Font size
WorksheetsEAS _DT-NDT.WE-IVA 2025
Total questions: 95
Worksheet time: 1hrs 8mins
Sebuah plat dengan dimensi panjang lebar dan tebal, berturut-turut adalah sebagai berikut 200 x 25 x 4, plat tersebut dikenai beban maksimum sebesar 50 kN, bila panjang gage (l0) = 50 dan pada saat patah panjang plat tersebut paanjangnya menjadi = 62.5, kekuatan tarik maksimumnya adalah:
0,5 MPa
0,5 GPa
0,5 N/mm2
50 MPa
50 GPa
Sebuah plat dengan dimensi panjang lebar dan tebal, berturut-turut adalah sebagai berikut 200 x 25 x 4, plat tersebut dikenai beban maksimum sebesar 50 kN, bila panjang gage (l0) = 50 dan pada saat patah panjang plat tersebut paanjangnya menjadi = 62.5, besar nya elongation nyaadalah:
0,25 %
2,5 %
25 %
0,025 %
22,5 %
Metode yang digunakan untuk menentukan besarnya tegangan yield, bila titik yield pada kurva tegangan regangan dinamakan:
linear methode
interpolation methode
offset methode
transition methode
yield methode
Kekakuan sebuah material dinyatakan dengan besaran:
elasticity modulus
shear modulus
yield modulus
stiffenes modulus
ultimate strength modulus
Pada pengujian ultrasonic digunakan alat untuk memancarkan dan menerima gelombang ultrasonic, agar dapat mendeteksi benda kerja yang diuji, alat tersebut disebut:
probe
block kalibrasi V1
identor
couplant
block kalibrasi V2
Pada pengujian Brinell bila benda uji terbuat dari baja, dan identor yang digunakan memiliki diameter 2.5, maka beban yang digunakan sebesar :
18,75 kg
18,75 kgf
187,5 kN
187,5 kgf
187,5 kg
Pada pengujian penetrant test, benda uji harus bebas dari cacat sesuai acceptance criteria berikut, (pilih tiga):
Indikasi linear relefan > 1/16”
Indikasi rounded relefan > 3/16”
4 atau lebih indikasi rounded, yang segaris dengan jarak < 1.6 edge to edge
4 atau lebih indikasi rounded dengan jarak > 1.6 edge to edge
undecut
Prinsip pengujian impak adalah menggunakan prinsip:
enrgi potensial
E=mg(h0-h1)
energi kinetik
energi potensial pegas
energi kinetik beratura
Temperatur yang menunjukkan perubahan sifat material dari ulet ke getas atau sebaliknya disebut:
room temperatur
transition temperatur
carburationtemperatur
heat treatment temperau
cooling temperatur
Hasil dari pengujian impact didapatkan data sebagai berikut: sudut α =160,43o dan sudut β = 86,5o, panjang lengan bandul L = 80 cm, bila berat bandul =96,5 N, maka berapa energi awal di mesin impak yang digunakan memukul spesimen:
149,94 J
74,53 J
127,45 J
59,97 J
179,34 J
Hasil dari pengujian impact didapatkan data sebagai berikut: sudut α =160,43o dan sudut β = 86,5o, panjang lengan bandul L = 80 cm, bila berat bandul =96,5 N, maka berapa energi akhir dari mesin impak tersebut setelah memukul spesimen? :
72, 48 J
94, 56 J
143, 31 J
27, 84 J
184,36 J
Hasil dari pengujian impact didapatkan data sebagai berikut: sudut α =160,43o dan sudut β = 86,5o, panjang lengan bandul L = 80 cm, bila berat bandul =96,5 N, maka berapa energi yang digunakan mematahkan spesimen impak tersebut?:
33, 33 J
57, 39 J
86, 53 J
77,46 J
102,54 J
something that is tough has..
a low resistance to impact
a high resistance to impact
a low resistance to tension
a high resistance to tension
what property best describes the ability to be stretched and return to original shape
elasticity
conductor
hardness
brittleness
what property best describes the ability to be stretched and return to original shape
elasticity
conductor
hardness
brittleness
A tensile test is what type of test?
Destructive Test
Constructive Test
Compression test
Hardness Test
How is stress calculated?
Number of sleepless nights divided by number of cups of coffee
Divide load (F) by the original test sample cross-sectional area (A0).
Elongation (δ) under load divided by the original Length (L0)
Stress (σ) divided by strain (ε)
This image is an example of a material with...
Low Ductility
High Ductility
Low Brittleness
High Brittleness
This image is an example of a material with...
Low Ductility
High Ductility
Low Brittleness
High Brittleness
Tujuan pengujian liquid penetrant adalah
Pengujian tanpa merusak (non destructive test) untuk menemukan diskontinuitas pada sub permukaan
Pengujian merusak (destructive test) untuk menemukan diskontinuitas pada permukaan
Pengujian tanpa merusak (non destructive test) untuk menemukan diskontinuitas pada permukaan
Pengujian merusak (destructive test) untuk menemukan diskontinuitas pada sub permukaan
Tahapan Pengujian liquid penetrant berikut ini yang benar adalah
PreCleaner - Penetrant - Cleaner - Developer - Inspeksi - PostCleaner
PreCleaner - Penetrant - Developer - Inspeksi - PostCleaner
PreCleaner - Developer- Cleaner - Penetrant - Inspeksi - PostCleaner
Cleaner - Developer- Cleaner - Penetrant - Inspeksi - PostCleaner
Cleaner - Developer- Cleaner - Penetrant - PostCleaner
Yang dimaksud logam ferro adalah ....
Logam besi
Logam bukan besi
Logam berat
Logam ringan
Berikut ini kelompok logam ferro, kecuali....
Besi tuang
Besi Tempa
Baja Lunak
Aluminium
Yang termasuk kelompok logam ferro adalah....
Besi Tuang
Aluminium
Tembaga
Emas
Yang termasuk sifat-sifat mekanik logam, kecuali .....
Strength
Hardness
Elasticity
Head Treatment
Sifat bahan logam berikut ini, kecuali .....
Penghantar listrik atau panas yang baik
Dapat dibentuk dengan proses panas dan dingin
Mempunyai tegangan tarik tinggi
Sulit untuk dibentuk
Alas mesin, meja bundar, meja datar, badan ragum adalah contoh penggunaan dari logam ferro .....
Besi tuang
Besi Tempa
Baja Lunak
Baja Karbon Sedang
Kikir, Pahat, Gergaji, Tap, Stampel, alat-alat bubut, adalah contoh penggunaan dari logam ferro ....
Baja Karbon tinggi
Baja Karbon sedang
Baja Lunak
Besi Tempa
Kemampuan bahan untuk menahan beban tarik, tekan, bengkok, geser, puntir, adalah contoh dari sifat ...
Mekanik
Listrik
Fisika
Panas
Kemampuan bahan untuk tahan terhadap goresan, pengikisan, penetrasi adalah sifat mekanik logam ....
Kekenyalan
Kekakuan
Kekerasan
Plastisitas
Penggunaan pada Alat-alat masak, industri mobil, industri pesawat adalah contoh logam non ferro .....
Aluminium
Emas
Perak
Tembaga
Kekerasan yaitu
Deformasi persatuan luas
Besar deformasi plastis sampai terjadi patah
Besar energi yang diperlukan sampai terjadi perpatahan
Kemampuan material menahan deformasi plastis lokal
akibat penetrasi pada permukaan
name the parts of the graph B
stress
strain
fracture point
elasticity range
name the parts of the graph G
stress
strain
fracture point
elasticity range
A tensile test is what type of test?
Destructive Test
Constructive Test
Compression test
Hardness Test
What kind of indenter is used in a Brinell test?
Diamond cone
Steel ball
Elongated Pyramid
Pyramid
How does the Vicker’s hardness test differ from Brinell’s?
Duration of indentation
Type of indenter
Materials to be tested
Load applied
What is the angle of indenter in Vicker’s hardness test?
96 degrees
110 degrees
136 degrees
150 degrees
pengujian bending yang dilakukan pada welded joint dengan untuk mengetahui
ketebalan lasan
lebar lasan
lebar HAZ
soundness of weld
cacat internal pada weld metal
pengujian bending yang dilakukan pada permukaan sepanjang pengelasan disebut:
root bend transfersal
face bend transfersal
longitudinal bend
side bend
base metal bend
pengujian untuk mengetahui daerah pengelasan disebut:
fracture test
macro test
micro test
nick breack test
bending tes
disssimilar weld metal dengan material A memiliki kekuatan tarik minimal 350 MPa sedangkan material B kekuatan tarik minimal 400 MPa, jika material tersebut ditarik dan menghasilkan kekeuatan tarik 375 MPa, maka kesimpulannya
di reject karena lebih rendah dari material B
di reject karena harus memiliki kekatan tarik lebih besar sama dengan kekeuatan material yang lebih besar
di accept karena kekuatan yang dihasilkan melebihi kekuatan material A
diterima karena kekuatan nya sama dengan rata rata dari kekuatan logam A dan logam B
Apa nama daerah yang dilingkari di gambar tersebut ?
Ultimate stress
Elastic range
Yield stress
Plastic range
Logam ini biasa digunakan untuk membuat kabel yaitu
Baja lunak
Tembaga
Alumunium
Timbel
Timah
Dibawah ini termasuk kedalam logam ringan yaitu
Emas
Besi
Alumunium
Wolfram
Tembaga
Berikut termasuk logam berat yaitu
Emas
Besi
Alumunium
Wolfrom
Tembaga
"Atom menempati celah kosong yang tersedia pada struktur atom"; merupakan pengertian dari
cacat vakansi
cacat interstisi
cacat dislokasi sudut
cacat dislokasi ulir
"Pertemuan antara dua sistem kristal pada suatu padatan"; merupakan pengertian dari
garis batas butir
garis solidus
garis liquidus
garis solvus
Paduan antara besi dengan 0,05 - 2,1% karbon disebut
baja tahan karat
baja karbon
besi tuang
baja paduan
Besi cor dikenal memiliki sifat mekanik yang
ulet
kuat
keras
getas
Perlakuan panas yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan material adalah
normalizing
annealing
quenching
tempering
PROBE PADA ALAT UJI ULTRASONIC BERFUNGSI UNTUK:
TRANSMITTER & RECEIVER GELOMBANG
TRANSDUCER & RECEIVER GELOMBANG
RECEIVER & EXAMINER GELOMBANG
TRANSDUCER & EXAMINER GELOMBANG
POSISI KELUARNYA GELOMBANG PADA PROBE YANG MENGHASILKAN SINYAL PALING BESAR DISEBUT
EXIT POINT
EXIT PROBE
PROBE POINT
EXIT INDEX
SALAH SATU TEKNIK UNTUK MENENTUKAN UJUNG CACAT
EQUALIZER
EQUALISASI
6 MB DROP
6 GB DROP
TEBAL BLOK V1
25 CM
25 MM
25 M
25 INCH
Pada pengujian laminasi menggunakan UT probe Normal, sebelum melakukan pengujian harus dikalibrasi dengan menggunakan Blok V1 (Gambar 1), jika probe ditempatkan pada posisi C, pada blok V1Pada pengujian laminasi menggunakan UT probe Normal, sebelum melakukan pengujian harus dikalibrasi dengan menggunakan Blok V1 (Gambar 1), jika probe ditempatkan pada posisi C, pada blok V1, JIKA RANGE YANG DIGUNAKAN SEBESAR 350, MAKA PADA LAYAR AKAN MUNCUL INDIKASI SINYAL SEBANYAK
3
3,5
14
7
PADA KALIBRASI PROBE SUDUT, JIKA PROBE DIARAHKAN KE RADIUS 50, DAN RANGE YANG DIGUNAKAN SEBESAR 250, MAKA JUMLAH SINYAL YANG MUNCUL BERAPA?
3
3,5
2
4
TIDAK ADA
PADA KALIBRASI PROBE SUDUT, JIKA PROBE DIARAHKAN KE RADIUS 25, DAN RANGE YANG DIGUNAKAN SEBESAR 250, MAKA JUMLAH SINYAL YANG MUNCUL BERAPA?
3
3,5
2
4
TIDAK ADA
PADA KALIBRASI PROBE SUDUT, JIKA PROBE DIARAHKAN KE RADIUS 25, DAN RANGE YANG DIGUNAKAN SEBESAR 150, MAKA JUMLAH SINYAL YANG MUNCUL BERAPA?
3
3,5
2
4
TIDAK ADA
PADA KALIBRASI PROBE SUDUT, JIKA PROBE DIARAHKAN KE RADIUS 50, DAN RANGE YANG DIGUNAKAN SEBESAR 150, MAKA JUMLAH SINYAL YANG MUNCUL BERAPA?
3
3,5
2
4
TIDAK ADA
Hasil pengujian ultrasonik probe normal, ditunjukkan pada gambar berikut, tentukan ketebalan benda uji, bila diketahui display di layar CRT pesawat UT sebagai berikut:
147
143.5
144
145
Hasil pengujian ultrasonik probe normal, ditunjukkan pada gambar berikut, tentukan KEDALAMAN CACAT, bila diketahui display di layar CRT pesawat UT sebagai berikut:
31.5
30
30.5
31
Hasil pengujian ultrasonik probe normal, ditunjukkan pada gambar berikut, tentukan ketebalan benda uji, bila diketahui display di layar CRT pesawat UT sebagai berikut:
144
143
145
146
Hasil pengujian ultrasonik probe normal, ditunjukkan pada gambar berikut, tentukan KEDALAMAN CACAT, bila diketahui display di layar CRT pesawat UT sebagai berikut:
51
50
49
52
Bila hasil pengukuran actual angle terlihat seperti gambar berikut, berapa besar actual angle nya?
56.56
45
45.45
56
Bila hasil pengukuran actual angle terlihat seperti gambar berikut, APAKAH SUDUT PROBE TERSEBUT MEMENUHI SYARAT?
TIDAK MEMENUHI SYARAT
MEMENUHI SYARAT
TIDAK ADA KETENTUAN
TIDAK DIATUR
BERDASARKAN GAMBAR TERSEBUT BERAPA BESARNYA SD1
86.6
70.7
80,25
70,71
Hasil pengujian ultrasonik probe sudut, ditunjukkan pada gambar berikut, bila diketahui Sound Path nya = 100.5, BESARNYA JARAK Yc = ??
112.97
99.5
125.7
125.7
Hasil pengujian ultrasonik probe sudut, ditunjukkan pada gambar berikut, bila diketahui Sound Path nya = 100.5, SP cacat terleltak pada jarak 1 leg atau 2 leg? Buktikan!!
LEG 2
LEG 1
LEG CACAT
LEG 3
Hasil pengujian ultrasonik probe sudut, ditunjukkan pada gambar berikut, bila diketahui Sound Path nya = 100.5, BESARNYA SDc (SURFACE DISTANCE CACAT = ??
87.03
85.23
86.77
88.1
Hasil pengujian ultrasonik probe sudut, ditunjukkan pada gambar berikut, bila diketahui Sound Path nya = 100.5, BESARNYA tc (KEDALAMAN CACAT )= ??
49.75
50.25
0.25
0.75
Diskontinuitas manakah pada permukaan batang di bawah ini yang akan terdeteksi jika diperiksa memakai kumparan ( coil )?
A & B
B & C
A &C
TIDA ADA YG TERDETEKSI
Indikasi yang disebabkan partikel terkumpul dan tertahan secara mekanis atau gravitasi disebut
Indikasi mekanis
Indikasi palsu
Indikasi gravitasi
INDIKASI RETENSI
Fieldmeter/gauss meter biasanya digunakan untuk menentukan
Polaritas magnet dan ampere
Perbandingan kuat medan dan efektivitas demagnetisasi
Retentivitas & permeabilitas magnet
polaritas mesin las DC
Demagnetisasi diperlukan
Untuk pembersihan benda uji
Di setiap pengujian magnetic particle
Pada setiap benda uji
Jika residual magnetism dapat mengganggu pada proses atau penggunaan benda
"Magnetic Particle" adalah metode NDT yang digunakan
Menemukan surface discontinuities
Menemukan sub-surface discontinuities
Mendeteksi pemisahan material
Menemukan surface dan sub surface discontinuities
Permeabilitas material digambarkan sebagai
kemudahan material untuk dimagnetisasi
kedalaman medan magnet dalam benda
waktu yang diperlukan untuk demagnetisasi benda
Kemampuan untuk menahan medan magnet
Garis gaya magnet yang sejajar terhadap diskontinyuitas menghasilkan
Indikasi yang kuat
Indikasi yang lemah
Tidak ada indikasi
. Indikasi yang membingungkan
Yoke elektromagnet menghasilkan:
longitudinal field
circular field
alternating fields
swinging field
Coil elektromagnet menghasilkan
circular field
longitudinal field
intermitten field
tergantung jenis arus yang digunakan
Prosedur wet fluorescent magnetic particle sama dengan standard wet visible magnetic particle, kecuali dibutuhkannya
black light
arus yang lebih tinggi
Magnet yang berbeda
Jenis arus yang berbeda
Material-material berikut dapat diuji dengan LPT, kecuali
Iron casting
Porous-plastic material
Aluminum forging
non-porous material
Visible penetrant dapat diberikan ke benda dengan cara
dikuaskan
penyemprotan
pencelupan
semua benar
Manakah yang bukan merupakan keunggulan LPT
LPT dapat digunakan pada benda kecil
LPT dapat mendeteksi retak halus
LPT relatif mudah
LPT efektif pada semua rentang temperatur
Manakah yang bukan merupakan sifat developer pada LPT
Material bersifat penyerap
Material membentuk lapisan tipis dan merata
Material harus fluorescent untuk metode fluorescent
Material tidak mengandung bahan berbahaya
Cara manakah yang sesuai untuk melakukan excess penetrant removal pada teknik solvent-removable visible-dye penetrant
menyemprotkan solvent ke permukaan dengan tekanan tidak melebihi 276 kPa (40 psi)
mengelap dengan kain yang dibasahi solvent lalu menggunakan kain kering
mengelap dengan kain yang dilembabkan solvent lalu menggunakan kain kering
mengelap dengan kain kering lalu menggunakan kain yang dilembabkan solvent
Fungsi emulsifier pada post-emulsifiable penetrant adalah untuk
mempercepat masuknya penetran ke retakan
mengubah penetran di permukaan menjadi water-washable
memberikan pigment fluorescent pada penetran
membentuk lapisan sehingga dry developer dapat melekat pada permukaan
Dari hasil pengujian pada sambungan las dengan tebal plat20 mm, ditemukan 4 indikasi rounded segaris dengan ukuran masing-masing 4,6 mm, 2,4 mm, 4,3 mm dan 3,6 mm. Jarak terjauh antara 2 indikasi bersebelahan adalah 1,5 mm dari tepi ke tepi indikasi berikutnya
a.area tersebut acceptable
area tersebut rejectable
Data kurang lengkap untuk menentukan keberterimaan
Jarak tidak berpengaruh pada keberterimaan
Menurut ASME VIII Div. 1 linear indication adalah indikasi yang memiliki (P = Panjang, L = Lebar)
P = 3L
P > 3L
P > 2L
P = 2L
Untuk melaksakan uji ultrasonic flaw detector diperlukan peralatan berikut kecuali
Pesawat ultrasonic & Probe/tranducer
Block kalibrasi
Viewer
Couplant
Pada probe Normal umumnya menghasilkan mode gelombang
Tranversal wave
Surface wave
longitudinal wave
Plate wave
Tranversall wave merambat pada media
padat
cair
gas
hampa
Range kalibrasi probe normal untuk inspeksi hasil produk tempa dengan dimensi Panjang 230 mm, lebar 180 mm dan tebal 150 mm
200
250
150
1000
