wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Anekdot

Total questions: 15

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…

a)

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

b)

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

c)

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

d)

Badailah yang membuatnya ulung

e)

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

2.

Bacalah teks berikut ini!


Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…

a)

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas

b)

“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.

c)

Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.

d)

”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”

e)

Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

3.

Bacalah teks berikut ini!

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

Pada anekdot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah …

a)

Tiba-tiba seorang anak berkomentar.

b)

Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

c)

Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya

d)

Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya

e)

Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi

4.

Bacalah paragraf berikut ini.

1) Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. 2) Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. 3) Di antara mereka ada yang membawa tongsis. 4) Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. 5) Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.

Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

5.

Bacalah teks berikut ini.

Suatu sore dipadang rumput.

Kambing 1: Mengapa rumputmu selalu hijau?

Kambing 2: Karena selalu kurawat dan kupupuk.

Kambing 1: Rumputku juga kurawat dan kupupuk tapi tidak sehijau rumputmu.

Kambing 2: Karena kau melihatnya tidak dengan hati sehingga rumput tetangga lebih hijau di matamu.

Kambing 1 merasa tersindir kemudian tersenyum kecut.

Bahasa yang digunakan untuk menyampaikan sindiran dalam teks anekdot di atas adalah .…

a)

perbandingan

b)

pengandaian

c)

ungkapan

d)

sinonim

e)

antonim

6.

Bacalah teks berikut ini.

Semut bertemu lebah di ranting pohon.

(1) Lebah: Wah, maduku sangat bermanfaat.

(2) Semut: Apa aku bisa mengambilnya sedikit saja?

(3) Lebah: Tidak boleh.

(4) Semut: Mengapa?

(5) Lebah: Karena kau tinggal dalam kolong jembatan.

Semut berlalu meninggalkan kecongkakan lebah.

Sindiran terdapat pada kalimat ke .…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

7.

Bacalah teks di bawah ini!

1. Pelajaran moral berlangsung.

2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.

3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.

Agung menimpali pernyataan gurunya.

4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT

Guru: apa itu?

Agung: Calon Mati.

5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum

Bagian orientasi adalah….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

3

e)

5

8.

Bacalah teks berikut ini!

1. Pak guru sedang memberikan pembinaan apel pagi. Para siswa terlihat tertib.

2. Pak guru: Anak-anakku, yang saya banggakan. Usia kalian adalah usia remaja. Dimana rentan terhadap pergaulan bebas. Jangan sampai setelah lulus dari sekolah ini kalian mendapat gelar MBA.

3. Siswa: Apa itu, pak?

4. Pak guru: Married By Accident

5. Siswa: Artinya, pak?

6. Pak Guru: Hamil sebelum nikah.

7. Semua siswa tertawa. Pak guru menutup apel dengan berdoa bersama.

Bagian krisis adalah.…

a)

1 - 2

b)

2 - 3

c)

3 - 4

d)

4 - 5

e)

4 - 6

9.

Berikut yang termasuk struktur teks anekdot adalah ...

a)

Abstrak, orientasi, krisis, reaksi dan koda

b)

Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda

c)

Abstrak, orientasi, reaksi, krisis dan kode

d)

Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda

e)

Abstrak, organisasi, aksi, krisis, dan koda

10.

Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau. berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah ...

a)

Pada suatu waktu ada seorang raja bermimpi

b)

Sekaranglah saatnya belajar membuat anekdot

c)

Besok ramai-ramai mereka berdemo

d)

Mengapa semua terjadi?

e)

Anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah

11.

Bacalah kalimat berikut!


Suatu hari Jarwo dan Jono tengah asyik mengobrol di warung kopi. Mereka berdua mengobrol tentang perilaku berkendara motor di Indonesia.


Kata yang termasuk kata kerja aksi adalah ...

a)

Suatu hari

b)

Asyik

c)

Mengobrol

d)

Warung kopi

e)

Berkendara

12.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ...

a)

Budi

b)

Sopir

c)

Seseorang

d)

Mobil

e)

Orang sial

13.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Bagian dari cerita tersebut yang merupakan latar adalah ...

a)

Garasi

b)

Mobil

c)

Tempat parkir umum

d)

Jalan raya

e)

Rumah seseorang

14.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Nilai didik pada kutipan anekdot tersebut adalah ...

a)

Emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan

b)

Jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tahu persoalan yang sebenarnya

c)

Semua orang tidak boleh marah

d)

Seorang sopir yang marah

e)

Budi seorang pemarah

15.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...

a)

Andi kehilangan sepeda motor

b)

Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian

c)

Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan

d)

Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi

e)

Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati