Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

HIKAYAT

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

2.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

3.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

4.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"


Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

kemudian

b)

lalu

c)

maka

d)

setelah itu

e)

selanjutnya

5.

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.


Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

metafora

b)

alegori

c)

antonomasia

d)

personifikasi

e)

simile

6.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …

a)

Basmilah jika melihat kejahatan

b)

Jangan menyombongkan diri

c)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

d)

Hendaklah menolong orang dalam kesulitan

e)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan

7.

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak ….

a)

pemberani

b)

baik budi

c)

sombong

d)

setia

e)

kasar

8.

Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.

Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….

a)

sosial

b)

moral

c)

budaya

d)

agama

e)

pendidikan

9.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.


Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah ....

a)

Harusnya orang makan daging

b)

Pentingnya menepati janji

c)

Harus menghormati orang lain

d)

kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

jangan menjadi orang serakah

10.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.