wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

unsur pembangun novel

Total questions: 95

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ciri-ciri dari novel, kecuali...

a)

Jumlah kata +/- 35000 kata

b)

Alur cerita cukup kompleks

c)

Terdiri dari 100 halaman

d)

kelajuan cukup cepat

e)

Kelajuan novel cukup lambat

2.

Peran lawan yang seringkali menjadi musuh dan menyebabkan konflik itu terjadi disebut...

a)

Protagonis

b)

Antagonis

c)

Tritagonis

d)

Deutragonis

e)

Figuran

3.

Urutan struktur novel yang benar adalah:

  1. evaluasi
  2. orientasi
  3. Resolusi
  4. komplikasi
  5. koda
  6. abstrak
a)

6-4-2-5-1-3

b)

6-2-4-1-3-5

c)

2-3-1-4-6-5

d)

6-2-4-3-1-5

e)

2-4-5-3-6-1

4.

teenlit merupakan pengklasifikasian jenis novel berdasarkan...

a)

isi dan penokohan

b)

genre

c)

Kebenaran cerita

d)

Latar belakang

e)

Fiksi

5.

novel tersebut termasuk ke dalam jenis novel berdasarkan...

a)

Isi dan penokohan

b)

Genre

c)

Kebenaran cerita

d)

Alur

6.

Berikut ini yang bukan merupakan unsur intrinsik adalah...

a)

Tokoh

b)

Latar

c)

nilai kehidupan

d)

Alur

e)

Tema

7.

“Selesaikan pelajaranmu dulu, Manen. Zaman sekarang, seorang wanita sebaiknya dapat berdiri sendiri, apalagi kalau ia dapat membangun masyarakat.”

amanat yang paling telat untuk penggalan novel diatas adalah...

a)

Wanita sebaiknya dapat mandiri

b)

Wanita harus bermasyarakat

c)

Pendidikan suami istri harus seimbang

d)

Wanita tidak boleh kalah oleh pria

e)

Cita-cita jangan sampai gagal

8.

Bacalah kutipan novel berikut


Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi.

Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah...

a)

Gunda

b)

Sedih

c)

Tegang

d)

Khusyuk

e)

Hening

9.

Dibawah ini yang merupakan contoh novel romansa adalah...

a)

Harry Potter

b)

The Hunger Games

c)

Dilan 1990

d)

Laskar Pelangi

10.

Saat itu aku dihadapkan pada suatu dilema, apakah aku akan mendekatinya dan terus terang mengatakan kepadanya siapa aku ini sebenarnya atau tetap begini saja seterusnya. Semenjak aku menjadi mandor kebun, aku tidak pernah lagi berhubungan dengan Mas Sudibyo.


Watak tokoh “Aku” yang terlihat dalam penggalan novel tersebut adalah...

a)

Egois

b)

Ceroboh

c)

Lemah

d)

Penyabar

e)

Peragu

11.

1. Salah satu ciri kebahasaan novel adalah penggunaan kata kias ( ungkapan ). Manakah di bawah ini kalimat yang menggunakan kata – kata kias tersebut …

a)

Ia takut berjalan seorang diri menuju ke kamar mandi.

b)

Bujang itu kemudian mengajarinya mengambil air wudhu.

c)

Keringat dingin mengucur sepagi itu menjalari tubuhnya.

d)

Tiba – tiba didengarnya ayam di belakang rumah pada berkokok kembali.

12.

Cermatilah kutipan berikut!

Rasus dan Warta mendapat dua buah, Darsun hanya satu. Tak ada protes. Ketiganya kemudian sibuk mengupasi bagiannya dengan gigi masing - masing, dan langsung mengunyahnya. Asinnya tanah. Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan di atas adalah...

a)

Orang pertama

b)

Orang kedua

c)

Orang ketiga

d)

Orang pertama dan kedua

13.

Bacalah penggalan berikut !

Kemarin, kemarin dulu. Ia masih dapat tebarkan pandangan lepas ke mana ia suka. Kini hanya boleh memandangi lantai, karena ia tak tahu mana dan apa yang sebenarnya boleh dipandangnya.

Latar yang tergambar dalam kutipan di atas adalah ...

(Bumi Manusia, Paramoedya Ananta Toer)

a)

Latar waktu

b)

Latar tempat

c)

Latar Suasana

d)

Latar Keadaan

14.

Dalam sebuah novel, pembaca akan dapat menemukan nilai - nilai / ajaran yang berkaitan dengan kehidupan. Nilai- nilai yang berkaitan dengan keyakinan atau kepercayaan seseorang disebut dengan nilai...

a)

Sosial

b)

Agama

c)

Moral

d)

Pendidikan

15.

Bacalah penggalan berikut !

Di bagian langit lain, seekor burung pipit sedang berusaha mempertahankan nyawanya. Dia terbang bagai batu lepas dari ketapel sambil menjerit sejadi- jadinya.

( Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohari)

Ciri kebahasaan kalimat bercetak tebal dalam penggalan novel di atas adalah...

a)

Menggunakan bahasa kias/ gaya bahasa

b)

Menggunakan kata penghubung waktu

c)

Menggunakan dialog

d)

Menggunakan kata baku.

16.

Rangkaian peristiwa yang disusun berdasarkan hubungan sebeb - akibat dalam sebuah cerita disebut ...

a)

Latar

b)

Gaya Bahasa

c)

Alur

d)

Amanat

17.

1. Salah satu ciri kebahasaan novel adalah penggunaan kata kias ( ungkapan ). Manakah di bawah ini kalimat yang menggunakan kata – kata kias tersebut …

a)

Ia takut berjalan seorang diri menuju ke kamar mandi.

b)

Bujang itu kemudian mengajarinya mengambil air wudhu.

c)

Keringat dingin mengucur sepagi itu menjalari tubuhnya.

d)

Tiba – tiba didengarnya ayam di belakang rumah pada berkokok kembali.

18.

Cermatilah kutipan berikut!

Rasus dan Warta mendapat dua buah, Darsun hanya satu. Tak ada protes. Ketiganya kemudian sibuk mengupasi bagiannya dengan gigi masing - masing, dan langsung mengunyahnya. Asinnya tanah. Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan di atas adalah...

a)

Orang pertama

b)

Orang kedua

c)

Orang ketiga

d)

Orang pertama dan kedua

19.

Bacalah penggalan berikut !

Kemarin, kemarin dulu. Ia masih dapat tebarkan pandangan lepas ke mana ia suka. Kini hanya boleh memandangi lantai, karena ia tak tahu mana dan apa yang sebenarnya boleh dipandangnya.

Latar yang tergambar dalam kutipan di atas adalah ...

(Bumi Manusia, Paramoedya Ananta Toer)

a)

Latar waktu

b)

Latar tempat

c)

Latar Suasana

d)

Latar Keadaan

20.

Manakah di bawah ini yang merupakan ciri ciri novel...

a)

Bersifat fiksi

b)

Ceritanya imajinatif

c)

mengutamakan kebenaran data

d)

Ditulis dengan ilmiah

21.

Dalam sebuah novel, pembaca akan dapat menemukan nilai - nilai / ajaran yang berkaitan dengan kehidupan. Nilai- nilai yang berkaitan dengan keyakinan atau kepercayaan seseorang disebut dengan nilai...

a)

Sosial

b)

Agama

c)

Moral

d)

Pendidikan

22.

Di bawah ini yang termasuk nilai - nilai dalam sebuah karya sastra adalah...

a)

Nilai Moral

b)

Nilai Sosial

c)

Nilai Hati

d)

Nilai Pendidikan

23.

Bacalah penggalan berikut !

Di bagian langit lain, seekor burung pipit sedang berusaha mempertahankan nyawanya. Dia terbang bagai batu lepas dari ketapel sambil menjerit sejadi- jadinya.

( Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohari)

Ciri kebahasaan kalimat bercetak tebal dalam penggalan novel di atas adalah...

a)

Menggunakan bahasa kias/ gaya bahasa

b)

Menggunakan kata penghubung waktu

c)

Menggunakan dialog

d)

Menggunakan kata baku.

24.

Rangkaian peristiwa yang disusun berdasarkan hubungan sebeb - akibat dalam sebuah cerita disebut ...

a)

Latar

b)

Gaya Bahasa

c)

Alur

d)

Amanat

25.

Bacalah penggalan berikut!

….tapi itu tak dapat dicapai dengan kenduri saja. Masa dan keadaanlah yang menentukan. Ompi yakin, masa itu pasti akan datang. Dan, ia menunggu dengan hati yang disabar-sabarkan. Pada suatu hari yang gilang gemilang, angan-angannya pasti merupa jadi kenyataan. Dia yakin itu bahwa Indra Budiman-nya akan mendapat nama tambahan dokter di muka namanya sekarang. Atau salah satu titel yang mentereng lainnya. Ketika Ompi mulai mengangankan nama dambaannya itu, diambilnya kertas dan potlot ditulisnya nama anak-anak, Dr. Indra Budiman. Dan Ompi merasa bahagia sekali. Ia yakinkan kepada para tetangganya akan cita-citanya yang pasti tercapai itu.

( A.A. Navis, Anak Kebanggaan)

Amanat yang terkandung dalam penggalan prosa di atas adalah….

a)

Asal kita yakin, pengaruh dari orang lain tak ada artinya

b)

Hendaklah kita yakin dengan apa yang kita cita - citakan.

c)

Cita-cita orang tua akan tercapai kalau didukung oleh anaknya.

d)

Janganlah terlalu yakin dengan angan-angan sendiri.

26.

1. Novel termasuk jenis karangan...

a)

fiksi

b)

non fiksi

c)

Argumentasi

d)

Deskripsi

27.

Serba susah, serba salah. Ini tak kuat, ini tak sanggup. Dan sementara itu pikiran dan semangat selalu dikacaukan dan diharubirukan oleh sesal tak putus, sedih tak berkesudahan. Teringat sawah dan rumah pusaka bapak, yang telah dijual dan dihabiskan! Terkenang kebaikan istri, yang telah meninggalkan dunia karena makan hati oleh perbuatan dan kelakukan diri sendiri. Di mana tinggal kemegahan selama ini. Akan pelengah-lengah pikiran dan akan membeli nasi Mak Iyah mau tak mau. Ia pun bekarja juga menganyam topi dari pandan seperti pada malam itu. Akan tetapi, perasaannya selalu tergoda, semangatnya senantiasa terganggu!


Isi penggalan novel tersebut mengungkapkan ….

a)

kesengsaraan tokoh menghadapi masa lalu

b)

kebingungan tokoh menghadapi sesuatu

c)

kelesuan tokoh untuk melakukan sesuatu

d)

nostalgia tokoh di masa lampaunya

e)

penyesalan tokoh atas perbuatannya sendiri

28.

Bacalah penggalan novel berikut dengan saksama!


Akan tetapi tibalah satu bencana. Ketika suatu malam Badri bertandang lagi, Lena tidak membiarkannya masuk. Malah berkata seperti hendak mengusirnya.

"Jangan kemari lagi."

Terpana Badri mendengar ucapan gadis itu. Lebih terpana lagi dia ketika Lena menyebut nama Rosni seorang gadis yang sering juga dibawanya keluar malam untuk menonton film.

"Aku tidak serius dengan dia," kata Badri menangkis.

"Enak benar jadi laki-laki. Begitu sering membawa seorang gadis keluar malam, tapi kalau ditanya oleh gadis yang lain, lalu dibilang aku tidak serius dengan dia, " umpat Lena dengan tengiknya. Lalu sebelum Badri memberi alasan, pintu ditutup dan dikuncinya dari dalam. Tinggallah Badri terperangah di anak tangga.

Jodoh, A.A, Navis


Konflik yang tergambar dalam penggalan novel tersebut adalah ... .

a)

Badri tidak boleh bertandang lagi ke rumah Lena.

b)

Kemarahan Lena kepada Badri.

c)

Badri sering membawa Rosni me nonton film.

d)

Badri sering keluar malam dengan teman-temannya.

e)

Badri egois dan selalu memberi alasan bohong.

29.

Bacalah kutipan novel berikut ini!


Aku ingin membuktikan bahwa kata-kata Ihsan itu salah. Aku masih memiliki hati dan pikiranku. Di sini, di pesantren ini, aku masih sadar bahwa aku belajar. Aku nyantri sebab aku ingin mendalami ilmu agama. Lebih dari itu, kedatanganku ke sini jauh-jauh dari Jakarta tidak hanya untuk mendalami agama saja, melainkan juga untuk mempraktikkan ajaran-ajaran agama yang aku anut. Aku tidak ingin meninggalkan apa yang telah aku peroleh dan aku tetap memiliki keinginan yang kuat untuk meraih keilmuan yang belum aku raih di sini. Aku tetap ingin mengaji. Aku tetap ingin menghafal ayat-ayat al-Qur’an dan hadis-hadis nabi. Aku tidak ingin menyia-nyiakan hidupku, sebab sudah lama aku menyia-nyiakannya.

(Novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy, 2008)


Watak tokoh dalam kutipan novel tersebut adalah ... .

a)

mudah goyah

b)

senang belajar di Jakarta

c)

menyia-nyiakan hidup

d)

hanya mendalami agama

e)

teguh pendirian

30.

“Jimbron adalah seorang yang membuat kami takjub dengan tiga macam keheranan. Pertama, kami heran karena kalau mengaji, ia selalu diantar seorang pendeta. Sebetulnya beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik, tapi kami memanggilnya Pendeta Geovany. Rupanya setelah sebatang kara seperti Arai ia menjadi anak asuh sang pendeta. Namun, pendeta berdarah Itali itu tak sedikit pun bermaksud mengonversi keyakinan Jimbron. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid” (SP, 61)


Pandangan pengarang dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata tersebut adalah ...

a)

Sangat setuju dengan pandangan pengarang, melalui tokoh Jimron pengarang memberikan gambaran kehidupan religius walaupun hidup berbeda agama dan pengarang juga memberikan gambaran cerminan toleransi dan jiwa sosial melalui tokoh pendeta.

b)

Tidak setuju dengan pandangan pengarang, melalui tokoh pendeta pengarang memberikan gambaran kehidupan yang religius walaupun hidup berbeda agama.

c)

Pengarang menghadirkan tokoh Jimbron dalam novel Sang Pemimpi mencerminkan tokoh yang taat beragama dengan mengaji setiap harinya, walaupun dia hidup di lingkungan agama yang berbeda, yaitu agama Katolik. Kemudian pengarang juga menghadirkan cerminan toleransi dan jiwa sosial melalui tokoh pendeta.

d)

Pengarang memunculkan tokoh pendeta dalam novel tersebut guna menunjukkan religiuitas tokoh.

e)

Pengarang menciptakan tokoh Jimron dan pendeta agar novel Sang Pemimpi menarik untuk dibaca.

31.

Cermati kutipan novel berikut!


“Ingin makan apa, Las? Ayam goreng, rendang Padang, apa masakan Cina?” tanya Handarbeni setelah mobil meluncur di Jalan Cikini.

Lasi tetap membeku.

“Las, kamu ingin makan apa?”

“Anu. Terserah. Saya ikut saja.”

“Aku lebih senang kamu ada permintaan.”

“Saya tak punya permintaan apa-apa, kok.”

“Atau ayam kalasan di Arya Duta?”

“Terserah saja.”

“Ah, aku lupa. Setengah darahmu adalah Jepang. Sudah pernah menikmati sukiyaki atau tempura?”

“Apa itu?”

“Hidangan dari negeri ayahmu, Jepang.”


Latar yang tergambar dalam kutipan novel tersebut adalah….

a)

sebuah rumah makan

b)

dalam mobil

c)

rumah makan Jepang

d)

rumah makan Arya Duta

e)

Jalan Cikini

32.

Cermati kutipan novel berikut!


Seorang gadis gemuk yang duduk paling belakang menggerakkan kepalanya. Namanya Sally. Semua temannya memutar kepala untuk melihatnya. Dia menunduk karena didengarnya bisik-bisik, ”Oh, si raksasa itu.” Wajah Sally terasa merah dan panas. Ia ingin menangis. Semua kawannya menjuluki dia si gemuk, si raksasa, bola, ah .... Ia baru mengangkat wajahnya ketika anak-anak sudah tidak memandangnya lagi, kini mereka memandangnya dengan takut.

Sally memandang Nona Lily yang ramping manis itu. Ia ingin menjadi Nona Lily. Selalu jadi pusat perhatian anak-anak. Kalau dia itu Nona Lily, tak seorang pun anak yang akan mengejeknya.

”Rupanya kalian sudah tahu siapa dia. Sally Harifa. Seorang anak yang akan selalu saya ingat. Lihat dia, patuh, cerdas, pendiam.... Tidak seperti kalian. Ribut, ribut, pikiran ke mana-mana.”

Sampai jam pelajaran selesai, Nona Lily terus memuji Sally. Ia ingin mencambuk anak-anak lain agar terdorong untuk serius dan pandai seperti Sally. Anak-anak diam, mereka serba salah. Iri, sebenarnya mereka pun mengagumi kecerdasan Sally. (Jendela Kecil, Souzan Kresida).


Amanat kutipan novel tersebut adalah ...

a)

Hargailah semua teman sekelas, karena mereka bisa diajak bekerja sama.

b)

Hormatilah guru yang telah memberi bekal ilmu kepada para siswa.

c)

Pujilah semua orang yang telah berprestasi dengan baik.

d)

Berbahagialah orang-orang yang telah diberi kelebihan daripada yang lain.

e)

Hargailah setiap orang karena kepandaiaannya, bukan karena keadaan fisiknya.

33.

Bacalah teks novel berikut!


(1) Teman teman fajar bersorak gembira, (2) Daffa terkulai lemas karena layang-layang putus. (3) Senja pun tiba. (4) Ketika terdengar suara azan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi ke masjid. (5) Berita kemenangan Fajar atas daffa makin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik fajarmemang sakti. (6) Fajar menjadi makin tinggi hati.


Bukti nilai agama terdapat pada kalimat bertanda nomor ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

34.

Bacalah kutipan novel berikut


Namun takdir berkata lain, di malam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi.


Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah...

a)

Gunda

b)

Sedih

c)

Tegang

d)

Khusyuk

e)

Hening

35.

Saat itu aku dihadapkan pada suatu dilema, apakah aku akan mendekatinya dan terus terang mengatakan kepadanya siapa aku ini sebenarnya atau tetap begini saja seterusnya. Semenjak aku menjadi mandor kebun, aku tidak pernah lagi berhubungan dengan Mas Sudibyo.


Watak tokoh “Aku” yang terlihat dalam penggalan novel tersebut adalah...

a)

Egois

b)

Ceroboh

c)

Lemah

d)

Penyabar

e)

Peragu

36.

Cermati kutipan novel berikut!

Rumah idaman di kampung melayu yang tidak dapat dinamakan besat, sudah disambung dengan pelampang ke muka, lalu dihiasi dengan daun-daun beringin dan bunga-bunga teratai. Bunga kertas yang merumbai-umbai pun tidak pula ketinggalan, sebagai lazim diperbuat di kampung, tiap-tiap ada perhelatan.

Unsur Intrinsik yang dominan pada penggalan novel di atas adalah ....

a)

Alur cerita

b)

Tema

c)

Perwatakan

d)

Sudut Pandang

e)

Latar

37.

Semuanya seperti musim kering; kemarau datang dan angin gersang menusuk-nusuk. Semuanya seperti musim basah; hujan dan badai adalah nyanyian dalam sedih dan ngilu. Semuanya seperti perih, ketika langit tak menyisakan cerita apa-apa. Semuanya menjadi sepi...

(Nyanyi Sunyi dari Indragiri , Hary B Kori’un)

Gaya bahasa dalam kutipan novel di atas adalah gaya bahasa ....

a)

antithesis

b)

metafora

c)

personifikasi

d)

hiperbola

e)

metonimia

38.

Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!

(1) Perahu terombang-ambing pelan (2) Jasmine memperbaiki posisi snorkel (3) Tegar meneriakkan agar tidak jauh-jauh (4) Jasmine mengacungkan tangannya (5) Dari sini terlihat betul betapa senangnya Jasmine.

4. Kalimat yang menunjukkan latar tempat terdapat dalam nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

39.

Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!

Begitulah takdir membentuk suatu kisah yang sangat panjang hanya untuk menyatukan kedua orang tersebut. Setelah melalui banyak kesedihan, waktu, akhirnya mereka diberi kesempatan untuk bersama. Kalimat dalam kutipan novel diatas merupakan ...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

abstrak

e)

koda

40.

Di tengah orang yang berlomba – lomba menjadi patung lilin, Ayah adalah salah satu dari sedikit orang yang memilih untuk tetap menjadi manusia.

Watak tokoh ayah pada kutipan cerpen tersebut adalah ….

a)

sombong

b)

religius

c)

tabah

d)

bijaksana

e)

rendah hati

41.

Peran lawan yang seringkali menjadi musuh dan menyebabkan konflik itu terjadi disebut...

a)

Protagonis

b)

Antagonis

c)

Tritagonis

d)

Deutragonis

e)

Figuran

42.

Urutan struktur novel yang benar adalah:

  1. evaluasi
  2. orientasi
  3. Resolusi
  4. komplikasi
  5. koda
  6. abstrak
a)

6-4-2-5-1-3

b)

6-2-4-1-3-5

c)

2-3-1-4-6-5

d)

6-2-4-3-1-5

e)

2-4-5-3-6-1

43.

“Selesaikan pelajaranmu dulu, Manen. Zaman sekarang, seorang wanita sebaiknya dapat berdiri sendiri, apalagi kalau ia dapat membangun masyarakat.”

amanat yang paling telat untuk penggalan novel diatas adalah...

a)

Wanita sebaiknya dapat mandiri

b)

Wanita harus bermasyarakat

c)

Pendidikan suami istri harus seimbang

d)

Wanita tidak boleh kalah oleh pria

e)

Cita-cita jangan sampai gagal

44.

Dibawah ini yang merupakan contoh novel romansa adalah...

a)

Harry Potter

b)

The Hunger Games

c)

Dilan 1990

d)

Laskar Pelangi

45.

Saat itu aku dihadapkan pada suatu dilema, apakah aku akan mendekatinya dan terus terang mengatakan kepadanya siapa aku ini sebenarnya atau tetap begini saja seterusnya. Semenjak aku menjadi mandor kebun, aku tidak pernah lagi berhubungan dengan Mas Sudibyo.


Watak tokoh “Aku” yang terlihat dalam penggalan novel tersebut adalah...

a)

Egois

b)

Ceroboh

c)

Lemah

d)

Penyabar

e)

Peragu

46.

Semuanya seperti musim kering; kemarau datang dan angin gersang menusuk-nusuk. Semuanya seperti musim basah; hujan dan badai adalah nyanyian dalam sedih dan ngilu. Semuanya seperti perih, ketika langit tak menyisakan cerita apa-apa. Semuanya menjadi sepi...

(Nyanyi Sunyi dari Indragiri , Hary B Kori’un)

Gaya bahasa dalam kutipan novel di atas adalah gaya bahasa ....

a)

antithesis

b)

metafora

c)

personifikasi

d)

hiperbola

e)

metonimia

47.

Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi dan bersikap seperti orang gila.Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah ...

a)

Gunda

b)

Sedih

c)

Tegang

d)

Khusyuk

e)

bahagia

48.

Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!

(1) Perahu terombang-ambing pelan (2) Jasmine memperbaiki posisi snorkel (3) Tegar meneriakkan agar tidak jauh-jauh (4) Jasmine mengacungkan tangannya (5) Dari sini terlihat betul betapa senangnya Jasmine.

4. Kalimat yang menunjukkan latar tempat terdapat dalam nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

49.

Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!

Begitulah takdir membentuk suatu kisah yang sangat panjang hanya untuk menyatukan kedua orang tersebut. Setelah melalui banyak kesedihan, waktu, akhirnya mereka diberi kesempatan untuk bersama. Kalimat dalam kutipan novel diatas merupakan ...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

abstrak

e)

koda

50.

Di tengah orang yang berlomba – lomba menjadi patung lilin, Ayah adalah salah satu dari sedikit orang yang memilih untuk tetap menjadi manusia.

Watak tokoh ayah pada kutipan cerpen tersebut adalah ….

a)

sombong

b)

religius

c)

tabah

d)

bijaksana

e)

rendah hati

51.

Aku dan kakakku ibarat minyak dengan air. Sikap dan gagasan yang kami lontarkan selalu berbeda. Sebagai adik, aku mengalah karena ingin selalu menjaga hubungan baik. Apalagi usia kami yang semakin merambat tua.

Unsur intrinsik yang dominan dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

tema

b)

latar

c)

alur

d)

amanat

e)

penokohan

52.

Udara danau Menjakut berbau bunga kopi, tertiup perlahan memasuki rongga hati, dan menghempas dadaku pada barisan awan di langit menuju arah laut, ke arah pantai, ke arah teluk Tanjung Cina. Di sanalah Sulaiman lelaki yang telah menebas separuh umurnya, telah terkubur dan pergi.

Majas yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ….

a)

personifikasi

b)

hiperbola

c)

metafora

d)

sinestesia

e)

simile

53.

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K

Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ….

a)

Orang pertama pelaku dan ketiga

b)

Orang ketiga pelaku sampingan

c)

Orang ketiga pelaku utama

d)

Orang pertama pelaku utama

e)

Orang ketiga serbatahu

54.

Bagian struktur yang memperkenalkan setting cerita baik waktu, tempat, mauoun peristiwa adalah....

a)

orientasi

b)

pengungkapan peristiwa

c)

puncak konflik

d)

pemyelesaian

e)

koda

55.

Ciri khas dalam kebahasaan novel adalah..

a)

Gaya bahasa atau majas

b)

Formal

c)

Informal

d)

Ekspresif

e)

Efisien

56.

Puncak konflik pada novel biasanya juga disebut dengan...

a)

Klimaks/komplikasi

b)

Resolusi

c)

Koda

d)

Penutup

e)

Penyelesaian

57.

“Anak kecil!” Dia tertawa mengejekku. “Mengapa duduk di belakang? Sini! Sini, duduk di muka! Masih ada tempat.” Tangannya melambai, lalu mendekat berjalan ke arah belakang bangku-bangku.

“Tidak, Pak! Di sini saja, “Jawabku. Dia berdiri di samping bangkuku. Tidak ada yang duduk bersamaku.

“Mengapa? Supaya paling akhir mendapat giliran?” tanyanya. Seisi kelas tertawa.

“Tidak, Pak,” kataku lagi. “Supaya dapat melihat orang-orang lain.” Sedangkan mereka, yang duduk di depan, harus berpaling untuk melihatku.


Watak tokoh “aku” dideskripsikan dengan cara

a)

A. pelukisan bentuk fisik tokoh

b)

B. penggambaran lingkungan sekitar tokoh

c)

C. pengungkapan jalan pikiran tokoh

d)

D. dialog antartokoh

e)

E. Tanggapan tokoh lain

58.

Yang tidak termasuk unsur intrinsik novel adalah ....

a)

Tema

b)

Tokoh

c)

Sudut pandang

d)

Alur

e)

Kerangka tulisan

59.

Urutan yang tepat dalam merancang suatu novel adalah ....

a)

Menentukan tema-tokoh-alur cerita-latar

b)

Menentukan tokoh-alur cerita-latar-tema

c)

Menentukan tokoh-alur cerita-latar

d)

Menentukan tema-tokoh-alur cerita

e)

Menentukan tema-tokoh-latar

60.

“Apapun yang kamu katakan terhadapku, kutak peduli. Walau kaucaci maki, kaukutuki, aku terima. Tapi, untuk membiarkan Math dan Arcy hidup sebagai suami istri, padahal Tuhan telah melarangnya, o ... o... o .... itu telah melanggar prinsip hidup setiap orang yang percaya pada-Nya. Kau memang telah berbuat sesuatu yang benar sebagai ibu yang mau memelihara kebahagiaan anaknya. Tapi, ada lagi kebenaran yang lebih mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi, yakni kebenaran yang dikatakan Tuhan dalam kitab-Nya. Prinsip hidup segala manusialah menjunjung kebenaran Tuhan”


Nilai agama yang terdapat dalam kutipan novel tersebut ...

a)

A. Segala keputusan hendaknya selalu dikembalikan pada ajaran agama.

b)

B. Kesabaran seorang ayah dalam menghadapi perilaku anakanaknya

c)

C. Tuhan melarang perkawinan beda agama.

d)

D. Keikhlasan seorang ibu dalam membahagiakan anaknya.

e)

E. Melanggar prinsip agarna mendatangkan kesengsaraan.

61.

"Kalau Paman tidak mengizinkan, kami tidak akan memaksa," kata Sawitri lembut, sambil memberikan gelas air putih itu. Paman Kanjeng tersenyum, tetapi lalu menggeleng.

"Si Midas sudah nekat. Lihatlah, besok orang-orang kampung akan datang kemari, mulai memasak dan mempersiapkan upacra itu ..." kata Paman dengan suara lemah.

"Tapi ...", sawitri menukas, Hatinya gusar. Kebencian pada kakaknya kembali membersit di hatinya.

"Jangan gusar anakku. Biarlah semua terjadi. Kamu tidak mungkin akan mengendorkan niat kakakmu. Sebab ia dalam keadaan tidak tahu. Dan orang yang belum mengalami akan selalu bisa keliru ..." Paman Kanjeng meneguk lagi air putih itu. Dengan lembut Sawitir mengusap air di bibir Paman dengan sapu tangannya.


Akibat konflik yang terjadi pada kutipan cerita tersebut adalah ...

a)

Kemarahan Midas kepada Sawitri karena niatnya dihalang-halangi.

b)

Kenekatan Sawitri untuk melaksanakan niatnya .

c)

Kenekatan Midas untuk melaksanakan niatnya

d)

Kemarahan paman kepada MIdas karena ia tidak menuruti anjuran pamannya.

e)

kebencian Sawitri pada kakaknya, Midas kembali membersit di hatinya

62.

"Bagian dari suatu penggambaran informasi yang diubah untuk menyesuaikan dengan suatu kumpulan simbol spesifik."

Dari pernyataan tersebut merupakan pengertian dari ...

a)

penafsiran pengarang

b)

identifikasi nove

c)

interpretasi pengarang

d)

biografi pengarang

e)

amanat pengarang

63.

“Jimbron adalah seorang yang membuat kami takjub dengan tiga macam keheranan. Pertama, kami heran karena kalau mengaji, ia selalu diantar seorang pendeta. Sebetulnya beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik, tapi kami memanggilnya Pendeta Geovany. Rupanya setelah sebatang kara seperti Arai ia menjadi anak asuh sang pendeta. Namun, pendeta berdarah Itali itu tak sedikit pun bermaksud mengonversi keyakinan Jimbron. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid” (SP, 61)


Pandangan pengarang dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata tersebut adalah ...

a)

Sangat setuju dengan pandangan pengarang, melalui tokoh Jimron pengarang memberikan gambaran kehidupan religius walaupun hidup berbeda agama dan pengarang juga memberikan gambaran cerminan toleransi dan jiwa sosial melalui tokoh pendeta.

b)

Tidak setuju dengan pandangan pengarang, melalui tokoh pendeta pengarang memberikan gambaran kehidupan yang religius walaupun hidup berbeda agama.

c)

Pengarang menghadirkan tokoh Jimbron dalam novel Sang Pemimpi mencerminkan tokoh yang taat beragama dengan mengaji setiap harinya, walaupun dia hidup di lingkungan agama yang berbeda, yaitu agama Katolik. Kemudian pengarang juga menghadirkan cerminan toleransi dan jiwa sosial melalui tokoh pendeta.

d)

Pengarang memunculkan tokoh pendeta dalam novel tersebut guna menunjukkan religiuitas tokoh.

e)

Pengarang menciptakan tokoh Jimron dan pendeta agar novel Sang Pemimpi menarik untuk dibaca.

64.

1) Membaca sebagian isi novel.

2) Memahami isi novel secara mendalam.

3) Mengetahui biografi atau kehidupan pengarang.

4) Mengaitkan kehidupan pengarang dengan kehidupan dalam novel.


Dari pernyataan di atas, yang termasuk langkah-langkah menafsirkan pandangan pengarang dalam novel adalah ...

a)

1,2,3

b)

1,2,4

c)

1,2,5

d)

2,3,4

e)

2,3,5

65.

“Jimbron adalah seorang yang membuat kami takjub dengan tiga macam keheranan. Pertama, kami heran karena kalau mengaji, ia selalu diantar seorang pendeta. Sebetulnya beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik, tapi kami memanggilnya Pendeta Geovany. Rupanya setelah sebatang kara seperti Arai ia menjadi anak asuh sang pendeta. Namun, pendeta berdarah Itali itu tak sedikit pun bermaksud mengonversi keyakinan Jimbron. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid” (SP, 61)


Nilai yang terkandung dalam kutipan novel tersebut adalah ...

a)

Nilai agama dan budaya

b)

Nilai budaya dan moral

c)

Nilai moral dan sosial

d)

Nilai agama dan sosial

e)

Nilai budaya dan sosial

66.

"Dua penumpang laki-laki, saat melihat Lail dan ibunya masuk, berdiri memberikan tempat duduk, "Terima kasih". Lail dan ibunya segera duduk"


Penggambaran nilai sosial yang terdapat dalam kutipan novel tersebut di atas adalah ...

a)

Nilai sosial tersebut digambarkan dengan dua orang laki-laki yang memberikan tempat duduknya untuk Lail dan ibunya.

b)

Nilai sosial dalam novel tersebut dibuktikan dengan Lail dan ibunya mengucapkan terima kasih.

c)

Nilai sosial tersebut dijelaskan dengan dua orang laki-laki langsung berdiri begitu melihat Lail dan ibunya.

d)

Nilai sosial dalam novel tersebut yaitu penumpang laki-laki yang baik karena memberikan tempat duduknya kepada Lail dan ibunya.

e)

Nilai sosial tersebut digambarkan dengan perilaku sopan santun dua penumpang laki-laki yang memberikan tempat duduknya kepada Lail dan ibunya yang baru masuk. Kemudian Lail dan ibunya mengucapkan terima kasih, yang menggambarkan bahwa Lail dan ibunya menghargai sopan santun kedua laki-laki itu.

67.

Pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu; tafsiran. Hasil interpretasi adalah hasil dari penafsiran, kesan, atau pendapat tentang sesuatu. Hasil interpretasi dapat diuraikan secara lisan atau tulisan.


Pernyataan tersebut di atas menginformasikan tentang ...

a)

Pengertian tafsiran

b)

Pengertian interpretasi

c)

Manfaat interpretasi

d)

Hakikat penafsiran

e)

Hakikat interpretasi

68.

“Jimbron adalah seorang yang membuat kami takjub dengan tiga macam keheranan. Pertama, kami heran karena kalau mengaji, ia selalu diantar seorang pendeta. Sebetulnya beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik, tapi kami memanggilnya Pendeta Geovany. Rupanya setelah sebatang kara seperti Arai ia menjadi anak asuh sang pendeta. Namun, pendeta berdarah Itali itu tak sedikit pun bermaksud mengonversi keyakinan Jimbron. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid” (SP, 61)


Interpretasi pandangan pengarang pada novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata tersebut adalah ...

a)

Sangat setuju dengan pandangan pengarang, melalui tokoh Jimron pengarang memberikan gambaran kehidupan religius walaupun hidup berbeda agama dan pengarang juga memberikan gambaran cerminan toleransi dan jiwa sosial melalui tokoh pendeta.

b)

Tidak setuju dengan pandangan pengarang, melalui tokoh pendeta pengarang memberikan gambaran kehidupan yang religius walaupun hidup berbeda agama.

c)

Pengarang menghadirkan tokoh Jimbron dalam novel Sang Pemimpi mencerminkan tokoh yang taat beragama dengan mengaji setiap harinya, walaupun dia hidup di lingkungan agama yang berbeda, yaitu agama Katolik. Kemudian pengarang juga menghadirkan cerminan toleransi dan jiwa sosial melalui tokoh pendeta.

d)

Pengarang memunculkan tokoh pendeta dalam novel tersebut guna menunjukkan religiuitas tokoh.

e)

Setuju dengan pandangan pengarang, sebab pengarang menciptakan tokoh Jimron dan pendeta agar novel Sang Pemimpi menarik untuk dibaca.

69.

1. Menyusun laporan penyajian hasil interpretasi.

2. Menginterpretasi pandangan pengarang terhadap kehidupan dalam novel.

3. Membaca isi novel secara mendalam.

4. Memberikan pendapat terhadap tafsiran pengarang tentang kehidupan dalam novel, baik dalam bentuk lisan maupun tulis

a)

1,2,3,4

b)

2,3,4,1

c)

3,2,4,1

d)

4,1,2,3

e)

3,4,2,1

70.

Tetapi tiba-tiba ia mengangkat kepala dan menatapku, “Mengapa?” ia bertanya “Anda menolak kunjungan saya?” Aku menjawab bahwa aku tidak percaya kepada Tuhan. Ia ingin tahu apakah aku yakin benar akan hal itu. Dan aku berkata bahwa aku merasa tidak perlu mempertanyakannya: kurasa itu soal yang sama tidak penting. Ia lalu melemparkan tubuhnya ke belakang pada dinding, tangannya telungkup di paha. Dengan sikap yang seakan-akan hampir tidak berbicara kepadaku, ia mengatakan bahwa kadang-kadang orang merasa yakin, tetapi pada kenyataannya tidak. Aku tidak mengatakan apa-apa. Ia memandang aku dan bertanya, “Bagaimana pendapat Anda mengenai hal itu?” Aku menjawab bahwa hal itu mungkin. Bagaimanapun juga, mungkin aku tidak merasa yakin mengenai hal yang sungguh-sungguh kuminati, tetapi aku benar-benar merasa pasti akan hal yang tidak kuminati. Dan justru yang dibicarakannya, tidak menarik perhatianku. Ia memalingkan pandangannya, tetap tanpa mengubah duduknya, bertanya kepadaku apakah aku berkata demikian karena aku merasa sangat putus asa. Aku menerangkan bahwa aku tidak berputus asa. Aku hanya mersa takut, itu wajar. “Kalau begitu, Tuhan akan membantu Anda.” Ia menerangkan, “Semua orang yang saya kenal yang berada dalam keadaan seperti Anda berpaling kepada-Nya.” Aku mengakui bahwa itu hak mereka. Itu juga membuktikan bahwa mereka mempunyai waktu. Sedangkan aku, aku tidak mau dibantu dan justru aku tidak mempunyai banyak waktu untuk tertarik pada yang tidak menarik hatiku (Orang Asing: 117-118).


Interpretasi yang sesuai terhadap kutipan novel Orang Asing karya Albert Camus adalah ...

a)

Albert Camus adalah tokoh eksistensialisme, tapi Camus tak pernah berkata bahwa “neraka adalah orang lain” seperti Jean-Paul Sartre. Camus bukanlah seorang filsuf yang gagasannya cenderung ketat dan bersistem. Kerangka pikirannya tentang “absurditas” yang menjadi paradigma Camus yang (banyak) dikatakan sebagai sebuah filsafat adalah bagian dari suatu mazhab sastra yang berkembang selepas Perang Dunia II.

b)

Albert Camus mungkin hanya salah satu dari sejumlah pengarang kaliber dunia yang namanya sering disebut-sebut, tetapi tidak terlalu dikenal. Mungkin lebih jauh dan lebih samar-samar dari pada Shakespeare, Hemingway, atau Franz Kafka. Namun, Albert Camus selalu mempunyai daya tariknya tersendiri bagi dunia kesusastraan.

c)

Terbitnya novel pendek yang berjudul Orang asing (1942), serta kumpulan esainya Mite Sisifus— sebuah esei filosofis—Albert Camus tampil secara lebih utuh dalam kesusastraan dunia, dalam kerangka pemikirannya tentang absurd. Gagasannya tersebut, serta gaya kepenulisannya yang berbeda dari khalayak kesusastraan Prancis saat itu, mendapatkan reaksi yang cukup besar dari beberapa penulis terkemuka seperti Jean-Paul Sartre, Roland Barthes, dan Pierre Georgs Castex.

d)

Sepakat bahwa dalam bagian akhir (Resolusi) dari kutipan di atas, bahwa jelas menunjukan gagasan Camus tentang absurditas, mengapa? Kerena dalam resolusi tersebut Camus tidak memberikan titik terang atau jawaban atas konflik yang dibangunnnya. Sedangkan, biasanya dalam resolusi, para penulis umumnya—terutama penulis aliran naturalis dan romantis—selalu memberikan pemecahan masalah dari semua peristiwa yang terjadi.

e)

Yang apabila kita telesuri dalam pengertian tersebut, bahwa perkembangan aliran “absurd” masih satu kutub dengan aliran eksistensialisme, yang telah memiliki sejarah yang cukup panjang, bahkan sebelum Perang Dunia I. Tokoh eksistensialis yang juga menjadi peletak dasar eksistensialisme, Kierkegaard telah menulis karya-karyanya sebelum Perang Dunia I. Para eksponennya, seperti Heidegger, Karl Jaspers, dan Sartre telah menulis juga sebelum Perang Dunia II.

71.

Berikut ciri-ciri dari novel, kecuali...

a)

Jumlah kata +/- 35000 kata

b)

Alur cerita cukup kompleks

c)

Terdiri dari 100 halaman

d)

kelajuan cukup cepat

e)

Kelajuan novel cukup lambat

72.

Peran lawan yang seringkali menjadi musuh dan menyebabkan konflik itu terjadi disebut...

a)

Protagonis

b)

Antagonis

c)

Tritagonis

d)

Deutragonis

e)

Figuran

73.

Urutan struktur novel yang benar adalah:

  1. evaluasi
  2. orientasi
  3. Resolusi
  4. komplikasi
  5. koda
  6. abstrak
a)

6-4-2-5-1-3

b)

6-2-4-1-3-5

c)

2-3-1-4-6-5

d)

6-2-4-3-1-5

e)

2-4-5-3-6-1

74.

teenlit merupakan pengklasifikasian jenis novel berdasarkan...

a)

isi dan penokohan

b)

genre

c)

Kebenaran cerita

d)

Latar belakang

e)

Fiksi

75.

Berikut ini yang bukan merupakan unsur intrinsik adalah...

a)

Tokoh

b)

Latar

c)

nilai kehidupan

d)

Alur

e)

Tema

76.

“Selesaikan pelajaranmu dulu, Manen. Zaman sekarang, seorang wanita sebaiknya dapat berdiri sendiri, apalagi kalau ia dapat membangun masyarakat.”

amanat yang paling telat untuk penggalan novel diatas adalah...

a)

Wanita sebaiknya dapat mandiri

b)

Wanita harus bermasyarakat

c)

Pendidikan suami istri harus seimbang

d)

Wanita tidak boleh kalah oleh pria

e)

Cita-cita jangan sampai gagal

77.

Bacalah kutipan novel berikut


Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi.

Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah...

a)

Gunda

b)

Sedih

c)

Tegang

d)

Khusyuk

e)

Hening

78.

Saat itu aku dihadapkan pada suatu dilema, apakah aku akan mendekatinya dan terus terang mengatakan kepadanya siapa aku ini sebenarnya atau tetap begini saja seterusnya. Semenjak aku menjadi mandor kebun, aku tidak pernah lagi berhubungan dengan Mas Sudibyo.


Watak tokoh “Aku” yang terlihat dalam penggalan novel tersebut adalah...

a)

Egois

b)

Ceroboh

c)

Lemah

d)

Penyabar

e)

Peragu

79.

Topik: Membaca Terbatas

Indikator: Peserta didik dapat melengkapi unsur teks


Sang Pemimpi adalah novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini menceritakan kisah kehidupannya di Pulau Belitung yang dililit kemiskinan. Ada tiga remaja SMA yang bermimpi untuk melanjutkan sekolah hingga ke Perancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. [...]


Kalimat yang menyatakan keunggulan untuk melengkapi teks tersebut yang tepat adalah....

a)

Akan tetapi, terlalu banyak drama yang disajikan dalam novel ini, sehingga membuat pembaca bosan dengan alur cerita yang disajikan.

b)

Selain itu, buku ini juga mengajarkan tentang ketidakmungkinan yang dapat diwujudkan dengan kerja keras.

c)

Novel yang disajikan dengan bahasa yang luas ini mampu menyihir pembaca seakan ikut merasakan kebanggaan dan kesedihan para tokohnya.

d)

Meskipun disebut sebagai buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, buku ini nyaris tidak ada hubungannya dengan Laskar Pelangi.

e)

Pada setiap bab, mulai awal hingga akhir, buku ini memiliki hubungan yang sangat erat, seperti mozaik kehidupan.

80.

Cermati kutipan novel berikut!

Di akhir suratnya, Baso menulis sebuah pesan atau mungkin sebuah semangat buat dirinya sendiri, “Aku akhirnya sampai pada kesimpulan, bahwa hidup itu masalah penyerahan diri. Kalau aku sudah bingung dan terlalu capek menghadapi segala tekanan hidup, aku praktikan nasihat Kyai Rais, yaitu siapa saja yang mewakilkan urusannya kepada Tuhan, maka Dia akan ‘mencukupkan’ semua kebutuhan kita. ‘Cukup’ kawanku. Itu yang seharusnya kita cari. Apa artinya banyak harta tapi tidak pernah merasa cukup. Itulah janji Tuhan buat orang yang tawakal. Aku ingin tawakal sempurna. Aku ingin dicukupkan-Nya segala kebutuhan.” (Ranah 3 Warna: A. Fuadi)

Hubungan antarunsur yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah ...

a)

amanat dengan tema

b)

penokohan dengan amanat

c)

amanat dengan alur cerita

d)

penokohan dengan latar kejadian

e)

latar kejadian dengan amanat

81.

Bacalah kutipan teks novel berikut!

Aku dan Rangga iseng-iseng mengambil antrean di antara para turis Asia Timur yang sangat percaya dengan mitos semacam itu. Turis-turis itu begitu antusias untuk menyentuh dan berfoto di atas point zero hingga platnya luntur menjadi putih mengkilap. Aku mendengar nama oran lain, berharap bisa kembali lagi ke Paris bersama keluarga, kekasih, atau teman dekat mereka.


(99 Cahaya di Langit Eropa: Hanum Salsabeila Rais dan Rangga Almahendra)

Unsur ekstrinsik yang terdapat dalam penggalan novel tersebut adalah nilai …

a)

agama

b)

sosial

c)

budaya

d)

pendidikan

e)

ekonomi

82.

Nilai moral, nilai sosial, nilai pendidikan, nilai budaya termasuk unsur-unsur .... dalam novel

a)

Intrinsik

b)

Ekstrinsik

c)

Endosentrik

d)

Eksosentrik

e)

Karakteristik

83.

Cermati kutipan novel berikut!

Rumah idaman di kampung melayu yang tidak dapat dinamakan besat, sudah disambung dengan pelampang ke muka, lalu dihiasi dengan daun-daun beringin dan bunga-bunga teratai. Bunga kertas yang merumbai-umbai pun tidak pula ketinggalan, sebagai lazim diperbuat di kampunng, tiap-tiap ada perhelatan.

Unsur Intrinsik yang dominan pada penggalan novel di atas adalah ....

a)

Alur cerita

b)

Tema

c)

Perwatakan

d)

Sudut Pandang

e)

Latar

84.

Cermati kutipan teks berikut!

Nita bersama adiknya merantau ke Jakarta. Ada beberapa pernyataan dari tetangga mengenai mereka berdua di Jakarta. Seorang tetangga yang juga bekerja di Jakarta mengatakan bahwa Nita bekerja di sebuah rumah makan. Sementara itu, adiknya bekerja di sebuah swalayan. Namun, ada pernyataan tetangga yang mengatakan bahwa Nita di Jakarta bekerja sebagai pengemis, sedangkan adiknya bekerja sebagai pengamen. Sebagian tetangga ada yang percaya dan tidak dengan kabar itu. Akan tetapi, pihak keluarga Nita membantah semua pernyataan para tetangganya itu.

Ungkapan yang tepat sesuai paragraf tersebut adalah ....

a)

Bintang Lapangan

b)

Kabar Angin

c)

Kambing Hitam

d)

Mata Rantai

e)

Pasang Mata

85.

Cermati kutipan Novel berikut!

Laki-laki itu mendekat begitu pasti, seperti laju kereta api menuju stasiun tempat memuntahkan isi lambung. Dan orang ini mengangkut bara dalam perutnya. Aku menyambutnya sambil terus bernapas. Kekerasannya mengendur. Sinar matanya yang tadi garang, melembut. Gelagapan dia sibuk menelan dahak.

Dalam kutipan novel tersebut penulis menggunakan majas ...

a)

Personifikasi

b)

Metafora

c)

Perbandingan

d)

Hiperbola

e)

Anafora

86.

Cermati kutipan teks berikut!

Yanto sudah lebih dari sepuluh tahun mengabdikan diri sebagai seorang guru di MA Kabupaten Serang. Adiknya Wulan, juga menjadi guru di MTs dan kakaknya, Wati menjadi dosen perguruan tinggi. Orang mengibaratkan keluarganya sebagai .... karena ayah ibunya juga seorang guru dan kakeknya almarhum dulu seorang kepala sekolah di Zaman penjajahan Belanda.

Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

a)

Tiada gading yang tak retak

b)

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya

c)

Sekali air pasang sekali tepian berubah

d)

Jika tidak berada-ada,takkan tempuh bersarang rendah

e)

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading

87.

Bacalah kutipan novel berikut!

Pendidikan budi pekerti perempuan semata-mata ditujukan untuk keperluan laki-laki. Segala sifat lemah itu dijadikan sifat perempuan yang termulia. Perempuan mesti sabar, perempuan mesti lemah lembut, perempuan mesti pendiam. Berjalan tidak boleh lebar-lebar, berbicara dan tertawa tiada boleh keras. Dalam segala hal ia halus. Layar terkembang, STA

Kalimat berupa kritik yang sesuai dengan kutipan novel tersebut adalah ....

a)

STA seharusnya memberikan gambaran tokoh yang jelas sehingga mudah dipahami

b)

Adanya penyajian yang melemahkan derajat kaum wanita, yaitu harus tunduk kepada kaum pria

c)

Nilai-nilai yang terkandung dalam kutipan novel tersebut biasa saja dan sudah sangat umum

d)

Novel tersebut mengandung nilai pendidikan, kepribadian, tanggungjawab, dan religius

e)

Alur ceritanya tidak jelas dan gaya bercerita yang berlebihan terasa membosankan kepada pembaca

88.

Cermati Teks berikut!

1) Bahasa Indonesia semakin diminati warga asing di luar negeri dan telah diajarkan setidaknya di 73 negara.

2)Tenaga pendidik Bahasa Indonesia untuk luar negeri juga semakin dibutuhkan, kata koordinator Program Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk penutur Asing di Biro perencanaan dan kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional Pengesti Wiedarti.

3) Beliau juga mengatakan, permintaan terhadap tenaga pendidik Indonesia ternyata terbilang cukup banyak.

4) Begitu pula, pengiriman tenaga pendidik Bahasa Indonesia ke luar negeri bergantung dari bentuk kerja sama antarnegara dan lembaga di berbagai bidang.

5) Saat ini, terdapat 219 lembaga yang mengajarkan Bahasa Indonesia untuk penutur asing di 73 Negara

Ide pokok paragraf tersebut yang paling tepat adalah ....

a)

Tenaga pendidik Indonesia semakin banyak

b)

Permintaan terhadap tenaga pendidik bahasa cukup banyak

c)

Pengiriman tenaga pendidik Bahasa Indonesia Lancar

d)

Bahasa Indonesia semakin diminati orang asing

e)

Pengajar Bahasa Indonesia untuk penutur asing ada di 73 Negara

89.

Cermati Teks berikut!

1) Jumlah anak yang turun ke jalan untuk mencari nafkah dari hari ke hari akan terus naik.

2) Dari data kementerian sosial, jumlah anak jalanan pada tahun 2008 masih mencapai 36000, sekarang menjadi 230.895.

3) Kenaikan itu dapat dilihat secara kasat mata baik di simpang empat jalan ibu kota maupun di kota kecil.

4) Dengan sangat mudah kita dapat menjumpai anak laki-laki atau atau perempuan meminta-minta atau mengamen.

5) Fenomena anak jalanan seperti itu sebelum tahun 2000 hanya bisa dilihat di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Fakta dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat ....

a)

1) dan 2)

b)

1) dan 3)

c)

2) dan 3)

d)

2) dan 4)

e)

2) dan 5)

90.

Cermati Teks berikut!

1) Jumlah anak yang turun ke jalan untuk mencari nafkah dari hari ke hari akan terus naik.

2) Dari data kementerian sosial, jumlah anak jalanan pada tahun 2008 masih mencapai 36000, sekarang menjadi 230.895.

3) Kenaikan itu dapat dilihat secara kasat mata baik di simpang empat jalan ibu kota maupun di kota kecil.

4) Dengan sangat mudah kita dapat menjumpai anak laki-laki atau atau perempuan meminta-minta atau mengamen.

5) Fenomena anak jalanan seperti itu sebelum tahun 2000 hanya bisa dilihat di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Opini dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor ....

a)

1) dan 2)

b)

1) dan 3)

c)

1) dan 4)

d)

2) dan 4)

e)

2) dan 5)

91.

Cermati Teks berikut!

1) Bahasa Indonesia semakin diminati warga asing di luar negeri dan telah diajarkan setidaknya di 73 negara.

2)Tenaga pendidik Bahasa Indonesia untuk luar negeri juga semakin dibutuhkan, kata koordinator Program Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk penutur Asing di Biro perencanaan dan kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional Pengesti Wiedarti.

3) Beliau juga mengatakan, permintaan terhadap tenaga pendidik Indonesia ternyata terbilang cukup banyak.

4) Begitu pula, pengiriman tenaga pendidik Bahasa Indonesia ke luar negeri bergantung dari bentuk kerja sama antarnegara dan lembaga di berbagai bidang.

5) Saat ini, terdapat 219 lembaga yang mengajarkan Bahasa Indonesia untuk penutur asing di 73 Negara

Kalimat fakta dalam paragraf tersebut adalah nomor ....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (5)

d)

(4) dan (5)

e)

(1) dan (5)

92.

Bacalah penggalan novel berikut dengan saksama!


Akan tetapi tibalah satu bencana. Ketika suatu malam Badri bertandang lagi, Lena tidak membiarkannya masuk. Malah berkata seperti hendak mengusirnya.

"Jangan kemari lagi."

Terpana Badri mendengar ucapan gadis itu. Lebih terpana lagi dia ketika Lena menyebut nama Rosni seorang gadis yang sering juga dibawanya keluar malam untuk menonton film.

"Aku tidak serius dengan dia," kata Badri menangkis.

"Enak benar jadi laki-laki. Begitu sering membawa seorang gadis keluar malam, tapi kalau ditanya oleh gadis yang lain, lalu dibilang aku tidak serius dengan dia, " umpat Lena dengan tengiknya. Lalu sebelum Badri memberi alasan, pintu ditutup dan dikuncinya dari dalam. Tinggallah Badri terperangah di anak tangga.

Jodoh, A.A, Navis


Konflik yang tergambar dalam penggalan novel tersebut adalah ... .

a)

Badri tidak boleh bertandang lagi ke rumah Lena.

b)

Kemarahan Lena kepada Badri.

c)

Badri sering membawa Rosni me nonton film.

d)

Badri sering keluar malam dengan teman-temannya.

e)

Badri egois dan selalu memberi alasan bohong.

93.

Bacalah kutipan novel berikut ini!


Aku ingin membuktikan bahwa kata-kata Ihsan itu salah. Aku masih memiliki hati dan pikiranku. Di sini, di pesantren ini, aku masih sadar bahwa aku belajar. Aku nyantri sebab aku ingin mendalami ilmu agama. Lebih dari itu, kedatanganku ke sini jauh-jauh dari Jakarta tidak hanya untuk mendalami agama saja, melainkan juga untuk mempraktikkan ajaran-ajaran agama yang aku anut. Aku tidak ingin meninggalkan apa yang telah aku peroleh dan aku tetap memiliki keinginan yang kuat untuk meraih keilmuan yang belum aku raih di sini. Aku tetap ingin mengaji. Aku tetap ingin menghafal ayat-ayat al-Qur’an dan hadis-hadis nabi. Aku tidak ingin menyia-nyiakan hidupku, sebab sudah lama aku menyia-nyiakannya.

(Novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman al-Azizy, 2008)


Watak tokoh dalam kutipan novel tersebut adalah ... .

a)

mudah goyah

b)

senang belajar di Jakarta

c)

menyia-nyiakan hidup

d)

hanya mendalami agama

e)

teguh pendirian

94.

Cermati dengan teliti teks sastra berikut ini!


Suatu hari Datuk Maringgih pergi ke rumah Baginda Sulaiman yang sedang sakit untuk menagih piutangnya. Di sanalah Datuk Maringgih terpesona melihat kecantikan Siti Nurbaya. Datuk Maringgih memaksa Baginda Sulaiman untuk menjadikan Siti Nurbaya sebagai istri mudanya kalau ayah Siti Nurbaya tak sanggup untuk membayar utangnya.


Siti Nurbaya menolaknya, karena dia sudah punya kekasih, yakni Syamsul Bahri. Tapi Siti Nurbaya tak berdaya dan akhirnya dipersunting oleh Datuk Maringgih yang berumur sebaya dengan ayahnya. Kabar tersebut sampai ke telinga Syamsul Bahri. Hatinya sangat sedih dan mencoba bunuh diri.


Penyebab konflik yang menimpa tokoh Siti Nurbaya adalah ... .

a)

Ayahnya terpaksa mengawinkannya dengan Datuk Maringgih.

b)

Datuk Maringgih akan menyita seluruh harta ayahnya.

c)

Ayahnya tidak mampu membayar utang pada Datuk Maringgih.

d)

Ayahnya diancam oleh Datuk Maringgih.

e)

Pegawai Belanda bertindak dengan kekerasan pada ayahnya.

95.

Bacalah penggalan cerita pendek di bawah ini dengan saksama!


Sebenarnya romo tidak terlalu kolot. Beliau tidak menghalangi hubunganku dengan Sri, anak orang biasa. Romo tidak mengharuskan aku kawin dengan seorang Den Ayu, atau setidak-tidaknya anak orang terpandang. Hanya itu masalahnya, aku terlalu muda untuk cepat-cepat kawin. Aku harus kuliah dulu, dan aku memang ingin kuliah. Aku tidak mau sekedar menjadi camat seperti romo. Tapi... Pak Karto....


Watak Romo dalam kutipan cerita tersebut adalah ... .

a)

demokratis

b)

kolot

c)

sombong

d)

tidak tegas

e)

materialistis