wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BIRU

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Sediaan larutan adalah sediaan …. Yang mengandung satu atau …. Zat kimia yang …

lengkapi pengertian diatas sesuai dengan farmakope!

a)

Air, dua, homogen

b)

Cair, lebih, homogen

c)

Cair, dua, terlaurut

d)

Air, dua, terlarut

e)

Cair, lebih, terlarut

2.

Agar larutan oral tetap jernih dan tidak mengendap, diperlukan...

a)

Pengandukan kuat sebelum diminum

b)

Pemilihan pelarut dan kosolven yang tepat

c)

Penambahan zat pewarna

d)

penyaringan

e)

Pemanasan suhu tinggi

3.

Salah satu fungsi gliserin dalam larutan topikal adalah...

a)

Sebagai Pemanis

b)

Sebagai humektan untuk menjaga kelembapan

c)

Sebagai pengawet alami

d)

Sebagai zat pewarna

e)

Sebagai pegental

4.

Larutan topikal dengan kandungan etanol tinggi cenderung...

a)

Cepat mengering dan memberi sesnsasi dingin

b)

Tidak dapat menyebar dengan baik

c)

Sanggat kental dan lengket

d)

Sulit larut dalam air

e)

iritan

5.

Dalam pembuatan larutan topikal yang mengandung zat mudah menguap, langkah penting yang harus dilakukan adalah...

a)

Menguapkan pelarut sebelum pengemasan

b)

Mengemaskan dalam wadah tertutup rapat

c)

Menggunakan wadah terbuka rapat agar cepat kering

d)

Memanaskan untuk mensterilkan

e)

Semua jawaban benar

6.

Larutan parasetamol oral umumnya dipilih untuk pasien anak dibandingkan tablet karena alasan utama berikut, KECUALI:

a)

Memudahkan pemberian pada pasien yang sulit menelan

b)

Memudahkan penyesuaian dosis obat berdasakan berat badan

c)

Formulasi dengan rasa yang lebih dapat diterima anak-anak

d)

Memberikan onset kerja yang lebih lambat daripada tablet

e)

Memberikan onset kerja yang cepat daripada tablet

7.

Gentian violet dalam bentuk larutan topikal paling tepat digunakan pada kondisi berikut

a)

Profilaksis infeksi saluran kemih

b)

Desinfektan tangan petugas kesehatan di rumah sakit

c)

Terapi tambahan kandidiasis oral (sariawan) di mukosa mulut

d)

Terapi sistemik infeksi bakteri gram negatif

e)

Antiseptik spektrum luas untuk luka oprasi dalam

8.

Seorang apoteker ingin membuat larutan paracetamol 120 mg/5 mL. Jika ia memiliki paracetamol murni dan ingin menyiapkan 100 mL larutan, berapa mg paracetamol yang dibutuhkan?

a)

240 mg

b)

120 mg

c)

600 mg

d)

2400 mg

e)

1400 mg

9.

Dalam formulasi larutan oral paracetamol, penambahan bahan pengawet seperti natrium benzoat terutama ditujukan untuk

a)

Meningkatkan kelarutan paracetamol dalam air

b)

Mengurangi rasa pahit paracetamol

c)

Mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam sediaan

d)

Mempercepat absorbsi paracetamol di usus

e)

Memperkuat perasa dalam sediaan

10.

Larutan yang mengandung lebih dari satu pelarut untuk meningkatkan kelarutan disebut

a)

Larutan jenuh

b)

Kosolven

c)

Suspensi

d)

Emulsi

e)

Semua jawaban benar

11.

Seorang pasien anak 10 kg diresepkan paracetamol 10 mg/kgBB per dosis dalam bentuk larutan 120 mg/5 mL. Berapa mL larutan yang harus diberikan setiap dosis?

a)

5 mL

b)

4 mL

c)

2 mL

d)

3 mL

e)

1 mL

12.

Bahan dinyatakan AGAK SUKAR LARUT apabila jumlah pelarut yang dipakai sejumlah

a)

1-10 bagian dari solute

b)

10-30 bagian dari solute

c)

30-100 bagian dari solute

d)

100-1000 bagian dari soluet

e)

1000-10,000 bagian dari soluet

13.

Berikut ini yang tidak termaksuk faktof yang mempengaruhi kelarutan suatu partikel adalah

a)

Ukuran

b)

pH

c)

Penampilan

d)

Pengadukan

e)

Suhu

14.

Berdasarkan Perka BPOM, apa saja yang WAJIB dicantumkan di label (Etiket) pada botol situp:

a)

Nama obat, Bentuk sediaan, Indikasi, Kontraindikasi

b)

Nama obat, Bentuk Sediaan, Indikasi, Efek samping

c)

Nama obat, Bentuk Sediaan, Batas kadaluarsa, Besar kemasan

d)

Nama obat, Bentuk Sediaan, Batas kadaluarsa, Peringatan

e)

Nama obat, Bentuk Sediaan, Batas kadaluarsa, PT pembuat

15.

Pelarut utama dalam larutan oral adalah

a)

Gliserol

b)

Propilen glikol

c)

Aquadest

d)

Air

e)

Ethanol

16.

Pada tanggal 1 Januari 2026, seorang apoteker R&D di Makassar, PT….(kode pabrik Ke 101), mengembangkan obat generik untuk mengatasi demam ringan akibat efek samping infeksi saluran pernapasan atas pada anak. Formulasi larutan oral paracetamol dibuat dengan konsentrasi 250 mg/ 5mL paracetamol dalam 60 mL kemasan botol 60 mL.

Bahan aktif paracetamol bubuk murni. dilarutkan dalam vehicle sirup sederhana stabil (pH 4,5–5,5), dilengkapi pengawet metilparaben 0,1% dan propilparaben 0,02%, gula sakarosa sebagai pemanis, serta pewarna karamel. Sediaan ini merupakan kekuatan pertama dan kemasan pertama, disetujui dengan nomor urut 012 oleh Badan POM. Proses manufaktur aseptik meliputi penimbangan presisi, disolusi homogen pada suhu ruangan, pengisian ke botol HDPE amber, dan pengujian awal (klaritas, pH, assay >98%).

Manakah dibawah ini yang merupakan NOMOR REGISTRASI yang benar dari sediaan tersebut:

a)

DBL2610101237A1

b)

GBL2610101237A1

c)

GBL2610101237A2

d)

DBL2610101237A1

e)

GBL2610101237B1

17.

Larutan dikatakan stabil secara fisik apabila

a)

Warna, bau, dan kejernihan tidak berubah selama penyimpanan

b)

Volume larutan tetap konstant

c)

Sedikit endapan masi dapat diterima

d)

Disimpan dalam wadah berwarna

e)

Semua jawaban benar

18.

Larutan dikatakan stabil secara fisik apabila

a)

Warna, bau, dan kejernihan tidak berubah selama penyimpanan

b)

Volume larutan tetap konstant

c)

Sedikit endapan masi dapat diterima

d)

Disimpan dalam wadah berwarna

e)

Semua jawaban benar

19.

Dalam pembuatan larutan oral, air suling digunakan karena?

a)

Tidak mengandung ion yang mempercepat degradasi

b)

Mengandung oksigen untuk stabilita

c)

Lebih mudah melarutkan zat lipofilik

d)

Bersifat basa untuk menjaga pH

e)

Pelarut paling aman untuk oral

20.

Volume pelarut pada sediaan larutan dapat mempengaruhi

a)

Konsentrasi zat aktif

b)

Stabilita bahan tambahan

c)

Degradasi Bahan tambahan

d)

Konsentrasi bahan tambahan

e)

Kekurangan pelarut

21.

Pada sediaan larutan oral paracetamol, pemilihan pH formulasi yang sesuai penting karena

a)

Menghilangkan kebutuhan penggunaan pengawet

b)

Mempengaruhi kelarutan dan stabilitas kimia Paracetamol

c)

Menentukan warna larutan

d)

Mempengaruhi rasa manis sukrosa secara langsung

e)

Tidak ada pengaruhnya

22.

Gentian violet dan povidone iodine, bila digunakan bersamaan pada area kulit yang sama, berpotensi menimbulkan masalah terutama karena:

a)

Interaksi kimia menghasilkan gas beracun

b)

Penurunan total beban zat warna pada kulit

c)

Resiko iritasi kulit dan kesulitan menilai kondisi lesi

d)

Trebentuknya lapisan pelindung yang terlalu kuat sehingga tidak perlu perawatan

e)

Tidak ada pengaruhnya

23.

Berapakah etanol yang dibutuhkan untuk melarutkan Gentian violet 0,5% dalam 10 mL jika diketahui GV agak sukar larut dakam etanol

a)

0,5 mL - 1 mL

b)

1 mL - 2 mL

c)

1,5 mL - 2,5 mL

d)

2 mL - 3,5 mL

e)

1,5 mL - 5 mL

24.

Seorang apoteker menyiapkan larutan topikal Povidone Iodine (PI) 0,5% b/vb/v. Artinya, dalam setiap 100 mL larutan terdapat:

a)

5 mg PI

b)

500 mg PI

c)

0,5 mg PI

d)

50 mg PI

e)

550 mg PI

25.

Pada formulasi lanjutan sirup paracetamol untuk anak, pemilihan bahan pemanis perlu mempertimbangkan risiko karies dan penggunaan pada pasien diabetes. Bahan pemanis manakah yang PALING tepat untuk mengurangi risiko tersebut sambil mempertahankan penerimaan rasa oleh anak?

a)

Glukosa Cair

b)

Sukrosa konsentrasi tinggi

c)

Fruktosa

d)

Sorbitol

e)

Sakarin

26.

Menurut Farmakope Indonesia, suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel padat yang tidak larut, terdispersi dalam fase cair. Tujuan utama pembuatan sediaan suspensi adalah...

a)

Meningkatkan kelarutan zat aktif

b)

Mempercepat absorbsi obat

c)

Menyediakan bentuk cair untuk zat aktif yang praktis tidak larut dalam air

d)

Mengstabilkan pH larutan sediaan

e)

Semua jawaban benar

27.

Salah satu syarat suspensi yang baik adalah endapan yang terbentuk setelah didiamkan dalam waktu lama harus...

a)

Keras dan sulit terdispersi kembali

b)

Cepat mengendap

c)

Segera terdispersi kembail dengan pengocokan ringan

d)

Tidak boleh ada endapan sama sekali

e)

Tidak cepat mengendap

28.

Faktor apa yang paling signifikan mempengaruhi stabilitas fisik sediaan suspensi?

a)

Rasa dan aroma

b)

Warna sediaan

c)

Ukuran partikel terdispersi

d)

Kekuatan pengocokan

e)

Semua jawaban benar

29.

Zat yang ditambahkan ke dalam formula suspensi untuk membantu mendispersikan partikel padat dan mencegah pengendapan cepat disebut...

a)

Preservative

b)

Suspending agent

c)

Solvent

d)

Pemanis

e)

Pengental

30.

Sediaan suspensi harus memiliki label peringatan yang berbunyi...

a)

"Tidak boleh ditelan"

b)

"Simpan ditempat sejuk dan kering"

c)

"Hanya untuk Pemakaian luar"

d)

"Kocok terlebih dahulu"

e)

"Harus dengan Resep Dokter"

31.

Proses terbentuknya endapan padat, keras, dan sulit terdispersi kembali dalam suspensi disebut...

a)

Flokulasi

b)

Sedimentasi

c)

Caking

d)

Creaming

e)

Deflokulasi

32.

Tujuan penambahan bahan pembasah (wetting agent) ke dalam suspensi adalah...

a)

Mengurangi tegangan permukaan antar partikel padat dan medium pendispersi

b)

Miningkatkan viskositas sediaan

c)

Menutupi rasa tidak enak obat

d)

Mencegah pertumbuhan mikroorganisme

e)

Pembawa

33.

Metode pembuatan suspensi dari serbuk terbagi halus yang tidak dapat bercampur dengan air secara langsung disebut metode...

a)

Presipitasi

b)

Flokulasi terkontrol

c)

Dispersi (atau mekanik)

d)

Levigasi

e)

Metode stabilitas dipercepat

34.

Zat aktif antibiotik sering dibuat dalam bentuk suspensi kering (untuk dilarutkan sesaat sebelum digunakan) karena...

a)

Rasa antibiotik yang sangat pahit

b)

Tidak stabil dalam air untuk waktu yang lama

c)

Dosis yang sangat besar

d)

Lebih mudah diabsorbsi dalam bentuk kering

e)

Semuanya benar

35.

Formulasi suspensi oral harus memperhatikan aspek-aspek berikut, kecuali...

a)

Stabilitas kimia zat akif

b)

Penerimaan pasien (rasa dan aroma)

c)

Viskositas yang sesuai agar mudah dituang dan diminum

d)

Kemampuan menembus kulit

e)

Semua jawaban benar

36.

Dari Sediaan dibawah ini manakah sediaan yang paling stabil:

a)

Emulsi

b)

Suspensi

c)

Larutan

d)

Foam

e)

Krim

37.

Suspending agent sintetik yang populer digunakan dalam industri farmasi adalah...

a)

Gom Arab

b)

Veegum

c)

Derivat Selulosa

d)

Agar-agar

e)

Bentonit

38.

Hukum Stokes digunakan untuk

a)

Menghitung Viskositas cairan

b)

Menghitung Laju sedimentasi partikel dalam suspensi

c)

Menentukan Ukuran partikel

d)

Menghitung Volume sedimentasi

e)

Menghitung besar partikel rata-rata

39.

Volume terpindahkan sediaan suspensi oral harus memenuhi syarat Farmakope untuk menjamin...

a)

Keseragaman dosis yang diterima pasien

b)

Stabilitas fisik sediaan

c)

Penampilan yang menarik

d)

Kemudahan dalam pengocokan

e)

Semua jawaban benar

40.

Untuk meningkatkan penerimaan pasien terhadap suspensi oral, sering ditambahkan...

a)

Pewarna

b)

Pemanis dan perasa

c)

Pengaroma

d)

Pengawet

e)

A,B, dan C benar

41.

Batas waktu penggunaan suspensi kering yang telah dilarutkan dengan air disebut...

a)

Expired date

b)

Manufacturing date

c)

Beyon use date

d)

Shelf life

e)

A,B,dan C benar

42.

Suspensi topikal yang baik harus dapat membentuk lapisan yang...

a)

Tebal dan sulit kering

b)

Tipis, merata, dan tetap pada area yang diobati setelah pelarut menguap

c)

Sangat encer dan cepat luntur

d)

Lengket dan berminyak

e)

Semua jawaban salah

43.

Didalam suatu formula terdapat NaCMC sebanyak 0,325% (b/v). Berapa banyak NaCMC yang harus ditimbang apapibila akan dilakukan trial 2L dan 100L

a)

6,5 gram dan 325 gram

b)

65 gram dan 325 mg

c)

6,5 mg dan 325 gram

d)

6,5 mg dan 325 mg

e)

65 gram dan 325 gram

44.

Contoh sediaan Biphasic dibawah ini adalah

a)

Sirup oral

b)

Eliksir

c)

Suspensi

d)

Mouth wash

e)

Emulsi

45.

Contoh bahan yang merupakan disparse molekuler adalah

a)

Alcohol 70%

b)

Mayonaise

c)

Suspensi

d)

Santan

e)

Emulsi

46.

Manakah pernyataan dibawah ini yang benar mengenai laju sedimentasi

a)

Semakin besar ukuran partikel, maka laju sedimentasi semakin kecil

b)

Semakin tinggi viskositas sediaan, maka laju sedimentasi semakin kecil

c)

Semakin tinggi density partikel, maka semakin rendah laju sedimentasi

d)

Semakin rendah density medium pendispersi, maka semakin rendah laju sedimentasi

e)

B dan D benar

47.

Seorang pasien menerima suspensi antasid yang mengandung 200 mg Al(OH)3Al(OH)3 dan 200 mg Mg(OH)2Mg(OH)2 per 5 mL. Jika dokter meresepkan dosis 800 mg Al(OH)3Al(OH)3 dan 800 mg Mg(OH)2Mg(OH)2 per kali minum, berapa volume suspensi yang harus diminum pasien setiap dosis?

a)

10 mL

b)

20 mL

c)

30 mL

d)

40 mL

e)

50 mL

48.

Seorang anak memerlukan lotion calamine 5% untuk area kulit iritasi seluas 200 cm22. Jika 1 g lotion kira-kira menutupi 100 cm22 kulit, berapa mg calamine yang diaplikasikan untuk area tersebut?

a)

100 mg

b)

10 mg

c)

50 mg

d)

5 mg

e)

150 mg

49.

Menurut farmakope emulsi merupakan

a)

Sistem dua fase, yang terdiri dari fase minyak dan fase air yang salah satunya terdispersi dalam bentuk tetesan kecil

b)

Sistem dua fase, yang salah satu cairanya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil

c)

Sistem dua fase, yang terdiri dari fase minyak dan fase air yang tak saling bercampur dan terdispersi dalam bentuk tetesan kecil

d)

Sistem dua fase, yang tediri dari fase air dan fase minyak yang tak saling bercampur dan terdispersi dalam bentuk tetesan kecil

e)

Sistem dua fase, yang salah satunya terdispersi dalam fase yang lain dalam bentuk tetesan kecil

50.

Sediaan suspensi cefadroxil 250 mg/5 mL dibuat dalam 60 mL. Berapa lama sediaan akan habis jika diketahui pasien mengkonsumsi satu kali sehari 10 mL

a)

3 hari

b)

4 hari

c)

5 hari

d)

6 hari

e)

1 minggu

51.

Tentukan parameter sedimentasi jika diketahui selisih V0 dan V1 adalah 2 cm dan 59 cm

a)

0,94

b)

0,96

c)

0,98

d)

0,99

e)

96

52.

R/ Tween 80 60% HLB (15)
Span 80 40% HLB (4,3)
Hitunglah HLB campuran

a)

10,72

b)

10,77

c)

108

d)

11,8

e)

12

53.

Jika emulgator yang dibutuhkan untuk membuat emulsi oral adalah 5% dari bobot total sediaan 60 mL. hitunglah berapa bobot tween 80 (HLB 15) dan span 80 (4,3), HLB campuran 11

a)

1,77 dan 1,13

b)

1,87 dan 11,3

c)

1,87 dan 1,13

d)

18,7 dan 11,3

e)

18 dan 13

54.

Jika HLB campuran sediaan emulsi 12,0. berapakah presentase tween 80 dan span 80

a)

60% dan 40%

b)

61% dan 39%

c)

70% dan 30%

d)

71% dan 29%

e)

Semuanya salah

55.

Emulsi didefinisikan sebagai sediaan farmasi yang terdiri atas:

a)

Cairan homogen tanpa bahan tambahan

b)

Dua zat padat yang tidak saling bercampur

c)

Dua cairan yang tidak saling melarut, distabilkan oleh emuglator

d)

Dua cairan yang saling melarut sempurna

e)

Cairan dan gas yang distabilkan oleh surfaktan

56.

HLB merupakan singkatan dari

a)

Hydrophobic - Lipophilic Bond

b)

Hydrogen - Lipid Balance

c)

Hydrophilic - Liquid Binding

d)

Hydrophilic - Lipophilic Balance

e)

Hydrophilic - Lipophilic Base

57.

Emulsi oral parafin cair digunakan secara klinis sebagai:

a)

Analgetik

b)

Osmotik

c)

Antiinflamasi

d)

Antasida

e)

Laktasif

58.

Parafin cair dalam sediaan emulsi oral umumnya berperan sebagai:

a)

Zat aktif lipofilik

b)

Emulient

c)

Pengstabil pH

d)

zat aktif hidrofilik

e)

fase minyak

59.

Clobetasol propionat termaksuk dalam golongan

a)

Emolient

b)

Kortikosteroid poten

c)

Antibiotik topikal

d)

Antiseptik

e)

Antijamur

60.

Fungsi utama emuglator dalam emulsi adalah

a)

Menjaga pH sediaan

b)

Menghambat pertumbuhan mikroba

c)

Mengurangi ukuran partikel obat

d)

Meningkatkan rasa sediaan

e)

Menurunkan tegangan antarmuka

61.

Emulsi M/A umumnya memerlukan HLB:

a)

<5

b)

7-9

c)

1-3

d)

8-18

e)

3-6

62.

Breaking pada emulsi menunjukkan bahwa:

a)

Terjadi pemisahan fase permanen

b)

Emulsi semakin homogen

c)

Ukuran globul mengecil

d)

Emulsi masi stabil

e)

pH sediaan ideal

63.

Emulsi A/M lebih sesuai digunakan untuk

a)

Sediaan mukosa

b)

Sediaan oral

c)

Sediaan bilas

d)

Sediaan topikal yang oklusif

e)

Sediaan injeksi

64.

ada berapakah jenis pelembab pada sediaan farmasi

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

65.

Bagaimana mekanisme kerja Humektan, Emolient, dan Oklusif sebagai pelembab secara berturut-turut di bawah ini:

a)

Membuat lapisan tipis, menyerap air disekitar, dan mengisi celah sel

b)

Menyerap air disekitar, membuat lapisan tipis, dan mengisi celah sel

c)

Menyerap air disekitar, mengisi celah sel, membuat lapisan tipis

d)

Melembuatkan kulit, melembabkan sediaan, mengunci kelembapan

e)

Melembabkan sediaan, Melembabkan kulit, dan mengunci kelembapan

66.

Sudan III digunakan untuk mengidentifikasi tipe emulsi karena zat warna ini bersifat

a)

Ionik

b)

Volatil

c)

Hidrofob dan larut minyak

d)

Amfoter

e)

Hidrofilik dan larut air

67.

Faktor terpenting dalam pemilihan emulgator adalah:

a)

Warna

b)

Harga

c)

Bau

d)

Bentuk sediaan

e)

Nilai HLB

68.

Faktor terpenting dalam pemilihan emulgator adalah:

a)

Warna

b)

Harga

c)

Bau

d)

Bentuk sediaan

e)

Nilai HLB

69.

Berikut ini yang merupakan emuglator alami, kecuali

a)

Gom arab

b)

Gelatin

c)

Pektin

d)

Mono-gliserida

e)

Polisorbat

70.

Metilen biru digunakan dalam evaluasi tipe emulsi karena zat warna ini:

a)

Tidak larut pada kedua fase

b)

Bersifat volatil

c)

Larut dalam air

d)

Larut dalam minyak

e)

Bersifat netral

71.

Jika setelah penambahan Sudan III warna merah tersebar merata pada seluruh sediaan emulsi, maka tipe emulsi tersebut adalah:

a)

Suspeni

b)

Mikroemulsi

c)

Minyak dalam air

d)

Air dalam minyak

e)

Gel

72.

Jika setelah penambahan metilen biru warna biru terdistribusi merata pada emulsi, maka tipe emulsi yang terbentuk adalah:

a)

Suspensi

b)

Emulsi ganda

c)

Air dalam minyak

d)

Minyak dalam air

e)

Gel

73.

Pada praktikum, sistem emulsi yang mudah mengendap tetapi mudah terdispersi kembali setelah dikocok menunjukkan sistem:

a)

Breaking

b)

Deflokulasi

c)

Inversi fase

d)

Koalesensi

e)

Flokulasi

74.

Metode gom basah dalam pembuatan emulsi ditandai dengan

a)

Proses pemanasan fase minyak

b)

Pembuatan mucilago gom terlebih dahulu sebelum penambahan minyak

c)

pemcampuran minyak dan gom terlebih dahulu tanpa air

d)

Penggunaan emuglator sintesis saja

e)

Penambahan air terakhir setelag emulsi terbentuk

75.

Urutan yang benar pada metode gom kering adalah:

a)

Air-gom-minyak

b)

Gom-minyak-air

c)

Minyak-air-gom

d)

Gom-air-minyak

e)

Minyak-gom-air

76.

Rasio umum yang digunakan pada metode gom kering (mineral oil) adalah

a)

2:1:4

b)

1:4:2

c)

4:2:1

d)

1:2:4

e)

4:1:2

77.

Salah satu kekurangan metode gom basah adalah:

a)

Tidak dapat digunakan gom arab

b)

Emulsi primer kurang stabil jika pengadukan kurang tepat

c)

Tidak cocok untuk minyak mineral

d)

Memerlukan emuglator sintesis

e)

Sulit menghasilkan emulsi

78.

Seorang mahasiswa merancang emulsi oral parafin cair untuk pasien geriatrik. Kombinasi bahan yang PALING tepat adalah

a)

Tanpa emuglator

b)

Emulsi A/M + span dominan

c)

pH basa

d)

Viskositas sangat tinggi

e)

Emulsi M/A + Tween dominan

79.

Menurut farmakope ukuran fase terispersi pada sedian emulsi umunya berukuran

a)

0,1 - 100 mikro meter

b)

1 - 10 mili meter

c)

1 - 100 mikro meter

d)

0,1 - 100 mili meter

e)

1 - 10 mikro meter

80.

Lapisan krim yang hilang setelah dikocok menunjukkan

a)

Inversi fase

b)

Koalesensi

c)

Creaming

d)

Flokulasi irreversible

e)

Breaking

81.

Bau tengik pada emulsi disebabkan oleh

a)

Hidrolisis emuglator

b)

Creaming

c)

Perubahan pH fase air

d)

Flokulasi

e)

Oksidasi fase minyak

82.

Campuran Tween 60 (HLB 15) dan Span 60 (HLB 5) digunakan untuk mencapai HLB 10. Persentase Tween 60

a)

33%

b)

75%

c)

25%

d)

50%

e)

67%

83.

Bobot Tween 80 pada sediaan 5 mL dengan HLB campuran 11 adalah:

a)

0,12 g

b)

0,20 g

c)

0,15 g

d)

0,10 g

e)

0,18 g

84.

Pada pembuatan 200 mL emulsi tipe A/M diperlukan 10 g campuran emulgator A (HLB 4,3) dan B (HLB 8,6). Bobot emulgator yang diperlukan adalah:

a)

A (7,5 g) dan B( (3,2 g)

b)

A (6 g) dan B (4 g)

c)

A (9 g) dan B (1 g)

d)

A (8,3 g) dan B (1,6 g)

e)

A (8,5 g) dan B (1,5 g)

85.

Urutan yang benar pada pengoprasian alat Viskometer Brookfield LV adalah

a)

Sambungkan kesumber listrik - tentukan spindel dan kecepatan yang sesuai - pasang spindel - nyalakan alat - amati

b)

Sambungkan kesumber listrik - nyalakan alat - tentutkan spindel dan kecepatan yang sesuai - pasang spindel - amati

c)

Sambungkan kesumber listrik - pasang spindel - tentukan spindel dan kecepatan yang sesuai - nyalakan alat - amati

d)

Tentukan spindel dan kecepatan yang sesuai - pasang spindel - nyalakan alat - sambungkan kesumber listrik - amati

e)

Sambungkan kesumber listrik - nyalakan alat - amati -pasang spindel - tentukan spindel dan kecepatan yang sesuai -

86.

Bagaimana menentukan hasil Viskometer Brookfield LV

a)

Langsung terbaca

b)

Faktor pengali x Skala (angka pembaca)

c)

Skala (angka pembaca) x Faktor pengali

d)

Skala (angka pembaca) x ukuran spindel

e)

Faktor pengali x Ukuran spindel

87.

Pada tanggal 15 Maret 2026, tim R&D PT Univeral Pharma (kode pabrik 202, Makassar) mengembangkan obat Ibuprofen yang diberi nama Ibuprofen suspensi. Formulasi industri batch pertama pada tanggal 20 maret 2026 (10.000 botol @60 mL/botol) menggunakan gula sakarosa 50%, sorbitol 10%, Natrium Bikarbonat 2% (flokulator), CMC-Na 0,5% (suspending agent), metilparaben 0,18% + propilparaben 0,02% (pengawet), vanila esens, dan air purifikasi qs ad 100%.

Tentukan jenis obat dan Kode warna logo dari obat tersebut

a)

Obat paten berlogo Hijau

b)

Obat paten berlogo Biru

c)

Obat generik berlogo Biru

d)

Obat generik berlogo Hijau

e)

Semua jawaban benar

88.

Emulsi topikal clobetasol propionate biasanya diformulasikan dalam bentuk O/W untuk tujuan apa?

a)

Mempermudah pencucian dari kulit dan memberikan sensasi tidak terlalu berminyak

b)

Meningkatkan oklusivitas maksimal untuk retensi air kulit

c)

Mengurangi kebutuhan penggunaan emuglator dalam formula

d)

Meningkatkan rasa ketika diminum

e)

Meningkatkan abrobsi

89.

Peran utama emulgator dalam emulsi clobetasol propionate adalah

a)

Mengubah clobetasol menjadi bentuk kristal lebih besar

b)

Meningkatkan kelarutan klobetasol dalam air

c)

Menurunkan tegangan antarmuka antara fase minyak dan fase air

d)

Bertindak sebagai zat pengawet antimikroba

e)

Semua jawaban benar

90.

Salah satu keunggulan emulsi topikal clobetasol propionate dibanding salep hidrokarbon murni adalah:

a)

Selalu lebih stabil secara fisik dari pada salep hidrokarbon

b)

Tidak memerlukan emuglator atau stabilisator sama sekali

c)

Memungkinkan penyesuaian sensasi kosmetik, seperti terasa lebih ringan dan mudah menyerap

d)

Memberikan oklusivitas maksimal tanpa meningkatkan resiko iritasi

e)

Semua jawaban benar

91.

Clobetasol propionate sebagai kortikosteroid topikal kuat memiliki karakteristik farmakokinetik utama:

a)

Absorpsi kulit minimal dan tidak ada resiko sistemik

b)

Tidak dapat menembus startum korneum sama sekali

c)

Hanya bekerja bisa ditelan secara oral

d)

Dapat mengalami absorpsi sistemik signifikan bisa digunakan luas atau jangan panjang

e)

Semua jawaban salah

92.

Efek samping lokal yang paling sering dikaitkan dengan penggunaan jangka panjang clobetasol propionate topikal adalah

a)

Osteoporosis lokal pada tulang dibawah area aplikasi

b)

Perubahan warna rambut pasien

c)

Meningkatkan pertumbuhan rambut halus di kulit secara permanen

d)

Atrofil kulit, telangiektasia, dan striae

e)

Semua jawaban benar

93.

Dalam pengujian percepatan stabilitas emulsi, uji sentrifugasi digunakan untuk:

a)

Menilai seberapa cepat obat diabsorpsi melalu kulit

b)

Mempercepat pemisahan fase untuk mempresikdi kecenderungan breaking

c)

Menentukan kadar secara kuantitif

d)

Mengukur ukuran globul satu persatu secara langsung

e)

Semua jawaban benar

94.

Ciri dari sediaan dengan sistem terdeflokulasi

a)

Susunan partikel longar

b)

Mudah didispersikan kembali

c)

Lapisan atas keruh

d)

Lapisan atas jernih

e)

Tidak terbentuk lapisan

95.

Jika ingin membuat obat kumur NaCl 0,9% sebanyak 300 mL, diperlukan NaCl sebanyak...

a)

1,5 g

b)

2,7 g

c)

3,0 g

d)

5,0 g

e)

3,7

96.

Jika kelarutan suatu zat dalam air adalah 1:40, maka klasifikasinya adalah...

a)

Sangat mudah larut

b)

Mudah larut

c)

Agak sukar larut

d)

Praktis tidak larut

e)

Tidak larut

97.

Bagaimana Penentuan volume pelarut dapat mempengaruhi konsentrasi akhir obat?

a)

Volume pelarut berlebihan dapat membuat konsentrasi obat menjadi stabil

b)

Volume pelarut yang terlalu sedikit dapat membuat konsentrasi obat menjadi menurun

c)

Volume pelarut berlebihan dapat membuat konsentrasi obat menjadi lebih besar

d)

Konsentrasi obat tidak terpengaruh oleh volume pelarut

e)

Volume pelarut yang berlebihan dapat membuat konsentrasi obat menurun dan sebaliknya

98.

Jika terjadi pemisahan fase ketika kalamin dicampurkan dengan HPMC sebagai formulator apa yang akan anda lakukan

a)

Meningkatkan konsentrasi HPMC

b)

Menurunkan konsentrasi kalamin

c)

Menganti HPMC dengan suspending agent lainya

d)

Menaikan Konsentrasi kalamin

e)

Menganti kalamin dengan zat aktif lain

99.

Bagaimana konsentrasi air yang digunakan saat membuat emulsi dengan emuglator gom arab

a)

1 bagian gom arab dengan 1,5 bagian air

b)

1 bagian air dengan 1,5 bagian gom arab

c)

1 bagian gom arab dengan 2 kali bagian air

d)

1 bagian air dengan 2 kali bagian gom arab

e)

Sesuka hati saja

100.

APA MASUKAN ANDA UNTUK METODE PEMBELAJARAN KEDEPANYA PADA PRAKTIKUM LIQUID INI

4 lines