Font size
WorksheetsUTS Regulasi Kemasan
Total questions: 100
Worksheet time: 1hrs 15mins
Salah satu tujuan utama pengemasan adalah Protection, yaitu?
Protection (pewadahan); tergantung pada sifat dan bentuk bahan yang dikemas.
Protection (perlindungan); mencegah kerusakan mekanis selama proses penyimpanan dan distribusi.
Protection (ekonomis); lebih efisien dalam pengangkutan, distribusi dan penyimpanan.
Salah semua
Berdasarkan UU nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, kemasan pangan adalah
Kemasan Pangan adalah bahan yang digunakan untuk mewadahi dan/ atau membungkus pangan, baik yang bersentuhan langsung dengan pangan maupun tidak.
Kedua jawaban benar
Bahan yang digunakan untuk mewadahi dan/atau membungkus pangan baik yang bersentuhan langsung dengan pangan maupun tidak, yang dapat berupa plastik, selofan, kertas, karton, karet, elastomer, logam, dll
Kedua jawaban salah
Kelebihan kemasan plastik adalah?
Berat
Mahal
Fleksibel
Mudah robek
penyebab dari kerusakan bahan pangan yang dikemas adalah.....
perubahan fisik dan biokimia
kerusakan mekanis dan perubahan kadar air
perubahan kimia dan mikrobiologi serta interaksi dengan oksigen
A, B, dan C benar
di bawah ini merupakan jenis Poli etilena. kecuali
LDPE
HDPE
MDPE
NDPE
Kemasan yang fleksibel sebelum ditemukannya plastik dan alumunium foil merupakan kemasan....
Kertas
Kaca
Kayu
Plastik
Berikut ini yang merupakan syarat labeling adalah... kecuali
Tidak mudah lepas dari kemasannya
Tidak mudah luntur atau rusak
Terletak pada bagian kemasan pangan yang mudah untuk dilihat dan dibaca
Keterangan yang dicantumkan menyesatkan
Menurut Peraturan BPPOM tNo 31 Tahun 2018 tentang pelabelan, yang wajib ada pada label adalah...
Merek dagang, Cara pemakaian, ijin edar, komposisi
Merek dagang, masa berlaku, kode produksi, komposisi
Komposisi, Informasi produsen, masa berlaku, cara penyimpanan
Nilai gizi, kode produksi, anjuran membuang sampah
Komposisi, nilai gizi, cara penyajian, petunjuk penyimpanan
Pada suatu produk snack ringan, dimana produk tersebut akan didistribusikan ke seluruh wilayah Jawa. Untuk menjaga mutu produk tersebut diperlukan kemasan yang baik. Cara pengemasan yang paling tepat adalah ...
Pengemasan primer dengan plastik berlabel
Pengemasan primer, pengemasan tersier
Pengemasan primer, pengemasan sekunder dengan kardus
Pengemasan dengan karton dan kayu
Berikut ini adalah kelebihan menggunakan kemasan plastik yang paling tepat adalah ...
Harga relatif murah, dapat dibentuk
Biaya transportasi murah, agak susah didapatkan
Harga relatif murah, bentuk tidak disukai konsumen
Biaya transportasi mahal. mudah dibentuk
Jenis kemasan plastik dari termoplastik adalah...
Melamike Formaldehyde
Phenolformadehyde
Acrylin
PE,PP
PVC, Acrylin
Perhatikan ciri-ciri plastik dibawah ini !
1. kuat tarik tinggi dan tidak mudah sobek
2. permeabilitas uap air dan gas sangat tinggi
3. memiliki titik lebur rendah (80oC)
4. dapat diwarnai
merupakan sifat umum dari
PVC
PP
PS
PE
Kemasan yang sesuai untuk bahan pangan berupa makanan beku, farmasi, bahan higroskopis adalah...
Plastik PE
Karton
Aluminium foil
Gelas
Mengemas makanan adalah hal yang wajib dilakukan oleh produsen makanan. Fungsi kemasan pada era zaman sekarang sudah bergeser ke fungsi tambahan. Fungsi tambahan tersebut adalah ...
Melindungi dan mengawetkan produk
Sarana informasi dan iklan
Sebagai identitas produk
Mewadahi produk selama distribusi
Meningkatkan efesiensi
Perpindahan yang terdapat dalam kemasan ke dalam bahan makanan disebut
Difusi
Degradasi
Migrasi
Adsorbsi
Jumlah keseluruhan komponen-komponen kemasan (yang tidak diketahui secara pasti unsur -unsurnya) yang bersifat mudah bergerak (mobil) ke dalam makanan disebut
Migrasi spesifik
Migrasi non plastik
Migrasi total
Migrasi palstic
Komponen yang berpindah dari suatu kemasan kedalam produk sudah diketahui dan membahayakan bagi kesehatan manusia merupakan ciri dari
Migrasi spesifik
Migrasi non plastik
Migrasi total
Migrasi plastik
Monomer-monomer dari kemasan seperti Monomer VCM (Vinil Chloride Monomer) pada Kemasan PVC dan Monomer Stirena pada kemasan Polystirena merupakan contoh kasus
Migrasi spesifik
Migrasi non plastic
Migrasi total
Migrasi logam
Semakin tinggi suhu maka semakin ………… potensi migrasi
Rendah
Tinggi
Tidak berpengaruh
Semua jawaban salah
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menetapkan persyaratan berupa batasan migrasi untuk ftalat. Batasan migrasi yang ditetapkan oleh BPOM RI adalah
10 ppm
20 ppm
30 ppm
40 ppm
Pemilihan kemasan untuk menghindari migrasi kemasan pangan kecuali
Labeling kemasan yang sesuai dengan standar
Sesuai derajat asam basa
Suhu saat pengemasan dan penyimpanan
Kandungan bahan kimia yang dominan
Pengawasan Kemasan Pangan diatur pada
21 CFR (Code of Federal Regulations) section 175-178 tahun 1995, yang diperbaharui tahun 2008
Japanesse food sanitation law tahun 1989
Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.03.1.23.07.11.6664 tahun 2011
Malaysia Food regulation tahun 1985
Peraturan yang mengandung label kemasan pangan, kecuali
PBPOM 13 2018
UU 18 2012
PP 69 1999
PBPOM 31 2018
Berapa migrasi total yang diperbolehkan pada kemasan plastik ?
10 mg/dm2
0.1 mg/dm2
1 mg/dm2
0.01 mg/dm2
kadar kandungan timbal (Pb) yang diperbolehkan pada kemasan kertas dan karton?
0,5 mg/kg
0,3 mg/kg
3 mg/kg
5 mg/kg
Di bawah ini adalah hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kemasan produk, kecuali..
Keamanan pangan
Mudah dalam pengangkutan dan pengiriman
Ramah lingkungan
Desain yang menarik dengan cost of production tinggi
Manakah persentase tertinggi pada label kemasan pangan yang paling diperhatikan konsumen?
komposisi makanan
nama produk
waktu kadaluarsa
label halal
Berikut ini yang tidak benar tentang label produk pangan yaitu ....
Berisi keterangan mengenai pangan
Berisi keterangan promosi produk
Wajib ada pada setiap pangan terkemas
Terletak pada bagian pangan yang mudah dilihat dan dibaca
Berikut ini zat gizi yang wajib dicantumkan dalam label produk kecuali....
Protein
Serat pangan
Energi total
Lemak total
Label tidak diperlukan pada ....
Produk yang mempunyai daya simpan lama
Produk yang sudah punya BPOM/PIRT
Produk snack/makanan ringan
Produk yang langsung dibungkus di hadapan pembeli
Berdasarkan Peraturan BPOM nomor 20 tahun 2019 tentang Pangan, bahan kontak pangan terdiri atas
monolayer, multilayer, karet, kertas, kayu, logam, gasket, resin keramik, dan gelas
monolayer, multilayer, secondlayer, karet, kertas, logam, gasket, resin keramik, dan gelas
monolayer, multilayer, karet, kertas dan karton, gasket, pelapis dari resin, keramik, gelas, dan logam
semua jawaban benar
Sifat umum dari poli propilena adalah
Kekuatan tarik tinggi dan tidak mudah sobek
titik leburnya rendah (80oC)
Tahan terhadap suhu tinggi (150oC)
dapat dicetak dengan mudah
Jenis kertas yang dijadikan kemasan sabun adalah
glasin
perkamen
lilin
tyvek
Sebuah UMKM mengembangkan buah potong dalam kemasan. Jenis plastik yang tepat untuk memgemas buah segar tersebut adalah
PP
PS
PET
PVC
SNI untuk menguji migrasi total adalah
SNI 7322 : 2008
SNI 8215-2 : 2017
SNI 8424 : 2017
SNI 8218 : 2015
berdasarkan daur ulang plastik, gambar diatas adalah jenis plastik
PVC
HDPE
LDPE
PS
Air mineral berukuran galon biasanya menggunakan bahan plastik
PP
PET
PC
PS
Peraturan yang mengatur tentang label kemasan pangan olahan adalah
Peraturan BPOM nomor 31 tahun 2018
UU nomor 18 tahun 2012
PP nomor 86 tahun 2019
Permenperin nommor 24 tahun 2010
Label adalah
Informasi mengenai pangan olahan yang berbentuk tulisan, yang disertakan pada pangan olahan, dimasukan ke dalam, ditempelkan pada, atau merupakan bagian Kemasan Pangan.
setiap keterangan mengenai pangan olahan yang berbentuk gambar, tulisan, kombinasi keduanya, atau bentuk lain yang disertakan pada pangan olahan, dimasukan ke dalam, ditempelkan pada, atau merupakan bagian Kemasan Pangan.
Keterangan mengenai pangan olahan yang berbentuk gambar, yang disertakan pada pangan olahan, dimasukan ke dalam, ditempelkan pada, atau merupakan bagian Kemasan Pangan.
semuanya salah
Bobot tuntas adalah
ukuran berat olahan cair pada kemasan pangan yang dinyatakan dalam metrik
informasi mengenai jumlah pangan olahan yang terdapat di dalam kemasan atau wadah dicantumkan dalam satuan metrik.
ukuran berat untuk pangan olahan padat yang menggunakan medium cair dihitung dengan cara pengurangan berat bersih dengan berat medium cair
ukuran berat untuk pangan olahan padat yang menggunakan medium semi cair dihitung dengan cara pengurangan berat bersih dengan berat medium semi cair
Berikut adalah kewajiban terteranya suatu label, kecuali
BTP
pangan olahan yang diproduksi atau pangan yang diimpor untuk diperdagangkan di dalam negeri dalam kemasan eceran dan pangan yang diolah lebih lanjut
bahan penolong
Zat pangan
Label pangan olahan memuat paling sedikit
nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat bersih, nama dan alamat perusahaan yang memproduksi atau mengimpor, halal bagi yang dipersyaratkan, keterangan kedaluarsa, nomor izin edar, asal usul bahan pangan tertentu
nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat bersih, nama dan alamat perusahaan yang memproduksi atau mengimpor, halal bagi yang dipersyaratkan, tanggal dan kode produksi, keterangan kedaluarsa, nomor izin edar, asal usul bahan pangan tertentu
nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat bersih, nama dan alamat perusahaan yang memproduksi atau mengimpor, halal bagi yang dipersyaratkan, tanggal dan kode produksi, keterangan kedaluarsa
nama produk, berat bersih, nama dan alamat perusahaan yang memproduksi atau mengimpor, halal bagi yang dipersyaratkan, tanggal dan kode produksi, keterangan kedaluarsa, nomor izin edar
Berikut adalah keterangan yang harus ada atau tercetak pada bagian yang paling mudah dilihat dan dibaca dalam 1 kali pandang adalah
nama jenis, nama dagang, isi bersih, nama/alamat pihak yang memproduksi, keterangan halal, nomor izin edar, keterangan kedaluarsa
nama jenis, nama dagang, nama/alamat pihak yang memproduksi, keterangan halal, nomor izin edar, keterangan kedaluarsa
nama jenis, nama dagang, nama/alamat pihak yang memproduksi, nomor izin edar, keterangan kedaluarsa
nama jenis, nama dagang, isi bersih, nama/alamat pihak yang memproduksi, keterangan halal, nomor izin edar, keterangan kedaluarsa, 2D barcode
Nama Produk terdiri atas
Nama dagang dan nama jenis
Merk dan nama jenis
A dan B salah
A dan B benar
Apabila permukaan label kurang dari atau sama dengan 10cm2, maka keterangan label minimal memuat
nama produk, tanggal kedaluarsa, nomor izin edar, berta bersih
nama produk, tanggal kedaluarsa, nomor izin edar
nama produk, tanggal kedaluarsa, nomor izin edar, informasi nilai gizi
nama produk, tanggal kedaluarsa, nomor izin edar, kode produksi
berikut hal yang harus diperhatikan dalam menentukan nama jenis pangan olahan, kecuali
penggunaan nama jenis harus sesuai SNI
untuk minuman beralkohol harus mencantumkan "Minuman Beralkohol Golongan...."
Karakteristik spesifik dari pangan olahan meliputi pengertian dan karakteristik dasar yang tidak menunjukkan sifat dan/atau keadaan yang sebenarnya
Dalam hal nama jenis pangan olahan belum ditetapkan dalam kategori pangan, penggunaan nama jenis pangan olahan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Kepala Badan POM
Gambar apple pada suatu kemasan dapat dikatakan sebagai
nama jenis
nama produk
nama dagang
nama kemasan
Berikut adalah contoh pencantuman daftar bahan yang digunakan, kecuali
Daftar Bahan : Air, tomat, kacang merah, seledri, jagung, bawang putih, gula, dan garam.
Komposisi : Air, tomat, kacang merah, seledri, jagung, bawang putih, gula, lada, dan garam.
Daftar Bahan yang Digunakan : Air, tomat, kacang merah, seledri, jagung, bawang putih, gula, lada, dan garam.
Bahan-bahan: Air, tomat, kacang merah, seledri, jagung, bawang putih, gula, lada, dan garam.
Berikut adalah ketentuan dalam pencantuman daftar bahan yang digunakan, kecuali
Bahan penolong yang digunakan dalam proses produksi pangan olahan tidak perlu dicantumkan dalam daftar bahan
Pencantuman ‘dengan … (diikuti jenis dan/atau golongan BTP)’ pada pangan olahan tidak diperbolehkan.
Pencantuman daftar bahan yang digunakan harus didahului dengan tulisan “daftar bahan”, “bahan yang digunakan”, “bahan-bahan”, atau “komposisi”.
Air yang merupakan bagian dari kandungan bahan yang digunakan dicantumkan dalam daftar bahan yang digunakan
tata cara pencantuman kadar alkohol pada kemasan pangan olahan sebagai berikut
Dicantumkan pada bagian yang mudah dilihat dan dibaca
Pangan olahan yang ditambahkan alkohol wajib mencantumkan persentase kadar alkohol
Pencantuman kadar alkohol ditulis pada daftar bahan yang digunakan setelah pencantuman bahan yang mengandung alkohol tersebut.
Semua benar
Keterangan mengenai BTP yang ditambahkan pada pangan olahan harus dicantumkan dalam daftar bahan, meliputi
nama golongan BTP
BTP golongan pewarna mencantumkan nomor indeks pewarna
A dan B salah
A dan B benar
Cara pencantuman 2 bahan yang memiliki BTP ikutan yang sama adalah sebagai berikut
Daftar bahan : air, gula (mengandung pengawet belerang dioksida), kakao bubuk, krimer nabati, susu bubuk, sirup glukosa (mengandung pengawet belerang dioksida)
A dan C salah
Daftar bahan : air, gula, kakao bubuk, krimer nabati, susu bubuk, sirup glukosa. Gula dan sirup glukosa mengandung pengawet belerang dioksida
A dan C benar
Suatu produk dengan komposisi bahan sebagai berikut:
mengandung (secara berurutan): susu sapi segar, air, gula susu skim bubuk lemak susu, penstabil nabati, perisa sintetik, antioksidan di-L tokoferol, vitamin A, B1, B2.
sebagai informasi tambahan bahwa vitamin A mengandung antioksidan di-L tokoferol
Bagaimanakah cara penulisan komposisi yang benar?
Daftar Bahan : susu sapi segar, air, gula susu skim bubuk lemak susu, penstabil nabati, perisa sintetik, antioksidan di-L tokoferol, vitamin A (mengandung antioksidan di-L tokoferol), B1, B2.
Daftar Bahan yang Digunakan : susu sapi segar, air, gula susu skim bubuk lemak susu, penstabil nabati, perisa sintetik, antioksidan di-L tokoferol, vitamin A (mengandung antioksidan di-L tokoferol), B1, B2.
Daftar Bahan yang Digunakan : susu sapi segar, air, gula susu skim bubuk lemak susu, penstabil nabati, perisa sintetik, antioksidan di-L tokoferol, vitamin A, B1, B2.
Semua salah
BTP pemanis alami atau buatan wajib juga dicantumkan keterangan di bawah ini, kecuali
kesetaraan kemanisan jenis pemanis terhadap gula sukrosa
untuk sediaan BTP pemanis buatan wajib mencantumkan peringatan sesuai dengan ketentuan
untuk BTP pemanis buatan dalam bentuk table top mencantumkan: tulisan "Untuk penderita diabetes” dan/atau “orang yang membutuhkan makanan berkalori rendah”.
semua benar
Berikut adalah daftar pemanis buatan dan kesetaraan kemanisan terhadap gula sukrosa, kecuali
Silitol (Xylitol) (967) kemanisan setara dengan 1 kali gula sukrosa
Aspartam kemanisan setara dengan 60-220 kali gula sukrosa
sakarin kemanisan setara dengan 300-500 kali gula sukrosa
fenil alanin kemanisan setara dengan 600 kali gula sukrosa
Syarat pencantuman BTP pewarna adalah sebagai berikut kecuali
nomor indeks (Colour Index, CI), jika jenis BTP tersebut memiliki nomor indeks;
Logo huruf M di dalam suatu lingkaran berwarna biru
tulisan “Pewarna Pangan” dengan huruf kapital berwarna hijau
tulisan “Pewarna Pangan” diletakkan di dalam kotak persegi panjang berwarna hijau
Berdasarkan gambar tersebut manakah yang merupakan nama jenis pangan olahan?
berikut adalah tata cara pencantuman keterangan tanpa BTP pada kemasan, kecuali
Keterangan tanpa BTP dapat dicantumkan jika pada produk akhir pangan olahan tidak mengandung jenis BTP tersebut
label dapat dicantumkan keterangan tanpa BTP, meliputi BTP pemanis buatan, pengawet, pewarna sintetik, antioksidan, dan/atau penguat rasa
Keterangan tanpa BTP dicantumkan setelah daftar bahan yang digunakan.
Keterangan tanpa BTP boleh ditonjolkan sebagai peringatan.
Berikut adalah contoh pencantuman tanpa BTP yang keliru
Komposisi : Air, Gula, Teh, Perisa Sintetik, Pengatur keasaman (asam fosfat), Antioksidan (asam askorbat), dan pemanis alami glikosida steviol (stevia). Tanpa Pengawet
KOMPOSISI: AIR, GULA, TEH, PERISA SINTETIK, PENGATUR KEASAMAN (ASAM FOSFAT), ANTIOKSIDAN (ASAM ASKORBAT). TANPA PENGAWET
Komposisi : Air, Gula, Teh, Perisa Sintetik, Pengatur keasaman (asam fosfat), Antioksidan (asam askorbat), dan pemanis alami glikosida steviol (stevia). Tanpa Pengawet
KOMPOSISI: AIR, GULA, TEH, PERISA SINTETIK, PENGATUR KEASAMAN (ASAM FOSFAT), ANTIOKSIDAN (ASAM ASKORBAT). TANPA PEMANIS BUATAN
Keterangan tanpa BTP pada label meliputi, kecuali
Tanpa pemanis buatan
tanpa pemanis
tanpa pewarna sintetik
tanpa penguat rasa
Contoh pencantuman bobot tuntas pada pangan olahan sarden adalah sebagai berikut
Sarden
Berat bersih 60g
Bobot tuntas 60g
Sarden
Berat bersih 155g
Bobot tuntas 95g
Sarden
Berat bersih 120g
Bobot tuntas 60l
Sarden
Berat bersih 120l
Bobot tuntas 60l
syarat pencantuman nama dan alamat perusahaan yang memproduksi produk dalam negeri sebagai berikut:
Alamat yang dicantumkan paling sedikit meliputi nama kota, kode pos, dan Indonesia
alam hal alamat tidak terdaftar pada direktori kota atau buku telepon, pihak yang memproduksi harus mencantumkan alamat secara jelas dan lengkap
semua jawaban benar
Dalam hal produk dalam negeri yang sama diekspor ke negara lain, maka pada label dapat dicantumkan tulisan “Diimpor oleh/imported by: ...”
Peraturan yang mengatur tentang penggunaan logo tara pangan dan kode daur ulang pada kemasan plastik adalah sebagi berikut
BPOM no 20 Tahun 2019
PP no 86 tahun 2019
Permenperin No 24/M-IND/PER/2/2010
PermenLH no 14 tahun 2013
SNI yang mengatur tentang plastik PE untuk mengemas adalah sebagai berikut
SNI 19-2946-1992
SNI 19-4377-1996
SNI 7323 : 2008
SNI 7322 : 2008
untuk mengemas Daging ayam sebaiknya menggunakan kemasan jenis plastik
PET forms dan PS Forms
Transparent PS dan PS thermoforming
PS Forms dan PS thermoforming
PP Forms dan PS thermoforming
Es krim sebaiknya dikemas menggunakan plastik kemasan jenis
PS Forms
PS thermoforming
PET Forms
PP forms
berikut ini adalah keterangan label yang harus tercantum pada kemassan obat tradisional, kecuali
Nama produk, nama dan alamat produsen, tanggal kedaluarsa, kode produksi, bentuk sedian, berat bersih, komposisi, logo, klaim khasiat, aturan pakai, kontraindikasi, peringatan, 2d barcode, cara penyimpanan, informasi khusus, informasi nilai gizi
Nama produk, nama dan alamat produsen, tanggal kedaluarsa, kode produksi, bentuk sedian, berat bersih, komposisi, logo, klaim khasiat, aturan pakai, kontraindikasi, peringatan, 2d barcode, cara penyimpanan, informasi khusus, bahan tambahan
Nama produk, nama dan alamat produsen, tanggal kedaluarsa, kode produksi, bentuk sedian, berat bersih, komposisi, logo, klaim khasiat, aturan pakai, kontraindikasi, peringatan, 2d barcode, cara penyimpanan, informasi khusus
Nama produk, nama dan alamat produsen, tanggal kedaluarsa, kode produksi, bentuk sedian, berat bersih, komposisi, logo, klaim khasiat, aturan pakai, kontraindikasi, peringatan, 2d barcode, cara penyimpanan, informasi khusus, informasi nilai gizi, bahan tambahan
berdasarkan Peraturan Kepala BPOM RI nomor : HK.00.05.41.1384, obat Tradisional adalah
Sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan bahan bakunya telah di standarisasi
Bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman
Sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan uji klinik, bahan baku dan produk jadinya telah di standarisasi
Hasil ekstraksi simplisia yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan.
Berdasarkan cara pembuatan dan jenis klaim, obat bahan alam indonesia dikelompokkan menjadi 3 yaitu
Jamu, obat tradisional, obat herbal kontrak
Jamu, obat herbal terstandar, fitofarmaka
fitofarmaka, obat tradisional kontrak, jamu
obat herbal terstandar, obat tradisional lisensi, obat tradisional kontrak
cara pencantuman logo jamu yang benar adalah sebagai berikut, kecuali
Logo jamu pada obat tradisional adalah gambar ranting didalam lingkaran
Tulisan jamu harus dicetak dengan jelas dan berada pada posisi bawah logo jamu
Logo jamu dicetak dengan warna hijau dan memiliki warna dasar putih
Ditempatkan atau diletakan pada bagian tengah pada kemasan depan.
Obat Herbal Terstandar adalah....
obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji klinik dan bahan bakunya telah di standarisasi
obat bahan alam yang belum dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan bahan bakunya telah di standarisasi
obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan bahan bakunya telah di standarisasi
obat bahan alam yang belum dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji klinik dan bahan bakunya belum di standarisasi
obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan uji klinik
Logo fitofarmaka adalah...
Logo obat herbal terstandar adalah...
Logo jamu adalah....
Bentuk sediaan yang tidak boleh dibuat industri obat tradisional adalah
Pil, kapsul, serbuk
solotio, pulvis, linimen
suppositoria, tetes mata, parenteral
param, pulveres, tablet
termasuk jenis obat tradisional apakah produk berikut ?
Obat Bebas
Jamu
Obat Herbal Terstandar
Obat Tidur
obat tradisional yang termasuk dalam bentuk sediaan obat luar adalah :
Pastiles
Kaplet
Koyo / Plester
Serbuk
manakah dibawah ini yang termasuk dalam tujuan dan klaim yang di bolehkan pada produk Obat dan Tradisional
menyembuhkan diare
menyembukan batuk
mengobati sakit kepala
membantu menjaga Daya Tahan Tubuh
Klaim khasiat dan keamanannya harus dibuktikan secara pra klinik dan klinik. merupakan persyaratan jenis obat tradisional ?
Jamu
Fitofarmaka
Obat Herbal Terstandar
Obat Keras
Berikut ini yang bukan merupakan penggolongan Obat Tradisional adalah
Obat Tradisional
Obat Herbal Terstandar
Fitofarmaka
Obat Herbal Terbatas
obat tradisional yang termasuk dalam bentuk sediaan obat luar adalah :
Pastiles
Kaplet
Koyo / Plester
Serbuk
yang tidak termasuk dalam bentuk sediaan obat dalam pada produk obat tradisional adalah
Parem
Rajangan
Kapsul
Tablet Hisap
Lihat gambar diatas, jenis apakah itu ?
Obat Bebas Terbatas
Obat Herbal terstandar
Obat Bebas
Obat keras
Pengertian pangan olahan yang tepat adalah …
makanan atau minuman hasil proses dengan cara metode tertentu
makanan atau minuman hasil proses dengan metode bahan pangan
makanan atau minuman hasil proses tanpa bahan tambahan pangan.
makanan atau minuman hasil proses dengan cara metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan pangan.
Cara Mengecek Izin Edar Pangan Olahan dapat melalui aplikasi BPOM yaitu...
klubpompi
cekbpom.pom.go.id
bpom mobile
e-sertifikasi
PETE/PET atau plastik yang biasa dipakai untuk botol air mineral merupakan
Pilihan terbaik untuk bahan plastik penyimpan makanan
Plastik sekali pakai
Plastik berbahaya/sulit di daur ulang
Semua benar
Pemilihan kemasan untuk menghindari migrasi kemasan pangan kecuali
Labeling kemasan yang sesuai dengan standar
Sesuai derajat asam basa
Suhu saat pengemasan dan penyimpanan
Kandungan bahan kimia yang dominan
Faktor-faktor yang mempengaruhi proses migrasi, kecuali
jenis dan konsentrasi bahan kimia yang terkandung dalam kemasan
sifat alamiah pangan atau pilihan larutan simulan pangan disertai kondisi saat terjadi kontak (suhu dan lama kontak)
ketebalan kemasan
Sifat ekstrinsik kemasan
Apa yang dimaksud dengan ING (Informasi Nilai Gizi)?
ING berisi informasi harga jual produk pangan olahan
ING adalah daftar kandungan zat Gizi dan non Gizi pada produk Pangan Olahan
ING berisi informasi halal
Benar semua
Kemasan plastik yang biasa digunakan untuk AMDK adalah ...
polyvinyl chloride
Polystyrene
polipropilen
Akrilonitrit
kadar kandungan timbal (Pb) yang diperbolehkan pada kemasan kertas dan karton?
0,5 mg/kg
0,3 mg/kg
3 mg/kg
5 mg/kg
Bahan tambahan pangan adalah bahan yang ........, kecuali
ditambahkan secara sengaja pada makanan
ditambahkan pada makanan dalam jumlah kecil
ditambahkan pada makanan dalam jumlah besar
ditambahkan pada makanan untuk memperbaiki kualitas
Fitofarmaka memenuhi kriteria :
a. aman sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah/ praklinik (pada hewan) dan klinik (pada manusia).
b. telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang digunakan dalam produk jadi.
c. klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah/ praklinik (pada hewan percobaan).
d. Jenis klaim penggunaan sesuai dengan tingkat pembuktian medium dan tinggi.
Uji yang harus dilakukan pada obat Fitofarmaka adalah
Uji ketahanan obat
Uji Klinik dan Uji Praklinik
Uji Khasiat Obat
Uji kemasan
sediaan padat obat tradisional berupa lempengan pipih umumnya berbentuk segi empat; bahan bakunya berupa campuran serbuk simplisia, sediaan galenik, atau campuran keduanya.
Pilis
Pastiles
Jenang
Parem
jamu harus memenuhi kriteria sebagai berikut, kecuali
Aman sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan;
Klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah
Memenuhi persyaratan mutu yang berlaku
Jenis klaim penggunaan sesuai dengan jenis pembuktian tradisional
Sediaan yang dibuat dari bahan baku dari hewan atau tumbuh-tumbuhan yang disari di sebut
Sediaan farmasi
Sediaan solid
Sediaan semi solid
Sediaan galenik
Yang dimaksud dengan Halal, kecuali ?
Halal secara zatnya
Halal cara prosesnya
Halal cara penyembelihannya
Yang memasak harus muslim
bentuk sediaan yang di larang pada produk Obat Tradisional yaitu :
tetes mata
kapsul
cairan obat dalam
pil
Jenis Izin Edar Pangan Olahan adalah sebagai berikut, kecuali ?
POM MD
POM ML
PIRT
POM DM
