat sedang PKL di ruang IGD menemui pasien dengan penurunan kesadaran. Dokter meminta asisten perawat untuk mengukur tingkat kesadaran pasien dengan cara GCS. Saat dikaji, pasien mampu membuka mata dengan rangsangan suara (dipanggil), pasien mengalami disorientasi tempat dan waktu, serta motoric pasien mampu mengikuti perintah dengan baik. Nilai GCS pasien tersebut adalah …

a)

13

b)

12

c)

11

d)

10

e)

9

2.

Seorang asisten perawat sedang PKL di ruang IGD menemui pasien dengan penurunan kesadaran. Dokter meminta asisten perawat untuk mengukur tingkat kesadaran pasien dengan cara GCS. Saat dikaji, pasien mampu membuka mata dengan rangsangan suara (dipanggil), pasien mengalami disorientasi tempat dan waktu, serta motoric pasien mampu mengikuti perintah dengan baik. Kesimpulan tingkat kesadaran pasien tersebut adalah …

a)

composmentis

b)

apatis

c)

somnolen

d)

derilium

e)

coma

3.

Seorang asisten perawat sedang PKL di ruang IGD menemui pasien dengan penurunan kesadaran. Dokter meminta asisten perawat untuk mengukur tingkat kesadaran pasien dengan cara GCS. Saat dikaji, pasien mampu membuka mata dengan rangsangan suara (dipanggil), pasien mengalami disorientasi tempat dan waktu, serta motoric pasien mampu mengikuti perintah dengan baik. Simbol penulisan GCS pasien tersebut adalah …

a)

E2V5M6

b)

E3V3M4

c)

E3V4M6

d)

E4V5M6

e)

E2V2M2

4.

Suatu kondisi kehilangan kesadaran yang mendadak, dan biasanya sementara, yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah dan oksigen ke otak disebut …

a)

mati otak

b)

mati suri

c)

somnolen

d)

pingsan

e)

coma

5.

Salah satu penanganan pasien pingsan adalah posisi kepala tidak boleh ditinggikan. Hal tersebut bertujuan agar …

a)

Agar kepala tidak kram

b)

Agar pasien nyaman

c)

Agar lebih mudah dalam memindahkan pasien

d)

Agar tidak perlu mencari bantal

e)

Agar aliran darah ke otak tidak semakin berkurang

6.

Tn. N berusia 60 tahun dibawa ke IGD dengan kondisi penurunan kesadaran. Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan data pasien tidak membuka mata dengan rangsangan apapun, pasien hanya mengerang, dan saat diberi rangsangan nyeri tangan pasien menghindari nyeri. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan nilai GCS!

a)

7

b)

13

c)

10

d)

15

e)

6

7.

Tn. N berusia 60 tahun dibawa ke IGD dengan kondisi penurunan kesadaran. Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan data pasien tidak membuka mata dengan rangsangan apapun, pasien hanya mengerang, dan saat diberi rangsangan nyeri tangan pasien menghindari nyeri. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan tingkat kesadaran pasien!

a)

somnolen

b)

apatis

c)

delirium

d)

composmentis

e)

stupor

8.

Ny. A usia 30 tahun dibawa ke IGD dengan post KLL. Pasien hanya mengalami luka ringan, datang dengan kondisi lemah dan karena panik pasien seperti orang linglung. Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan data pasien membuka mata saat dipanggil namanya, pasien mampu berbicara tetapi kebingungan dan tidak mengenali tempat serta waktu saat ini, dan gerak pasien mengikuti perintah. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan nilai GCS!

a)

7

b)

13

c)

10

d)

15

e)

6

9.

Ny. A usia 30 tahun dibawa ke IGD dengan post KLL. Pasien hanya mengalami luka ringan, datang dengan kondisi lemah dan karena panik pasien seperti orang linglung. Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan data pasien membuka mata saat dipanggil namanya, pasien mampu berbicara tetapi kebingungan dan tidak mengenali tempat serta waktu saat ini, dan gerak pasien mengikuti perintah. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan tingkat kesadaran pasien!

a)

somnolen

b)

apatis

c)

delirium

d)

composmentis

e)

stupor

10.

Tn. K berusia 35 tahun dibawa ke IGD dengan diagnosis post terjatuh dari pohon. Setelah dilakukan pengkajian pasien mampu membuka mata saat dicubit, pasien mampu mengeluarkan kata-kata tanpa membentuk kalimat, dan mampu melokalisir nyeri. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan nilai GCS!

a)

7

b)

13

c)

10

d)

15

e)

6

11.

Tn. K berusia 35 tahun dibawa ke IGD dengan diagnosis post terjatuh dari pohon. Setelah dilakukan pengkajian pasien mampu membuka mata saat dicubit, pasien mampu mengeluarkan kata-kata tanpa membentuk kalimat, dan mampu melokalisir nyeri. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan tingkat kesadaran pasien!

a)

somnolen

b)

apatis

c)

delirium

d)

composmentis

e)

coma

12.

Nn. G usia 18 tahun datang ke IGD dengan keluhan demam tinggi. Pasien datang sendiri dan masuk ke IGD dengan berjalan kaki. Pasien menyampaikan keluhannya kepada perawat yang bertugas. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan nilai GCS!

a)

7

b)

13

c)

10

d)

15

e)

6

13.

Nn. G usia 18 tahun datang ke IGD dengan keluhan demam tinggi. Pasien datang sendiri dan masuk ke IGD dengan berjalan kaki. Pasien menyampaikan keluhannya kepada perawat yang bertugas. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan tingkat kesadaran pasien!

a)

somnolen

b)

apatis

c)

delirium

d)

composmentis

e)

coma

14.

An. J usia 8 tahun dibawa ke IGD dengan tidak sadarkan diri. Pasien memiliki riwayat diabetes juvenile dan jarang kontrol. Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan data pasien membuka mata saat dicubit, pasien tidak memberi respon suara, dan saat diberi nyeri pasien membelokkan pergelangan tangan kearah tubuh. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan nilai GCS!

a)

7

b)

13

c)

10

d)

15

e)

6

15.

An. J usia 8 tahun dibawa ke IGD dengan tidak sadarkan diri. Pasien memiliki riwayat diabetes juvenile dan jarang kontrol. Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan data pasien membuka mata saat dicubit, pasien tidak memberi respon suara, dan saat diberi nyeri pasien membelokkan pergelangan tangan kearah tubuh. Berdasarkan kasus tersebut, tentukan tingkat kesadaran pasien!

a)

somnolen

b)

apatis

c)

delirium

d)

composmentis

e)

stupor

16.

Keadaan kesadaran yang segan untuk berhubungan dengan sekitarnya, sikapnya acuh tak acuh disebut …

a)

apatis

b)

somnolen

c)

delirium

d)

composmentis

e)

stupor

17.

Penurunan kesadaran yang ditandai dengan gelisah, disorientasi (orang, tempat, waktu), memberontak, berteriak-teriak, berhalusinasi, kadang berhayal disebut …

a)

apatis

b)

delirium

c)

somnolen

d)

composmentis

e)

stupor

18.

Keadaan seperti tertidur lelap, tetapi ada respon terhadap nyeri disebut …

a)

apatis

b)

delirium

c)

stupor

d)

composmentis

e)

somnolen

19.

Suatu keadaan tidak bisa dibangunkan, tidak ada respon terhadap rangsangan apapun (tidak ada respon kornea maupun reflek muntah, mungkin juga tidak ada respon pupil terhadap cahaya) disebut …

a)

apatis

b)

delirium

c)

coma

d)

somnolen

e)

composmentis

20.

Berikut adalah tanda-tanda kehilangan kesadaran, kecuali …

a)

gelisah

b)

disorientasi

c)

letargi

d)

lemah

e)

composmentis