Font size
WorksheetsUjian Akhir Semester Bioteknologi Hewan
Total questions: 60
Worksheet time: 46mins
Berikut dibawah ini yang bukan merupakan pernyataan mengenai superovulasi adalah
Menyebabkan oosit yang diovulasikan lebih banyak dari jumlah normal
Menghasilkan hormon yang memelihara fungsi organ reproduksi
Mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk satu siklus ovulasi
Menyuntikan hormon gonadotropin pada hewan betina
Embrio yang diambil dan digunakan pada praktikum koleksi embrio merupakan embrio pada tahapan . . . .
Gastrula
Bastokista
Morula
Blastosol
Tujuan dilakukannya superovulasi adalah
Meningkatkan jumlah embrio potensial dan jumlah oosit yang dihasilkan
Memelihara fungsi organ reproduksi betina melalui penyuntikan hormon
Sebagai alat kontrasepsi bagi betina
Memperbanyak oosit yang dihasilkan dan rekayasa genetika terhadap oosit yang dihasilkan
Jumlah oosit yang dihasilkalkan pada kondisi normal dan kondisi superovulasi adalah
8-10 menjadi ≤ 20 oosit
8 menjadi ≤10 oosit
≤8 menjadi ≥20 oosit
8-10 menjadi ≥20 oosit
Organ target superovulasi adalah
Folikel pada oviduk
Ovarium yang mengandung folikel
Endometrium yang mengandung folikel
Ampula sebagai tempat laju folikel
Hormon yang digunakan untuk prosedur superovulasi adalah
Follicle Stimulating Hormone dan Luteinizing Hormone
Pregnant Mare Serum Gonad dan Hormone Chorionic Gonad
Follicle Stimulating Hormone dan Human Chorionic Gonad
Pregnant Mare Serum Gonadotrophin dan Human Chorionic Gonadotrophin
Sebutkan hormon yang memiliki fungsi sama dengan hormon PMSG dan hCG secara berturut-turut adalah
FSH dan LH
LH dan FSH
FSH dan gonadotrophin
LH dan gonadotrophin
Injeksi hormon pada prosedur superovulasi dilakukan secara..
Intramuskular
Intraperitonial
Intrasubkutan
Ad libitum
Jarak waktu antara pemberian kedua hormon pada prosedur superovulasi adalah
12 jam
24 jam
36 jam
48 jam
Berikut merupakan alasan hormon PMSG berasal dari serum induk kuda betina
Harganya terjangkau dan dapat merangsang terjadinya superovulasi
Karena terdapat kecocokan
Karena secara kandungan tunggal dapat merangsang superovulasi
Karena hewan mammalia lain tidak cocok
Sebutkan fungsi hormon PMSG dan HCG
Apa yang dimaksud dengan fertilisasi . . . . .
proses aktivasi sel telur (ovum) oleh spermatozoa
proses pemisahan sel telur (ovum) oleh spermatozoa
proses aktivasi zigot oleh spermatozoa
proses terbentuknya embrio oleh spermatozoa
Tempat terjadi perkembangan embrio mencit . . . .
(a)
Apa yang dimaksud dengan amfimiksis . .. .
proses peleburan pronukleus jantan dengan pronukleus betina membentuk embrio
proses peleburan pronukleus jantan dengan pronukleus betina membentuk zigot
proses peleburan pronukleus jantan dengan pronukleus jantan membentuk zigot
proses peleburan pronukleus betina dengan pronukleus betina membentuk embrio
Aktivasi oleh spermatozoa akan menstimulasi sel telur untuk . . . .
melanjutkan pembelahan meiosis II yang terhenti, dan akan dihasilkan ovum dan badan polar I
menghentikan pembelahan meiosis I yang terhenti, dan akan dihasilkan ovum dan badan polar II
melanjutkan pembelahan meiosis II yang terhenti, dan akan dihasilkan ovum dan badan polar II
menghentikan pembelahan meiosis II yang terhenti, dan akan dihasilkan ovum dan badan polar I
Tempat terjadinya fertilisasi terjadi di . . . pada . . .
uterus pada oviduk
ampula pada uterus
oviduk pada ovarium
ampula pada oviduk
Pada usia kehamilan 2 hari embrio berada pada tahap . . . dan berada di . . .
1 sel, ampula oviduk
2 sel, oviduk menuju ke uterus
4-16 sel, utero tubal junction
morula, lumen uterus
Pada usia kehamilan 3 hari embrio berada pada tahap . . . dan berada di . . .
1 sel, ampula oviduk
2 sel, oviduk menuju ke uterus
4-16 sel, utero tubal junction
morula, lumen uterus
Perhatikan daftar alat berikut ini!
1. Alat bedah mencit
2. Pipet tetes
3. Mikroskop stereo
4. Cawan arloji
5. Syringe dan Jarum
6. Gunting
Berdasarkan daftar diatas, manakah yang merupakan alat yang digunakan dalam koleksi embrio . . .
1,2,3,4
3,1,4,5
1,3,4,6
3,1,6,2
Yang bukan merupakan prosedur praktikum koleksi embrio . . . . .
Pada umur kebuntingan 3 hari, induk mencit betina donor dibunuh dengan cara dislokasi leher
Embrio dipindahkan dengan pipet ke dalam tabung reaksi
Embrio diperoleh dengan cara menyemprot uterus dengan menggunakan syrink dan jarum 26G
mencit dibedah dan diambil organ reproduksinya mulai dari ovarium sampai bagian serviks.
Transfer embrio didefinisikan sebagai . . .
proses pemindahan embrio dari seekor hewan jantan pemberi (donor) kepada hewan jantan penerima (resipien)
proses pemisahan embrio dari seekor hewan betina pemberi (donor) kepada hewan betina penerima (resipien)
proses pemisahan embrio dari seekor hewan jantan pemberi (donor) kepada hewan jantan penerima (resipien)
proses pemindahan embrio dari seekor hewan betina pemberi (donor) kepada hewan betina penerima (resipien)
Transfer embrio adalah upaya mengembalikan embrio dari kondisi . . . ke dalam kondisi . . .. . .
in vivo, in vitro
ex vivo, in vitro
in vitro, in vivo
in vitro, ex vivo
Dua cara mempersiapkan kondisi bunting semu
mengikuti siklus haid
mengikuti siklus estrus
menyuntikan hormon prostaglandis F2a
vasektomi
Pembuatan apusan vagina dalam prosedur pseudopregnancy bertujuan untuk
mengetahui fase metestrus
mengetahu fase diestrus
mengetahui fase estrus
mengetahui fase proestrus
Penimbangan mencit betina dilakukan selama . . . hari untuk mengukur terjadinya pseudopregnancy
12 hari
13 hari
16 hari
14 hari
Pseudopregnancy juga dapat digunakan untuk mengetahui keberhasilan . . .
Vasektomi
Transfer embrio
Koleksi embrio
Superovulasi
Yang merupakan tolak ukur keberhasilan pseudopregnancy adalah . . .
terdapat sumbat vagina
siklus estrus
terjadinya peningkatan berat badan
terdapat sel sperma pada apusan
apa yang dimaksud dengan pseudopregnancy . . .
kondisi fisiologis seolah olah induk betina mengalami kebuntingan
kondisi fisiologis induk betina mengalami kebuntingan
kondisi induk betina tidak dapat mengalami kebuntingan
kondisi fisiologis seolah olah induk jantan mengalami kebuntingan
Apabila terdapat sel sperma pada apusan vagina dan tidak terjadi penambahan berat badan maka prosedur mana sajakah yang tidak berhasil...
Transfer embrio
Vasektomi
Koleksi embrio
Pseudopregnancy
Berikut merupakan pernyataan mengenai vasektomi, kecuali
Prosedur kontrasepsi permanen pada jantan
Prosedur konstrasepsi bedah
Prosedur mensterilkan pria
Memelihara fungsi organ jantan
Dimanakah lokasi cairan semen dan sperma akan bercampur
Testis
Vas deferens
Tuba fallopi
penis
Cairan semen yang diejakulasikan setelah dilakukan prosedur vasektomi terdiri dari
95% spermatozoa dan 5% cairan seminal
5% cairan seminal dan 95% spermatozoa
95% cairan seminal dan 5% spermatozoa
50% spermatozoa dan 50% cairan seminal
Pseudopregnancy terutama pada hewan ternak dapat dimanfaatkan dalam . . .
(a)
Prosedur vasektomi melibatkan pemutusan/pengikatan pada organ..
Testis
Uretra
Penis
Vas deferens
Bius yang digunakan dalam prosedur vasektomi adalah
Ketamine
Avertine
Xylazine-ketamine
eter
Pada prosedur vasektomi dibuat sayatan pada daerah
Posterior abdomen
Anterior abdomen
Abdomen
Kaudal abdomen
Bagaimana pencegahan infeksi pada bekas luka bedah prosedur vasektomi
Dibersihkan dengan alkohol 70%
Diberi plester agar tidak masuk bakteri
Ditaburi antibiotik dan diolesi cairan antiseptik
Diberi konsumsi antibiotik
Keberhasilan prosedur vasektomi akan dimanfaatkan dalam prosedur lain yaitu
Pseudopregnant
Superovulasi
Inseminasi buatan
Koleksi embrio
Berikut yang bukan merupakan alat yang dapat digunakan dalam prosedur vasektomi
Pinset
Bunsen dan spirtus
Jarum jahit dan benang jahit operasi
Obat bius ketamine
Jelaskan mengapa vasektomi merupakan kontrasepsi?
Metode sexing sperma yang digunakan pada praktikum adalah
sentrifugasi gradien densitas Percoll
elektroforesis
H-Y antigen
albumin column
Berikut merupakan ciri ciri sperma Y
kepala lebih kecil
lebih cepat bergerak
mengandung kromatin lebih banyak
lebih pendek
Metode kolom albumin menggunakan kolom media pemisah yang memiliki media yang berbeda viscositasnya, sehingga...
Sperma Y yang memiliki motilitas rendah akan mampu menembus medium yang pekat, sedangkan sperma X akan tetap berada di medium yang encer.
Sperma Y yang memiliki motilitas tinggi akan mampu menembus medium yang pekat, sedangkan sperma X akan tetap berada di medium yang encer.
Sperma Y yang memiliki motilitas rendah akan mampu menembus medium yang encer, sedangkan sperma X akan tetap berada di medium yang pekat.
Sperma Y yang memiliki motilitas tinggi akan mampu menembus medium yang encer, sedangkan sperma X akan tetap berada di medium yang pekat
Berikut adalah pernyataan yang benar, kecuali...
Hanya jantan yang dapat menghasilkan kromosom X dan Y
Sel sperma X akan menghasilkan embrio betina
Sel sperma Y akan menghasilkan embrio jantan
Sel sperma tidak membawa struktur DNA
Spermatozoa hasil sexing selanjutnya dapat disimpan dalam kondisi beku atau ....
Cold Reservation
Ice Cage
Kriopreservasi
Simpanan Beku
Berikut merupakan syarat bahan pengencer
dapat melindugi sperma dari kejutan dingin
tidak bersifat racun bagi sperma
menyediakan nutrisi bagi kebutuhan spermatozoa
harus dapat menghambat pergerakan sperma
Berikut merupakan daftar komposisi yang akan digunakan :
1. Skim 10 g
2. Penicillin 0,34 g
3. Streptomicin 0.16 g
4. Larutan NaCl fisiologis
Manakah dari larutan tersebut yang tidak digunakan?
1
2
3
4
Apa saja yang diperiksa saat pemeriksaan kualitas semen segar mencit?
Motilitas dan pH
Gerakan massa dan konsistensi
volume dan warna
presentase spermatozoa yang mati dan pergerakan sperma
Berapakah konsentrasi larutan putih telur yang dpakai?
30% dan 20%
20% dan 10%
30% dan 15%
30% dan 10%
Berapakah perbandingan yang digunakan antara larutan pengencer susu skim-kuning telur dengan semen?
3:2
2:3
4:2
4:3
Di bawah ini yang merupakan tujuan inseminasi buatan adalah…
Menyeleksi sel spermatozoa
Memotong jalur keluarnya sperma
Mempercepat fase fertilisasi
Mempercepat fase perbanyakan sel telur
Pencairan kembali semen di dalam straw disebut…
Defrosting
Thawing
Sexing sperma
Heating
Di bawah ini yang bukan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi inseminasi buatan adalah…
Keahlian operator IB
Kualitas embrio
Kualitas sperma
Umur sapi
Nama lain dari inseminasi buatan adalah
In-vitro fertilization
Artificial Intelligence
Artificial Insemination
Home Insemination
Inseminasi buatan pada sapi dilakukan saat sapi mengalami fase..
Proestrus
Diestrus
Estrus
Metestrus
Alat yang tidak diperlukan dalam proses inseminasi buatan adalah…
Jarum suntik 26G
Lubrikan
Insemination gun
Glove
Bagian leher rahim disebut juga..
Vulva
Vagina
Serviks
fornix
Pada prosedur inseminasi buatan, insemination gun diinjeksikan pada bagian..
Vagina
Fornix
Badan rahim posisi ke 3
Badan rahim posisi ke 4
Tangan yang melakukan palpasi akan masuk ke bagian..
Vagina
Serviks
Rektum
Badan rahim posisi ke 4
Obat yang dapat memperpendek siklus estrus dalam praktikum inseminasi buatan adalah..
(a)
