WorksheetsKUIS 2 FLUIDA DINAMIS
Total questions: 25
Worksheet time: 29mins
Sebuah pipa silinder diletakkan mendatar (lihat gambar) dan dialiri air dengan kecepatan aliran di penampang bawah yaitu 2 m/s dan di penampang atas yaitu 3 m/s. Jika tekanan di penampang bawah = 105 N/m2, maka tekanan di penampang atas adalah ….
6,00 x 10-4 N/m2
7,10 x 10-4 N/m2
8,09 x 10-4 N/m2
9,68 x 10-4 N/m2
10,01 x 10-4 N/m2
Ketika dua kertas didekatkan lalu diberikan tiupan di antara keduanya, apa yang terjadi pada kertas tersebut? Mengapa hal itu bias terjadi?
Kedua kertas akan saling menjauh, karena tekanan udara di antara dua kertas lebih besar dibandingkan tekanan udara di luarnya
Kedua kertas akan saling menjauh, karena kecepatan udara di antara dua kertas lebih besar dibandingkan tekanan udara di luarnya
Kedua kertas akan saling menjauh, karena tekanan udara di antara dua kertas lebih kecil dibandingkan tekanan udara di luarnya
Kedua kertas akan saling mendekat, karena tekanan udara di antara dua kertas lebih kecil dibandingkan tekanan udara di luarnya
Kedua kertas akan saling mendekat, karena kecepatan udara di antara dua kertas lebih kecil dibandingkan tekanan udara di luarnya
Prinsip Bernoulli menyatakan bahwa ….
Ketika kecepatan aliran fluida tinggi, maka tekanan fluida tersebut akan tinggi
Ketika kecepatan aliran fluida rendah, maka tekanan fluida tersebut akan rendah
Ketika kecepatan aliran fluida tinggi, maka tekanan fluida tersebut akan rendah
Ketika kecepatan aliran fluida tinggi, maka tekanan fluida tersebut tidak akan terpengaruh
Ketika kecepatan aliran fluida rendah, maka tekanan fluida tersebut tidak akan terpengaruh
Berdasarkan gambar tersebut, bagaimana perbandingan energi kinetik pada kedua ujung pipa?
Ek1 lebih besar daripada Ek2
Ek1 lebih kecil daripada Ek2
Ek1 sama besarnya dengan Ek2
Ek1 sama kecilnya dengan Ek2
Ek1 memiliki nilai yang sama dengan Ek2
Berdasarkan gambar tersebut, bagaimana perbandingan energi potensial pada kedua ujung pipa?
Ep1 lebih kecil daripada Ep2
Ep1 lebih besar daripada Ep2
Ep1 sama kecilnya dengan Ep2
Ep1 sama besarnya dengan Ep2
Ep1 memiliki nilai yang sama dengan Ep2
Salah satu bukti adanya usaha dalam sistem tersebut adalah ….
Adanya waktu saat fluida mengalir
Adanya kecepatan aliran fluida
Adanya perbedaan ketinggian pipa
Adanya luas penampang pada pipa
Adanya perubahan energi mekanik
Persamaan Bernoulli menyatakan bahwa ….
Jumlah tekanan, energi kinetik per satuan volume, dan energi potensial per satuan volume memiliki nilai yang beda di setiap titik sepanjang aliran fluida ideal
Jumlah tekanan, energi kinetik per satuan volume, dan energi potensial per satuan volume memiliki nilai yang sama di setiap titik sepanjang aliran fluida ideal
Jumlah gaya, energi kinetik per satuan volume, dan energi potensial per satuan volume memiliki nilai yang beda di setiap titik sepanjang aliran fluida ideal
Jumlah gaya, energi kinetik per satuan volume, dan energi potensial per satuan volume memiliki nilai yang sama di setiap titik sepanjang aliran fluida ideal
Jumlah energi kinetik per satuan volume dan energi potensial per satuan volume memiliki nilai yang sama di setiap titik sepanjang aliran fluida ideal
Dua buah pipa berukuran besar dan kecil disambung untuk mengalirkan air di dalam sebuah rumah. Posisi pipa besar adalah 5 meter di atas tanah, sementara pipa kecil dipasang 1 meter di atas permukaan tanah. Luas penampang kedua pipa tersebut berbanding 4:1 dengan kecepatan air 10 m/s pada pipa besar dan 40 m/s pada pipa kecil. Jika pipa besar memiliki tekanan sebesar 9,1 x 105 Pa, berapa selisih tekanan pada kedua pipa?
710.000 Pa
720.000 Pa
730.000 Pa
70.000 Pa
750.000 Pa
Satu set percobaan Torricelli disediakan untuk mengetahui jarak pancaran air terjauh dari kedua bejana berlubang A dan B seperti pada gambar dibawah ini! kedua bejana dalam keadaan tertutup. Keadaan pancaran air yang akan dihasilkan oleh bejana A dan B adalah ..
Bejana A memancarkan air, bejana B tidak memancarkan air
Bejana B memancarkan air, bejana A tidak memancarkan air
Bejana A dan bejana B tidak memancarkan air
Pancaran air bejana A lebih jauh dari pancaran air bejana B
Pancaran air bejana A sama dengan pancaran air bejana B
Suatu bejana berisi air seperti tampak pada gambar. Tinggi permukaan zat cair 145 cm dan lubang kecil pada bejana 20 cm dari dasar bejana. Jika g = 10 s2m . maka kecepatan aliran air melalui lubang
1 m/s
4 m/s
5 m/s
29 m/s
30 m/s
Perhatikan gambar berikut! lubang berada pada jarak 1 meter dari dasar tabung. panjang h1 sebesar 4 meter. maka jangkauan terjauh pancaran air adalah
√3
2√3
√6
2√6
3√6
Zat cair mengisi penuh sebuah tanki yang
bolong kecil di titik A dan B. Bila bagian atas tanki terbuka, maka
perbandingan jarak pancuran zat cair yang keluar dari lubang A dan B saat tiba
di tanah adalah ….
1:4
1:1
1:2
1:3
Pada gambar diatas, venturimeter memiliki luas penampang 30 cm2 dan 20 cm2. kecepatan air pada pipa besar adalah ... m/s ( g = 10 m/s2)
1
2
3
4
5
Pada venturimeter dengan manometer , semakin besar perbedaan ketinggian raksa menunjukan ...
Fluida mengalir dengan kecepatan yang sama
Fluida mengalir dengan kecepatan yang kecil
Perbedaan tekanan kedua penampang besar
Perbedaan tekanan kedua penampang kecil
Tekanan udara luar besar
Pernyataan yang sesuai dengan efek venturi adalah ...
P1 > P2
P1 < P2
v1 > v2
v1 = v2
P1 = P2
Pipa pitot digunakan untuk mengukur kelajuan aliran udara. Pipa U dihubungkan pada lengan tabung dan diisi dengan cairan yang memiliki massa jenis 750 m3kg . Jika kenaikan cairan 10 cm dan massa jenis udara 1,5 m3kg tentukan kecepatan aliran udara yang masuk ke dalam pipa, gunakan g=10 s2m !
1010 sm
10 sm
10 sm
15 10 sm
5 10 sm
Gambar tersebut memperlihatkan air yang memancar dari sebuah tangki air yang diletakkan pada suatu ketinggian tertentu. Besar kecepatan air yang keluar adalah ….
1 m/s
2 m/s
3 m/s
4 m/s
5 m/s
Dari gambar berikut air dipompa dengan kompresor bertekanan 250 kPa memasuki pipa bagian bawah (1) dan mengalir ke atas dengan kecepatan 2 m.s-1 (g = 10 m.s-2 dan massa jenis air 1000 kg.m-3). Tekanan air pada pipa bagian atas (II) adalah… Kpa
200
225
252
290
300
Pipa untuk menyalurkan air menempel pada dinding rumah seperti gambar. Perbandingan luas penampang pipa besar dan pipa kecil adalah 4 : 1. Posisi pipa besar adalah 5 m di atas tanah dan pipa kecil 1 m di atas tanah. kecepatan aliran air pada pipa besar adalah 36 km/jam dan tekanannya 9,1 x 105 Pa. Tekanan pada pipa kecil adalah .....
7,1 x 105 Pa
6,0 x 105 Pa
4,5 x 105 Pa
2,0 x 105 Pa
10,1 x 105 Pa
Air mengalir melewati pipa venturimeter seperti pada gambar. Luas penampang A1 dan A2 masing-masing 5 cm2 dan 3 cm2, serta g = 10 m/s2. Kecepatan air yang memasuki pipa venturimeter adalah ….
1,50 m/s
2,25 m/s
3,00 m/s
4,00 m/s
5,00 m/s
Perhatikan alat-alat berikut.
1. Penyemprot nyamuk
2. Venturimeter
3. Pompa hidrolik
4. Gaya angkat pesawat
Penerapan hukum Bernoulli ditunjukkan oleh nomor ….
1 dan 3
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
. 1, 2, 3, dan 4
1, 3, dan 4
Air mengalir melewati pipa venturimeter dari luas penampang 5 cm2 ke luas penampang 4 cm2 sehingga terdapat perbedaan ketinggian sebesar 45 cm, maka kecepatan air yang memasuki pipa venturimeter adalah …..
3 m/s
4 m/s
6 m/s
12 m/s
15 m/s
Sebuah tabung pitot digunakan untuk mengukur kelajuan aliran udara. Pipa U dihubungkan pada lengan tabung dan diisi dengan cairan yang memiliki massa jenis 800 kg/m3 seperti gambar di atas. Jika massa jenis udara yang diukur adalah 1 kg/m3 dan perbedaan level cairan pada tabung U adalah h = 25 cm, maka kelajuan aliran udara yang terukur adalah....
2010 m/s
1010 m/s
20 m/s
10 ms
25 m/s
Venturimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur
kelajuan aliran udara untuk mengatur gaya angkat pesawat
laju fluida zat cair dalam pipa tertutup maupun terbuka
kelajuan fluida berupa gas
laju udara dalam pipa
tekanan pada tangki bocor
Pada gambar diatas, venturimeter memiliki luas penampang 30 cm2 dan 20 cm2. kecepatan air pada pipa besar adalah ... m/s ( g = 10 m/s2)
1
2
3
4
5
