Font size
WorksheetsUTS KIMIA MEDISINAL
Total questions: 40
Worksheet time: 58mins
Pada fase absorbsi, Obat masuk ke cairan tubuh dan didistribusikan ke organ dan jaringan-jaringan berikut ini, kecuali :
Otot
Otak
Jantung
Hati
Fase kerja obat yang benar adalah
Fase farmakokinetik - Fase farmasetik -Fase Farmakodinamik
Fase farmasetik - Fase Farmakodinamik - Fase farmakokinetik
Fase farmasetik - Fase farmakokinetik - Fase Farmakodinamik
Fase Farmakodinamik -Fase farmasetik - Fase farmakokinetik
Faktor biologis yang mempengaruhi absorbsi adalah
Derajat ionisasi
Gerakan lambung
Ukuran molekul obat
Kelarutan obat dalam lemak/air
Pengaruh solven terhadap ionisasi yang tidak tepat adalah :
Asam lemah ph>>>pka ionisasi 100%
Basa lemah ph>>>pka ionisasi 0%
Asam lemah ph<<<pka ionisasi 0%
Basa lemah ph<<<pka ionisasi 0%
Proses obat dihantarkan dari sirkulasi sistemik ke jaringan dan cairan tubuh
Absorbsi
Distribusi
Metabolisme
Eksresi
Faktor yang mempengaruhi distribusi obat, kecuali
Sifat membran biologis
Ikatan obat dengan sisi kehilangan
Massa atau volume jaringan
Variasi keasaman (pH) saluran cerna
Yang termasuk difusi aktif yaitu
Difusi pori
Pinositosis
Difusi dengan fasilitas
Difusi melarut dalam lemak penyusun membran
Difusi pasif tidak dapat berjalan cepat apabila ada katalis enzim dan ukuran kompleks cukup kecil.
Salah
Benar
Mekanisme pinositosis berjalan sangat lambat sehingga dipandang kurang penting sebagai suatu proses penembusan obat ke membran sel.
Salah
Benar
Penyataan yang benar tentang Interaksi tidak khas yaitu :
Ikatan kimia yang terlibat relatif lemah
Bersifat irreversibel
menghasilkan respon biologis
interaksi memberikan efek yang berlangsung lama
Interaksi tidak khas antara obat dengan polimer, kecuali
Obat – protein
Obat – asam nukleat
Obat – reseptor
Obat – jaringan lemak
Fungsi kompleks obat-protein, kecuali
Transpor senyawa biologis
Mempengaruhi sistem distribusi obat
Menurunkan absorpsi obat
Detoksifikasi keracunan logam berat
Komponen membran biologi yaitu :
Komponen Karbohidrat, Protein, polisakarida
Komponen lemak, Protein, Mukopolisakarida
Komponen lemak, Protein, polisakarida
Komponen lemak, amilum, Mukopolisakarida
Metabolisme obat di hati terjadi pada membran retikulum endoplasma sel
Salah
Benar
Yang tidak termasuk jalur metabolisme fase I yaitu
Oksidasi
Konjugasi
Reduksi
Hidrolisis
Berikut tentang konjugasi glukoronat, kecuali
Dikatalisis oleh enzim UDP-glukoroniltransferase.
D-asam glukoronat tersedia dalam jumlah yang cukup didalam tubuh
Sebagian besar obat dapat dikombinasi secara enzimatik dg asam glukoronat
Terjadi pada senyawa yg mengandung gugus fenol
Reaksi hidrolisis yaitu Penyambungan ester atau amida menjadi asam karboksilat dan alkohol (atau amin) melalui esterase atau amidase
Salah
Benar
Jalur metabolisme obat yang mengandung gugus amin primer, amin aromatik, sulfonamida, hidrazin dan amin alifatik primer
Hidrolisis
Metilasi
Etilasi
Asetilasi
Pada reaksi konjugasi Anak-anak lebih banyak menghasilkan konjugat sulfat, hal tersebut dikarenakan :
enzim glukoronil transferase lebih kecil
enzim glukoronil transferase lebih besar
enzim glukoronat transferase lebih kecil
enzim glukoronat transferase lebih besar
Pada reaksi hidrolisis, Amida umumnya dihidrolisis lebih lambat dari ester
Salah
Benar
Dibawah ini pernyataan yang benar mengenai senyawa berstruktur tidak spesifik adalah
Efek biologis terjadi karena akumulasi obat
Pada daerah yang penting dari sel.
Struktur kimia tidak bervariasi
Aktivitas biologis tidak dipengaruhi oleh sifat kimia fisika
Tidak berinteraksi dengan reseptor spesifik
Pernyataan yang tidak tepat tentang Senyawa berstruktur spesifik adalah
Aktivitas tergantung pada aktivitas termodinamik
Senyawa yang memberikan efek dengan mengikat reseptor spesifik
Aktivitas tidak tergantung pada aktivitas termodinamik
Lebih tergantung pada struktur kimia yang spesifik
Pada aktivitas termodinamik, Kadar obat untuk menimbulkan efek ditentukan oleh keseimbangan distribusi pada fase eksternal dan biofase.
Salah
Benar
isomer yang disebabkan adanyaatom-atom atau gugus-gugus yang terikat secara langsung pada suatu ikatan rangkapatau dalam suatu sistem alisiklik.
Diastereoisomer
Isomer geometri
Isomer geometri
Isomer Optic
Contoh pasangan isosterik yangmempunyai sifat sterik dan konfigurasi elektronik sama, Kecuali :
Ion karboksilat (-COO-) dan ion sulfonamida (-SO2NR-)
Gugus keton (-CO-) dan gugus sulfon (-SO2-).
Gugus keton (-CO-) dan trifluorometil (-CF3)
Gugus klorida (-Cl) dan gugus trifluorometil (-CF3)
Jelaskan Hubungan pH dengan % bentuk molekul
Perubahan struktur dapat mempengaruhi aktivitas biologis, Tuliskan hasil modifikasi struktur tersebut
Mengapa pada Cis interaksi lebih serasi dan aktivitas yang terjadi lebih besar?
Prinsip dan tujuan modifikasi struktur adalah
Sebutkan efek dari pemberian obat bersama dengan obat lain yang bersifat inducer enzim
Di bawah ini adalah sifat kimia fisik suatu obat yang berakitan dengan aktifitas obat, kecuali :
Lipofilik
Elektronik
Sterik
Titik didih
Pernyataan yang benar tentang konsep reseptor :
Obat dapat berikatan dengan reseptor memerlukan dosis yang cukup besar
Tidak ada reaksi spesifitas antara obat dan reseptor
Molekul obat harus mempunyai derajat kekhususan yang tinggi untuk bereaksi dengan reseptor
Reaksi antara obat dan reseptor berbeda dengan reaksi substrat dan enzim
Yang merupakan sifat – sifat reseptor adalah :
Merupakan suatu lipid
Dapat diisolasi dengan mudah
Bisa bereaksi dengan berbagai macam obat
Ikatan dengan obat bisa membentuk suatu kompleks
Kemampuan Obat untuk adaptasi terhadap reseptor tergantung pada :
Struktur
Konfigurasi
KonformasI khusus antara Obat dan Reseptor
Semua benar
Di bawah ini merupakan pasangan obat dan reseptor nya:
Kanamisin – membran sel
Eritromisin – membran sel
Azetazolamid – karbonik anhidrase
Streptomisin – membran sel
Pernyataan yang benar tentang ikatan kimia reseptor dengan obat :
Ikatannya selalu bersifat reversibel
Ikatan yang paling kuat adalah ikatan Van Der Waals
Terjadi antara molekul obat dan gugus fungsi moekul reseptor
Bersifat tidak spesifik
Contoh obat yang membentuk ikatan kovalen dengan reseptor, KECUALI :
Klorambusil
Penisilin
Sefalosporin
Metadon
Contoh obat yang membentuk ikatan ion dengan reseptor :
Akridin
Turunan Pirazolon
Turunan Asam hidroksibenzoat
Turunan Ester Asam Benzoat
Contoh obat yang membentuk ikatan hidrogen dengan reseptor :
Turunan Pirazolon
Turunan Asam hidroksibenzoat
Turunan Ester Asam Benzoat
Benar semua
Di bawah ini BUKAN merupakan ikatan yang lemah :
Ikatan Hidrogen
Ikatan Kovalen
Ikatan Van Der Waals
Ikatan Ion
