WorksheetsLULUS UP
Total questions: 16
Worksheet time: 17mins
Siska mencoba rok baru yang dibelikan mamanya.
Setiap hari kakakku mendengarkan lagu-lagu rock.
Hubungan makna kalimat-kalimat di atas adalah ....
homonim
homograf
homofon
sinonim
Kami mengucap salam kepada hadirin.
Ibu menambahkan daun salam pada masakannya.
Hubungan makna dari kalimat-kalimat di atas adalah ....
sinonim
polisemi
homonim
homograf
Malam ini terjadi gerhana bulan.
Ayahku lahir pada bulan Juli.
Hubungan makna dari kalimat-kalimat di atas adalah ....
homonim
polisemi
sinonim
homofon
Feni harus minum obat untuk sakit lambung.
Lambung kapal itu mengalami kebocoran.
Hubungan makna dari kalimat-kalimat di atas adalah ....
homonim
homograf
homofon
polisemi
Aku berjalan kaki mengitari kaki bukit itu. Kata kaki dan kaki bukit mempunyai hubungan makna...
homonim
homograf
polisemi
Permasalahan pokok yang ingin diteliti dalam PTK yakni :”Apakah Model Pembelajaran .konstruktivis mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam mempelajari pokok bahasan dalam mata diklat MRLE di kelas I SMK ? Yang manakah pertanyaan berikut ini yang tidak dapat menjawab permasalahan di atas ?
Bagaimanakah prestasi belajar mata diklat MRLE sebelum dilakukan tindakan ?
bagaimana pendapat guru dan siswa dalam pembelajaran MRLE sebelumnya ?
seberapa jauh pengaruh kendala yang dihadapi guru dalam mengajar terhadap hasil belajar siswa ?
model pembelajaran yang bagaimana yang diharapkan guru dan siswa di masa datang ?
Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi yang penting bagi kehidupan seharihari. Oleh karena itu, sasaran pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah peserta didik terampil dalam berbahasa Indonesia, dengan kata lain mampu berkomunikasi secara efektif, baik lisan maupun tertulis. Berdasarkan hal tersebut, rumusan yang tidak terkait dengan tujuan pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah …
Peserta didik mampu berkomunikasi secara efektif dan efi sien dengan etika yang berlaku, baik lisan maupun tertulis
Peserta didik dapat menghargai bahasa dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara
Peserta didik mampu menguasai konsep fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik dalam bahasa Indonesia.
Peserta didik dapat menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk meningkatkan wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bahasa
Peserta didik mampu menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual serta kematangan emosional dan sosial.
Bacalah KD Bahasa Indonesia berikut!
Menyajikan hasil identifi kasi pokok pikiran berdasarkan teks tulis dan lisan secara lisan, tulis, dan visual. Indikator pembelajaran yang cocok untuk KD di atas adalah …
Menunjukkan sikap percaya diri dalam menyajikan pokok pikiran dalam teks tulis
Menyebutkan ciri-ciri pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara tulis.
Mengidentifi kasi pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara tulis.
Memahami pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara tulis.
Mempresentasikan hasil identifi kasi pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara lisan.
Lengkapilah langkah-langkah kegiatan pembelajaran di bawah ini!
1) Peserta didik membaca dalam hati teks prosedur cara membuat anyaman.
2) Peserta didik dan guru bertanya jawab tentang isi teks prosedur, terkait alat bahan dan langkah-langkah membuat anyaman.
3) Peserta didik membuat anyaman dengan panduan LKPD.
4) Peserta didik secara berpasangan membandingkan karya anyamannya.
5) Guru mengambil teks prosedur yang telah dibagikan.
Langkah-langkah kegiatan yang tepat untuk melengkapi kegiatan pembelajaran di atas adalah ....
Peserta didik menentukan langkah-langkah kunci dan menuangkannya dalam graphic organizer.
Peserta didik menuliskan kembali langkah-langkah membuat anyaman dengan kalimat sendiri secara runtut.
Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas kelompok untuk membuat anyaman dengan pola yang berbeda dilengkapi dengan langkah-langkah pembuatannya secara runtut
Guru meminta peserta didik memberikan pendapat mengenai anyaman
Peserta didik menyajikan hasil anyaman disertai dengan penjelasan secara lisan tentang langkah-langkah pembuatannya.
Perhatikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang masih acak berikut ini!
1) Mengorganisasi siswa dalam belajar
2) Orientasi siswa pada masalah
3) Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri atau kelompok
4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Jika langkah-langkah tersebut disusun mengikuti urutan model pembelajaran Problem Based Learning, urutan langkah yang tepat adalah ....
1-2-3-4
2-1-3-4
3-2-1-4
2-3-1-4
Rumusan masalah dalam PTK berikut, yang mana paling tepat disebut sebagai rumusan masalah PTK?
Apakah pengaruh permainan peran dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Boyolali?
Bagaimana cara meningkatkan kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan melalui metode tanya jawab dalam pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XI IPA 2?
Mengapa siswa SMA Negeri 2 Boyolali selalu menjadi juara dalam berbagai perlombaan nasional?
Bagaimana cara menggunakan alat peraga yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah?
proposal penelitian dalam PTK adalah
usulan untuk mendapatan dana penelitian
uraian tentang kompetensi kompetensi yang harus dilakukan guru
uraian projek penelitian pendidik
perencanaan sistematis untuk melaksanakan PTK
Bacalah teks cerpen berikut!
Karena akan diadakan penelitian tentang gizi keluarga, semua siswa diminta menceritakan menu makanan sehari-hari. Bagi Nastiti, tugas itu terasa berat. Bukan karena ia tidak mampu menyusun kata-kata atau takut berbicara di depan kelas, tetapi ia sangat malu karena setiap hari makan daun pegagan. Ia yakin ceritanya hanya akan menjadi bahan tertawaan seluruh kelas. Ia juga tidak ingin keluarganya menjadi olok-olokkan jika mereka mengetahui menu makanan keluarganya.
Menjelang malam Nastiti semakin gelisah. Ia bingung menu apa yang harus diceritakan besok. Ia mencoba mencarinya di majalah bekas. Ditemukan beberapa menu makan kemudian ia tuliskan. Pagi roti dan susu; siang sup dan paha ayam; malam kentang goreng daging panggang.
“Kak, kalau menu ini bagaimana?” tanya Nastiti pada kakaknya.
“Makanan itu hanya ada di dunia mimpi bagi kita,” kata kakaknya sambil tersenyum.
Nastiti kecewa. Kemudian ia mencari di koran bekas bungkus. Di sana tertera iklan sebuah restoran yang menawarkan berbagai menu makanan. Ia bersemangat menyalinnya ke dalam buku tugas. Kembali ia tunjukkan kepada kakaknya.
“Kalau yang ini bagus tidak, Kak? Nastisti berharap mendapatkan persetujuan.
“O, bagus. Tapi itu khusus makanan orang kaya. Bagi kita tidak mungkin.
Sikap yang seharusnya dilakukan oleh kakak Nastiti terhadap Nastiti sesuai pesan yang terdapat dalam teks tersebut adalah …
Meminta Nastiti untuk tidak banyak pertimbangan dalam menulis menu makanan.
Agar tidak membuka aib keluarga, ia meminta Nastiti untuk tidak perlu bercerita.
Menasihati nastiti agar tidak perlu malu dengan keadaan keluarganya.
Menasihati adiknya agar mau bekerja keras sehingga menjadi kaya
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Sajak putih, Chairil Anwar
Penggalan puisi diatas menggunakan majas ….
Personifikasi
Paradoks
Eufemisme
Hiperbola
Pars pro toto
Perpisahan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarimu
Lewat celah kaca jendela
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Baris ke-6 puisi tersebut menggunakan majas....
Metafora
Litotes
Personifikasi
Eufemisme
kakiku luka
luka kakiku
kakikau lukakah
lukakah kakikau
kalau kakikau luka
lukakukah kakikau
kakiku luka
lukakaukah kakikau
kakiku luka
lukakaukah kakiku
kalau lukaku lukakau
kakiku kakikaukah
kakikaukah kakiku
kakiku luka kaku
kalau lukaku lukakau
lukakakukakiku lukakakukakikaukah
lukakakukakikaukah lukakakukakiku
1979
Analisis puisi Belajar membaca :
belajar membaca sebagai bekal di hari nanti
penyair merasakan sakit yang terlalu menusuk sehingga tak dpat lagi menahannya sendiri.
menginterpretasikan bahwa penyair mendapat duka/ musibah/ peristiwa yang tidak mengenakkan hatinya.
puisi tersebut sebagai symbol renggangnya komunikasi antar manusia. Dimana orang yang saling cuek dikarenakan kesibukannya masing-masing sehingga budaya timur yang ikut merasakan penderitaan orang lain
