WorksheetsLAJU REAKSI
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang siswa melakukan percobaan dengan mereaksikan asam cuka dengan soda kue. Asam cuka dituang ke dalam botol dalam konsentrasi yang berbeda-beda dan soda kue dengan jumlah yang sama dimasukkan ke dalam balon. Pada saat soda kue dituangkan ke dalam botol maka balon mengembang. Cepat lambatnya laju reaksi asam cuka dan soda kue dapat diamati dari ….
mengukur soda kue yang habis bereaksi
mengukur asam cuka yang habis bereaksi
menghitung konsentrasi asam cuka yang habis bereaksi
besar kecilnya balon mengembang
lamanya balon mengembang
Perhatikan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berikut ini!
1. Pembusukan apel
2. Pembakaran LPG
3. Perkaratan besi
4. Fotosintesis
5. Pelarutan gula
Berikut ini pernyataan yang benar adalah ….
peristiwa (1) termasuk reaksi kimia cepat, peristiwa (3) termasuk reaksi kimia lambat
peristiwa (2) termasuk reaksi kimia cepat, peristiwa (3) termasuk reaksi kimia cepat
peristiwa (3) termasuk reaksi kimia lambat, peristiwa (5) termasuk reaksi kimia cepat
peristiwa (3) termasuk reaksi kimia lambat, peristiwa (4) termasuk reaksi kimia lambat
peristiwa (4) termasuk reaksi kimia lambat, peristiwa (5) termasuk reaksi kimia cepat
Berikut ini pernyataan yang salah tentang teori tumbukan pada kinetika reaksi adalah ….
setiap tumbukan antarmolekul pereaksi akan menghasilkan reaksi
setiap tumbukan antarmolekul pereaksi pada suhu tinggi akan menghasilkan reaksi
tekanan tidak mempengaruhi jumlah tumbukan yang terjadi antarmolekul pereaksi
hanya tumbukan antarmolekul pereaksi yang mempunyai energi cukup dan posisi yang baik pada waktu terjadinya tumbukan akan menghasilkan reaksi
volume mempengaruhi jumlah tumbukan yang terjadi antarmolekul pereaksi
Dari percobaan di atas, pernyataan berikut yang benar adalah ….
percobaan 1 dan 2, laju reaksi dipengaruhi konsentrasi
percobaan 1 dan 3, laju reaksi dipengaruhi suhu
percobaan 2 dan 3, laju reaksi dipengaruhi luas permukaan
percobaan 3 dan 5, laju reaksi dipengaruhi konsentrasi
percobaan 4 dan 5, laju reaksi dipengaruhi suhu
Berdasarkan percobaan di atas yang merupakan variable bebas, variable terkontrol dan variable terikat berturut-turut adalah ….
konsentrasi HCl, luas permukaan logam Mg, dan laju reaksi
konsentrasi HCl, laju reaksi, luas permukaan logam Mg
luas permukaan logam Mg, konsentrasi HCl, dan laju reaksi
laju reaksi, konsentrasi HCl dan luas permukaan logam Mg
laju reaksi, luas permukaan logam Mg, dan konsentrasi HCl
Berikut ini data percobaan reaksi penguraian H2O2 menjadi H2O dan O2 menurut reaksi :
2H2O2(aq) → 2H2O(l) + O2(g)
Pernyataan yang benar dari percobaan tentang katalis tersebut adalah ….
CoCl2 berfungsi sebagai katalis karena mempengaruhi hasil reaksi
K-Na tartrat dan NaCl bertindak sebagai inhibitor
CoCl2 berfungsi sebagai katalis dan tidak mempengaruhi hasil reaksi
CoCl2 bertindak sebagai katalis karena dapat mengubah warna larutan
FeCl3 bertindak sebagai inhibitor
Dari reaksi : A + 2B → AB2 dengan persamaan laju reaksi v= k [A]3 [B]0,5. Perubahan konsentrasi A dan B yang akan menjadikan laju reaksi menjadi 16 kali lebih besar adalah ….
konsentrasi A diperbesar 2 kali, konsentrasi B tetap
konsentrasi A tetap, konsentrasi B diperbesar 9 kali
konsentrasi A diperbesar 2 kali, konsentrasi B diperbesar 9 kali
konsentrasi A diperbesar 2 kali, konsentrasi B diperbesar 4 kali
konsentrasi A tetap, konsentrasi Y diperbesar 4 kali
Mg(s) + 2HCl(l)→ 2MgCl2(aq)+H2(g) diketahui reaksi berikut.
gas H2 semakin cepat terbentuk jika logam magnesium dalam bentuk ...
bongkahan
lempengan
serbuk halus
butiran sebesar pasir
butiran sebesar kerikil
sebanyak 0,1 gram pita magnesium direaksikan dengan 20 mL HCl 1 M pada suhu 18oC dan tekanan atmosfer. volume total gas yang dihasilkan di ukur setiap setengah menit. sehingga menunjuukan kenaikan volume hidrogen seiring dengan kenaikkan waktu.
berikut faktor yang tidak meningkatkan laju dari reaksi tersebut adalah ....
menggunakan magnesium dalam bentuk serbuk
melakukan reaksi pada suhu 30oC
menggunakan 0,2 g pita magnesium
menggunakan 40 mL HCl 2M
melakukan pengenceran
tindakan berikut yang akan mengubah energi aktivasi adalah....
memperbesar luas permukaan zat pereaksi
menambah konsentrasi zat pereaksi
menambah katalis
menurunkan suhu
menurunkan tekanan
Setiap kenaikan 100C laju reaksi dapat berlangsung 2 kali lebih cepat. Pada suhu 250C laju reaksi 5 M/det. Jika pada suhu 550C, laju reaksi menjadi ….
2,5 M/det
10 M/det
20 M/det
25 M/det
40 M/det
Berdasarkan data tersebut, maka laju reaksi pada suhu 100 oC dibandingkan pada suhu 40 oC adalah ….
3x
6x
9x
18x
27x
Diantara pasangan pereaksi berikut, yang diharapkan bereaksi paling cepat adalah ....
20 ml HCl 0,2 M + 20 ml Na2S2O3 0,1M pada suhu 30oC
20 ml HCl 0,1 M + 20 ml Na2S2O3 0,1M + 10 ml air pada suhu 30oC
20 ml HCl 0,1 M + 20 ml Na2S2O3 0,1M pada suhu 40oC
20 ml HCl 0,2 M + 20 ml Na2S2O3 0,1M pada suhu 40oC
20 ml HCl 0,2 M + 20 ml Na2S2O3 0,1M + 20 ml air pada suhu 40oC
Data diatas merupakan data dari reaksi:
NO(g) + Br2(g) ---> 2NOBr(g),
Dari data tersebut, reaksi tersebut mempunyai rumus persamaan laju ....
V = k . [NO]2 . [Br2]
V = k . [NO] . [Br2]2
V = k [NO]1/2 . [Br2]
V = k [NO] . [Br2]
V = k [NO]1/2 . [Br2]1/3
Berdasarkan tabel dari reaksi NO2 dan Cl2 tersebut, maka orde reaksi adalah ...
0
1
2
3
4
Dari data hasil percobaan diatas, maka laju untuk :
BrO3- + 5 Br- + 6H+ ---> 3Br2 + 3H2O adalah ....
V = k . [BrO3-] . [H+]2
V = k . [Br-] . .[H+]2
V = k . [BrO3-] . [Br-] . .[H+]2
V = k . [BrO3-] . [Br-] . .[H+]
V = k . [BrO3-] . [Br-]2 . .[H+]2
Pada reaksi:
H2O2(aq) + 2I-(aq) + 2H+(aq) ------> H2O(l) + I2(aq
Konsentrasi H2O2(aq) berubah dari 1 M menjadi 0,95 M dalam waktu 10 detik. Perubahan laju I-(aq) sebesar…. M/s
0,5
0,2
0,05
0,01
0,005
Suatu reaksi mempunyai ungkapan laju reaksi v = k [P]2[Q]. Bila konsentrasi masing-masing pereaksi diperbesar tiga kali, laju reaksinya diperbesar…
3 kali
6 kali
9 kali
18 kali
27 kali
Bila 4 gram (Mr. 40) dilarutkan ke dalam air hingga volumenya menjadi 500 mL, maka kemolaran NaOH adalah ....
0,1 M
0,2 M
0,4 M
1,0 M
2,0 M
Bila ke dalam 20 mL larutan H2SO4 2 M ditambahkan air sehingga memperoleh 50 mL larutan, maka kemolaran larutan ....
1,5 M
1,2 M
1,0 M
0,8 M
0,6 M
