Font size
WorksheetsTatalaksana Gizi Buruk part 1
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Mencegah hipoglikemia
Beri F-100 sesegera mungkin, berikan setiap 2 jam selama 24 jam pertama (siang dan malam)
Pemberian formula dalam jumlah kecil dan sering untuk menghindari beban berlebih pada usus, hati dan ginjal
Tunda pemberian antibiotik
Letakkan balita ditempat terbuka
Tanda dehidrasi
Kencing terakhir lebih dari 6 jam
Tinja berlendir dalam jumlah sedikit sering terjadi gizi buruk
Anak tampak haus
Anak lemas
Memperbaiki gangguan keseimbangan elektrolit
Segera dilakukan pemberian cairan IV
Berikan oralit
Berikan ReSoMal
Sebaiknya rehidrasi balita gizi buruk dilakukan secara IV
Pemantauan Rehidrasi
Frekuensi napas dan denyut nadi
Frekuensi miksi dan jumlah produksi urin
Frekuensi buang air besar dan muntah.
Pantau juga kenaikan berat badan
Balita gizi buruk rentan terhadap infeksi bakteri dan seringkali infeksi disebabkan oleh organisme yang berbeda. Tanda dan gejala umum infeksi pada gizi buruk yang sering ditemukan yaitu:
Demam
Hipotermia
Hipoglikemia
Letargis
Fase stabilisasi pada gizi buruk
Bertujuan untuk menstabilkan kondisi anak dan bukan untuk menaikkan berat badan
Sudah harus tercapai kenaikan berat badan
Mulai pemberian formula rendah natrium, tinggi protein dan tinggi karbohidrat
Pemberian cairan tidak dibedakan antara gizi buruk edema dan non edema
Fase rehabilitasi pada gizi buruk
Pemenuhan energi 100-120 kkal/kgBB/hari
Lemak minimal 20% total energi
Tetap rawat inap
ASI tetap diberikan sebagai tambahan bila masih menyusui
Penyakit penyulit/ penyerta pada gizi buruk
Pneumonia
Gangguan elektrolit
Anemia
Tuberkulosis
Tatalaksana anemia pada gizi buruk
Zat besi diberikan sesegera mungkin, terutama pada fase stabilisasi
Pemberian asam folat dosis tinggi dan zat besi
Zat besi diberikan pada fase transisi
Dilakukan transfusi darah bila ditemukan Hb diatas 6 g/dL
Cara mengatasi hipoglikemia
Berikan larutan Glukosa 10% atau larutan gula pasir 10%* secara oral/NGT (bolus) sebanyak 50 ml
F-75 setiap 2 jam
Berikan Larutan Glukosa 10% iv (bolus) 5 ml/kgBB
Berikan larutan Glukosa 10% atau larutan gula pasir 10% secara oral / NGT (bolus) sebanyak 50 ml
