WorksheetsFisioner 26
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Tn. W, berusia 55 tahun, bekerja sebagai dosen dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada dada kiri, sesak nafas, serta mudah lelah. Keluhan akan bertambah saat pasien melakukan aktifitas berat. Keluhan tersebut sudah dirasakan sejak 5 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan auskultasi didapatkan irama jantung yang cepat. Hasil pemeriksaan ekokardiografi didapatkan adanya kelainan pada katup jantung yang memiliki 2 lembar daun katub. Apakah nama katub yang dimaksud dari hasil pemeriksaan tersebut?
Katup jantung
Katup mitral
Katup pulmonal
Katup trikuspidalis
Katup aorta
Tn. Q, berusia 54 tahun, bekerja sebagai guru dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada dada kiri, sesak nafas, serta mudah lelah. Keluhan akan bertambah saat pasien melakukan aktifitas berat. Keluhan tersebut sudah dirasakan sejak 6 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan auskultasi didapatkan irama jantung yang cepat. Hasil pemeriksaan ekocardiografi didapatkan adanya kelainan pada katup jantung yang memiliki 3 lembar daun katub. Apakah nama katub yang dimaksud dari hasil pemeriksaan tersebut?
Katup jantung
Katup mitral
Katup pulmonal
Katup trikuspidalis
Katup aorta
Ny. E, berusia 56 tahun, bekerja sebagai pedagang kain dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada dada kiri, sesak nafas, serta mudah lelah. Keluhan akan bertambah saat pasien melakukan aktifitas berat. Keluhan tersebut sudah dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan auskultasi didapatkan irama jantung yang cepat. Hasil pemeriksaan ekocardiografi didapatkan adanya kelainan pada katup terbesar pada jantung. Apakah nama katub yang dimaksud dari hasil pemeriksaan tersebut?
Katup jantung
Katup mitral
Katup pulmonal
Katup trikuspidalis
Katup aorta
Ny. R, berusia 57 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada dada kiri, sesak nafas, serta mudah lelah. Keluhan akan bertambah saat pasien melakukan aktifitas berat. Keluhan tersebut sudah dirasakan sejak 6 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan ekocaerdiografi didapatkan adanya kelainan pada katup mitral pada jantung. Jika dilakukan pemeriksaan auskultasi, maka akan didapatkan suara abnormalitas pada bunyi jantung keberapa?
S1
S2
S3
S4
S4
Tn. T, berusia 60 tahun, bekerja sebagai pegawai kantor dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada dada kiri, sesak nafas, serta mudah lelah. Keluhan akan bertambah saat pasien melakukan aktifitas berat. Keluhan tersebut sudah dirasakan sejak 8 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan ekocaerdiografi didapatkan adanya kelainan pada katup aorta pada jantung. Jika dilakukan pemeriksaan auskultasi, maka akan didapatkan suara abnormalitas pada bunyi jantung keberapa?
S1
S2
S3
S4
S5
Nn. A, berusia 23 tahun, seorang pelajar. Datang kefisioterapi dengan keluhan rasa pegal pada bahu kirinya. Rasa pegal ini sering terasa setelah pasien melakukan aktifitas yang berat. Terapis melakukan pemeriksaan palpasi didapatkan adanya spasme pada otot upper trapezius dan levator scapula. Terapis mendapatkan nodul pada otot upper trapezius sinistra. Terdapat nyeri tekan pada nodul tersebut. Kondisi musculoskeletal apakah yang dialami oleh pasien tersebut?
Frozen shoulder
Cervical root syndrome
Myofasia pain
Tendinitis bicipitalis
Bursitis subacromialis
Nn. A, berusia 23 tahun, seorang pelajar. Datang kefisioterapi dengan keluhan rasa pegal pada bahu kirinya. Rasa pegal ini sering terasa setelah pasien melakukan aktifitas yang berat. Terapis melakukan pemeriksaan palpasi didapatkan adanya spasme pada otot upper trapezius dan levator scapula. Terapis mendapatkan nodul pada otot upper trapezius sinistra. Terdapat nyeri tekan pada nodul tersebut. Apakah yang mengakibatkan kondisi musculoskeletal yang berasal dari otot tersebut?
Penggunaan otot yang rileks
Penggunaan otot yang stabil
Penggunaan otot yang statis
Penggunaan otot yang dynamic
Otot yang tidak digerakkan
Nn. A, berusia 23 tahun, seorang pelajar. Datang kefisioterapi dengan keluhan rasa pegal pada bahu kirinya. Rasa pegal ini sering terasa setelah pasien melakukan aktifitas yang berat. Terapis melakukan pemeriksaan palpasi didapatkan adanya spasme pada otot upper trapezius dan levator scapula. Terapis mendapatkan nodul pada otot upper trapezius sinistra. Terdapat nyeri tekan pada nodul tersebut. Fisioterapi menyimpulkan bahwa pasien terebut terkena myofasia triger point syndrome. Secara klinis, implikasi myofasia triger point syndrome berdampak pada aspek apa?
Motoric dan sensoris
Paralisis
Spastik
Flacit
Hipertoni
Nn. A, berusia 23 tahun, seorang pelajar. Datang kefisioterapi dengan keluhan rasa pegal pada bahu kirinya. Rasa pegal ini sering terasa setelah pasien melakukan aktifitas yang berat. Terapis melakukan pemeriksaan palpasi didapatkan adanya spasme pada otot upper trapezius dan levator scapula. Terapis mendapatkan nodul pada otot upper trapezius sinistra. Terdapat nyeri tekan pada nodul tersebut. Teknik massage apakah yang tepat untuk mengurangi keluhan tersebut?
Kneading dan petrissage
Stroking dan vibration
Cyriax dan tapotement
Tapotement dan friction
Efflurage dan friction
Nn. S, berusia 25 tahun, bekerja sebagai operator computer mengeluhkan nyeri pada kedua bahu. Bahu sering terasa kaku dan pegal-pegal. Rasa tidak nyaman tersebut sering muncul setelah pasien bekerja lembur. Hasil pemeriksaan inspeksi terlihat postur pasien sedikit anterior forward head. Pemeriksaan palpasi didapatkan spasme pada otot sekitar bahu. Pada kondisi tersebut, otot apakah yang mengalami bebean kerja palingberat hingga mengalami kelelahan?
M. Sternocledomastoideus
M. Trapezius descenden
M. Levator scapula
M. Rhombideus mayor
M Rhomboideus minor
Nn. S, berusia 25 tahun, bekerja sebagai operator computer mengeluhkan nyeri pada kedua bahu. Bahu sering terasa kaku dan pegal-pegal. Rasa tidak nyaman tersebut sering muncul setelah pasien bekerja lembur. Hasil pemeriksaan inspeksi terlihat postur pasien sedikit anterior forward head. Pemeriksaan palpasi didapatkan spasme pada otot sekitar bahu. Tindakan massage terapi apa yang tepat untuk pasien tersebut?
Efflurage dan kneading
Ischemic 30’ dan friction
Hacking dan efflurage
Vibrasi dan punding
Tapotement dan pounding
Nn. B, berusia 26 tahun, bekerja sebagai karyawan bank. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kananya tepatnya pada bawah ibu jari dan menjalar hingga ke ibu jarinya. Nyeri tersebut sudah dirasakan sejak 1 minggu yang lalu saat pasien jatuh dengan posisi menindih ibu jari kanannya. Pemeriksaan fisioterapi didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan pada bawah ibu jari. Adanya penurunan kekuatan otot ibu jari. Tidak tampak adanya pembengkakan atau kemerahan. Fisioterapi mencurigai pasien tersebut mengalami de quervain syndrome. Pemeriksaan spesifik apa yang dapat dilakukan terapis untuk menegarkkan diagnose tersebut?
Finkelstein’s test
Flick’s test sign
Thenar wastng
Tunnel test
Prayer test
Nn. B, berusia 26 tahun, bekerja sebagai karyawan bank. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kananya tepatnya pada bawah ibu jari dan menjalar hingga ke ibu jarinya. Nyeri tersebut sudah dirasakan sejak 1 minggu yang lalu saat pasien jatuh dengan posisi menindih ibu jari kanannya. Pemeriksaan fisioterapi didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan pada bawah ibu jari. Adanya penurunan kekuatan otot ibu jari. Tidak tampak adanya pembengkakan atau kemerahan. Fisioterapi mencurigai pasien tersebut mengalami de quervain syndrome. Apa yang terjadi pada kondisi de quervain syndrome?
Radang pada extensor carpi radialis longus dan brevis
Peradangan pada ekstensor pollicis longus dan abductor pollicis longus
Peradangan pada extensor policis brevis dan abductor pollicis longus
Peradangan pada otot-otot penggerak sendi pergelangan tangan
Laxity pada otot extensor carpi radialis brevis dan abductor pollicis longus
Nn. B, berusia 26 tahun, bekerja sebagai karyawan bank. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kananya tepatnya pada bawah ibu jari dan menjalar hingga ke ibu jarinya. Nyeri tersebut sudah dirasakan sejak 1 minggu yang lalu saat pasien jatuh dengan posisi menindih ibu jari kanannya. Pemeriksaan fisioterapi didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan pada bawah ibu jari. Adanya penurunan kekuatan otot ibu jari. Tidak tampak adanya pembengkakan atau kemerahan. Fisioterapi mencurigai pasien tersebut mengalami de quervain syndrome. Apa penyebab pasien tersebut mengalami de quervain syndrome?
Overstretch
Fatique
Overuse
Traumatic
Genetic
Nn. B, berusia 26 tahun, bekerja sebagai karyawan bank. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kananya tepatnya pada bawah ibu jari dan menjalar hingga ke ibu jarinya. Nyeri tersebut sudah dirasakan sejak 1 minggu yang lalu saat pasien jatuh dengan posisi menindih ibu jari kanannya. Pemeriksaan fisioterapi didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan pada bawah ibu jari. Adanya penurunan kekuatan otot ibu jari. Tidak tampak adanya pembengkakan atau kemerahan. Fisioterapi mencurigai pasien tersebut mengalami de quervain syndrome. Intervensi apakah yang dapat diberikan kepada pasien tersebut?
Cryotherapy dan US
US dan paraffin
SWD dan TENS
IR dan ice massage
MWD dan kompres hangat
Nn. B, berusia 26 tahun, bekerja sebagai karyawan bank. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kananya tepatnya pada bawah ibu jari dan menjalar hingga ke ibu jarinya. Nyeri tersebut sudah dirasakan sejak 1 minggu yang lalu saat pasien jatuh dengan posisi menindih ibu jari kanannya. Pemeriksaan fisioterapi didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan pada bawah ibu jari. Adanya penurunan kekuatan otot ibu jari. Tidak tampak adanya pembengkakan atau kemerahan. Fisioterapi mencurigai pasien tersebut mengalami de quervain syndrome. Home program apakah yang dapat diajarkan kepada pasien tersebut?
Pasif exercise
Active exercise
Active resisted
Isometric exercise
Isokinetic exercise
Ny. E, berusia 32 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Nyeri bertambah saat pasien mengangkat beban berat dan melakukan aktivitas berat. Fisioterapi melakukan pemeriksaan didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan. Terdapat nyeri menjalar dari pergelangan tangan hingga ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah jari manis. Tidak ada pembengkakan dan kemerahan. Diagnose apakah yang tepat untuk pasien tersebut?
Carpal tunnel syndrome
Cervical root syndrome
Inoracic outlet syndrome
Spina bivida
Pronator teres syndrome
Ny. E, berusia 32 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Nyeri bertambah saat pasien mengangkat beban berat dan melakukan aktivitas berat. Fisioterapi melakukan pemeriksaan didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan. Terdapat nyeri menjalar dari pergelangan tangan hingga ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah jari manis. Tidak ada pembengkakan dan kemerahan. Pemeriksaan spesifik apa yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnose pada kasus diatas?
ULTT 3
ULTT 2b
Tinnel test
Finkelstein’s test
Apprehension test
Ny. E, berusia 32 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Nyeri bertambah saat pasien mengangkat beban berat dan melakukan aktivitas berat. Fisioterapi melakukan pemeriksaan didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan. Terdapat nyeri menjalar dari pergelangan tangan hingga ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah jari manis. Tidak ada pembengkakan dan kemerahan. Apakah yang menyebabkan pasien mengalami kondisi diatas?
Overstretch
Fatique
Overuse
Traumatic
Genetic
Ny. E, berusia 32 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Datang kefisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kanannya. Nyeri sudah dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Nyeri bertambah saat pasien mengangkat beban berat dan melakukan aktivitas berat. Fisioterapi melakukan pemeriksaan didapatkan terdapat nyeri gerak dan tekan. Terdapat nyeri menjalar dari pergelangan tangan hingga ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah jari manis. Tidak ada pembengkakan dan kemerahan. Intervensi apakah yang tepat untuk pasien diatas?
Cryotherapy dan US
US dan paraffin
SWD dan TENS
IR dan ice massage
MWD dan kompres hangat
