WorksheetsTRY OUT PAS GASAL BAHASA INDONESIA KELAS 9
Total questions: 25
Worksheet time: 36mins
(1) Asalamualaikum w.w.
(2) Selamat pagi/siang/malam, semuanya, semoga kita semua berada dalam lindungan Tuhan.
(3) Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmatnya sehingga kita bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat.
(4) Pada kesempatan ini saya ingin menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan kelas.
Tujuan pidato terdapat pada bagian kalimat bernomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Adapun protokol kesehatan yang dimaksud adalah menjaga jarak, memakai masker, dan selalu mencuci tangan. Protokol kesehatan ini penting untuk selalu dilakukan demi meminimalkan penyebaran virus corona yang mematikan.
Kutipan teks pidato tersebut merupakan struktur bagian ....
pendahuluan
isi
simpulan
penutup
Di mana ada perjumpaan, pasti ada perpisahan. Semoga perpisahan ini tidak mengakhiri pertemanan yang sudah kita semua jalin. Saya, mewakili seluruh siswa-siswi juga ingin berterima kasih kepada guru-guru dan staf yang sudah membina kami sampai sekarang. Sampai berjumpa lagi di masa depan, wahai kawan-kawanku. Semoga kita selalu berada di jalan-Nya dan semua cita-cita kita tercapai.
Kutipan teks pidato tersebut merupakan struktur bagian ....
pendahuluan
isi
simpulan
penutup
Yang terhormat para undanga.
Pertama-tama, mari kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah Swt.
Berkat kehendaknya, kita bisa datang di acara hari ini dalam keadaan sehat rohani dan jasmani. Pada tahun ini, kita merayakan ulang tahun tanah air dalam kondisi pandemi pada kedua kalinya. Oleh karena itu, kita harus melaksanakan protokol kesehatan dalam menjalani upacara kemerdekaan RI.
Kutipan teks pidato tersebut merupakan struktur bagian ....
pendahuluan
isi
simpulan
penutup
(1) Teman-teman yang saya sayangi, sebagai seorang pelajar, sudah selayaknya kita semua mencintai ilmu pengetahuan yang sebagian besarnya tertuang dalam buku-buku. (2) Buku merupakan jendela ilmu karena dari sanalah kalian akan meraup banyak sekali wawasan, ilmu dan pengetahuan. (3) Jadilah generasi yang gemar membaca. (4) Membaca akan mendatangkan banyak manfaat seperti meningkatkan wawasan, kemampuan berpikir, dan menambah peluang untuk sukses di masa depan serta mampu menambah konsentrasi dan daya ingat kita.
Kalimat ajakan yang terdapat dalam kutipan teks pidato tersebut terdapat pada kalimat bernomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(1) Pentingnya pendidikan dalam kehidupan bangsa bersandar pada kenyataan bahwa perkembangan sumber daya manusia merupakan faktor terbesar dalam kesuksesan sistem masyarakat, baik dalam sektor ekonomi, sosial, politik, budaya, dan sektor-sektor utama lainnya. (2) Masyarakat yang berpendidikan akan membawa kita pada kehidupan yang lebih baik. (3) Contoh nyatanya dapat dilihat pada Jepang. (4) Negara tersebut dapat berdiri kembali dengan cepat setelah kehancurannya ketika bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.
Kalimat fakta yang terdapat dalam kutipan teks pidato tersebut terdapat pada kalimat bernomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(1) Dilihat dari tujuannya, UKS sendiri bertujuan sangat mulia yaitu meningkatkan derajat kesehatan dan membentuk pola hidup sehat di kalangan peserta didik maupun guru-guru. (2) Salah satu program yang sering kita lakukan adalah dengan penjaringan kesehatan dalam bentuk pemerikasaan kesehatan perorangan (rambut, kulit dan kuku) yang sering kita lupakan dan terkadang kita enggan untuk menuruti nasihat guru-guru kita. (3) Selain itu juga, ada penjaringan kesehatan panca indera dan kesehatan gigi serta gizi di mana setiap siswa harus bisa mandiri dengan menjaga kesehatannya masing-masing. (4) Untuk itu, pada kesempatan kali ini, saya mengajak para sahabat dan guru-guru untuk lebih meningkatkan penjaringan kesehatan di sekolah.
Kalimat pendapat/argumentasi yang terdapat dalam kutipan pidato tersebut ditandai dengan kalimat bernomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat tuhan yang maha esa karena berkat rahmatnya kita bisa bertemu di acara ini secara virtual.
Hasil perbaikan penggunaan kata, ejaan, dan tanda baca dari kalimat yang terdapat dalam teks pidato tersebut adalah ….
Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-nya kita bisa bertemu di acara ini secara virtual.
Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya kita bisa bertemu di acara ini secara virtual.
Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya kita bisa bertemu di acara ini secara virtual.
Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat Nya kita bisa bertemu di acara ini secara virtual.
Pada hari ini, Pak Anang, selaku Kepala SMP Bina Insan, akan berpidato pada kegiatan apel secara virtual di hadapan semua guru dan siswa untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Kalimat yang tepat untuk mengawali pidato Pak Anang adalah ...
Asalamualaikum w w.
Puji syukur ke hadirat Allah Swt. yang telah memberikan kita nikmat berupa kesehatan jasmanidan rohani sehingga kita dapat berkumpul pada acara virtual Hari Kebangkitan Nasional. Ucapan terima kasih tak lupa saya sampaikan kepada rekan-rekan guru dan anak-anakku tercinta di lingkungan sekolah tercinta kita ini.
Salam sehat dan selamat pagi untuk para guru dan juga para sahabat satu perjuangan. Puji syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita berupa kesehatan pada hari ini sehingga pada pagi ini kita dapat bersua secara virtual dalam rangka Pekan Imunisasi Nasional
Ibu/Bapak Guru dan anak-anakku yang Bapak hormati. Dalam kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat serta hidayah-Nya yang telah dicurahkan kepada kita semua sehingga pada kesempatan kali ini kita bisa hadir dalam acara virtual peringatan Hari Pendidikan Nasional .
Yang terhormat Bapak Anang selaku Kepala Sekolah. Yang terhormat Bapak dan Ibu guru serta anak-anakku yang Ibu cintai.
Puji syukur panjatkan atas ke hadirat Tuhan yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya kita bisa berkumpul bersama-sama dalam keadaan sehat di hari ini dalam rangka penghijauan lingkungan sekolah.
Anak-anakku semuanya, Bapak merasa bangga pada kalian yang tetap semangat menuntut ilmu di tengah pandemi seperti ini. Ingatlah bahwa pendidikan memegang peran penting untuk kesuksesan seseorang. [...]
Kalimat yang tepat untuk melengkapi teks pidato tersebut adalah …
Semoga kita selalu diberi kelancaran dalam menuntut ilmu.
Oleh karena itu, marilah kita menuntut ilmu setinggi-tingginya.
Dengan mengenyam dunia pendidikan, kita pasti akan jadi orang sukses.
Maka dari itu, belajarlah dengan giat untuk meraih cita-cita yang diinginkan.
Anak-anak yang Ibu sayangi. Dengan semakin merebaknya virus corona di sekitar kita, kalian harus selalu menjaga diri dengan menaati protokol kesehatan. Diantaranya adalah menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, jagalah jarak dengan orang lain dan juga hindari kerumunan. […]
Kalimat yang tepat untuk melengkapi pidato tersebut adalah …
Marilah kita bersama-sama membasmi virus corona.
Kita berdoa, agar terhindar dari virus korona tersebut.
Semoga, kita semua selalu diberi kesehatan dan terhindar dari segala penyakit.
Untuk itu, kita harus selalu menjaga kebersihan di manapun kita berada.
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
(1) Balapan liar sering melibatkan para pelajar.
(2) Mari lindungi anak kita dari bahaya balapan liar di jalanan.
(3) Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya ingin mengajak setiap orang tua untuk mengawasi anak-anak kita.
(4) Para pelajar tersebut mencari jati diri di jalanan.
(5) Tindakan itu terjadi karena kurangnya pengawasan yang dilakukan orang tua.
Urutan yang tepat agar menjadi pidato persuasif padu adalah ...
1 - 2 - 4 - 5 - 3
1 - 2 - 5 - 4 - 3
1 - 4 - 3 - 5 - 2
1 - 4 - 5 - 3 - 2
Langit siang menampakkan wajahnya yang biru cerah. Awan putih nan indah bergerak-gerak seiring derai angin di atas sana berhembus kencang. Kutatap sekelilingku. Manusia-manusia yang sibuk berlalu-lalang dengan semua urusannya. Beginilah potret perkotaan. Ramai dan bising. Tapi di balik semua itu, ada yang menarik perhatianku.Aku menoleh ke atas.
Kutipan cerpen di atas terdapat pada bagian ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Melodipun teringat bahwa dia tak pernah menjabat tangan ayahnya saat ia marah dan saat itu juga dia langsung menjabat tangan ayahnya dan mengatakan, "Ayah, maafkan aku. Meloddi sudah membantah ayah."
Ayah pun memeluknya dan berkata, "Ayah maafin, kok. Kamu jangan sedih, ya?"
Melodi mengangguk sambil menghapus air matanya.
Kutipan cerpen di atas terdapat pada bagian ....
orientasi
konflik
resolusi
komplikasi
"Melodi,kalau ayah bilang dan ayah suruh itu didengarkan dan dilakukan, bukannya diabaikan begitu saja!" kata ayah sambil cemberut dan marah-marah kepada Melodi.
"Ayah, aku lagi sibuk dengerin lagu," jawab Melodi dengan santai.
Kutipan cerpen di atas terdapat pada bagian ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
“Emak, berapa lama lagi bedug maghrib berbunyi?” tanya Marni sambil mendekat padanya dan kemudian duduk menyandarkan kepalanya di punggung Salamah. Angin sore itu bertiup kencang, menghempas-hempas rumbia gubuknya di bawah jembatan.
“Sebentar, Nak. Sebentar lagi. Lihat, langit sudah mulai memerah. Itu pertanda matahai mau tenggelam dan maghrib tiba. Kau sudah mulai lapar?”
Latar pada penggalan cerpen tersebut adalah ...
Siang hari di jembatan
Pagi hari di bawah jembatan
Sore hari pada gubuk di bawah jembatan
Magrib di bawah jembatan
Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pelayat sudah pulang. Sementara aku masih duduk sambil sesekali menyeka air mata. Ibu yang selama ini paling aku hormati dan sayangi tadi malam telah menghadap Sang Pencipta.
Latar suasana yang tergambar pada kutipan cerita tersebut adalah ….
mencekam
tegang
sedih
sunyi
Pertandingan catur antarkelas di sekolah kami berakhir dengan Yudi sebagai juara pertama, Burhan juara kedua, dan aku juara ketiga. Sambil menimang-nimang pialanya, Yudi tertawa riang.
Sudut pandang pengarang dalam penggalan cerita tersebut adalah…
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga serbatahu
Orang ketiga terbatas
Alangkah pedih hati Salamah. Marni sebenarnya ingin meminta sesuatu kepadanya. Tapi takut. Takut mengundang amarahnya. Tapi tidak sayangku, bisik Salamah dalam hati. Kau terlalu baik anakku. Kau tidak melawan jika aku tidak memberimu uang.... Kau tidak minta apa-apa karena kau tahu betul betapa ibumu ini melarat. Melarat sekali. Kau tidak pernah merengek minta dibelikan mainan. Anakku, ini yang membuat aku begitu terenyuh kepadamu. Kau begitu tabah menghadapi hidup kita yang sengsara ini, Marni...
Watak tokoh Marni pada penggelan cerpen di atas adalah ...
sabar dan tabah
setia dan taat
taat penuh perhatian
baik dan mulia
Mungkin karena aku masih diam dan bermuka tak damai, kembali si pengemis dengan mimik yang meyakinkan menadahkan tangan.“Tolonglah beri makan sedikit saja, Tuan. Dari kemarin saya belum makan. Lapar, Tuan…”. Terdorong oleh perasaan kemanusiaan yang sama-sama punya hak atas hasil bumi nusantara ini, aku berdiri. Lalu sepotong roti tawar aku comot dari piring. Lantas roti itu aku lemparkan kepadanya. Pas jatuh di lantai dekat kakinya.
Cara mengetahui watak tokoh Aku yang tidak santun dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
dialog antartokoh
penceritaan tokoh lain
penyebutan langsung
penggambaran tindakan
Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”
Konflik yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ...
Teman-teman Andi semua memberi hadiah pada Tommy.
Andi ingin meminta uang pada ibu, tapi tidak sampai hati mengungkapkannya.
Sejak ayahnya meninggal, Andi harus hidup berhemat.
Kepuasan Andi sudah memiliki hadiah untuk Tommy.
(1) Ya, kediaman keluarga Sastro Suwiryo yang menempati lahan seluas 200 meter persegi di Desa Kasongan pinggiran Yogyakarta itu bisa dibilang tenang dan tentram sebelumnya. (2) Malam itu sudah hampir setengah jam isak tangis terdengar mengalahkan lagu malam yang dinyanyikan oleh angin dan lambaian pohon kelapa belakang rumah. (3) Rembulan purnama yang tengah asik menemani orang-orang yang sedang tidur dengan nyenyak juga tidak disapa oleh isak tangis itu. (4) “ Bapak, bangun, Pak.”“ Ada apa, Bu? Malam-malam begini kok bangun? Kok kelihatannya ada yang serius.”
Kalimat nomor (3) dalam kutipan cerpen tersebut menggunakan gaya bahasa/majas ....
metafora
personifikasi
hiperbola
litotes
Kenari merasa malu dan kurang percaya diri kalau berkumpul dengan teman-temannya. Tubuhnya kecil dan mengeluarkan bau tak sedap. Teman-temannya sering meledek dan menggodanya. Kenari ingin penampilannya berubah. Dia ingin buktikan kepada teman-temannya bahwa ia bisa tampil bersih dan tidak kalah besar. Kenari pun bangun pagi dan rajin membersihkan diri. Ia tidak malas lagi mencari makan. Berkat ejekan teman-temannya, dirinya membuang jauh-jauh sifat malasnya.
Nilai moral pada kutipan cerita tersebut adalah….
dalam pergaulan harus memusnahkan sikap berkuasa
dengan teman harus saling menggoda dan meledek
berusahalah menjadi lebih baik agar percaya diri
kurang percaya diri hal biasa dalam pergaulan
Meski termasuk anak yang pandai dan masuk kelas akselerasi, Romero tetap banyak memiliki teman dan sahabat. Baginya, teman adalah lingkungan yang banyak memberikan banyak inspirasi dan pengalaman yang tidak diperoleh di bangku sekolah. Di rumah, ia juga bersikap baik pada tetangga. Ia ingat ketika orang tuanya berpesan, “Carilah teman dan sahabat sebanyak-banyaknya karena kita tidak bisa hidup sendiri. Suatu saat, pasti kita akan membutuhkan orang lain.”
Unsur ekstrinsik kutipan cerpen tersebut adalah ….
budaya
ekonomi
pendidikan
sosial
(1) “Ini apa, Bu Guru?” tanyanya bingung.
(2) Radio meraih tanganku dan menyalamiku pelan. Sebelumnya, aku merogoh kantong depan jaketku dan meraih sesuatu yang kuikutsertakan di salaman terakhirku dengan Radio.
(3) Radio mengangguk pelan sebelum kembali menyalamiku. Air mataku kembali menetes saat melihat Radio naik ke boncengan ayahnya.
(4) “Itu miniatur Monumen Nasional disingkat Monas. Miniatur itu bentuk kecilnya. Kalau Radio sudah besar dan jadi orang hebat, Radio ajak Bu Guru Rinda ke monas yang asli, ya, di Jakarta,” ucapku menahan tangis.
Kalimat-kalimat acak tersebut akan menjadi cerita yang padu dengan urutan nomor ….
(1) – (4) – (3) – (2)
(2) – (1) – (4) – (3)
(1) – (3) – (4) – (2)
(2) – (4) – (3) – (2)
