NEW
Font size
WorksheetsReview Teori Pelatihan Pertolongan Pertama
Total questions: 25
Worksheet time: 8mins
Tindakan perawatan berdasarkan ilmu Kedokteran yang dapat dimilki oleh awam atau awam terlatih adalah pengertian dari
Pelaku pertolongan pertama
Medis Dasar
Pertolongan pertama
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Yang bukan termasuk APD adalah :
Sarung tangan lateks
Perban
Helm
Kacamata
Pasal yang mengatur tentang kerahasiaan medis, terdapat pada :
322 KUHP
223 KUHP
332 KUHP
323 KUHP
Saat berada dilokasi kejadian penolong harus mempertimbangkan bahaya yang ada seperti dibawah ini , kecuali :
Jumlah korban
Kendaraan yang melintas
Benda-benda atau objek tajam di sekitar lokasi
Cairan tubuh korban
Bantuan yang diberikan pada orang sakit atau cedera sebagai penanganan awal sampai penanganan lebih lanjut dapat diberikan adalah pengertian dari :
Pelaku pertolongan pertama
Medis Dasar
Pertolongan pertama
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Respon penderita dibagi menjadi 4 tingkatan yaitu
Awas, Suara, Nyeri, Tidak respon
Awas, Suara, Nadi, Tekan Nadi
Awas, Nyeri, Suara, Tidak Respon
Awas, Respon, Nyeri, Suara
Langkah-langkah penilaian dini kita mengenal istilah “kesan umum” yang berisi tentang :
Penentuan rumah sakit yang akan dituju
Penentuan kasus trauma atau medis medis.
Penentuan perawatan
Penentuan kemungkinan korban selamat atau tidak
Wawancara merupakan salah satu cara untuk mengetahui penyebab suatu kejadian atau perjalanan suatu penyakit. Untuk memudahkan kita melakukannya kita mengenal akronim K-O-M-P-A-K yaitu:
Keluhan utama, Obat yang diminum, Mual-mual, Penyakit yang diderita, Alergi yang dialami, Keracunan
Keluhan utama, Obat-obatan yang diminum, Makanan/minuman terakhir, Penyakit yang diderita, Alergi yang dialami, Kejadian
Keluhan utama, Obat-obatan yang diminum, Makanan/minuman terakhir, Penyakit yang diderita, Akibat yang dialami, Kejadian
Keluhan utama, Obat-obatan yang diminum, Makanan/minuman terakhir, Penyakit yang diderita, Alergi yang dialami, Kejang-kejang
Dalam proses pemeriksaan fisik pada penderita cedera, yang harus dicari adalah seperti di bawah ini. kecuali:
Perubahan bentuk
Luka Terbuka
Nyeri tekan
Luka Infeksi
Untuk mengendalikan perdarahan dapat digunakan cara :
LDR (Lihat gerakan naik turun dada - Dengarkan nafas - Rasakan hembusan nafas)
TET (Tekan langsung, Elevasi, Tekan pada titik tekan)
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
TIB (Tutup,Tekan, Tinjaukan - Istirahatkan pasien – Balut tekan)
Dibawah ini adalah penangan syok, kecuali:
Beri Minum
Selimuti
Tinggikan tungkai
Beri oksigen
Yang tidak termasuk luka terbuka adalah
Luka lecet
Luka sayat
Memar
Avulsi
Yang bukan fungsi penutup luka adalah ....
Mencegah kuman dan kotoran masuk
Mengurangi nyeri
Mempercepat penyembuhan
semua salah
Benda yang menancap hanya boleh dicabut bila:
Penolong sukar menangani
Benda terlalu panjang
Benda mengganggu jalan nafas
Semua pilihan benar
Tanda-tanda pasien mengalami syok karena kehilangan darah banyak seperti di bawah ini, kecuali:
Nadi cepat dan lemah
Nadi dan nafas normal
Nafas cepat dan dangkal
Kulit pucat, dingin dan lembab
Yang bukan kita lakukan jika menemukan pasien kejang-kejang dengan mulut keluar busa maka yang harus kita lalukan adalah :
Menjauhkan benda berbahaya yang ada disekitar pasien
Melindungi kepala pasien dengan memberi bantalan
Memasukan benda seperti sendok agar lidah pasien tidak tergigit
Membuat posisi miring stabil jika pasien sudah berhenti kejangnya
Gejala dan tanda-tanda patah tulang seperti di bawah ini, kecuali:
Perubahan bentuk
Nyeri dan kaku
Pembengkakan
Korban tidak sadar
Tujuan pembidaian seperti di bawah ini, kecuali:
Mencegah pergerakan
Mengurangi cedera baru
Mengurangi rasa nyeri
menyelamatkan nyawa korban
ukuran bidai minimal adalah:
Sepanjang ketiak dan telapak kaki
Panjang 120 cm x 15 cm
Dapat menjangkau dua sendi diantara tulang yang patah
Dari pangkal paha ke telapak kaki
Tenaga yang kita gunakan saat mengangkat pasien adalah tenaga :
Pinggang
Punggung
Leher
Tungkai
Dalam pemberian kompresi jantung bagi orang dewasa biasanya dilakukan dengan kedalaman :
5-6 cm
1.5 – 2.5 Cm
2 - 3 Cm
Sedalam dalamnya
Teknik penguasaan jalan napas pada kasus tersedak, kecuali:
Heimlich Maneuver
Chest Trust
Direct Pressure
Recovery Position
Kombinasi Five and Five dalam penanganan kasus tersedak adalah
Back blow - Abdominal Thrust
Back Blow - Finger Swing
Abdominal Trust - HTCL
Chest Thrust - Finger Swing
Penanganan evakuasi dengan kondisi korban mengalami syok yang benar adalah
Kaki ditinggikan
Korban dimiringkan
Evakuasi menggunakan Long Spinal Board
Kepala diberikan bantalan
Dalam pemberian RJP, titik tekan saat pemijatan pada orang dewasa sesuai dengan standar AHA 2020 adalah:
Setengah sternum kebawah
2 jari diatas sternum
garis silang sternum dan 2 puting
2 jari dari titik imajiner 2 puting
