Font size
S
M
L
XL
WorksheetsREMEDIAL UJIAN PL 3-2021
Total questions: 90
Worksheet time: 45mins
Name
Class
Date
1.
Biogeochemical cycle of mercury, Gunung berapi melepaskan mercury ke atmosfer berupa;
a)
Hg
b)
Hg (0)
c)
Hg (II)
d)
MeHg
2.
Oxidasi mercury menghasilkan;
a)
Hg
b)
Hg (0)
c)
Hg (II)
d)
MeHg
3.
Reduksi mercury menghasilkan;
a)
Hg
b)
Hg (0)
c)
Hg (II)
d)
MeHg
4.
Methylasi mercury menghasilkan;
a)
Hg
b)
Hg (0)
c)
Hg (II)
d)
MeHg
5.
Demethylasi mercury menghasilkan;
a)
Hg
b)
Hg (0)
c)
Hg (II)
d)
MeHg
6.
Oxidasi mercury terjadi di;
a)
Atmosfer
b)
Laut/ Daratan
c)
Sediment
d)
Semua jawaban benar atau salah
7.
Reduksi mercury terjadi di;
a)
Atmosfer
b)
Laut/ Daratan
c)
Sediment
d)
Semua jawaban benar atau salah
8.
Dikaitkan dengan tremor, gingivitis dan/ atau perubahan psikologis ringan, bersama dengan aborsi spontan dan malformasi kongenital, adalah;
a)
Keracunan Mercury anorganik
b)
Keracunan Monomethylmercury
c)
Efek Cadmium
d)
Efek Timbal
9.
Kerusakan pada otak dan sistem saraf pusat, sementara paparan janin dan pasca kelahiran menimbulkan aborsi, kelainan bawaan, dan perubahan perkembangan pada anak-anak, adalah;
a)
Keracunan Mercury anorganik
b)
Keracunan Monomethylmercury
c)
Efek Cadmium
d)
Efek Timbal
10.
Dikaitkan dengan disfungsi ginjal, penyakit paru obstruktif dan kanker paru-paru, disebabkan oleh;
a)
Keracunan Mercury anorganik
b)
Keracunan Monomethylmercury
c)
Efek Cadmium
d)
Efek Timbal
11.
Mengakibatkan efek biokimia beracun pada manusia yang pada gilirannya menyebabkan masalah dalam sintesis hemoglobin, efek pada ginjal, saluran pencernaan, sendi dan sistem reproduksi, dan kerusakan akut atau kronis pada sistem saraf.
a)
Keracunan Mercury anorganik
b)
Keracunan Monomethylmercury
c)
Efek Cadmium
d)
Efek Timbal
12.
Efek pada ginjal, saluran pencernaan, sendi dan sistem reproduksi, dan kerusakan akut atau kronis pada sistem saraf.
a)
Keracunan Mercury anorganik
b)
Keracunan Monomethylmercury
c)
Efek Cadmium
d)
Efek Timbal
13.
Kelompok kegiatan yang berpotensi menimbulkan polusi adalah;
a)
Industri kimia dan instalasi kimia;
b)
Produksi dan pengolahan logam;
c)
Industri mineral;
d)
Semua jawaban benar atau salah
14.
Sebagai bahan aditif dalam bahan bakar bensin yang berfungsi untuk meningkatkan daya pelumasan, juga meningkatkan efisiensi pembakaran sehingga kinerja kendaraan bermotor meningkat, adalah;
a)
Timbal tetra etil (Tetra Ethyl Lead / TEL)
b)
Hg⁺⁺ (organometallic compounds),
c)
Cd (Cadmium)
d)
Semua jawaban benar atau salah
15.
Logam berat yang dapat menimbulkan efek yang merugikan kesehatan manusia, sehingga sering disebut sebagai logam beracun, adalah ;
a)
Logam Berat Esensial
b)
Logam Berat Non Esensial
c)
Unsur Kimia Logam
d)
Bahan Radioaktif
16.
Logam berat dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidup, namun dalam jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan efek racun, adalah ;
a)
Logam Berat Esensial
b)
Logam Berat Non Esensial
c)
Unsur Kimia Logam
d)
Bahan Radioaktif
17.
Hg, Cd, Pb, Sn, Cr(VI) dan As termasuk logam berat ;
a)
Logam Berat Esensial
b)
Logam Berat Non Esensial
c)
Unsur Kimia Logam
d)
Bahan Radioaktif
18.
Zn, Cu, Fe, Co, Mn dan Se, termasuk logam berat;
a)
Logam Berat Esensial
b)
Logam Berat Non Esensial
c)
Unsur Kimia Logam
d)
Bahan Radioaktif
19.
Kegiatan industri melepaskan polutan ke ;
a)
Atmosfer
b)
Air
c)
Tanah
d)
Semua jawaban benar atau salah
20.
Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah, jenis industri yang telah ditetapkan Baku mutu nya adalah;
a)
40 jenis industri
b)
42 jenis industri
c)
46 jenis industri
d)
47 jenis industri
21.
Plastik yang bertindak sebagai polutan dikategorikan menjadi sampah, berdasarkan ukurannya adalah;
a)
mikroplastik
b)
mesoplastik
c)
Makroplastik
d)
Semua jawaban benar atau salah
22.
Potongan plastik yang berukuran antara 2-5 mm. adalah;
a)
mikroplastik
b)
mesoplastik
c)
Makroplastik
d)
Semua jawaban benar atau salah
23.
Ukuran plastik lebih dari 20 mm. adalah;
a)
mikroplastik
b)
mesoplastik
c)
Makroplastik
d)
Semua jawaban benar atau salah
24.
Keluarga plastik yang dapat meleleh saat dipanaskan dan mengeras saat didinginkan
a)
Thermoplastic
b)
Thermoset
c)
Makroplastik
d)
Mikroplastik
25.
Keluarga plastik yang mengalami perubahan kimia ketika dipanaskan, menciptakan jaringan tiga dimensi. Setelah dipanaskan dan dibentuk, plastik-plastik ini tidak dapat dilebur dan direformasi
a)
Thermoplastic
b)
Thermoset
c)
Makroplastik
d)
Mikroplastik
26.
PET sebagian besar digunakan untuk keperluan kemasan makanan dan minuman karena kemampuannya yang kuat untuk mencegah oksigen masuk dan merusak produk di dalamnya.
a)
PET/PETE/Polyester (Polyethylene Terephthalate)
b)
PP (Polypropylene)
c)
Polystyrene
d)
Polyvinyl Chloride (PVC)
27.
mengandung antimon trioksida suatu hal yang dianggap sebagai karsinogen yang mampu menyebabkan kanker pada jaringan hidup.
a)
PET/PETE/Polyester (Polyethylene Terephthalate)
b)
PP (Polypropylene)
c)
Polystyrene
d)
Polyvinyl Chloride (PVC)
28.
Plastik ini tidak dapat didaur ulang dan juga dapat menyebabkan gangguan asma dan hormon pada manusia
a)
PET/PETE/Polyester (Polyethylene Terephthalate)
b)
PP (Polypropylene)
c)
Polystyrene
d)
Polyvinyl Chloride (PVC)
29.
Lebih kaku dan lebih tahan terhadap panas, banyak digunakan untuk wadah makanan panas
a)
PET/PETE/Polyester (Polyethylene Terephthalate)
b)
PP (Polypropylene)
c)
Polystyrene
d)
Polyvinyl Chloride (PVC)
30.
Plastik yang biasa digunakan untuk wadah makanan, karton telur, gelas dan mangkuk sekali pakai, kemasan, dan juga helm sepeda, adalah;
a)
PET/PETE/Polyester (Polyethylene Terephthalate)
b)
PP (Polypropylene)
c)
Polystyrene
d)
Polyvinyl Chloride (PVC)
31.
Ketika terpapar dengan makanan panas dan berminyak, bisa melepaskan styrene yang dianggap sebagai racun otak dan sistem saraf
a)
PET/PETE/Polyester (Polyethylene Terephthalate)
b)
PP (Polypropylene)
c)
Polystyrene
d)
Polyvinyl Chloride (PVC)
32.
Dalam hal toksisitas, dianggap sebagai plastik yang paling berbahaya, adalah;
a)
PET/PETE/Polyester (Polyethylene Terephthalate)
b)
PP (Polypropylene)
c)
Polystyrene
d)
Polyvinyl Chloride (PVC)
33.
Peristiwa alam seperti letusan gunung berapi atau kebakaran hutan juga dapat menyebabkan polusi alami ketika banyak unsur beracun dilepaskan ke lingkungan, adalah;
a)
Point source Pollution
b)
Diffuse Pollution
c)
Anthropogenic Source
d)
Natural geogenic Source
34.
Polusi tanah dapat disebabkan oleh peristiwa tertentu atau serangkaian peristiwa dalam area tertentu di mana kontaminan dilepaskan ke tanah, dari sumber dan identitas polusi mudah diidentifikasi, sumber polusi ini adalah ;
a)
Point source Pollution
b)
Diffuse Pollution
c)
Anthropogenic Source
d)
Natural geogenic Source
35.
Merupakan sumber pencemaran , termasuk bekas lokasi pabrik, pembuangan sampah dan air limbah yang tidak memadai, tempat pembuangan akhir yang tidak terkontrol, aplikasi agrokimia yang berlebihan, adalah sumber pencemaran
a)
Point source Pollution
b)
Diffuse Pollution
c)
Anthropogenic Source
d)
Natural geogenic Source
36.
Polusi yang tersebar di area yang sangat luas, terakumulasi di tanah, dan tidak memiliki sumber tunggal atau yang mudah diidentifikasi adalah
a)
Point source Pollution
b)
Diffuse Pollution
c)
Anthropogenic Source
d)
Natural geogenic Source
37.
Bahan-bahan kimia ini dilepaskan ke lingkungan secara tidak sengaja, misalnya dari tumpahan minyak atau pencucian dari tempat pembuangan sampah, atau dengan sengaja, seperti halnya dengan penggunaan pupuk dan pestisida, irigasi dengan air limbah yang tidak diolah, atau aplikasi tanah dari lumpur limbah, adalah;
a)
Point source Pollution
b)
Diffuse Pollution
c)
Anthropogenic Source
d)
Natural geogenic Source
38.
Pengaruh yang merugikan yang timbul segera setelah pemaparan dengan dosis tunggal suatu bahan kimia atau bahan lain, atau pemberian dosis ganda dalam waktu lebih kurang 24 jam adalah;
a)
Toksisitas akut
b)
Toksisitas sub akut
c)
Toksisitas kronik
d)
Toksisitas subkronik
39.
Pengaruh yang merugikan pada hewan percobaan yang timbul sebagai akibat pemberian takaran harian berulang dari bahan kimia atau bahan lain, dengan periode pemaparan selama 3 bulan adalah;
a)
Toksisitas akut
b)
Toksisitas sub akut
c)
Toksisitas kronik
d)
Toksisitas subkronik
40.
Pengaruh yang merugikan pada hewan percobaan yang timbul sebagai akibat pemberian takaran harian berulang dari bahan kimia atau bahan lain, dengan periode pemaparan selama 2 tahun adalah;
a)
Toksisitas akut
b)
Toksisitas sub akut
c)
Toksisitas kronik
d)
Toksisitas subkronik
41.
Jumlah maksimum bahan tambahan pangan dalam miligram per kilogram berat badan yang dapat dikonsumsi setiap hari selama hidup tanpa menimbulkan efek merugikan terhadap kesehatan, adalah;
a)
Acceptable Daily Intake (ADI)
b)
Lethal time-50 (LT 50)
c)
LC 50 (Lethal concentration-50)
d)
LD 50 (Lethal dose 50)
42.
Waktu yang diperlukan untuk mematikan 50% hewan percobaan dalam kondisi tertentu,adalah;
a)
Acceptable Daily Intake (ADI)
b)
Lethal time-50 (LT 50)
c)
LC 50 (Lethal concentration-50)
d)
LD 50 (Lethal dose 50)
43.
Konsentrasi yang diturunkan secara statistik yang dapat menyebabkan kematian 50% dari populasi organisme dalam serangkaian kondisi percobaan yang telah ditentukan
a)
Acceptable Daily Intake (ADI)
b)
Lethal time-50 (LT 50)
c)
LC 50 (Lethal concentration-50)
d)
LD 50 (Lethal dose 50)
44.
Dosis tunggal bahan kimia atau bahan lain yang diturunkan secara statistik yang dapat menyebabkan kematian 50% dari populasi organisme dalam serangkaian kondisi percobaan yang telah ditentukan, adalah;
a)
Acceptable Daily Intake (ADI)
b)
Lethal time-50 (LT 50)
c)
LC 50 (Lethal concentration-50)
d)
LD 50 (Lethal dose 50)
45.
Pestisida yang dalam penggunaannya tidak memerlukan persyaratan dan alat-alat pengamanan khusus di luar yang tertera pada label adalah ;
a)
Pestisida dilarang
b)
Pestisida untuk penggunaan umum
c)
Pestisida terbatas
d)
Pestisida terdaftar/ Tidak dilarang
46.
Pestisida yang dalam penggunaannya memerlukan persyaratan dan alat-alat pengamanan khusus di luar yang tertera pada label adalah ;
a)
Pestisida dilarang
b)
Pestisida untuk penggunaan umum
c)
Pestisida terbatas
d)
Pestisida terdaftar/ Tidak dilarang
47.
Pestisida yang dilarang untuk semua bidang penggunaan, untuk bidang pestisida rumah tangga, dan untuk bidang perikanan adalah
a)
Pestisida dilarang
b)
Pestisida untuk penggunaan umum
c)
Pestisida terbatas
d)
Pestisida terdaftar/ Tidak dilarang
48.
Penyebab rasa payau dalam air dan merupakan indikator pencemaran dari air limbah rumah tangga, adalah;
a)
Khlorida
b)
Phenol dan hlorophenol
c)
Kesadahan
d)
Alaklinitas
49.
Parameter Rasa dan Bau ini seringkali diakibatkan oleh material-material terlarut, dalam air, adalah;
a)
Khlorida
b)
Phenol dan hlorophenol
c)
Kesadahan
d)
Alaklinitas
50.
Sifat air yang dapat mencegah pembentukan busa dalam pemakaian sabun dan dapat menimbulkan kerak dalam peralatan-peralatan yang berhubungan dengan pemakaian air panas, adalah;
a)
Khlorida
b)
Phenol dan hlorophenol
c)
Kesadahan
d)
Alaklinitas
51.
Indikator atau tanda bahwa air di lingkungan telah tercemar adalah adanya perubahan atau tanda yang dapat diamati dan digolongkan menjadi :
a)
Pengamatan secara fisik
b)
Pengamatan secara kimiawi
c)
Pengamatan secara biologi
d)
Semua jawaban benar atau salah
52.
Pengamatan pencemaran air berdasarkan tingkat kejernihan air, perubahan suhu, warna, dan adanya perubahan bau atau rasa adalah;
a)
Pengamatan secara fisik
b)
Pengamatan secara kimiawi
c)
Pengamatan secara biologi
d)
Semua jawaban benar atau salah
53.
Tingkat asiditas atau alkalinitas dari sampel air, yang dapat menunjukkan konsentrasi ion hidrogen adalah;
a)
Biochemical Oxygen Demand
b)
Chemical Oxygen Demand
c)
Dissolved Oxygen
d)
pH
54.
Indikator yang umum diketahui pada pemeriksaan pencemaran air adalah :
a)
pH atau konsentrasi ion hydrogen,
b)
Oksigen terlarut (Dissolved Oxygen, DO),
c)
Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD).
d)
Semua jawaban benar atau salah
55.
Selisih antara oksigen terlarut (DO) awal dengan oksigen terlarut setelah disimpan selama 5 hari pada suhu 20 °C.
a)
Biochemical Oxygen Demand
b)
Chemical Oxygen Demand
c)
Dissolved Oxygen
d)
pH
56.
Jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk proses oksidasi bahan organik di dalam air secara kimiawi baik yang biodegradable maupun yang nonbiodegradable adalah;
a)
Biochemical Oxygen Demand
b)
Chemical Oxygen Demand
c)
Dissolved Oxygen
d)
pH
57.
Jumlah kandungan oksigen di dalam air yang diukur dalam mg/ liter adalah;
a)
Biochemical Oxygen Demand
b)
Chemical Oxygen Demand
c)
Dissolved Oxygen
d)
pH
58.
Banyaknya oksigen dalam mg/liter yang diperlukan oleh mikroba di dalam air untuk menguraikan bahan organik pada suhu 20 °C selama 5(lima) hari adalah;
a)
Biochemical Oxygen Demand
b)
Chemical Oxygen Demand
c)
Dissolved Oxygen
d)
pH
59.
Pencemaran air terjadi pada;
a)
Air permukaan
b)
Air dalam tanah
c)
Air laut
d)
Semua jawaban benar atau salah
60.
Sumber-sumber pencemar air secara geografis dapat ditentukan lokasinya dengan tepat
a)
Sumber Tertentu (Point Sources)
b)
Sumber Tak Tentu (Area/ Diffuse Sources)
c)
Natural Source
d)
Source of Human Related Activities
61.
Sumber pencemar air yang berasal dari sumber tertentu antara lain seperti kegiatan industri dan pembuangan limbah domestik terpadu.
a)
Sumber Tertentu (Point Sources)
b)
Sumber Tak Tentu (Area/ Diffuse Sources)
c)
Natural Source
d)
Source of Human Related Activities
62.
Sumber-sumber pencemar air yang tidak dapat ditentukan lokasinya secara tepat, umumnya terdiri dari sejumlah besar sumber-sumber individu yang relatif kecil.
a)
Sumber Tertentu (Point Sources)
b)
Sumber Tak Tentu (Area/ Diffuse Sources)
c)
Natural Source
d)
Source of Human Related Activities
63.
Masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan
a)
Lingkungan hidup
b)
Pencearan Lingkungan
c)
Pencenaran Udara
d)
Pencemaran Air
64.
Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
a)
Lingkungan hidup
b)
Pencearan Lingkungan
c)
Pencenaran Udara
d)
Pencemaran Air
65.
Masuknya atau dimasukkannya bahan pencemar/polutan ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya
a)
Lingkungan hidup
b)
Pencearan Lingkungan Hidup
c)
Pencenaran Udara
d)
Pencemaran Air
66.
Setiap usaha dan/atau kegiatan yang mengeluarkan bahan pencemar ke udara yang menyebabkan udara tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya
a)
Sumber pencemar
b)
Bahan Pencemar
c)
Pencemaran Lingkungan
d)
Semua jawaban benar atau salah
67.
zat fisik, kimia, atau biologis yang secara tidak sengaja dilepaskan ke lingkungan yang secara langsung atau tidak langsung berbahaya bagi manusia dan organisme hidup
a)
Sumber pencemar
b)
Bahan Pencemar
c)
Pencemaran Lingkungan
d)
Semua jawaban benar atau salah
68.
Termasuk bahan pencemar biologis adalah
a)
Suara dan Getaran
b)
Virus dan Bakteri
c)
Pestisida dan Herbisida
d)
Semua jawaban benar atau salah
69.
Termasuk bahan pencemar fisik adalah;
a)
Suara dan Getaran
b)
Virus dan Bakteri
c)
Pestisida dan Herbisida
d)
Semua jawaban benar atau salah
70.
Termasuk bahan pencemar kimia adalah;
a)
Suara dan Getaran
b)
Virus dan Bakteri
c)
Pestisida dan Herbisida
d)
Semua jawaban benar atau salah
71.
Ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup, adalah;
a)
Baku Mutu Lingkungan
b)
Persyaratan Kesehatan
c)
Nilai Ambang Batas
d)
Semua jawaban benar atau salah
72.
Polutan yang langsung dipancarkan ke atmosfer dari sumbernya, secara alami atau karena kegiatan manusia adalah;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar
d)
Bahan pencemar
73.
Gas karbon dioksida yang dipancarkan dari kendaraan yang dirilis akibat aktivitas manusia adalah ;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar amthropogenik
74.
Polutan yang dihasilkan oleh reaksi antara polutan primer dan molekul atau senyawa lainnya yang ada dilingkungan adalah ;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar amthropogenik
75.
Polutan CO dan NO yang diemisikan pada pagi hari dari kendaraan bermotor adalah;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar amthropogenik
76.
Polutan NO2 dan O3 yang terbentuk pada siang hari karena adanya sinar matahari adalah;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar amthropogenik
77.
Ozon yang terbentuk dari Hidrokarbon dan Nitrogen Oksida (NOx) dengan adanya sinar matahari, adalah;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar amthropogenik
78.
Sumber pemcemaran timbul dengan sendirinya tanpa ada pengaruh dari aktivitas manusia, tidak dapat dikendalikan tapi tidak sering terjadi, adalah;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar amthropogenik
79.
Sumber pencemaran berasal dari perbuatan manusia, dapat dicegah dan dikendalikan, adalah;
a)
Polutan Primer
b)
Polutan sekunder
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar amthropogenik
80.
Itai-itai disease adalah dampak penyakit oleh limbah kegiatan pertambangan yang mengalir ke sungai Jinzu, adalah polutan kimia;
a)
Cadmium
b)
Organic Mercury
c)
Yokkaichi Asthma
d)
Arsenic
81.
Minamata disease adalah dampak penyakit oleh limbah kegiatan pembangkit energi/listrik yang mengalir ke sungai Agano, adalah polutan kimia;
a)
Cadmium
b)
Organic Mercury
c)
Yokkaichi Asthma
d)
Arsenic
82.
Tingkat pencemaran lingkungan/ pengotoran air berdasarkan konsentrasi Oksigen terlarut (Dissolved Oxygen = DO), tingkat pengotoran rendah adalah;
a)
0 ppm
b)
2 - 5 ppm
c)
> 5 ppm
d)
Semua jawaban benar atau salah
83.
Tingkat pencemaran lingkungan/ pengotoran air berdasarkan konsentrasi Oksigen terlarut (Dissolved Oxygen = DO), tingkat pengotoran berat adalah;
a)
0 ppm
b)
2 - 5 ppm
c)
> 5 ppm
d)
Semua jawaban benar atau salah
84.
Kategori/ tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan atau nilai estetika, adalah
a)
Baik
b)
Tidak Sehat
c)
Sabgat Tidak Sehat
d)
Berbahaya
85.
Tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar, adalah;
a)
Baik
b)
Tidak Sehat
c)
Sangat Tidak Sehat
d)
Berbajaya
86.
Tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia atau kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan atau nilai estetika, adalah;
a)
Baik
b)
Tidak Sehat
c)
Sangat Tidak Sehat
d)
Berbahaya
87.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 41 Tahun 1999 Tanggal : 26 Mei 1999
a)
Baku Mutu Udara Ambien Nasional
b)
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk media tanah
c)
Standar baku mutu air untuk kolam renang, solus per aqua, dan pemandian umum
d)
Kriteria Mutu Air Berdasarkan Kelas
88.
Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 Tanggal 14 Desember 2001
a)
Baku Mutu Udara Ambien Nasional
b)
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk media tanah
c)
Standar baku mutu air untuk kolam renang, solus per aqua, dan pemandian umum
d)
Kriteria Mutu Air Berdasarkan Kelas
89.
Kegiatan usaha Industri merupakan kegiatan ;
a)
Menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah atau manfaat lebih tinggi;
b)
Menyediakan Jasa Industri
c)
Mengolah bahan baku dan/ atau memanfaatkan sumber daya Industri
d)
Semua jawaban benar atau salah
90.
Bahan Baku industri adalah;
a)
bahan mentah,
b)
barang setengah jadi,
c)
barang jadi yang dapat diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi.
d)
Semua jawaban benar atau salah
Reset
