Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tax Competition Semi Final

Total questions: 30

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu karakteristik (legal character) PPN adalah PPN merupakan pajak tidak langsung. Karakteristik ini memberiksan konsekuensi  yuridis bahwa:

a)

Tanggung jawab pembayaran pajak berada pada pihak yang memikul beban pajak.

b)

Antara pemikul beban pajak dengan penanggung jawab pembayaran ke kas negara berada pada pihak yang berbeda.

c)

Pemikul beban pajak berada pada pihak penjual.

d)

Antara pemikul beban pajak dengan penanggung jawab pembayaran ke kas negara berada pada pihak yang sama.

2.

Berdasarkan faktor yang dominan untuk menentukan timbulnya kewajiban pajak, PPN termasuk kelompok pajak objektif. Hal ini bermakna:

a)

Timbulnya kewajiban pajak ditentukan oleh objeknya, keadaan  subjek pajak tidak relevan dalam menentkan timbulnya kewajiban pajak.

b)

Timbulnya kewajiban pajak berpangkal pada adanya objek pajak namun juga memperhatikan keadaan subjeknya.

c)

Timbulnya kewajiban pajak ditentukan oleh keadaan subjektif subjek pajak.

d)

Timbulnya kewajiban pajak ditentukan oleh diterbitkannya Surat Ketetapan Pajak (SKP) dan/atau Surat Tagihan Pajak (STP)

3.

Karakteristik mekanisme pemungutan PPN di Indonesia adalah:

a)

Single stage levy dan komulatif.

b)

Multi stage levy dan komulatif.

c)

Single stage levy namun non komulatif.

d)

Multi stage levy namun non komulatif.

4.

Pengenaan PPN dibawah ini yang merupakan penerapan karakteristik PPN yang bersifat netral adalah:

a)

Atas impor barang dikenakan PPN dengan tarif yang lebih tinggi dari barang produksi dalam negeri yang dikonsumsi di dalam negeri

b)

Atas ekspor barang dikenakan PPN yang sama dengan barang produksi dalam negeri yang dikonsumsi di dalam negeri.

c)

Atas impor Barang dikenakan PPN yang sama dengan barang produksi dalam negeri yang dikonsumsi di dalam negeri

d)

Atas  impor barang tidak dikenakan PPN.

5.

Metode penghitungan PPN yang akan disetor ke kas Negara dengan cara mengurangkan pajak atas perolehan terhadap pajak atas penyerahan barang dan jasa disebut:

a)

Substraction Method

b)

Addition Method

c)

Allowance Method

d)

Indirect Substraction Method

6.

Harga beli barang Rp 1.000, harga jual barang Rp 1.200. PPN yang harus dibayar = (Rp 1.200- Rp 1.000) x 10% = Rp 20 dengan mengabaikan ada atau  tidaknya Faktur Pajak Masukan. Metode penghitungan PPN ini disebut:

a)

Substraction Method

b)

Addition Method

c)

Allowance Method

d)

Indirect Substraction Method

7.

Salah satu karkteristik PPN adalah pajak atas konsumsi umum dalam negeri. Yang bukan merupakan konsekuensi dari karakteristik tersebut adalah:

a)

Pajak Masukan atas konsumsi di dalam wilayah pabean tidak dapat dikreditkan.

b)

Konsumsi Barang Kena Pajak dan Jasa Kena Pajak di luar negeri oleh subjek pajak dalam negeri dikenakan PPN.

c)

Pajak masukan yang dibayar atas faktor produksi dapat dikreditkan.

d)

Pada prinsipnya penyerahan ekspor tidak dikenakan PPN, pengenaan tarif ekspor 0% bertujuan agar Pajak Masukan dapat dikreditkan.

8.

PT Hore melakukan impor barang dengan nilai impor sebesar Rp 200.000.000, Kemudian langsung menjual kepada pedagang pengecer dengan harga Rp 250.000.000. Pedagang pengecar menjual kepada konsumen akhir dengan harga Rp 300.000.000. Jumlah PPN yang terhimpun dalam kas negara adalah sebesar:

a)

Rp 45.000.000

b)

Rp 20.000.000

c)

Rp 30.000.000

d)

Rp 25.000.000

9.

Kelebihan sistem PPN dibanding dengan Pajak Penjualan (PPn) adalah:

a)

Biaya administrasi sistem PPN lebih rendah, baik biaya adminstrasi pajak maupun pihak Wajib Pajak

b)

PPN atas perolehan barang modal dapat diperoleh kembali pada bulan perolehan

c)

Menimbulkan dampak regresi, yaitu semakin tinggi tingkat kemampuan konsumen, semakin ringan beban pajaknya

d)

Benar semua

10.

PT Gudang Beras menjual 1 (satu) ton beras kepada Tn. Andi untuk disumbangkan kepada para korban bencana alam. Dalam kasus ini beras merupakan:

a)

Barang Kena Pajak

b)

Non Barang Kena Pajak

c)

Jasa Kena Pajak

d)

Non Jasa Kena Pajak

11.

PT A mempunyai tiga tempat kegiatan usaha, yaitu di kota Bengkulu, Bintuhan, dan Manna yang ketiganya berada di bawah pelayanan satu kantor pelayanan pajak, yaitu Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bengkulu. Ketiga tempat kegiatan usaha tersebut melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak dan melakukan administrasi penjualan dan administrasi keuangan.

a)

Dalam keadaan demikian, PT A wajib dikukuhkan di ketiga tempat tersebut

b)

Dalam keadaan demikian, PT A wajib memilih salah satu tempat kegiatan usaha untuk melaporkan usahanya guna dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak

c)

Dalam keadaan demikian, PT A dapat mengajukan pindah KPP

d)

Dalam keadaan demikian, PT A tidak perlu dikukuhkan sebagai PKP

12.

PT X mempunyai kantor pusat terletak di wilayah kerja KPP Pratama Jakarta Setiabudi, mempunyai cabang terletak di wilayah kerja KPP Pratama Jakarta Grogol Petamburan.

a)

Dalam hal demikian PTX wajib dikukuhkan sebagai PKP di KPP Pratama Jakarta Setiabudi saja

b)

Dalam hal demikian PTX wajib dikukuhkan sebagai PKP di KPP Pratama Jakarta Jakarta Grogol Petamburan saja

c)

Dalam hal demikian PTX wajib dikukuhkan sebagai PKP di KPP Pratama Jakarta Setiabudi dan KPP Pratama Jakarta Grogol Petamburan

d)

Dalam hal demikian PTX tidak wajib dikukuhkan sebagai PKP

13.

pribadi A yang bertempat tinggal di Bogor mempunyai usaha di Cibinong. Apabila di tempat tinggal orang pribadi A tidak ada penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak, maka

a)

orang pribadi A hanya wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibinong dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bogor

b)

orang pribadi A hanya wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibinong

c)

orang pribadi A hanya wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bogor saja

d)

orang pribadi A hanya boleh memilih melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibinong atau Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bogor

14.

Pengusaha kena pajak wajib memungut PPN sejak...

a)

Mendapat NPWP

b)

Mendapatkan SK Pengukuhan PKP

c)

Mendapatkan STP

d)

Mendapatkan SKP

15.

Berikut ini yang tidak termasuk Dasar Pengenaan Pajak PPN adalah:

a)

Harga Jual

b)

Harga Beli

c)

Penggantian

d)

Nilai Impor

16.

Pernyataan yang salah terkait Harga Jual sebagai DPP PPN adalah:

a)

Harga Jual adalah uang termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh penjual karena penyerahan BKP

b)

Harga Jual tidak termasuk PPN yang dipungut dan potongan harga dalam faktur pajak

c)

Dalam hubungan istimewa, harga jual adalah harga riil yang dibayarkan saat penyerahan BKP

d)

Yang termasuk unsur harga jual antara lain biaya pengangkutan, asuransi, bantuan teknik, pemeliharaan, dan garansi

17.

Pernyataan yang salah tentang DPP Nilai Impor adalah:

a)

Nilai Impor merupakan dasar perhitungan bea masuk ditambah pungutan yang diatur UU Kepabeanan dan Cukai

b)

Nilai Impor dihitung dengan CIF ditambah Bea Masuk dan Bea Masuk Tambahan

c)

PPN terutang dihitung dengan mengalikan tarif 10% dari Nilai Impor

d)

Nilai Impor termasuk PPN dan PPn BM yang dipungut

18.

 

Pernyataan yang salah tentang DPP Nilai Ekspor adalah:

a)

Tarif maksimal untuk Nilai Ekspor adalah 10%

b)

PPN yang terutang adalah tarif 0% x Nilai Ekspor

c)

Nilai Ekspor termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh eksportir

d)

Nilai Ekspor adalah nilai yang tercantum dalam PEB yang telah difiatmuat oleh DJBC

19.

Pernyataan yang tidak tepat tentang ketentuan DPP PPN/ PPn BM pada kontrak/perjanjian tertulis mengenai penyerahan BKP/JKP adalah:

a)

paling sedikit memuat nilai kontrak, DPP, dan besarnya PPN/PPn BM yang terutang

b)

jika nilai kontrak sudah termasuk PPN/PPn BM, maka tidak perlu menyebutkan dalam kontrak bahwa nilai tersebut sudah termasuk PPN/PPn BM yang terutang

c)

ika dalam kontrak tidak menyebutkan nilainya termasuk PPN/PPn BM, maka nilai kontrak dianggap seluruhnya sebagai DPP

d)

ketentuan yang mengatur DPP PPN/ PPn BM adalah PP Nomor 1 Tahun 2012 Pasal 10 ayat (1), (2) dan (3)

20.

Apabila Pengusaha Kena Pajak salah mencantumkan harga jual dalam e-Faktur, maka prosedur yang perlu dilakukan adalah…

a)

Pembetulan Faktur Pajak

b)

Penggantian Faktur Pajak

c)

Pencetakan ulang Faktur Pajak

d)

Permintaan data Faktur Pajak

21.

Penyerahan yang wajib menggunakan e-Faktur adalah…

a)

Penyerahan yang dilakukan oleh PKP pedagang eceran

b)

Penyerahan yang menggunakan dokumen tertentu sebagai Faktur Pajak

c)

Penyerahan berupa pemakaian sendiri BKP untuk tujuan konsumtif

d)

Penyerahan yang dilakukan oleh PKP Toko Retail keada orang pribadi pemegang paspor luar negeri

22.

Berikut adalah kawasan usaBerikut adalah kawasan usaha yang dikecualikan dari PBBP2, kecuali :ha yang dikecualikan dari PBBP2, kecuali :

a)

Usaha perkebunan

b)

Usaha Perhutanan

c)

Usaha Pertambangan

d)

Usaha Perikanan

23.

Berikut ini merupakan jenis-jenis pajak yang dikelola oleh pemerintah provinsi :

a)

Pajak Rokok

b)

Pajak parker

c)

Pajak Air tanah

d)

Pajak Sarang burung wallet

24.

Berikut ini merupakan jenis-jenis pajak yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota, kecuali :

a)

Pajak hotel

b)

Pajak Air Pemukaan

c)

Pajak reklame

d)

Pajak penerangan jalan

25.

Kapankah jangka waktu pembayaran pajak daerah paling lama ?

a)

6 bulan sejak SPPT diterima WP

b)

30 hari sejak SPPT diterima WP

c)

3 bulan sejak SPPT diterima WP

d)

1 bulan sejak SPPT diterima WP

26.

Penagihan pajak daerah dapat dilakukan terhadap pajak terutang melalui, kecuali :

a)

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang

b)

Surat Tagihan Pajak Daerah

c)

Surat Ketetapan Pajak Daerah

d)

Surat Pemberitahuan Pajak Daerah

27.

Surat Perintah penagihan seketika dan sekaligus dalam hal pajak daerah sekurang-kurangnya memuat tentang, kecuali :

a)

Nama wajib pajak

b)

Nama juru sita pajak

c)

Besarnya utang pajak

d)

Perintah untuk membayar

28.

Yang bukan merupakan objek pajak PBBP2 adalah :

a)

Jalan tol

b)

Dermaga

c)

Menara

d)

Kuburan

29.

Berapakah besarnya tarif pajak untuk karaoke, live music, ruang music, dan balai gita :

a)

10%

b)

15%

c)

20%

d)

30%

30.

Berikut ini adalah jenis retribusi jasa usaha, kecuali :

a)

Pemakaian kekayaan daerah

b)

Pasar grosir atau pertokoan

c)

Tempat pelelangan

d)

Tempat penjualan minuman berakohol