Worksheetstekniks tata busana
Total questions: 51
Worksheet time: 26mins
jika dianalisa, jenis bahan yang digunakan adalah tipis tembus terang berdasarkan jenis bahan tersebut untuk mendapatkan hasil pewarnaan yang menonjol sesuai efek bahan, maka berdasarkan anlisa teknik penyelesaian adalah menggunakan
cat air
pensil warna
eyeshadow
krayon
pensil bila
apa bila dalam indikator esensial tertulis : merancang teknik membuat desain busana pesta untuk remaja wanita, maka butiran instrumen yang dibuat oleh guru adalah : bagaimana merancang teknik membuat desain busana pesta untuk wanita remaja ? butir tes tersebut untuk mengukur kemampuan peserta didik pada aspek
kognitif, kemampuan proses berfikir menerapkan
kognitif, kemampuan proses berfikir mensintetis
kognitif, kemampuan proses menganalisis
kognitif, kemampuan proses mengevaluasi
kognitif, kemampuan proses berfikir memahami
bahan tekstil dari serat protein diantaranya sutera. wool banyak digunakan untuk membuat jas, kerena serat wool memiliki sifat
mudah kusut
mudah rapuh
tahan panas
menyerap air
elastisitas rendah
Belahan pada bagian bawah rok, ada 2 macam yaitu belahan tumpang dan belahan biasa. Keduanya dapat diselesaikan dengan menggunakan vuring. Penyelesaian belahan tumpang adalah
Bagian kiri dan kanan kampuh tidak usah ditambah
Kampuh bagian kiri ditambah 5 cm dari TB, bagian kanan pas tengah belakang
Bagian kiri ditambah 5 cm dari TB, bagian kanan ditambahkan 5 cm pada bagian vurin
Kampuh bagian kanan ditambah 5 cm dari TB, bagian kiri pas tengah belakang
Kampuh bagian kiri dan kanan ditambah 5 cm dari TB.
Berbagai sikap tubuh digunakan untuk menggambarkan detail busana.
Sikap tubuh dengan rangka balok di atas dapat menampilkan detail pada
Berbagai sikap tubuh digunakan untuk menggambarkan detail busana.
segala arah
Depan
samping kanan
Belakang
samping kiri
Berikut ini disaji urutan pelaksanaan pembelajaran menjahit busana secara industry sesuai dengan prosedur kerja industry yang benar, urutan pelaksanaannya adalah sebagai berikut: guru memberikan penjelasan cara menyiapkan hasil pemotongan setiap komponen pola, memberikan penjelasan cara membendel, memberikan penjelasan pengelompokkan komponen, memberikan penjelasan cara melakukan penomeran sesuai urutan. Urutan kegiatan pembelajaran yang dijelaskan guru untuk penguasaan kompetensi tentang
metode pengikatan dan pemberian keterangan
metode penjahitan secara industri
metode pengendalian mutu bahan
metode pemotongan bahan
metode penggelaran bahan
7.
Blazer dengan desain overslag menggunakan kerah setengah tegak dengan beberapa lipatan pada bagian depan. Pemasangan vuring yang tepat agar tidak mengganggu bentuk lipatan adalah
Vuring badan belakang terdapat pengembangan 2 cm, badan depan 1/2 bagian pola bahan utama
Vuring badan depan dan belakang sama dengan pola bahan utama
Vuring badan belakang terdapat pengembangan 2 cm, badan depan sama dengan pola bahan utama
Vuring badan belakang terdapat pengembangan 2 cm, badan depan tidak menggunakan vuring
Vuring badan belakang sama dengan pola bahan utama,, badan depan sama dengan pola bahan utama
Blus dengan kerah kemeja berhiaskan draperi pada badan depan. Prosedur pembuatan drapery pada bagian depan pada blus tersebut adalah
Menyiapkan kain arah serat memanjang, meratakan pada bagian bahu, membuat drapery pada bagian tengah muka, merapikan kain pada kerung lengan, menyemat kain pada bagian sisi.
Menyiapkan kain serong, meratakan pada bagian bahu, membuat drapery bahu tertinggi, merapikan kain pada kerung lengan, menyemat kain pada bagian
sisi.
Menyiapkan kain serong, meratakan pada bagian bahu,
membuat drapery bahu tertinggi, membuat lipit pada bahu, merapikan kain pada kerung lengan,
menyemat kain pada bagian sisi.
Menyiapkan kain arah serat memanjang, meratakan pada bagian bahu, membuat drapery pada bagian tengah muka, membuat lipit, merapikan kain pada kerung lengan, menyemat kain pada bagian sisi.
Menyiapkan kain serong, meratakan pada bagian bahu, membuat drapery pada bagian tengah muka, merapikan kain pada kerung lengan, menyemat kain pada bagian sisi
Body line pada garis leher depan dan belakang dibatasi oleh
Garis bahu
Pangkal leher terkecil
Garis tengah belakang
pangkal leher terbesar
garis tengah muka
Bundling dilakukan setelah cutting selesai. Langkah kerja bundling adalah
Menyiapkan alat dan bahan , menyatukan kumpulan gulungan kain, mengikat potongan2 kain, mengambil potongn kain dari piece nomor memberikan nomor
Menyiapkan alat dan bahan , mengambil potongn kain dari piece nomor, mengikat potongan potongan kain, menyatukan kumpulan gulungan kain, , memberikan nomor
Menyiapkan alat dan bahan, mengambil potongn kain dari piece nomor, menyatukan kumpulan gulungan kain, kain, memberikan nomor, mengikat potongan potongan kain
Menyiapkan alat dan bahan , mengambil potongn kain dari piece nomor, , mengikat potongan potongan kain, memberikan nomor, menyatukan kumpulan gulungan kain
Menyiapkan alat dan bahan , mengambil potongn kain dari piece nomor, menyatukan kumpulan gulungan kain, mengikat potongan potongan kain, memberikan nomor
Bustier banyak digunakan untuk pakaian pesta yang fit pada badan. Untuk membuat pola bustier menggunakan pola dasar system
charmant
msyneke
dress making
bunka
so"en
Dalam belajar kompetensi serat dan penggolongan serat tekstil,guru meyakini setiap peserta didik telah memiliki persepsi dan pemahaman tentang konsep serat tekstil. Sebelum program pembelajaran dilakukan, guru memberikan test awal dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran yang akan diberikan. Berdasarkan hasil analisis awal,dipergunakan guru untuk menyusun materi baru
yang siap untuk mengajar.Berdasarkan analisis saudara, pendekatan mengajar yang dilakukan guru tersebut menerapkan teori belajar
behavioristik
humanistik
konveregensi
kognitif
konstruktivistik
Dalam kompetensi dasar pembuatan busana custom made berbunyi: Membuat pola dasar secara draping hanya dengan membaca jobsheet, maka rumusan kompetensi yang dibuat oleh guru adalah untuk membekali kompetensi
kemampuan pada tingkat manipulasi
kemampuan pada tingkat naturalisasi
kemampuan pada tingkat imitasi
kemampuan pada tingkat artikulasi
kemampuan pada tingkat presisi
Dalam pembelajaran pembuatan busana custom-made, saat mengajarkan menjahit dress pesta guru menggunakan media jobsheet, namun sebagian peserta didik masih banyak yang bertanya karena kurang jelas. Kemudianuntuk mengurangi ketidakjelasan dalam belajar mengajar, guru menggunakan media pembelajaran video interaktif. Bila guru akan memanfaatkan pembelajaran tersebut sebagai penelitian tindakan kelas, maka penulisan rumusan masalah yang tepat adalah
apakah media video interaktif dapat mengurangi kesalahan menjahit dress pesta pada pembelajaran pembuatan busana custom-made?
apakah hasil menjahit dress pesta pada pembelajaran pembuatan busana custom-made dapat meningkat dengan media video interaktif?
bagaimana hasil menjahit dress pesta pada pembelajaran pembuatan busana custom- made dengan menerapkan media video interaktif?
apakah media video interaktif dapat meningkatkan hasil menjahit dress pesta pada pembelajaran pembuatan busana custom-made?
apakah peserta didik dapat menjahit dress pestapada pembelajaran pembuatan busana custom-made dengan menerapkan media video interaktif?
Desain blus dengan garis leher bulat dan variasi lengan tulip. perencanaan menjahit blus tersebut
Menjahit sisi dan bahu menjahit leher dengan kumai serong, menjahit lengan, menjahit kelim
Menjahit sisi dan bahu, menjahit leher dengan rompok, menjahit lengan
Menjahit bahu, menjahit leher dengan depun, menjahit lengan
Menjahit sisi dan bahu, menjahit leher dengan depun, menjahit lengan, menjahit kelim*
Menjahit bahu, menjahit leher dengan rompok, menjahit lengan
Desain busana di bawah ini mengikuti bentuk tubuh, dan dapat membentuk draperi dengan mudah maka pemilihan bahan/kain utama yang tepat adalah
bahan/kain tenun dengan silang polos
bahan/kain tenun dengan silang satin
bahan/kain tenun dengan silang kepar
bahan/kain tenun dengan silang anyaman
bahan/kain tenun dengan silang anyaman
Desain busana kerja memiliki garis prinses dan kerah. Pecah pola desain tersebut adalah
Pecah pola garis prinses dari kerung lengan, pecah pola badan belakang, pecah pola kerah rebah, pecah pola lengan
Pecah pola garis prinses dari kerung lengan, pecah pola kerah rebah, pecah pola badan belakang, , pecah pola lengan.
Pecah pola garis prinses dari bahu terendah lengan, pecah pola badan belakang, membuat kerah rebah, pecah pola lengan
Pecah pola garis prinses dari kerung lengan, pecah pola badan belakang, pecah pola kerah shiller, pecah pola lengan
Pecah pola garis prinses dari kerung lengan, pecah pola badan belakang, pecah pola kerah setali, pecah pola lengan
Desain busana pengantin memiliki lengan berbentuk balon. Teknik menjahit lengan balon adalah
Bagian bawah lengan dikerut, kemudian diselesaikan dengan dirompok, bagian kerung lengan dikerut, menjahit bagian sisi lengan, kemudian dipasangkan pada pada kerung lengan
Bagian bawah lengan dikerut, kemudian diselesaikan dengan dirompok, bagian kepala lengan dikerut, menjahit bagian sisi lengan, kemudian dipasangkan pada pada kerung lengan
Menjahit bagian sisi lengan Bagian bawah lengan dikerut, kemudian diselesaikan
dengan dirompok, bagian lingkar lengan dikerut, kemudian dipasangkan pada pada kerung lengan
Menjahit bagian sisi lengan, bagian bawah lengan dikerut, kemudian diselesaikan dengan dirompok, bagian kepala lengan dikerut, kemudian dipasangkan pada pada
kerung lengan badan
Bagian bawah lengan dikerut, kemudian diselesaikan dengan dirompok, bagian puncak lengan dikerut, menjahit bagian sisi, kemudian dipasangkan pada pada kerung lengan
Desain busana pesta di bawah ini menimbulkan kesan maskulin, simple dan elegan. Jenis kerah pada desain tersebut adalah
kerah setengah tegak
kerah setali
kerah out of shoulder
kerah rebah
kerah pallerin
Desain busana pesta di bawah ini menunjukkan kesan tinggi pada model. Untuk membuat desain busana pesta di bawah ini menjadi lebih menarik, maka digunakan proporsi tubuh
8 kali tinggi kepala
8 ½ kali tinggi kepala
9 kali tinggi kepala
10 kali tinggi kepala
9 ½ kali tinggi kepala
Desain busana pesta ini terdiri dari tiga bagian. Bahan yang cocok untuk desain tersebut
Busana bagian luar berbahan tule, busana bagian dalam kain sifon, rok dalam kain satin
Busana bagian luar berbahan lace, busana bagian dalam kain sifon, rok bagian dalam kain katun
Busana bagian luar berbahan organdi, busana bagian dalam kain satin, rok bagian dalam kain katun
Busana bagian luar berbahan sifon, busana bagian dalam kain tule, rok dalam kain satin
Busana bagian luar berbahan tule, busana bagian dalam kain satin, rok bagian dalam kain katun
Desain busana pesta memiliki langsaian maksimal, terdiri dari beberapa lipatan pada bagian pinggang dan dada.Teknik membuat pola gaun tersebut adalah
Membuat pola busana langsung di atas kain
Busana dibuat secara konstruksi, dibuat bagian dada terlebih dahulu, kemudian bagian rok
Busana dibuat secara draping, dikerjakan bagian dada terlebih dahulu, kemudian bagian rok
Busana dibuat secara kombinasi, bagian dada dibuat secara konstruksi, bagian bawah dibuat secara draping
Busana dibuat secara kombinasi, bagian dada dibuat secara draping, bagian rok dibuat secara konstruksi
Diharapkan pada pembelajaran kompetensi busana custom-made peserta didik mampu menjahit gaun pesta anak, maka untuk menguasai kompetensi tersebut guru merancang materi pembelajarannya yaitupeserta didik dapat menyebutkan macam-macamteknik jahit untuk pembuatan busana pesta anak, konsep teknik jahit busana pesta, ciri-ciri busana pesta anak, dan bagaimana cara mengerjakannya.Berdasarkan penguasaan kompetensi tersebut, guru dalam melaksanakan pembelajarannya menggunakan pendekatan
fakta, konsep, prosedur
konsep, prinsip, prosedur
konsep, prosedur, prinsip
fakta, prinsip, prosedur
prosedur, fakta, konsep
Disiapkan seorang model untuk diukur. Bagian bagian tubuh model diberi tanda menggunakan peterban. Garis badan digunakan acuan untuk mengukur
Lingkar badan dan panjang muka
Lingkar badan dan lebar dada
Lingkar badan dan tinggi dada
Lingkar badan dan ukuran uji
Dress abu abu di bawah ini terdiri dari bagian atas badan yang fit dan rok bersusun serong. Peletakan pola diatas kain dilakukan dengan cara
Semua pola diletakkan searah dan dengan arah serat memanjang
Pola bagian badan dileakkan arah serat memanjang, pola rok susun dengan garis serong diletakkan dengan arah serong, polar ok susun dengan arah memanjang, diletakkan searah pakan
Pola bagian badan dileakkan arah serat memanjang, pola rok susun dengan garis serong diletakkan dengan arah serong, polar ok susun dengan arah memanjang,
diletakkan searah lungsin
Semua pola diletakkan bolak balik dan dengan arah serat memanjang
Pola bagian badan dileakkan arah serat memanjang, polar ok susun diletakkan dengan arah serong
Gaun pesta dibawah ini jika dipakai mengikuti bentuk badan model, dan melangsai dengan baik. Bahan yang cocok untuk gaun tersebut adalah
Satin, oragandi dan lace
Satin, organdi dan brokat
Satin dan brokat perancis
Satin dan lace
Satin dan brokat jepang
Guru dalam menyajikan pembelajarannyameminta peserta didik untuk bekerja sama dengan teman, untuk belajar pembuatan pola busana pesta secara draping. Mereka belajar secara kelompok kecil yang heterogen dan masing-masing anggota diberi tugas mempelajari materi pola busana pesta yang berbeda. Anggota dari tim yang berbeda dengan penugasan materi yang sama, membentuk kelompok baru untuk mendiskusikan materi yang ditugaskan. Setelah itu setiap anggota kembali ke kelompok asal, untuk menjelaskan kepada kelompoknya tentang materi yang mereka kuasai dan dilanjutkan dengan presentasi setiap tim dan memperoleh pembahasan dari guru. Proses pembelajaran yang dilakukan guru menggunakan pendekatan model pembelajaran
Jigsaw
cooperatives script
direct instruction
contextual teaching and learning
STAD
Guru merasa pembelajaranpraktek membuat busana kerja wanita yang dilakukannya belum efektif,hal tersebut ditunjukkan sebagian besar peserta didik bermalas-malasan dan asyik bermain gadget sendiri ketika mengikuti pembelajaran.Hal tersebut ditunjukkan 60% peserta didik yang baru mencapai kompeten. Guru ingin memperbaiki motivasi belajar peserta didik agar kompetensi menjahit busana kerja wanita juga meningkat, dengan menggunakan modul berbasis media video. Menurut saudara, judul rancangan penelitian yang tepat dituangkan dalam jrumusan penelitian tindakan kelas adalah
peningkatan hasil belajar kompetensi pembuatan busana kerja wanita dengan peggunaan modul pembelajaran berbasis media video
pencapaian kompetensi menjahit busana kerja wanita dengan menggunakan modul pembelajaran berbasis media video
implementasi modul pembelajaran berbasis media video untuk peningkatan hasil belajar kompetensi pembuatan busana kerja wanita
peningkatan motivasi belajar dengan peggunaan modul pembelajaran berbasis media video
implementasi modul pembelajaran berbasis media video untuk peningkatan motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar kompetensi pembuatan busana kerja wanita
Hasil jahitan pada sisi gaun terdapat bagian yang berkerut, penyebabnya dan cara mengatasi masalah tersebut adalah
pengatur mur, perlu pengatur mur tegangan benang yang tepat
Pemilihan jarum, nomor jarum disesuaikan dengan bahan gaun
pemasang jarum, perlu posisi pemasangan jarum pada tempat yang tepat
meletakkan kain, perlu proses menarik kain kearah belakang mesin jahit
gigi mesin, perlu pengaturan mekanisme dan knop gigi penyuap
Hasil kinerja pembuatan fragmen pemasangan kerah kemeja, ditemukan 60% siswa hasil prakteknya belum memenuhi kriteria standar kompeten yang ditetapkan yaitu skor 70. Dari hasil pengamatan kesulitan belajar pembuatan fragmen disebabkan penerapan ujung kerah dengan board bagian belahan penutup muka tidak sesuai/tepat. Dalam rangka untuk memperbaiki kesulitan belajar peserta didik, guru akan melakukan perbaikan pada beberapa bagian materi pembelajaran yang dianggap sulit. Berdasarkan proses perbaikan tersebut, guru melakukan bantuan untuk perbaikan hasil belajar pada
kualitas media instruksional
kegiatan evaluasi
kegiatan instruksional
kualitas fisik bahan instruksional
isi dari produk instruksional
Hasil penilaian Reny dari tingkat keberanannya memperoleh skor 45 dari skor maksimum 50 yang ditetapkan oleh guru. Jika skor Rita diberi nilai 100. Berapakah nilai Nining yang memperoleh skor 43. Kriteria keberhasilan belajar dikatakan kompeten apabila mencapai 80. Bagaimana posisi hasil yang dicapai Nining dan interpretasi pencapaian kompetensi hasil belajar
berada pada skor 95,6 dengan interpretasi sudah kompeten
berada pada skor 95,4 dengan interpretasi hampir kompeten
berada pada skor 95,2 dengan interpretasi belum kompeten
berada pada skor 95,5 dengan interpretasi sudah kompeten
berada pada skor 95,3 dengan interpretasi belum kompeten
Hasil tes pembuatan saku vest serong pada bagian depan jas menurut guru kurang memuaskan. Berdasarkan analisis hasil ditemukan sebagian besar peserta didik mengalami kesulitan sehingga kedudukan saku tidak bagus terlihat pada bagian serong terlihat mulur. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, untuk mengurang kesulitan yang dialami peserta didik, maka rancangan program dalam pembelajaran selanjutnya adalah
melakukan remidi pada proses membuat saku vest serong dengan cara bahan utama perlu diberi penguat menggunakan vliselin
mengulang materi proses membuat saku vest serong dengan cara bahan utama perlu diberi penguat menggunakan tricot
mengulang materi proses membuat saku vest serong dengan cara bahan utama perlu diberi penguat menggunakan perekat
melakukan remidi pada proses membuat saku vest serong dengan cara bahan utama perlu diberi penguat menggunakan bahan vuring
mengadakan tes pada proses membuat saku vest serong dengan cara bahan utama perlu diberi penguat menggunakan kain keras
Kain berasal dari serat tekstl yang berasal dari tumbuhan, hewan dan serat buatan. Serat tekstil yang apabila dibakar menhasilkan sisa pembakaran yang menggupal dan keras adalah
Kapas
wool
serat buatan
nilon
poliester
Kain tenun Sabu memiliki garis garis desain tenun yang menarik. Untuk memberikan ilustrasi pada hasil jadi busana dengan menggunakan bahan tersebut, desain sajian yang cocok adalah
Presentation drawing
Fashion Illustration
Production sketching
Three dimantiton drawing
Design sketching
Kompetensi dasar yang akan diajarkan dalam mata pelajaran pembuatan busana custom- made berbunyi: mengidentifikasi jaket (jenis,teknik penyelesaian/Pembuatan,karakteristik/ciri jenis bahan).Agar kompetensi tersebut tercapai, maka guru dalam merumuskan indikator pencapaian kompetensi pembelajaran pada rancangan pembelajaran hendaknya mencerminkan
kemampuan menjelaskan prinsip-prinsip mengidentifikasi jaket berdasarkanjenis,teknik penyelesaian/Pembuatan,karakteristik/ciri jenis bahan
kemampuan mendeskripsikan cara mengidentifikasi jaket berdasarkanjenis,teknik penyelesaian/Pembuatan,karakteristik/ciri jenis bahan
kemampuan menjabarkan lebih rinci cara mengidentifikasi jaket berdasarkanjenis,teknik penyelesaian/Pembuatan,karakteristik/ciri jenis bahan
kemampuan mempresentasikan jaket berdasarkan jenis,teknik penyelesaian/Pembuatan,karakteristik/ciri jenis bahan
kemampuan menganalisis jaket berdasarkan jenis,teknik penyelesaian/Pembuatan,karakteristik/ciri jenis bahan
Kompetensi yang diharapkan dalam pembelajaran teknologi menjahit busana adalah, Agar siswa mampu membedakan karakteristik dan penggunaan masing-masing kerah yang benar, maka melaksanakan penilaian otentik untuk mengukur pengalaman kemampuan kompestensi tersebut peserta didik diminta untuk
mensintesis karakteristik dan penggunaan masing-masing kerah
memahami karakteristik dan penggunaan masing-masing kerah
mengimplementasikan karakteristik dan penggunaan masing-masing kerah
menganalisis karakteristik dan penggunaan masing-masing kerah
mengkreasikarakteristik dan penggunaan masing-masing kerah
Kualitas terbaik dalam spreading dapat dicapai dengan menggunakan face/one/way, Nap/one/way., karena pada proses spreading tersebut
Kain dilipat tanpa ada potongan pada bagian ujung kain, dengan arah memanjang
Setiap lapis kain yang digelar menghadap ke atas, sehingga terlihat perrmukaan kain keseluruhan
Kain dilipat tanpa ada potongan pada bagian ujung kain, dengan arah melebar
Menggunakan prinsip open or closed sehingga hasilnya memiliki bagian yang berpasang pasangan
Setiap lapis kain yang digelar menghadap ke bawah, sehingga terlihat ppermukaan tidak mudah rusak
Mengurangi kelelahan punggung, leher dan lengan serta meminimalkan cedera, pada saat menjahit, maka sikap kerja harus
memberi tekanan pada bahu dan mengarah lurus ke meja mesin
mengurangi tekanan pada leher mengarah lurus ke meja mesin
memberi tekanan pada punggung dan mengarah lurus ke meja mesin
mengurangi tekanan pada lengan dan mengarah lurus ke meja mesin
posisi badan tegak dan badan mengarah lurus ke meja mesin
Order sheet memuat tentang
times study
kualitas order
kuantiti order
proses kerja
kualitas produksi
Pada pembelajaran pembuatan pola busana pesta remaja, sajian pembelajaran yang dilakukan guru, lebih melibatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, mereka diminta untuk menganalisis dan memecahkan cara merubah pola busana pesta remaja sesuai dengan desain yang diberikan, secara sistematik melalui proses identifikasi, membuat hipotesa, mengumpulkan data, menganalisis data dan mengambil kesimpulan melalui langkah-langkah tersebut, sehingga peserta didik dapat menemukan sendiri cara merubah pola busana pesta remaja yang benar, skenario mengajar yang dilakukanguru menerapkan pendekatan metode pembelajaran
pengalaman lapangan
inquiry
resitasi
pemecahan masalah
proyek
Pada pembuatan kemeja ditemukan standar mutu kerah kemeja tidak sejalur atau tidak cocok, hal ini disebabkan oleh kesalahan gosok sebelum proses fuse karena
penyimpanan pola tidak tepat
kesalahan pada saat membuat kerah
kotak yang sudah disesuaikan dari
penempatan kain keras yang salah
posisi interlining tidak disesuaikan design stripe
Pada saat mengajarkan materi tentang pemilihan jenis-jenis bahan tekstil yang terbaru, guru menggunakan media video tentang contoh-contoh bahan tekstil yang diaplikasikan pada desain busana yang dikenakan oleh seorang peragawati. Strategi pembelajaran yang dilakukan guru ini untuk memberikan wawasan kepada peserta didik agar peserta didik dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Berdasarkan hasil analisis saudara tentang kegiatan pembelajaran bahan tekstil yang dilakukan oleh guru, merupakan penerapan prinsip belajar
keaktifan siswa
motivasi siswa
keterlibatan siswa
perhatian siswa
balikan dan penguatan siswa
Pembuatan lubang kancing kemeja di garmen industri dilakukan dengan
Mesin portable
Tangan dan sepatu lubang kancing
Mesin lubang kancing
Sepatu lubang kancing kecil
Manual dengan tangan
Penataan layout marker dengan system CAD diperlukan pola siap pakai yaitu
Pola tanpa kampuh
Terdapat kampuh kecuali belahan
Sebagian pola terdapat kampuh
Terdapat kapuh dan tanda letak kancing
Pola sudah diberi kampuh
Penguasaha konveksi merencanakan untuk membuat 100 potong kemeja. Kain yang diperlukan 125 m, @ Rp.40.000-. 100 benang, @ Rp.2000,- ongkos jahit kemeja @ Rp. 5000,-. Biaya overhead 10% dari total biaya. Direncanakan keuntungannya adalah 25%. Pengusaha menjual kemeja perpotong
Rp 79.000,-
Rp. 78.400,-
Rp. 80.000,-
Rp. 78.375,-
Rp. 78.500,-
Penyeterikaan dan pengepresan dalam suatu usaha pakaian jadi merupakan faktor penting karena hasil pengepresan yang rapi dan benar sesuai urutan dapat meningkatkan kualitas busana yang dihasilkan. Urutan kerja dalam penyetrikaan atau pengepresan pada kemeja lengan pendek adalah
bagian badan, garis bahu kelengan, bagian kerah
bagian kerah, garis bahu kelengan, bagian badan
bagian lengan, bagian badan, bagian kerah
bagian kerah, bagian badan, garis bahu ke lengan
bagian lengan, bagian kerah, bagian badan
Perencanaan produksi blus berkaitan dengan jumlah karyawan. Dalam proses perencanaan tersebut yang harus ditentukan oleh perusahaan adalah
Tata letak fasilitas
Sistem produksi garmen
Simbol proses kerja
Time study
Jumlah produksi dan jumlah karyawan
Perhatikan bentuk kerah pada desain busana kerja di bawah ini. Teknik menjahit kerah tersebut menggunakan
Depun
Vuring dan depun
Facing
Kain serong
Vuring
Perhatikan desain busana di bawah ini.Prosedur menjahit busana pesta tersebut adalah
Menjahit bustier, menjahit draperi kanan, menjahit draperi kiri, menjahit badan atas dengan bustier, menjahit rok dengan bustier
Menjahit baustier, menjahit draperi kanan, menyambung bustier dengan rok, menjahit badan atas dengan bustier, menjahit drapery kiri
Menjahit bustier dengan rok, menjahit badan atas dengan bustier, menjahit draperi kanan , drapery kiri
Menjahit badan atas, Bustier, rok, menyambung badan atas dengan bustier, menyambung rok dengan bustier, draperi sisi kiri, draperi sisi kanan.
Menjahit bustier dengan rok, menjahit draperi kanan, menjahit drapery kiri, menjahit bustier dengan badan atas
Perhatikan desain busana kerja di bawah ini.
Analisis desain busana kerja tersebut adalah
Desain asimetris, lengan licin, kerah shiller asimetris
Desain asimetris, lengan licin, kerah rever asimetris
Desain asimetris, lengan licin kerah setengah tegak asimetris
Desain asimetris, lengan licin, kerah setali
Desain asimetris, lengan licin, kerah setengah tegak simetris
Perhatikan desain di bawah ini, Center of interest pada busana kerja terletak pada bagian belakang.
Menjahit potongan pada badan belakang, menjahit pas punggung, menjahit pas pinggang
Menjahit bagian atas potongan pada pas punggung, menjahit bagian bawah potongan pada pas punggng, menjahit sisi sisi potongan
Menjahit potongan potongan di atas bahan, menjahit pas punggung, menjahit pas pinggang
Menyambung potongan potongan , menyambung pas punggung, menjahit pas pinggang.
Menyambung potongan potongan , menyambung pas punggung, menjahit pas pinggang.
