wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PAS Kimia Kelas XI MIPA MAN 4 Pandeglang

Total questions: 40

Worksheet time: 10hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini yang merupakan ciri-ciri senyawa organik adalah?

a)

Mudah terurai atau berubah struktur pada pemanasan

b)

Stabil pada pemanasan

c)

Mudah larut dalam pelarut polar

d)

Reaktif dan umumnya berlangsung cepat

e)

Tidak mempunyai rantai atom karbon

2.

Berapa banyak atom karbon dapat berikatan dengan atom lain pada senyawa organik?

a)

2 ikatan

b)

4 ikatan

c)

6 ikatan

d)

8 ikatan

e)

10 ikatan

3.

Atom karbon tersier ditunjukkan pada nomor?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

4.

Senyawa hidrokarbon adalah senyawa yang tersusun dari atom hidrogen dan karbon. Manakah yang merupakan senyawa hidrokarbon jenuh?

a)

Alkana

b)

Alkena

c)

Alkuna

d)

Alkana dan Alkena

e)

Alkena dan Alkuna

5.

Manakah yang merupakan struktur molekul butana?

a)
b)
c)
d)
e)
6.

Nama molekul di bawah ini adalah?

a)

Pentana

b)

Heksana

c)

2-etilpentana

d)

1-metilpentana

e)

2-metilpentana

7.

Manakah yang merupakan struktur molekul 2-pentena?

a)
b)
c)
d)
e)
8.

Nama molekul di bawah ini adalah?

a)

Heksana

b)

Heksena

c)

1,3-heksena

d)

1,3-heksadiena

e)

3,5-heksadiena

9.

Manakah yang merupakan rumus molekul propuna?

a)

C3H2

b)

C3H4

c)

C3H6

d)

C3H8

e)

C3H10

10.

Manakah yang merupakan rumus molekul Alkuna?

a)

CnH2n+2

b)

CnH2n

c)

CnH2n-2

d)

CnHn+2

e)

CnHn-2

11.

Kandungan yang memiliki persentase paling banyak dalam minyak bumi adalah?

a)

Hidrokarbon

b)

Senyawa Belerang

c)

Senyawa Nitrogen

d)

Senyawa Oksigen

e)

Organologam

12.

Pertamina mengeluarkan bahan bakar jenis baru yaitu Pertalite yang memiliki bilangan oktan 90. Maksud dari bilangan oktan 90 adalah?

a)

Mengandung 90% n-heptana dan 10% isooktana

b)

Mengandung 90% isooktana dan 10% n-heptana

c)

Mengandung 90% n-heptana dan 90% isooktana

d)

Mengandung 10% isooktana dan 10% n-heptana

e)

Mengandung 45% n-heptana dan 45% isooktana

13.

Energi panas atau kalor akan berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah. Pernyataan tersebut sesuai dengan?

a)

Hukum ke-0 Termodinamika

b)

Hukum ke-1 Termodinamika

c)

Hukum ke-2 Termodinamika

d)

Hukum ke-3 Termodinamika

e)

Hukum ke-4 Termodinamika

14.

Suatu sistem yang memungkinkan terjadinya perpindahan kalor antara sistem dan lingkungan akan tetapi tidak dapat terjadi pertukaran materi disebut?

a)

Sistem

b)

Lingkungan

c)

Sistem Terbuka

d)

Sistem Tertutup

e)

Sistem Terisolasi

15.

Reaksi eksoterm adalah?

a)

Reaksi dimana sistem melepas kalor, H awal > H akhir, ∆H= -

b)

Reaksi dimana sistem menyerap kalor, H awal > H akhir, H= +

c)

Reaksi dimana sistem melepas kalor, H awal < H akhir, H= -

d)

Reaksi dimana sistem menyerap kalor, H awal < H akhir, H= +

e)

Reaksi dimana sistem melepas kalor, H awal = H akhir, ∆H= 0

16.

Manakah reaksi di bawah ini yang merupakan perubahan entalpi pembentukan standar (∆Hf°)?

a)

½N2(g) + ½O2(g) → NO(g)

b)

H2(g) + ½O2(g) → H2O(g)

c)

½N2(g) + 2H2(g) → NH4(g)

d)

CO2(g) → C(s) + O2(g)

e)

SO2(g) → S(s) + O2(g)

17.

Perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol suatu senyawa dari unsur-unsurnya yang paling stabil pada keadaan standar disebut?

a)

Entalpi pembentukan standar (∆Hf°)

b)

Entalpi peruraian standar (∆Hd°)

c)

Entalpi pembakaran standar (∆Hc°)

d)

Entalpi pencairan standar (∆Hfus°)

e)

Entalpi penguapan standar (∆Hvap°)

18.

Manakah pernyataan di bawah ini yang merupakan penjelasan entalpi peruraian standar (∆Hd°)?

a)

Perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol suatu senyawa dari unsur-unsurnya yang paling stabil pada keadaan standar

b)

Perubahan entalpi yang terjadi pada peruraian 1 mol suatu senyawa menjadi unsur-unsurnya yang paling stabil pada keadaan standar

c)

Perubahan entalpi yang terjadi pada pembakaran 1 mol suatu senyawa secara sempurna, pembakaran merupakan reaksi suatu senyawa dengan oksigen

d)

Perubahan entalpi yang terjadi pada pencairan 1 mol suatu senyawa dari fase padat menjadi fase cair pada keadaan standar

e)

Perubahan entalpi yang terjadi pada penguapan 1 mol suatu senyawa dari fase cair menjadi fase gas pada keadaan standar

19.

Perubahan entalpi yang tepat untuk reaksi di bawah ini adalah?

CH4(g) → C(s) + 2H2(g)

a)

Entalpi pembentukan standar (∆Hf°)

b)

Entalpi peruraian standar (∆Hd°)

c)

Entalpi pembakaran standar (∆Hc°)

d)

Entalpi pencairan standar (∆Hfus°)

e)

Entalpi penguapan standar (∆Hvap°)

20.

Manakah reaksi di bawah ini yang merupakan perubahan entalpi pembakaran standar (∆Hc°)?

a)

NH4(g) → ½N2(g) + 2H2(g)

b)

½N2(g) + 2H2(g) → NH4(g)

c)

H2(g) + ½O2(g) → H2O(g)

d)

C(s) + 2H2(g) → CH4(g)

e)

CH4(g) → C(s) + 2H2(g)

21.

Perubahan entalpi yang tepat untuk reaksi di bawah ini adalah?

CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)

a)

Entalpi pembentukan standar (∆Hf°)

b)

Entalpi peruraian standar (∆Hd°)

c)

Entalpi pembakaran standar (∆Hc°)

d)

Entalpi pencairan standar (∆Hfus°)

e)

Entalpi penguapan standar (∆Hvap°)

22.

Pembakaran gas metana dalam bomb kalorimeter menghasilkan kenaikan suhu sebesar 2°C. Jika diketahui kapasitas kalor bomb kalorimeter sebesar 10 Joule/°C, berapa nilai kalor bomb kalorimeter tersebut?

a)

2 Joule

b)

5 Joule

c)

10 Joule

d)

12 Joule

e)

20 Joule

23.

Pembakaran gas butana dalam bomb kalorimeter menghasilkan kenaikan suhu sebesar 3°C, jika air yang digunakan dalam bomb kalorimeter sebanyak 500 gram dengan kalor jenis air sebesar 4,18 Joule/gram.°C, berapa nilai kalor sistem tersebut?

a)

8.360 Joule

b)

6.270 Joule

c)

4.180 Joule

d)

2.090 Joule

e)

1.045 Joule

24.

Diketahui siklus Hess sebagai berikut

Berapakah nilai ∆H?

a)

-75 kJ

b)

+75 kJ

c)

-1.855 kJ

d)

+1.855 kJ

e)

-927,5 kJ

25.

Perhatikan tabel energi ikatan di bawah ini.

Berapa perubahan entalpi (∆H) reaksi di bawah ini?

CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O

a)

+504 kJ

b)

-504 kJ

c)

+354 kJ

d)

-354 kJ

e)

+422 kJ

26.

Laju reaksi dapat diartikan sebagai?

a)

Berkurangnya konsentrasi pereaksi (reaktan)

b)

Bertambahnya konsentrasi pereaksi (reaktan)

c)

Bertambahnya konsentrasi produk

d)

Berkurangnya konsentrasi pereaksi (reaktan) per satuan waktu

e)

Bertambahnya konsentrasi pereaksi (reaktan) per satuan waktu

27.

Kurva laju reaksi terhadap konsentrasi pada reaksi orde ke-1 ditunjukan pada gambar?

a)
b)
c)
d)
e)
28.

Perhatikan tabel persamaan laju reaksi di bawah ini!

Orde reaksi untuk senyawa B adalah?

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

29.

Faktor yang tidak dapat mempengaruhi laju reaksi adalah?

a)

Luas Permukaan

b)

Konsentrasi

c)

Suhu

d)

Katalis

e)

Tekanan

30.

Pada sebuah percobaan didapatkan data bahwa obat serbuk lebih cepat bereaksi di dalam tubuh jika dibandingkan obat tablet. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor?

a)

Luas Permukaan

b)

Konsentrasi

c)

Suhu

d)

Katalis

e)

Tekanan

31.

Dalam konteks penentuan laju reaksi, penambahan konsentrasi pereaksi dapat menyebabkan?

a)

Laju reaksi semakin lambat

b)

Laju reaksi semakin cepat

c)

Laju reaksi tetap atau stabil

d)

Laju reaksi akan berubah-ubah

e)

Laju reaksi tidak dapat ditentukan

32.

Pada suhu tinggi laju reaksi akan semakin cepat, hal ini dapat disebabkan karena?

a)

Pada suhu tinggi konsentrasi pereaksi meningkat

b)

Pada suhu tinggi luas permukaan meningkat

c)

Pada suhu tinggi partikel-partikel akan bergerak lebih cepat yang menyebabkan tumbukan antar partikel semakin sering terjadi (energi kinetik besar)

d)

Pada suhu tinggi partikel-partikel akan bergerak lebih lambat yang menyebabkan tumbukan antar partikel semakin jarang terjadi (energi kinetik kecil)

e)

Pada suhu tinggi dapat merubah energi aktivasi reaksi

33.

Perhatikan tabel di bawah ini dan tentukan manakah yang memiliki laju reaksi paling cepat?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

34.

Pengertian reaksi kesetimbangan atau reaksi bolak-balik adalah?

a)

Reaksi satu arah

b)

Reaksi dua arah dalam sistem terbuka

c)

Reaksi dua arah dalam sistem tertutup

d)

Reaksi dua arah dalam sistem tertutup yang tidak bersifat dinamis

e)

Reaksi dua arah dalam sistem tertutup yang bersifat dinamis

35.

Di dalam suatu bejana tertutup yang volumenya 5 liter terjadi reaksi kesetimbangan seperti di bawah ini

4NH3(g) + 5O2(g) ↔ 4NO(g) + 6H2O(g)

Jika diketahui konsentrasi NH3 sebesar 10 mol, konsentrasi O2 sebesar 25 mol, konsentrasi NO sebesar 10 mol, dan konsentrasi H2O sebesar 20 mol. Berapa nilai tetapan kesetimbangannya (K)?

a)

1,31

b)

1,25

c)

1,20

d)

0,80

e)

0,76

36.

Hukum kesetimbangan (K) yang benar untuk reaksi kesetimbangan heterogen di bawah ini adalah?

2NH3(g) + CO2(g) ↔ NH2CO2NH4(s)

a)
b)
c)
d)
e)
37.

Jika pada reaksi kesetimbangan di bawah ini konsentrasi O2 (oksigen) ditambah, maka akan menyebabkan?

2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g)

a)

Reaksi bergeser ke arah kanan dan konsentrasi SO3 bertambah

b)

Reaksi bergeser ke arah kanan dan konsentrasi SO3 berkurang

c)

Reaksi bergeser ke arah kiri dan konsentrasi SO3 bertambah

d)

Reaksi bergeser ke arah kiri dan konsentrasi SO3 berkurang

e)

Reaksi tidak bergeser ke arah manapun

38.

Jika pada reaksi kesetimbangan di bawah ini volume sistem diperbesar, maka akan menyebabkan?

4NH3(g) + 5O2(g) ↔ 4NO(g) + 6H2O(g)

a)

Reaksi bergeser ke arah kanan karena memiliki koefisien kecil

b)

Reaksi bergeser ke arah kanan karena memiliki koefisien besar

c)

Reaksi bergeser ke arah kiri karena memiliki koefisien kecil

d)

Reaksi bergeser ke arah kiri karena memiliki koefisien besar

e)

Reaksi tidak bergeser ke arah manapun

39.

Jika pada reaksi kesetimbangan di bawah ini tekanan sistem diperbesar, maka akan menyebabkan?

CH3OH(g) ↔ CO(g) + 2H2(g)

a)

Reaksi bergeser ke arah kanan karena memiliki koefisien kecil

b)

Reaksi bergeser ke arah kanan karena memiliki koefisien besar

c)

Reaksi bergeser ke arah kiri karena memiliki koefisien kecil

d)

Reaksi bergeser ke arah kiri karena memiliki koefisien besar

e)

Reaksi tidak bergeser ke arah manapun

40.

Jika pada reaksi kesetimbangan di bawah ini suhu sistem dinaikkan, maka akan menyebabkan?

N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g)                   ∆H = -92 kJ

a)

Reaksi bergeser ke arah kanan atau ke arah reaksi eksoterm

b)

Reaksi bergeser ke arah kanan atau ke arah reaksi endoterm

c)

Reaksi bergeser ke arah kiri atau ke arah reaksi eksoterm

d)

Reaksi bergeser ke arah kiri atau ke arah reaksi endoterm

e)

Reaksi tidak bergeser ke arah manapun