NEW
Font size
WorksheetsUTS Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Berdasarkan tokoh-tokoh di bawah ini, mana yang bukan penganut aliran teori kognitivisme
David Ausubel
Jerome Bruner
Abraham Harold Maslow
Robert M. Gagne
Salah satu model pengembangan kognitif Piaget
tingkatan interaksi – tingkatan struktural – tingkatan sosial budaya
fisiologis – rasa aman – sosialisasi – penghargaan – aktualisasi
enaktif – ikonik – simbolis
kematangan – pengalaman – transmisi sosial – ekuilibrasi
Karakteristik perkembangan kognitif dibagi berdasarkan 4 tahapan, kecuali
Tahap Sensori Motorik
Tahap Pra-operasional
Tahap Operasional Motorik
Tahap Oprasional Konkrit
Karakteristik pada Tahap Pra-operasional
Cara berpikir anak bersifat egosentris
Aktifitas pengalaman didasarkan terutama pada pengalaman pancaindra
Anak memahami segala sesuatu sesuai yang tampak jelas saja atau sebagaimana kenyataan yang mereka alami
Anak mulai belajar mengenai objek-objek konkrit melalui skema-skema sensori-motor nya
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak yang termasuk faktor internal
Keluarga
Gen
Sekolah
Teman
Manusia lahir sudah membawa potensi-potensi tertentu yang tidak dapat dipengaruhi oleh lingkungan merupakan pernyataan dari
Arthur Schopenhauer
Jean Piaget
Lev Vigotsky
Munsinger Gardens
Mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan untuk berbuat lebih giat dan lebih baik lagi merupakan faktor
Kematangan
Pembentukan
Minat dan bakat
Kebebasan
Metode perkembangan kognitif anak usia dini dimana anak melakukan kegiatan secara mandiri melalui percobaan dengan mengamati secara langsung merupakan metode
eksperimen
bercerita
bermain
karyawisata
Metode perkembangan kognitif anak usia dini dimana anak menggunakan seluruh pancaindra nya untuk mengamati alam sekitarnya secara langsung adalah metode
eksperimen
bercerita
bermain
karyawisata
Teori perkembangan kognitif Jean Piaget memiliki tahapan-tahapan. Tahapan di usia 0-2 tahun merupakan tahapan
Sensorimotor
Praoperasional
Operasional konkret
Operasional formal
Terdapat 6 tahap perkembangan kogntf selama tiga tahun pertama (masa bayi), kecuali
Refleks sederhana
Reaksi sirkuler komplementer
Reaksi sirkuler primer
Reaksi sirkuler tersier
Pada sub-tahap kedua : kebiasaan pertama dan reaksi srikuler primer (usia 1-4 bulan)
Bayi mulai mencoba perilaku baru untuk melihat apa yang terjadi, seperti berjalan
Bayi memikirkan peristiwa-peristiwa konkret tanpa secara langsung melakukan atau melihatnya
Bayi mulai belajar untuk mengulangi perilaku-perilaku yang menghasilkan sensasi yang menyenangkan yang pada awalnya terjadi secara spontan, seperti menghisap jari
Bayi berusaha memainkan mainannya hanya untuk mendengarkan bunyi mainan tersebut
Pada sub-tahap keenam : internalisasi skema (18 bulan – 24 bulan)
Bayi mulai mencoba perilaku baru untuk melihat apa yang terjadi, seperti berjalan
Bayi memikirkan peristiwa-peristiwa konkret tanpa secara langsung melakukan atau melihatnya
Bayi mulai belajar untuk mengulangi perilaku-perilaku yang menghasilkan sensasi yang menyenangkan yang pada awalnya terjadi secara spontan, seperti menghisap jari
Bayi berusaha memainkan mainannya hanya untuk mendengarkan bunyi mainan tersebut
Pada sub-tahap kelima : reaksi srikuler tersier (12-18 bulan)
Bayi mulai mencoba perilaku baru untuk melihat apa yang terjadi, seperti berjalan
Bayi memikirkan peristiwa-peristiwa konkret tanpa secara langsung melakukan atau melihatnya
Bayi mulai belajar untuk mengulangi perilaku-perilaku yang menghasilkan sensasi yang menyenangkan yang pada awalnya terjadi secara spontan, seperti menghisap jari
Bayi berusaha memainkan mainannya hanya untuk mendengarkan bunyi mainan tersebut
Pada sub-tahap ketiga : Reaksi srikuler primer (umur 4-8 bulan)
Bayi mulai mencoba perilaku baru untuk melihat apa yang terjadi, seperti berjalan
Bayi memikirkan peristiwa-peristiwa konkret tanpa secara langsung melakukan atau melihatnya
Bayi mulai belajar untuk mengulangi perilaku-perilaku yang menghasilkan sensasi yang menyenangkan yang pada awalnya terjadi secara spontan, seperti menghisap jari
Bayi berusaha memainkan mainannya hanya untuk mendengarkan bunyi mainan tersebut
Menurut Piaget setidaknya ada empat kemampuan dasar yang perlu dirangsang pada anak pra sekolah, kecuali
kemampuan intervensi
kemampuan transformasi
kemampuan reversibility
kemampuan klasifikasi
Anak diajak untuk melakukan pengelompokkan berdasarkan jenis, bentuk, warna, dan ukuran. Kemampuan dasar ini merupakan
kemampuan intervensi
kemampuan transformasi
kemampuan reversibility
kemampuan klasifikasi
Pembelajaran terjadi apabila anak-anak bekerja atau belajar menangani tugas-tugas yang belum dipelajari namun tugas-tugas itu masih berada dalam jangkauan kemampuannya, atau tugas-tugas itu berada dalam zone of proximal development. Teori ini dicetuskan oleh
Arthur Schopenhauer
Jean Piaget
Lev Vigotsky
Munsinger Gardens
Teori yang menyatakan bahwa perlunya memberikan sejumlah bantuan kepada seorang manusia/anak selama tahap awal pembelajaran. Ini merupakan teori
Scaffolding
Zone of Proximal Development
Bahasa dan Pikiran
Asimilasi
Makna dari kognitif adalah
kemampuan mencari keingintahuan yang besar dan selalu terdorong untuk berkembang
kemampuan menilai, mempertimbangkan dan menghubungkan suatu peristiwa satu dengan yang lain
kemampuan untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya
kemampuan yang berhubungan dengan perasaan atau emosi
