NEW
Font size
WorksheetsKompilasi Ulangan Teks Anekdot dan Hikayat
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
Tokoh faktual yang dikritik pada karikatur tersebut ialah...
CCTV
Pelajar
Tikus Berdasi
Polisi
Tikus Berdasi
Tokoh faktual yang dikritik pada karikatur tersebut ialah...
Koruptor
Mang Kedip
Presiden
Tukang Bangunan
Anggota DPR
Penggalan teks anekdot Kemalingan. Pelapor : “Pak saya kemalingan.”Polisi : “Kemalingan apa?”Pelapor : “Mobil, Pak. Tapi saya beruntung Pak...”Dalam struktur teks anekdot, cuplikan tersebut digolongkan ke dalam….
Koda
Krisis
Orientasi
Abstraksi
Krisis/Komplikasi
Penggalan teks anekdot Duit Punya Rakyat. Di suatu hari di saat siang bolong, ketika dua sekawan sedang berbincang asik membicarakan masalah pandangan politik. Doni : Den,kamu nanti Pemilu mau pilih siapa sebagai wakil kamu yang duduk di parlemen nanti ?Deni : Belum tau nih, pusing-pusing mikirin mereka belum tentu mereka mikirin kita. Mending aku golput aja.
Maksud dari kata yang diberi tanda garis bawah ialah...
Sikap yang semena-mena
Sikap demo yang dilakukan mahasiswa
Tindakan memaksa agar memilih calon dalam Pemilu
Hak memilih
Sikap untuk tidak memilih calon dalam Pemilu
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung : “Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung : “Bagaimana tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Bagaimana, Pak RT ini bagaimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Topik teks anekdot tersebut adalah...
Perumahan mewah yang tidak boleh dimasuki oleh pemulung
Pemulung yang sedang mencari sampah
.
Pemulung yang masuk ke perumahan Pak RT
Pak RT yang menegur pemulung
Pemulung yang buta aksara
Cermati kutipan berikut!
(1) Selanjutnya, Marakarmah mencari ayah bundanya yang telah jatuh miskin kembali. (2) Dengan kesaktiannya diciptakannya kembali Kerajaan Puspa Sari dengan segala perlengkapannya seperti dahulu kala. (3) Negeri Antah Berantah dikalahkan oleh Marakarmah, yang kemudian dirajai oleh Raja Bujangga Indera (saudara Cahaya Chairani). (4) Akhirnya, Marakarmah pergi ke negeri mertuanya yang bernama Maharaja Malai Kisna di Mercu Indera. (5) Marakarmah menggantikan mertuanya itu menjadi Sultan Mangindera Sari menjadi raja di Palinggam Cahaya.
Berdasarkan isinya, karakterisitik yang menunjukkan kemenangan tokoh utama terdapat pada nomor ….
1
2
3
4
5
Cermati kutipan berikut!
Adapun maka pada masa itu Juragan Garubug akan mempersembahkan pada Sang Ratu Darmawangsa Darmakusuma di hadapan orang banyak . Maka sembahnya,” Ya Tuanku, Syah Alam, bahwa adalah hamba ini mempersembahkan pada Tuanku sebuah cincin. Maka kata Sang Ratu, “ Hai Gurubug, di manakah kamu peroleh ini cincin karena barang ini mahal harganya. Maka pada masa itu sembahnya Juragan Gurubug, “Ya, Tuanku, beginilah awal mulanya patik dapat ini cincin. Pada tatkala tuan patik Pangeran Dipati Rajuna pergi bertapa di atas Gunung Gandalisada lima belas tahun lamanya, pada sampai tapanya lalu turunlah dari atas gunung itu, maka dipegat dengan dua orang raksasa. Maka tuan patik hampir-hampir tiada dapat melawan. Maka turun seorang pendeta memberi tahu; katanya jika hendak membunuh dua raksasa itu dengan mudahnya, hendak pergi bertapa lagi di atas Gunung Parasu. Maka tuan patik bertapa lagi di atas Gunung Parasu adalah kira-kira sepuluh tahun lamanya. Maka cukuplah tapanya dikabulkan oleh Dewata Mulia Raya. Maka tuan patik kembali lagi melawan dua raksasa itu hingga kedua raksasa itu jadi binasa. Maka patik pun hendak kembali pulang ke dalam negeri Pandawa bersama tuan Patik Dipati Rajuna. Maka sampailah pada pertengahan jalan patik melihat mencorong seperti matahari rupanya. Maka patik memburu dan ini cincin rupanya.
Kemustahilan yang terdapat dalam kutipan naskah Melayu klasik tersebut adalah …
Mendapatkan sebentuk cincin di atas gunung.
Melawan dua orang raksasa dengan mudahnya.
Menemukan cincin di perjalanan ketika bertapa.
Bertapa selama 25 tahun untuk melawan raksasa.
Permintaannya dikabulkan oleh yang Mahakuasa
Sebermula Raja Hindustan itu sediakala pekerjaanya pergi berburu juga. Maka pada satu hari Raja Hindustan itu sedang berburu, lalu bertemu dua ekor ular. Adapun ular yang betina itu terlalu baik rupanya, maka yang jantan sangat jahat rupanya. Maka hati pada hati Baginda, “Bukan juga jodohnya ular itu, karena yang jantan itu amat jahat rupanya dan yang betina itu elok rupanya.” Maka lalu dihununsnya pedangnya, lalu diparangnya kepada ular jantan itu. Maka ular jantan itu pun matilah. Maka ular betina itu pun putus ekornya sedikit.
Kata yang bercetak miring mempunyai arti yang sama dengan....
Pada suatu saat
Pada mulanya
Pada suatu hari
Ketika itu
Konon katanya
Kisah dimulai ketika seorang raja keinderaan terkena sumpah Batara Indera. Raja dan istrinya menjadi miskin dan hidup sengsara dalam hutan di negeri antah berantah yang dikuasai oleh seorang raja bernama Indra Dewa. Kedua pasangan tersebut sering disebut sebagai si miskin yang setiap hari selalu mendapat siksaan dan penganiayaan dari penduduk setempat, seperti: melempari batu.
Nilai yang sesuai dengan kutipan di atas ialah....
Nilai religi
Nilai budaya
Nilai sosial
Nilai moral
Nilai didaktik
Dia adalah anak semata wayang si miskin dan istri sehingga dirawat dengan penuh kasih sayang. Suatu hari, si miskin menggali tanah dan menemukan tanjau yang berisi emas yang bisa digunakan hingga ke anak cucunya.
Gaya bahasa yang sesuai dengan kutipan di atas ialah....
Ironi
Metafora
Simile
Personifikasi
Retorika
