wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teks Hikayat_NOER

Total questions: 21

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

 

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut untuk mengerjakan soal nomor 1, 2 dan 3!

Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata “yang mulia baginda” dalam penggalan hikayat di atas menggunakan majas...

a)

cantonomasi

b)

metafora

c)

hiiperbola

d)

simile

e)

personifikasi

2.

Berikut ini yang bukan merupakan contoh hikayat adalah ...

a)

Sri Rama

b)

Si Miskin

c)

Indera Bangsawan

d)

Laskar Pelangi

3.

Kata arkais adalah ....

a)

Kata populer saat ini

b)

Kata baku yang resmi

c)

Kata sulit yang tidak dimengerti

d)

Kata unik yang baru muncul

e)

Kata yang sudah jarang digunakan

4.

Di bawah yang termasuk ciri-ciri Hikayat adalah?

a)

Istana Sentris

b)

Bersifat Modern

c)

diketahui pengarangnya

d)

Antonim

5.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.

Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...

a)

Harusnya orang makan daging

b)

Pentingnya menepati janji

c)

Harus menghormati orang lain

d)

kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

6.

Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah...

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.

b)

Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.

c)

Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.

d)

Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.

e)

Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.

7.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang berwarna merah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

diusir

b)

diminta

c)

diperintah

d)

diizinkan

e)

diharapkan

8.

hal yang menunjukan ciri khas hikayat adalah

a)

Raksasa memberi sarung kesaktian untuk mengubah wujud dan kuda hijau mengalahkan Buraksa.

b)

Indera Bangsawan dan Syah Peri adalah anak Raja yang berpetualang di tengah hutan

c)

Tuan putri terkesan dengan kecakapan Indera Bangsawan dan memberinya hadiah

d)

Syah Peri berpisah dengan saudaranya dan mecarinya kemana-mana

9.

Tersebutlah perkataan

seorang raja yang bernama

Indera Bungsu dari Negeri

Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut

dan sedekah kepada fakir

dan miskin.


Berdasarkan penggalan hikayat di atas, sudut pandang yang digunakan adalah ... .

a)

Orang pertama pelaku utama

b)

Orang pertama pelaku sampingan

c)

Orang kedua

d)

Orang ketiga serbatahu

e)

Orang ketiga pelaku utama

10.

Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa

yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.


Nilai budaya yang ditunjukkan dalam penggalan hikayat di atas adalah ... .

a)

Memperkenalkan ilmu saat anak sudah cukup umur

b)

Mewariskan gelar raja pada keturunan

c)

Mempelajari ilmu agama

d)

Menemukan buluh perindu

e)

Memilih penerus raja melalui sayembara

11.

Bayan yang bijak bukan sahaja dapat menyelamatkan nyawanya tetapi juga dapat menyekat isteri tuannya daripada menjadi isteri yang curang.

Dia juga dapat menjaga nama baik tuannya serta menyelamatkan rumah

tangga tuannya.


Amanat yang tersirat dalam cerita di atas adalah ... .

a)

Jadilah burung bayan yang bijak

b)

Seekor burung yang dapat bicara

c)

Menasihati dan mencegah orang lain yang akan berbuat curang

d)

Mengumbar nama baik tuan

e)

Menjaga keutuhan rumah tangga

12.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang

terlalu elok parasnya itu. “Barang siapa yang dapat susu harimau beranak muda, ialah yang

akan menjadi suami tuan puteri.”


Berikut ini tanggapan terhadap nilai yang terkandung dalamn teks hikayat di atas adalah ... .

a)

Terdapat nilai budaya

yaitu mencari menantu

melalui sayembara.

Nilai budaya ini sudah tidak sesuai dengan kehidupan saat ini.

b)

Terdapat nilai agama yaitu mencari menantu

melalui sayembara. Nilai budaya ini sudah tidak sesuai dengan kehidupan saat ini.

c)

Terdapat nilai budaya yaitu mencarikan menantu melalui kerabat raja

d)

Terdapat nilai moral yaitu kewajiban orang tua untum mencarikan menantu kepada anaknya

e)

Terdapat nilai budaya yaitu Buraksa berkuasa di sebuah kerajaan

13.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

14.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

15.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …

a)

Basmilah jika melihat kejahatan

b)

Jangan menyombongkan diri

c)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

d)

Hendaklah menolong orang dalam kesulitan

e)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan

16.

Bahasa yang digunakan dalam hikayat adalah bahasa…

a)

bugis

b)

jawa

c)

melayu

d)

sunda

17.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut! Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

nilai moral

b)

nilai budaya

c)

nilai sosial

d)

nilai agama

e)

nilai pendidikan

18.

Hikayat adalah salah satu jenis cerita rakyat yang disajikan dengan menonjolkan unsur penceritaan berciri....

a)

cerita yang dibuat-buat oleh pengarangnya

b)

kesaktian dan keunggulan ceritanya

c)

kemustahilan dan kepandaian tokoh-tokohnya

d)

kepandaian dan kecerdasan tokoh-tokohnya

e)

kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya

19.

Di bawah yang termasuk ciri-ciri Hikayat adalah?

a)

Istana Sentris

b)

Bersifat Modern

c)

diketahui pengarangnya

d)

Antonim

20.

apa yang dimaksud dengan Hikayat?

a)

cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat.

b)

jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas.

c)

bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah.

d)

suatu bentuk karya sastra prosa, yang menggunakan bahasa melayu klasik dan meceritakan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama

21.

hikayat adalah salah sat bagian dari...

a)

cerita rakyat

b)

cerita horor

c)

cerita pendek

d)

cerita lama