wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Try Out Compiance Sertification Level 2-Bab II.

Total questions: 23

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Struktur tata kelola perusahaan adalah ....

a)

Komisaris, Direksi, Komite dan satuan kerja pada suatu perusahaan

b)

pemegang saham, Komisaris, Direksi, Komite dan satuan kerja pada suatu perusahaan

c)

Direksi, Komite dan satuan kerja pada suatu perusahaan

d)

Komite dan satuan kerja pada suatu perusahaan

2.

yang termasuk infrastruktur tata kelola perusahaan antara lain adalah ...

a)

kebijakan dan prosedur, sistem informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.

b)

prosedur, sistem informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.

c)

kebijakan, prosedur dan sistem informasi manajemen.

d)

kebijakan dan prosedur

3.

Satuan Kerja Kepatuhan dalam melaksanakan tugasnya harus .......

a)

Independen

b)

tidak independen dan mengikuti arahan Direktur Risk Management

c)

tidak independen dan mengikuti arahan Direktur Kepatuhan

d)

tidak independen dan mengikuti arahan Direktur Kepatuhan & Risk Management

4.

Didalam pengangkatan, pemberhentian dan/atau pengunduran diri Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan harus mengikuti ketentuan ......

a)

Otoritas Jasa keuangan.

b)

Otoritas Jasa keuangan & Kementerian Keuangan

c)

Otoritas Jasa keuangan & Bank Indonesia

d)

Otoritas Jasa keuangan, Bank Indonesia & Kementerian Keuangan

5.

Dalam pelaksanaan kegiatan bisnis Bank, terdapat suatu konsep hubungan atau mekanisme kerja antara Fungsi Kepatuhan, Manajemen Risiko, Internal Audit dan Unit Bisnis yang dikembangkan dengan mengadopsi konsep ............ terkait pelaksanaan kepatuhan bank yang merupakan salah satu pendekatan untuk menjaga kerangka pengendalian internal termasuk sebagai early warning signal.

a)

three line of defense

b)

Four line of defense

c)

Three pillar of defense

d)

Four pillar of defense

6.

Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan Bank dalam pelaksanaannya dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan (SKK). Satuan Kerja Kepatuhan dalam hal ini mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:....... kekcuali .......

a)

Membuat langkah untuk mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha Bank pada setiap jenjang organisasi, antara lain pembuatan sistem, program, kerangka kerja (framework), compliance charter, kode etik kepatuhan (compliance code of conduct), atau kebijakan kepatuhan (compliance policy).

b)

Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank umum dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank umum syariah dan unit usaha syariah;

c)

Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, diantaranya :

- Menilai rancangan kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur baru

- Berinisiatif untuk melakukan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur berdasarkan informasi yang diperoleh.

d)

melakukan Kaji Ulang Kepegawaian, memilah pegawai yang patuh dan tidak patuh dan merekomendasikan pegawai yang patuh untuk didahulukan promosi jabatannya

7.

Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan Bank dalam pelaksanaannya dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan (SKK). Satuan Kerja Kepatuhan dalam hal ini mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: ..... kecuali ........

a)

Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Prinsip Syariah bagi bank umum syariah dan unit usaha syariah;

b)

Melakukan upaya untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundangundangan;

c)

Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi Kepatuhan seperti :

- Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang;

- Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai Bank mengenai hal-hal yang terkait dengan Fungsi Kepatuhan terutama mengenai ketentuan yang berlaku; dan/atau

- Bertindak sebagai nara hubung (contact person) untuk permasalahan kepatuhan Bank bagi pihak internal maupun eksternal

d)

melakukan perbaikan Customer Satisfaction untuk mencapai target kepuasan nasabah. Karena dari nasabah, pendapatan bank diperoleh.

8.

Berdasarkan ruang lingkup fungsi satuan kerja kepatuhan dalam mewujudkan budaya kepatuhan akan menghasilkan suatu output yang baik dalam pelaksanaan tata kelola seperti :.... kecuali........

a)

Tidak ada pelanggaran yang terjadi, seluruh kegiatan Bank dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

b)

Seluruh ketentuan-ketentuan internal telah diperbaharui sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Prinsip Syariah bagi bank umum syariah dan unit usaha syariah yang berlaku

c)

Pelaksanaan Tata Kelola Bank menjadi lebih baik atau Sehat.

d)

pelanggaran yang terjadi dapat ditolerir sepanjang untuk keberlangsungan perusahaan, dan seluruh kegiatan Bank dilaksanakan sesuai dengan tujuan perusahaan.

9.

Dalam mendukung Rencana Bisnis Bank secara menyeluruh sehingga menjadikan Bank yang sehat, mampu tumbuh dan berkembang menjadi kuat, Satuan Kerja kepatuhan wajib menyusun program/ rencana kerja untuk mendukung Rencana Bisnis Bank. Rencana Bisnis Bank yang didalamnya termasuk rencana kerja kepatuhan harus disampaikan paling lambat akhir bulan.....

a)

November

b)

Desember

c)

Januari

d)

Laporan

10.

Berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, rencana kerja Kepatuhan minimal mencakup: ... kecuali .......

a)

Program kerja dalam bidang praktek tata kelola yang sehat (good governance) antara lain evaluasi dan sosialiasi regulasi eksternal dan internal

b)

Pemantauan terhadap rasio pencapaian dalam rangka prinsip kehati-hatian Bank seperti rasio KPMM, Rasio NPL, Rasio GWM, Rasio PDN, BMPK, CKPN

c)

Pemantauan pemenuhan komitmen kepatuhan Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan

d)

Pemantauan dan pengembangan penerapan program APU dan PPT yang mencakup 5 Pilar

e)

Pemantauan Risk Management, Pemantauan atas Temuan Audit Internal dan Eksternal dan Pemantauan Kepuasan Nasabah

11.

Selain rencana kerja Kepatuhan yang dibuat secara Tahunan, Satuan Kerja Kepatuhan harus menyampaikan Laporan yang dilakukan secara berkala terdiri dari :...kecuali .......

a)

Laporan Bulanan (namun tidak mandatory)

b)

Laporan Triwulanan

c)

Laporan Semesteran

d)

Laporan Khusus

e)

Laporan Pengaduan

12.

Laporan Khusus :

Yaitu laporan mengenai adanya kebijakan atau keputusan Direksi yang menurut Direktur Kepatuhan mengandung unsur ketidakpatuhan atau telah menyimpang dari ketentuan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan atau peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku. Laporan wajib disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat. ................. sejak diketahui mengenai adanya penyimpangan

a)

7 (tujuh) hari

b)

24 Jam

c)

sebulan

d)

3 (tiga) hari

13.

................... adalah suatu tata kelola yang menerapkan prinsip prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency) atau profesional (professional), dan kewajaran (fairness) secara terintegrasi bagi suatu Konglomerasi Keuangan.

a)

Tata Kelola Terintegrasi (TKT)

b)

Tata Kelola Konglomerasi (TKK)

c)

Tata Kelola Kapitalisasi Konglomerasi (TKK)

d)

Tata kelola Terorganisir (TKT)

14.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 18/POJK.03/2014 mengenai Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan telah mengamanatkan Lembaga Jasa Keuangan untuk menerapkan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.

Konglomerasi Keuangan adalah Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang berada dalam satu grup atau kelompok karena keterkaitan kepemilikan dan atau pengendalian. Konglomerasi Keuangan wajib menerapkan Tata Kelola Terintegrasi secara komprehensif dan efektif sesuai dengan ketentuan berlaku. Konglomerasi Keuangan meliputi jenis LJK sebagai berikut: ... kecuali

a)

bank, perusahaan asuransi dan reasuransi, perusahaan efek; dan/atau perusahaan pembiayaan.

b)

bank, perusahaan asuransi dan reasuransi, perusahaan efek; dan/atau perusahaan perorangan.

c)

bank, perusahaan asuransi dan reasuransi, dan/atau perusahaan pembiayaan.

d)

bank, perusahaan asuransi dan reasuransi, perusahaan perorangan; dan/atau perusahaan pembiayaan.

15.

Memenuhi kewajiban POJK diatas, pemegang saham pengendali Konglomerasi Keuangan ................. Lembaga Jasa Keuangan dalam kelompok usahanya untuk berperan sebagai Entitas Utama, yang menjadi LJK induk dari Konglomerasi Keuangan atau LJK.

a)

wajib menunjuk satu

b)

boleh menunjuk satu

c)

wajib menunjuk dua

d)

boleh menunjuk dua

16.

......... adalah badan hukum atau perusahaan yang dimiliki dan/atau dikendalikan oleh LJK secara langsung maupun tidak langsung baik di dalam maupun di luar negeri yang melakukan kegiatan usaha di sektor jasa keuangan,

a)

Perusahaan anak

b)

Kantor Cabang

c)

Perusahaan afiliasi

d)

Perusahaan abal abal

17.

Perusahaan anak, meliputi .... kecuali ......

a)

Perusahaan subsidiari yaitu perusahaan yang dimiliki LJK lebih dari 50%;

b)

Perusahaan partisipasi yaitu perusahaan yang dimiliki LJK sebesar 50% atau kurang, namun LJK memiliki pengendalian terhadap perusahaan;

c)

Perusahaan yang dimiliki LJK lebih dari 20% (dua puluh perseratus) sampai dengan 50% (lima puluh perseratus) yang memenuhi persyaratan kepemilikan LJK dan para pihak lainnya pada perusahaan anak adalah masing-masing sama besar;

d)

Perusahaan yang dimiliki LJK lebih dari 20% (dua puluh perseratus) sampai dengan 50% (lima puluh perseratus) yang memenuhi persyaratan, yaitu: masing-masing pemilik melakukan pengendalian secara bersama terhadap perusahaan anak yang didasarkan pada perjanjian, dan dibuktikan dengan adanya kesepakatan atau komitmen secara tertulis dari para pemilik untuk memberikan dukungan baik finansial maupun non finansial sesuai kepemilikannya masing-masing.

e)

Entitas lain yang tidak berdasarkan standar akuntansi keuangan yang berlaku wajib dikonsolidasikan.

18.

Tiga dari tujuh Penerapan Tata Kelola Terintegrasi paling sedikit mencakup:....kecuali

a)

Persyaratan Direksi Entitas Utama dan Dewan Komisaris Entitas Utama;

b)

Tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas Utama dan Dewan Komisaris Entitas Utama

c)

Tugas dan tanggung jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi

d)

Tugas dan Tanggung Jawab bersama

19.

empat dari tujuh Penerapan Tata Kelola Terintegrasi paling sedikit mencakup:...... kecuali

a)

Tugas dan tanggung jawab satuan kerja kepatuhan terintegrasi;

b)

Tugas dan tanggung jawab satuan kerja audit intern terintegrasi;

c)

Penerapan manajemen risiko terintegrasi

d)

Penyusunan dan pelaksanaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi

e)

Penyusunan IT Plan yang mencakup seluruh aktifitas Terintegrasi

20.

Satuan Kerja Kepatuhan Entitas Utama memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan fungsi Kepatuhan Terintegrasi yang pengaturanya telah ditetapkan dalam POJK, yaitu: .... kecuali ........

a)

Dalam hal Entitas Utama telah memiliki Satuan kerja Kepatuhan maka pelaksanaan kepatuhan terintegrasi dapat dilakukan oleh Satuan kerja Kepatuhan yang telah ada.

b)

Tugas Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi yaitu memantau dan mengevaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan pada masing-masing LJK dalam Konglomerasi Keuangan

c)

Satuan kerja Kepatuhan Terintegrasi menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepada Direktur Kepatuhan Entitas Utama atau Direktur yang ditunjuk untuk melakukan fungsi pengawasan terhadap LJK dalam Konglomerasi Keuangan

d)

Direktur Kepatuhan Entitas Utama atau Direktur yang ditunjuk oleh Direktur Utama Entitas Utama menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepatuhan terintegrasi kepada Direksi dan Dewan Komisaris Entitas Utama.

e)

Bersifat terbuka terhadap satuan kerja operasional

21.

Laporan penilaian pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi (TKT) disusun setiap semester untuk posisi akhir bulan ............... dan Laporan penilaian pelaksanaan TKT wajib disampaikan kepada OJK paling lambat pada tanggal ............ setelah berakhirnya bulan laporan yang bersangkutan.

a)

Juni dan Desember

15 bulan kedua

b)

Juli dan Januari

15 bulan kedua

c)

Juli dan Januari

15 bulan pertama

d)

Juni dan Desember

15 bulan Pertama

22.

Penerapan kepatuhan terintegrasi tidak terlepas dari penerapan konsep three lines of defense dan sistem pengendalian intern. Kepatuhan sebagai bagian dari ....... line of defense perlu bekerjasama secara intensif dengan unit manajemen risiko dan SKAI untuk dapat memperoleh informasi, hasil uji petik, dan hasil analisa guna mendapatkan forward looking penerapan kepatuhan. Forward looking ini yang akan menjadi arah perbaikan dan pengembangan prosedur dan governance perusahaan Entitas Utama maupun Perusahaan Anak.

a)

2nd line of defense

b)

First line of defense

c)

3rd line of defense

d)

salah semua

23.

...... diartikan sebagai struktur dan infrastruktur tata kelola agar proses pelaksanaan prinsip tata kelola perusahaan berjalan efektif dan menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan pemangku kepentingan perusahaan.

a)

Satuan Kerja Kepatuhan

b)

Governance Structure

c)

Governance body

d)

Governance organization