wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Audit Intern 2

Total questions: 100

Worksheet time: 59mins

Name
Class
Date
1.

yang merupakan langkah/ tahapan pelaksanaan penugasan assurance secara umum adalah sebagai berikut

a)

Peahaman auditi – pengujian dan pengumpulan bukti – pengembangan temuan dan rekomendasi

b)

Pengujian dan pengumpulan bukti – evaluasi bukti dan pengambilan kesimpulan – pengembangan temuan dan rekomendasi

c)

Pengujian dan pengumpulan bukti – evaluasi bukti dan pengambilan kesimpulan – penyusunan laporan

d)

Pengalokasian sumber daya – evaluasi bukti – pengembangan temuan

e)

Pengembangan temuan – rekomendasi – pengujian bukti

2.

Hal yang tidak harus diperhatikan oleh auditor saat memberikan rekomendasi adalah

a)

Rekomendasi harus dapat dilaksanakan

b)

Jika terdapat beberapa alternative rekomendasi dengan biaya terkait harus diusulkan

c)

Biaya yang akan terjadi dalam pengimplementasian rekomendasi harus tidak lebih besar dari manfaat yang akan diperoleh

d)

Mengarah pada tindakan nyata

e)

Tidak ada jawaban yang benar

3.

Auditor harus memiliki sikap pandang yang terbuka. Maksud dari pernyataan tersebut adalah

a)

Auditor mempertimbangkan semua sanggahan auditi

b)

Auditor harus menerima begitu saja semua sanggahan auditi

c)

Auditor harus menerima sanggahan auditi yang disertai bukti yang dapat diyakini

d)

Auditi dan auditor tidak boleh berdiskusi terkait masalah yang ditemukan

4.

Urutan yang benar dari kegiatan di bawah ini terkait pelaporan penugasan assurance adalah

1.    Distribusi laporan

2.    Penyampaian simpulan sementara

3.    Penyusunan laporan

4.    Monitoring tindak lanjut

a)

Distribusi laporan

b)

2, 1, 3, 4

c)

Penyusunan laporan

d)

2, 3, 4, 1

5.

Tujuan komunikasi hasil penugasan secara lisan sebelum komunikasi tertulis yang resmi diterbitkan adalah

a)

Memastikan kepada auditi atas hasil penugasan yang tidak bisa disanggah

b)

Evaluasi bukti dan pengambilan kesimpulan

c)

Pengembangan temuan dan rekomendasi

d)

Untuk memperoleh kesepakatan mengenai hasil audit

6.

Pernyataan yang tidak sesuai dengan penyampaian hasil penugasan (communication) adalah

a)

Pada umumnya komunikasi dilakukan dalam bentuk tatap muka

b)

Communication adalah bagian yang tidak terpisah dari penugasan assurance

c)

Internal auditor secara teratur berkomunikasi dengan personil kunci

d)

Komunikasi dilakukan dengan pihak ketiga untuk meminta pendapat

7.

Salah satu fungsi komunikasi selama proses penugasan adalah

a)

Membantu memastikan keakuratan fakta yang ditemukan

b)

Memperoleh informasi tentang alokasi sumber daya

c)

Untuk menyusun rencana pengujian bukti

d)

Untuk menilai pemahaman auditi

8.

Banyak risiko yang muncul diakibatkan apabila pembicaraan tidak dilakukan secara bertahap, kecuali

a)

Keseragaman pendapat mengenai masalah yang akan dibicarakan auditi

b)

Bukti yang dapat menggugurkan temuan ditemukan setelah pembicaraan final

c)

Perubahan materi laporan yang tidak diketahui oleh auditi

d)

Citra yang kurang baik terhadap auditor

9.

Dalam penyusunan pelaporan assurance, tugas pengendali teknis adalah

a)

Menyusun konsep laporan

b)

Memberikan terkait perubahan penting dalam temuan

c)

Melakukan reviu konsep laporan untuk keselurahan aspek

d)

Melakukan tindak lanjut atas temuan

10.

Syarat kualitas komunikasi yang baik dalam laporan hasil penugasan adalah

a)

Akurat, objektif, jelas, ringkas, kostruktif, lengkap, dan tepat waktu

b)

Akurat, objektif, jelas, konsisten, kostruktif, rapi, dan tepat waktu

c)

Akurat, objektif, jelas, konsisten, periodik, rapi, dan tepat waktu

d)

Akurat, objektif, jelas, ringkas, kostruktif, rapi, dan tepat waktu

11.

Laporan hasil penugasan harus akurat karena satu kesalahan akan mengakibatkan

a)

Penggambaran yang benar tentang lingkup audit

b)

Keraguan atas keandalan seluruh laporan

c)

Sebagian laporan tidak dipercaya

d)

Sebagian laporan tetap dipercaya keandalannya

12.

Salah satu cara meyakinkan bahwa laporan telah memenuhi standar pelaporan adalah pengendalian mutu dengan menggunakan proses referensi. Pernyataan di bawah ini yang tidak sesuai dengan proses referensi adalah

a)

Pengujian fakta, angka, dan tanggal telah dilaporkan dengan benar

b)

Temuan telah didukung dengan dokumentasi audit

c)

Simpulan dan rekomendasi secara logis didasarkan pada data pendukung

d)

Proses yang dilakukan oleh auditor yang terlibat dalam proses audit

13.

Laporan hasil penugasan harus adil dan berimbang yang menyajikan penilaian seluruh fakta dan kejadian yang relevan adalah penjabaran dari kualitas komunikasi yang dari yaitu aspek

a)

Akurat

b)

Objektif

c)

Jelas

d)

konstruktif

14.

berikut adalah pernyataan yang tidak sesuai dengan kualitas komunikasi laporan hasil penugasan terkait syarat penyajian laporan secara jelas adalah

a)

laporan harus mudah dibaca dan dipahami

b)

ditulis dengan bahasa yang jelas dan sesederhana mungkin

c)

istilah teknis digunakan dengan syarat harus didefinisikan dengan jelas

d)

penggunaan bahasa teknis dan akronim

15.

Rani adalah seorang ketua tim yang menyusun konsep laporan hasil penugasan dengan bahasa yang bertele-tele dan pengulangan yang tidak perlu. Sehingga laporam tersebut menjadi sangat panjang dan terlalu rinci, bahkan akhirnya membingungkan pembaca laporan. Dalam hal ini, komunikasi Rani tidak sesuai dengan kriteria komunikasi yaitu

a)

Objektif

b)

Jelas

c)

Ringkas

d)

Lengkap

16.

Laporan hasil penugasan yang konstruktif adalah

a)

Laporan harus bermanfaat bagi auditi serta membawa ke arah perbaikan

b)

Laporan dapat digunakan untuk membuat laporan akhir penugasan

c)

Laporan yang dikelompokkan berdasarkan bab

d)

Laporan yang disusun dalam bentuk surat

17.

Pernyataan di bawah ini yang tidak sesuai dengan syarat laporan yang lengkap adalah

a)

Pembaca memperoleh pemahaman yang benar dari laporan

b)

Berisi seluruh informasi penting dan sesuai yang mendukung rekomendasi dan temuan

c)

Laporan hasil penugasan sangat detail dan panjang

d)

Memasukkan informasi mengenai latar belakang permasalahan yang memadai

18.

Suatu laporan harus bermanfaat secara maksimal, laporan yang terlambat disampaikan nilainya akan menjadi kurang bernilai bagi pengguna. Pernyataan tersebut sesuai dengan kriteria kualitas informasi yaitu

a)

Tepat waktu

b)

Lengkap

c)

Konstruktif

d)

Akurat

19.

Laporan hasil audit dapat disusun dalam 2 bentuk, yaitu

a)

Bab dan surat

b)

Vertikal dan horizontal

c)

Poin dan paragraf

d)

Tulisan dan grafik

20.

Kewajiban pimpinan auditi untuk melaksanakan tindak lanjut diatur dalam PP no. 60 Tahun 2008 pasal

a)

42

b)

43

c)

44

d)

45

21.

Hal yang harus diperhatikan oleh auditor di setiap pelaksanaan audit ulangan atas suatu auditi adalah

a)

Tindak lanjut dari rekomendasi laporan audit terdahulu

b)

Jawaban atas tujuan audit

c)

Kesulitan yang dihadapi entitas

d)

Pengguna laporan hasil audit

22.

Agar pelaksanaan tindak lanjut berjalan efektif maka perlu dilakukan

a)

Auditor ikut serta dalam pelaksanaan tindak lanjut

b)

Pelaporan perkembangan kemajuan tindak lanjut dari auditi secara periodik

c)

Manajemen melakukan pengujian terhadap rekomendasi auditor

d)

Tindak lanjut yang belum tuntas, sebaiknya diambil alih pelaksanaannya oleh auditor

23.

Dalam pemantauan tindak lanjut hal yang harus diperhatikan adalah

a)

Latar belakang tim pemantau

b)

Tingkatan manajemen yang telah melaporkan pelaksanaan tindak lanjut pada pimpinan

c)

Jumlah tim audit yang terlibat

d)

Bukti terkait tindak lanjut dipisahkan antara yang telah tuntas dan belum tuntas

24.

Kegiatan konsultansi dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu

a)

Advisory, training, monitoring

b)

Audit, training, advisory

c)

Training, fasilitative, advisory

d)

Fasilitative, training, evaluasi

25.

Advisory adalah salah satu bentuk konsultansi seperti

a)

Memberikan bukti atas penyimpangan

b)

Memberi saran selama proses pengembangan kebijakan dan prosedur

c)

Pelatihan manajemen risisko dan pengendalian intern

d)

Memfasilitasi penilaian mandiri terhadap pengendalian dan manajemen

26.

Salah satu contoh kegiatan konsultansi dalam bentuk pelatihan adalah post mortem analysis yaitu

a)

Mencarikan pelajaran yang dapat diambil dari suatu kegiatan setelah kegiatan tersebut diselesaikan

b)

Mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dari organisasi yang serupa

c)

Merancang kembali pengendalian dan prosedur untuk suatu area yang berubah secara signifikan

d)

Diskusi tentang proses bisnis dan pengendalian

27.

Jasa assurance dan konsultasi kadang digabung dalam satu penugasan yang dikenal dengan istilah

a)

Consolidated approach

b)

Blended engagement

c)

Blended approach

d)

Consolidated engagement

28.

Keterbatasan sumber daya menjadikan fungsi auditor internal tidak dapat menerima permintaan manajemen untuk melaksanakan penugasan konsultansi sehingga perlu dilakukan pemilihan penugasan secara selektif. Pemilihan ini didasarkan pada hal berikut, kecuali

a)

Penugasan diusulkan selama proses penilaian risiko tahunan

b)

Penugasan spesifik yang diminta oleh manajemen

c)

Kondisi atau perubahan-perubahan yang mengharuskan fungsi auditor internal memberi perhatian

d)

Fleksibilitas waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian tugas

29.

Pada tahapan perencanaan penugasan konsultasi terdapat langkah yang pada praktiknya mungkin tidak diperlukan yaitu

a)

Pemahaman risiko dan dan evaluasi pengendalian yang terkait

b)

Evaluasi desain pengendalian

c)

Penyusunan rencana penugasan

d)

Pengalokasian sumber daya

30.

Penugasan assurance dan konsultasi memiliki perbedaan adalah penugasan pelaksanaan assurance yang tidak ada pada pelaksanaan konsultansi adalah

a)

Pengumpulan bukti

b)

evaluasi bukti

c)

Merumuskan saran/rekomendasi perbaikan

d)

Pengujian bukti dan pengembangan temuan

31.

Perbedaan kegiatan perencanaan dalam bidang advisory dan kegiatan perencanaan di bidang assurance adalah

a)

Advisory dilakukan setelah rencana audit internal difinalkan, perencanaan lebih sensitif terhadap waktu dan perlu diselesaikan dalam waktu yang sangat mendesak

b)

Setiap tahapan perencanaan cocok diterapkan pada penugasan konsultansi

c)

Jangka waktu penugasan fleksibel

d)

Umpan balik tidak sensitif terhadap waktu

32.

Hal berikut yang tidak sesuai dengan langkah penentuan sasaran dan ruang lingkup penugasan konsultansi adalah

a)

Dimulai ketika penugasan diidentifikasikan dan dijadwalkan

b)

Perolehan kesepakatan tentang sasaran penugasan di awal penugasan

c)

Sasaran mungkin tidak terdefinisi secara tetap

d)

Sasaran tidak dapat diubah

33.

Persetujuan sasaran dan ruang lingkup penugasan harus mendapat persetujuan dari manajemen pemberi tugas (pelanggan) diatur dalam

a)

Standar IIA 2201 C1

b)

Standar IIA 2201 C2

c)

PP no. 60 tahun 2008 pasal 43

d)

PP no. 60 tahun 2008 pasal 42

34.

Dalam pelaksanaan penugasan konsultansi penting untuk memastikan bahwa saran yang diberikan memenuhi kriteria

a)

Mencapai sasaran yang ditetapkan dalam penugasan, dapat dimengerti oleh klien, dan dapat dilaksanakan

b)

sesuai dengan keinginan pimpinan

c)

tergantung pada keputusan auditor

d)

dapat dikonfirmasi dengan pendapat pihak eksternal

35.

hal yang membedakan bentuk komunikasi penugasan assurance dan konsultansi adalah

a)

bentuk komunikasi penugasan konsultansi harus formal

b)

konsultansi memiliki format komunikasi yang telah ditentukan

c)

tidak didasarkan pada bentuk komunikasi yang diekspektasikan klien

d)

konsultansi dapat melakukan komunikasi dalam bentuk informal

36.

Melaksanakan pemantauan dan tindak lanjut dalam konsultansi berbeda dengan pemantauan dalam assurance dalam hal

a)

Hasil perbaikan yang dilakukan

b)

Perlu atau tidaknya dilakukan tindak lanjut

c)

Besarnya implikasi tindak lanjut

d)

Jumlah perubahan yang dihasilkan

37.

Auditor internal yang melaksanakan tugas konsultansi diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut, kecuali

a)

Mampu memproses dan merespon informasi secara cepat

b)

Mampu belajar dan beradaptasi secara cepat di tengah lingkungan yang dinamik

c)

Mampu berpikir analitis dalam menyelesaikan masalah-masalah yang tidak terstruktur

d)

Mampu melaksanakan tugas tanpa pengalaman tugas umum dan keahlian spesifik

38.

Metode yang dilakukan dengan mengikutsertakan auditor internal di dalam proses yang ingin diperbaiki adalah

a)

On the job training

b)

Focus group discussion

c)

Assesment

d)

Best practices

39.

Berlaku sebagai liaison dalam isu-isu pengendalian antara manajemen dengan auditor esktern, rekanan, dan kontraktor termasuk kelompok penugasan konsultansi yaitu

a)

Assurance

b)

Advisory

c)

Pelatihan

d)

Fasilitatif

40.

Reviu rancangan pengendalian dan pemberian masukan untuk perbaikan adalah bentuk penugasan

a)

Assurance

b)

Advisory

c)

Pelatihan

d)

Fasilitatif

41.

Memberi saran pemecahan masalah pada proyek-proyek yang berisiko tinggi seperti proyek pengembangan sistem informasi adalah jenis penugasan

a)

Assurance

b)

Advisory

c)

Pelatihan

d)

Fasilitatif

42.

Benchmark terhadap best practices terhadap unit yang serupa adalah penugasan jenis

a)

Assurance

b)

Advisory

c)

Pelatihan

d)

Fasilitatif

43.

Pendekatan yang digunakan dalam melakukan blended engagement adalah

a)

Consolidated approach

b)

Risk approach

c)

Control approach

d)

Management approach

44.

Berikut ini yang bukan merupakan prosedur yang dilaksanakan dalam penugasan konsultasi adalah

a)

Pemahaman isu-isu manajemen yang berkaitan dengan area yang sedang di reviu

b)

Memahami lingkungan penugasan dan proses bisnis yang relevan

c)

Perolehan informasi

d)

Melakukan prosedur analitis

e)

Mereviu berbagai dokumen, termasuk struktur organisasi, bagan arus proses, dan prosedur standar (SOP)

45.

Berikut ini merupakan beberapa prosedur yang dilaksanakan dalam penugasan konsultasi, antara lain

a)

Pemahaman isu-isu manajemen yang berkaitan dengan area yang sedang di reviu

b)

Pengumpulan teknik audit berbantuan computer

c)

Pemahaman pengendalian dan penetapan pengendalian yang perlu ditingkatkan

d)

Evaluasi efisiensi pengendalian yang ada

e)

Semua benar

46.

Berikut merupakan langkah-langkah komunikasi :

1.  Melaksanakan komunikasi yang interim dan komunikasi awal penugasan

2.  Melakukan pembahasan saran dengan manajemen

3.  Membangun komunikasi akhir hasil penugasan

4.  Mendistribusikan komunikasi akhir hasil penugasan

5.  Menentukan sifat dan bentuk komunikasi dengan pemberi tugas

6. Melaksanakan pemantauan dan tindak lanjut (jika diperlukan)

Urutkan langkah-langkah komunikasi yang benar

a)

I,II,III,IV,VI,V

b)

II,III,I,VI,IV,V

c)

V,II,III,I,IV,VI

d)

V,II,I,III,IV,VI

e)

V,III,II,I,IV,VI

47.

Formal atau tidaknya bentuk komunikasi, selain tergantung dari jenis jasa yang diberikan (konsultasi atau assurance) juga tergantung pada kesepakatan antara auditor dengan klien tentang materi apa yang akan disampaikan. Termasuk langkah komunikasi yang mana

a)

Menentukan sifat dan bentuk komunikasi dengan pemberi tugas

b)

Melakukan pembahasan saran dengan manajemen

c)

Melaksanakan komunikasi yang interim dan komunikasi awal penugasan

d)

Membangun komunikasi akhir hasil penugasan

e)

Mendistribusikan komunikasi akhir hasil penugasan

48.

Komunikasi dalam penugasan konsultasi dapat berbagai bentuk tergantung dari sifat penugasan dan ekspektasi klien, komunikasi dapat lebih informal jika dibandingkan dengan penugasan assurance misalnya cukup dengan

a)

Presentasi

b)

Memorandum

c)

E-mail

d)

Semua benar

e)

Semua salah

49.

Penugasan konsultasi sangat sensitif terhadap waktu, hal ini mengakibatkan perlunya melakukan komunikasi segera dan sesering mungkin. Termasuk langkah komunikasi yang mana

a)

Menentukan sifat dan bentuk komunikasi dengan pemberi tugas

b)

Melakukan pembahasan saran dengan manajemen

c)

Melaksanakan komunikasi yang interim dan komunikasi awal penugasan

d)

Membangun komunikasi akhir hasil penugasan

e)

Mendistribusikan komunikasi akhir hasil penugasan

50.

Adanya perubahan paradigm menuntut auditor selain memberikan jasa assurance juga memberikan jasa konsultasi untuk memberikan nilai tambah dari hasil kerjanya. Nilai hasil kerja auditor internal akan bertambah jika

a)

Sanggup mendorong pencapaian tujuan organisasi

b)

Memudahkan peningkatan di bidang operasional

c)

Mengurangi risiko

d)

B dan C benar

e)

A, B, dan C benar

51.

Secara khusus, auditor internal yang melaksanakan kegiatan konsultasi diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut, kecuali

a)

Memiliki keahlian memfasilitasi dan kolaborasi

b)

Memiliki pengalaman tugas secara umum maupun keahlian spesifik

c)

Mampu membangun hubungan baik dengan cepat dan memiliki keahlian interpersonal yang kuat

d)

Mampu berpikir analitis dalam menyelesaikan masalah-masalah yang tidak terstruktur

e)

Mampu belajar dan beradaptasi dengan cepat di tengah lingkungan yang statis

52.

Perbedaan karakteristik pemrosesan secara manual dan pemrosesan komputer antara lain

a)

Jejak transaksi manual berupa kertas dengan paraf atau tanda tangan dan tanda thick mark, sedangkan jejak pemrosesan komputer tidak tampak dalam bentuk kertas

b)

Pemrosesan komputer menempatkan transaksi sejenis pada instruksi pemrosesan yang beda, sedangkan pemrosesan secara manual sama

c)

Jejak transaksi manual berupa electronic invoice, sedangkan jejak pemrosesan komputer dalam bentuk yang dapat di baca computer

d)

Semua Benar

e)

Semua Salah

53.

Berikut ini merupakan salah satu sistem informasi yang sudah diterapkan oleh pemerntah pusat antara lain

a)

SAI

b)

SIPKD

c)

SIMKADA

d)

SISKUDES

e)

SIMDA

54.

Aplikasi terpadu yang dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah daerah yang digunakan untuk meningkatkan efektifitas implementasi dari berbagai regulasi bidang pengelolaan keuangan daerah disebut

a)

SAI

b)

SIPKD

c)

SIMKADA

d)

SISKUDES

e)

SIMDA

55.

Program aplikasi computer yang terintegrasi dan dapat membantu proses administrasi pemerintah daerah dari tingkat provinsi/kabupaten/kota sampai tingkat kecamatan/kelurahan disebut

a)

SAI

b)

SIPKD

c)

SIMKADA

d)

SISKUDES

e)

SIMDA

56.

Terdapat beberapa alasan mengapa auditor internal harus memberikan perhatian lebih pada pemanfaatan teknologi informasi organisasi antara lain, kecuali

a)

Adanya risiko kehilangan dan kebocoran data

b)

Kesalahan pengambilan keputusan

c)

Penyalahgunaan computer

d)

Kerugian kesalahan proses

e)

Rendahnya nilai investasi TI

57.

Software serbaguna yang dapat melakukan berbagai tugas auditor seperti pemilihan sampel, pencocokan, perhitungan ulang, dan pelaporan disebut :

a)

Audit Command Language (ACL)

b)

Interactive Data Extraction and Analysis (IDEA)

c)

Computer Assisted Audit Technique (CAAT)

d)

Generalized Audit Software (GAS)

e)

Specialized Audit Software (SIS)

58.

Aplikasi yang dapat membantu auditor dalam mencari transaksi sesuai kriteria yang ditentukan dari ribuan transaksi yang ada dengan menentukan jumlah populasi, mendapat data anggaran, data realisasi tahun ini dan tahun sebelumnya, serta membantu melakukan trend analisis disebut

a)

Audit Command Language (ACL)

b)

Interactive Data Extraction and Analysis (IDEA)

c)

Generalized Audit Software (GAS)

d)

Specialized Audit Software (SIS)

e)

A dan B benar

59.

Pada tahap pelaksanaan penugasan, aplikasi audit dapat membantu auditor dalam hal berikut, kecuali :

a)

Melakukan pengujian dan kontrol hubungan

b)

Menguji kontrol total

c)

Menguji kontrol sebagian

d)

Mengelompokan biaya dan pendapatan perbulan, perlokasi, dan persumber anggaran

e)

Memilih sampel statistic

60.

Pendekatan yang dapat digunakan auditor dalam melaksanakan audit, antara lain :

a)

Audit sekitar komputer (auditing around computer)

b)

Audit melalui komputer (auditing through computer)

c)

Audit dengan komputer (auditing with computer)

d)

B dan C benar

e)

A, B, dan C benar

61.

Pengujian hanya dilakukan sebatas pada masukan dan keluaran komputer saja, sedangkan penilaian pemrosesan sistem informasi diabaikan. Pendekatan yang dilakukan menggunakan pendekatan

a)

Audit sekitar komputer (auditing around computer)

b)

Audit melalui komputer (auditing through computer)

c)

Audit dengan komputer (auditing with computer)

d)

Audit tanpa komputer (auditing non computer)

e)

Audit manual

62.

Pemanfaatan computer sebagai alat untuk melakukan dokumentasi, perhitungan, perbandingan, dan sebagainya merupakan bentuk awal pendekatan

a)

Audit sekitar komputer (auditing around computer)

b)

Audit melalui komputer (auditing through computer)

c)

Audit dengan komputer (auditing with computer)

d)

Audit tanpa komputer (auditing non computer)

e)

Audit manual

63.

Perangkat lunak yang dirancang secara khusus sesuai kebutuhan auditor untuk situasi audit tertentu disebut

a)

Audit Command Language (ACL)

b)

Interactive Data Extraction and Analysis (IDEA)

c)

Computer Assisted Audit Technique (CAAT)

d)

Generalized Audit Software (GAS)

e)

Specialized Audit Software (SIS)

64.

Audit pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang telah menggunakan Sistem Informasi Akuntansi PDAM (SIA-PDAM). Dalam hal ini auditor dapat melakukan berbagai prosedur audit dengan bantuan teknologi informasi. Dibawah ini prosedur yang tidak perlu dilakukan antara lain :

a)

Membandingkan saldo-saldo dalam laporan keuangan dengan buku besar dan transaksi pendukungnya

b)

Pengujian tagihan kepada pelanggan berdasarkan golongan kelompok pelanggan, tarif, dan pemakaian air

c)

Merinci biaya

d)

Merinci jumlah pelanggan sesuai kelompoknya

e)

Pengujian kebenaran penggnaan air

65.

Pengiriman dan penerimaan berita antara dua orang atau lebih dengan cara yang tepat sehingga dipahami apa yang dimaksudkan disebut sebagai

a)

Keterangan

b)

Penjelasan

c)

Komunikasi

d)

Penugasan

66.

Keterampilan berkomunikasi diperlukan dalam pelaksanaan audit agar berjalan efektif dan efisien dalam hal berikut, kecuali

a)

Memperoleh data dan informasi yang diperlukan dalam pengujian audit

b)

Mengendalikan dan menoordinasikan kegiatan-kegiatan tim audit

c)

Meningkatkan mutu audit dan memperbaiki citra auditor

d)

Proses audit dalam jangka waktu yang lama

67.

Menurut Stephen P. Robbins, proses komunikasi meliputi 7 bagian yaitu

1.    Penerima (komunikan)

2.    Pesan

3.    Pengkodean (encoding)

4.    Pendekodean (decoding)

5.    Sumber Komunikasi

6.    Umpan balik

7.    Saluran

Urutan yangbenar dari bagian diatas adalah

a)

5, 6, 2, 7, 4, 1, 3

b)

5, 1, 2, 7, 4, 3, 6

c)

5, 3, 2, 7, 6, 1, 4

d)

5, 3, 2, 7, 4, 1, 6

68.

Klasifikasi komunikasi menurut cara komunikasi adalah

a)

Intrapersonal, interpersonel, komunikasi massa

b)

Komunikasi lisan dan tulisan

c)

Komunikasi verbal dan non verbal

d)

Komunikasi langsung dan tidak langsung

69.

Klasifikasi komunikasi menurut kode yang digunakan adalah

a)

Intrapersonal, interpersonel, komunikasi massa

b)

Komunikasi lisan dan tulisan

c)

Komunikasi verbal dan non verbal

d)

Komunikasi langsung dan tidak langsung

70.

Klasifikasi komunikasi menurut pihak yang terlibat adalah

a)

Intrapersonal, interpersonel, komunikasi massa

b)

Komunikasi lisan dan tulisan

c)

Komunikasi verbal dan non verbal

d)

Komunikasi langsung dan tidak langsung

71.

Contoh komunikasi non verbal adalah

a)

Kata-kata

b)

Kalimat

c)

Percakapan

d)

foto

72.

bentuk komunikasi audit ada tujuh. Bentuk komunikasi yang tidak dapat digunakan dalam rangka memperoleh bukti yang cukup dan valid adalah

a)

wawancara dan kuesioner

b)

presentasi dan briefing

c)

konfirmasi dan rapat

d)

laporan hasil audit

73.

apabila wawancara dijadikan satu-satunya alat pengumpul data atau metode utama dalam serangkaian metode pengumpul data lainnya, maka metode wawancara berfungsi sebagai

a)

metode primer

b)

metode psikologi

c)

metode pelengkap

d)

kriteria

74.

hal yang harus diperhatikan dalam melakukan wawancara adalah sikap pewawancara. Sikap yang tidak boleh dilakukan auditor selama wawancara adalah bersikap sebagai berikut, kecuali

a)

sebagi polisi yang menginterogasi seorang tertuduh

b)

sebagai mahaguru yang sedang memberikan ceramah

c)

menimbulkan suasana penuh keakraban dan tidak kaku

d)

kurang menghargai atau berulang-ulang memberikan celaan terhadap jawaban yang kurang disenangi

75.

faktor penting yang perlu diperhatikan dalam konumikasi adalah hambatan. Hambatan pada komunikator dan komunikan disebabkan oleh

a)

tiap profesi memilikiistilah teknis yang berbeda

b)

perbedaan individu, peran, kedudukan organisasional, dan budaya

c)

saluran komunikasi yang umumnya bersifat teknis

d)

suasana psikologis yang terjadi saat komunikasi

76.

berikut adalah persiapan yang dilakukan agar seseorang dapat mengendalikan dirinya dengan baik saat melakukan komunikasi, terutama komunikasi lisan, kecuali

a)

memeriksa keyakiinan tentang komunikasi

b)

mencetak laporan hasil audit

c)

membangun konsep diri yang posiitif

d)

melepaskan ketegangan dan kecemasan

77.

komunikator harus mampu mengekspresikan diri secara efektif. Pada dasarnya ekspresi diri tidak akan efektif tanpa

a)

Kejujuran

b)

Ketulusan

c)

Keterbukaan

d)

spontanitas

78.

jika diri, pengendalian bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan penampilan telah siap untuk membangun komunikasi dengan

a)

membangun keakraban dengan orang lain

b)

komunikasi langsung dengan lawan bicara

c)

membangun konsep diri

d)

melepaskan ketegangan

79.

komunikasi yang bertujuan agar komunikan dapat memahami pesan yang disampaikan oleh komunikator dan komunikan memberikan umpan balik yang sesuai dengan pesan disebut

a)

komunikasi psikologis

b)

komunikasi efektif

c)

komunikasi persuasif

d)

komunikasi empatik

80.

terdapat dua hal yang harus diperhatikan agar komunikasi menjadi efektif, yaitu

a)

mencari solusi dan menganalisa komunikasi

b)

menjaga ritme dan nada suara

c)

keselarasan elemen komunikasi dengan pesan dan minimalisasi hambatan komunikasi

d)

menciptakan dan membangun komunikasi

81.

jenis komunikasi yang dapa dijadikan sebagai sarana untuk menghapus salah persepsi auditi atas tujuan audit adalah

a)

komunikasi psikologis

b)

komunikasi efektif

c)

komunikasi persuasif

d)

komunikasi empatik

82.

komunikasi yang bertujuan untuk membuat komunikan memberikan umpan balik sesuai dengan keinginan komunikator adalah

a)

komunikasi psikologis

b)

komunikasi efektif

c)

komunikasi persuasif

d)

komunikasi empatik

83.

berikut adalah contoh komunikasi efektif ketika auditor meminta data anggaran auditan adalah

a)

auditan tidak mengerti dan tidak memberikan data tersebut

b)

auditan mengerti permintaan auditor tetapi menolak memberikan data tersebut

c)

auditan memberikan data lain kepada auditor

d)

auditan meminta penjelasan tambahan dari auditor

84.

auditor meminta kerja sama dari auditan berupa penyediaan data secara lengkap. Jika auditor melakukan komunikasi empatik maka sikap auditan seharusnya adalah

a)

mengerti permintaan auditor dan menunda memberikan data

b)

memahami permintaan auditor dan memberikan data secara lengkap agar auditor tidak mengalami kesulitan dalam penyelesaian tugas

c)

menolak memberikan data kepad auditor

d)

memberikan sebagian data kepada auditor

85.

Komunikasi selama pelaksanaan audit terjadi antara lain berikut ini, kecuali

a)

Auditor dengan rekan-rekan intern timnya

b)

Auditor dengan pihak auditan

c)

Auditor dengan pihak stakeholder

d)

Instansi auditor dengan masyarakat

e)

Instansi auditor dengan pihak-pihak luar

86.

Berikut adalah contoh-contoh aturan perilaku antar-auditor yang perlu diperhatikan dalam tim audit, kecuali

a)

Membantu rekan anggota tim untuk menyelesaikan tugasnya

b)

Memiliki rasa kebersamaan

c)

Memiliki rasa kekeluargaan

d)

Menggalang kerjasama yang sehat

e)

Menjaga penampilan sesuai dengan tugasnya sebagai auditor

87.

Berikut ini komunikasi yang terjadi pada tahap Perencanaan Audit yaitu :

a)

Pengarahan oleh pengendali mutu tentang bagaimana melakukan audit yang baik dan cara menjalin hubungan yang sehat dan harmonis dengan pihak auditan dan pihak ketiga yang relevan

b)

Pemberian motivasi oleh pengendali teknis agar tiap anggota tim dapat bekerja secara maksimal dan kompak

c)

Penyamaan persepsi antara pengendali teknis, ketua tim, dan anggota tim tentang tujuan, ruang lingkup, dan metodologi audit yang dilakukan, serta proses bisnis/operasi auditan

d)

Saling mempercayai, menghargai, dan dapat bekerja sama dengan auditan sesuai dengan tujuan audit

e)

Penyusunan program audit atau program kerja oleh ketua tim dibantu para anggota tim yang menjadi sarana pembagian tugas dan pengendalian pelaksanaan audit

88.

Yang bukan merupakan tujuan komunikasi selama pelaksanaan audit antara lain, kecuali

a)

Melaksanakan program audit sebagaimana mestinya

b)

Mengidentifikasi permasalahan yang dijumpai dalam audit

c)

Mengatasi masalah yang dijumpai dalam audit

d)

Semua salah

e)

Semua benar

89.

Komunikasi intern tim yang dilakukan pada tahap penyiapan konsep laporan hasil audit bertujuan antara lain

a)

Untuk mencapai kata sepakat mengenai seluruh temuan audit final

b)

Untuk memperoleh tanggapan dan persetujuan final dari pengendali teknis bahwa seluruh temuan audit objektif dan/atau rekomendasi yang diberikan layak dan dapat dilaksanakan

c)

Untuk memastikan bahwa kertas kerja audit telah disusun secara memadai dan substansi kertas kerja auditnya cukup sebagai bahan untuk menyusun laporan hasil audit

d)

Semua salah

e)

Semua benar

90.

Kesepakatan yang terjadi pada tahap pelaporan antara lain adalah

a)

Kesepakatan tim atas hasil-hasil audit

b)

Penyusunan laporan hasil audit

c)

Reviu kertas kerja dan laporan oleh pengendali teknis dan pengendali mutu

d)

Semua benar

e)

Semua salah

91.

Agar terwujudnya komunikasi yang baik dengan auditan, setiap auditor perlu memperhatikan aturan perilaku dalam berinteraksi dengan pihak auditan yang meliputi hal-hal berikut ini, kecuali

a)

Pengarahan oleh pengendali mutu tentang bagaimana melakukan audit yang baik dan cara menjalin hubungan yang sehat dan harmonis dengan pihak auditan

b)

Menjaga penampilan sesuai dengan tugasnya sebagai auditor

c)

Menjalin interaksi yang sehat dengan auditan

d)

Menciptakan iklim kerja yang sehat dengan auditan

e)

Menggalang kerjasama yang sehat dengan auditan

92.

Berikut merupakan contoh auditor menjaga penampilan sesuai dengan tugasnya adalah

a)

Berkomunikasi secara persuasif

b)

Berpakaian rapi, sederhana, dan sopan sesuai dengan kelaziman

c)

Gaya bicaya yang wajar, tidak berbelit-belit, dan menguasai pokok permasalahan

d)

A dan B benar

e)

B dan C benar

93.

Berikut merupakan contoh auditor menjalin interaksi yang sehat dengan auditan adalah

a)

Berkomunikasi secara persuasif

b)

Memperlakukan pihak auditan sebagai subjek, bukan objek

c)

Memahami kesibukan auditan dengan tetap menjaga kelancaran dan ketepatam pelaksanaan audit

d)

Semua benar

e)

Semua salah

94.

Yang tidak termasuk kegiatan menciptakan iklim kerja yang sehat dengan auditan adalah

a)

Menjaga independensinya terhadap auditan dengan cara menolak melaksanakan penugasan audit terhadap auditan yang memiliki hubungan pribadi atau kekeluargaan, keuangan, dan hubungan lainnya dengan dirinya

b)

Tidak mencari informasi dari pihak yang tidak kompeten tentang masalah dan/atau orang yang diaudit

c)

Tidak memanfaatkan auditan sebagai sumber untuk memperoleh keuntungan pribadi

d)

Mencari informasi atau data dengan tidak berbelit-belit atau mengada-ada

e)

Menumbuhkan dan membina sikap positif

95.

Yang tidak termasuk kegiatan menggalang kerjasama yang sehat dengan auditan adalah

a)

Tidak mencari informasi dari pihak yang tidak kompeten tentang masalah dan/atau orang yang diaudit

b)

Tidak membicarakan hal-hal negatif pihak auditan kepada pihak yang tidak berkepentingan

c)

Tidak memanfaatkan auditan sebagai sumber untuk memperoleh keuntungan pribadi

d)

Saling mempercayai, menghargai, dan dapat bekerja sama dengan auditan sesuai dengan tujuan audit

e)

Tidak memberikan perintah yang sifatanya pribadi kepada auditan

96.

Komunikasi yang dimaksudkan untuk memperoleh kesamaan persepsi mengenai mekanisme pelaksanaan audit dan memperoleh kesediaan auditan untuk bekerjasama selama pelaksanaan audit merupakan komunikasi antara audit dengan auditan pada tahap

a)

Perencanaan audit

b)

Pelaksanaan audit

c)

Pengevaluasian audit

d)

Pelaporan audit

e)

Pertanggungjawaban audit

97.

Hal-hal yang harus diperhatikan oleh auditor agar dapat menimbulkan kesan positif agar keengganan auditan untuk bekerja sama dapat dikurangi, antara lain kecuali

a)

Datang ketempat pertemuan tepat waktu

b)

Menjaga penampilan dengan sebaik-baiknya

c)

Komunikasi dengan auditan sedini mungkin

d)

Pembicaraan perlu diawali dengan perkenalan dan pembicaraan hal-hal umum yang menarik agar tercipta suasana yang akrab dan santai

e)

Tim audit harus menghindari pembicaraan yang dapat mempersulit atau menyinggung perasaan pihak auditan

98.

Permintaan data secara tertulis kepada auditan minimal memuat tentang

a)

Tanggal permintaan

b)

Data yang diminta

c)

Petugas yang bertanggungjawab memenuhi permintaan

d)

Batas waktu pemenuhan permintaan

e)

Semua benar

99.

Dalam menyusun laporan, hasil yang diberikan auditor harus memperoleh tanggapan pejabat auditan yang bertanggung jawab, mengenai

a)

Kesimpulan auditor

b)

Rekomendssi auditor

c)

Fakta yang diperoleh auditor

d)

Perbaikan yang direncanakan

e)

Semua benar

100.

Rekomendasi adalah usulan rencana perbaikan yang diberikan oleh auditor internal untuk menutup gap yang terjadi antara kondisi dan kriteria. Rekomendasi diharuskan jelas, dalam hal

a)

Batas waktu pelaksanaan rekomendasi

b)

Proyeksi anggaran untuk melaksanakan rekomendasi

c)

Konsekuensi yang akan timbul apabila tindak lanjut atau rekomendasi tidak dilakukan

d)

Pihak yang melaksanakan rekomendasi

e)

Semua jawaban benar