NEW
Font size
Worksheetslatihan soal UKOM kep gerontik
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Perawat lansia di sebuah panti Werdha mengidentifikasi satu permasalahan kesehatan lansia yang menjadi masalah kesehatan 75 % lansia di Panti tersebut salah satunya adalah ; Arthtitis. Pada saat Intervensi apa yang dapat di lakukan sebagai tindakan untuk mengurangi gangguan Arthtitis?
Kurangi garam, kontrol berat badan
Stop rokok
Diet rendah lemak
Kontrol Berat badan, Exercise
Intake Protein, Exercise
Seorang laki-laki berusia 75 tahun sedang menjalani masa perawatan di Panti Wredha, sudah semenjak 4 hari yang lalu mengeluh mual dan muntah, saat ini setiap diberikan 1 porsi makanan, klien hanya menghabiskan ¼ porsi saja. Aktivitas saat ini yang sering dilakukan oleh pasien hanya terbaring lemah di tempat tidur. Aktivitas dan rutinitas lainnya tidak bisa diikuti oleh pasien. Apakah aspek lain yang sangat penting harus dikaji pada pasien tersebut?
Riwayat kesehatan sebelumnya
Jenis dan Pola makan
Pola istirahat
Riwayat kesehatan keluarga
Aktivitas kegiatan sehari-hari
Klien laki-laki berusia 75 tahun masuk panti wreda dalam keadaan post stroke 2 bulan yang lalu, Klien mengalami kelemahan pada ektremitas kanan, sehingga perlu bantuan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Apakah tindakan yang paling tepat bagi Klien tersebut?
Memberikan kursi roda
Memijat daerah ektremitas
Memberi kebutuhan penuh
Melatih pergerakan ektremitas
Memotivasi untuk ambulasi
Ketika anda membawa obat ke pasien, ia melihat dan berkata ”Saya pikir, saya telah meminum obat tersebut. Perawat lain membawakan obat yang terlihat sama seperti ini.” Respon terbaik untuk meyakinkan pasien dalam situasi tersebut adalah?
“Tidak, anda belum mendapatkan obat ini.”
”Saya yakin anda belum mendapatkan obat ini, tapi saya akan kembali dan cek untuk kepastianya”
“Saya rasa perlu minum obat ini"
”Anda pasti bingung dengan obat kemarin. Silahkan, jangan khawatir diminum saja.”
”Saya telah mengecek sebelumnya, maka anda sebaiknya segera minum obat.”
Perawat melakukan pengkajian pada lansia yang mengalami kesulitan tidur di malam hari. Yang manakah kalimat klien yang menunjukkan bahwa klien memerlukan penjelasan lebih lanjut mengenai Langkah-Langkah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur?
“Saya minum teh panas sebelum tidur.”
“Saya mendengarkan music lembut kesukaan saya selama 30 menit sebelum tidur.”
“Saya sudah berhenti merokok.”
“Saya membaca 60 menit sebelum tidur.”
Perawat gerontik sedang melakukan pengkajian pada beberapa penghuni pusat pelayanan jangka Panjang yang berusia dari 65 sampai 80 tahun. Manakah perubahan fisiologis tidak normal yang mungkin tercatat oleh perawat?
Penurunan denyut jantung
Peningkatan frekuensi pernapasan
Peningkatan kejadian terbangun di kala tidur
Penurunan ketajaman visual
Peningkatan kerentanan terhadap infeksi saluran kemih
Seorang lansia berusia 68 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan diri. Hasil pengkajian lansia pegel pada area leher belakang, sakit kepala, dan jantung berdebar. Obeservasi tanda-tanda vital: tekanan darah 170/100 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, frekuensi napas 20x/menit. Perawat melakukan Tindakan relaksasi progresif. Apakah prioritas utama dari Tindakan pada kasus?
Penurunan tekanan darah
Penurunan nyeri
Penurunan pegel
Rasa nyaman
Rasa aman
Rasa nyaman
Rasa aman
Bapak M berusia 68 tahun dirawat di rumahnya mengeluh sesak, batuk, berkeringat di malam hari, batuk bercampur darah. Saat dilakukan pemeriksaan fisik suhu 39o C, ronchi(+), RR 25 x/ menit. Apakah masalah keperawatan utama yang tepat pada klien tersebut?
Pola nafas tidak efektif
Hipertermi
Risiko penurunan perfusi jaringan
Defisit pengetahuan tentang TBC paru
Perilaku kesehatan cenderung beresiko
Perawat A mengkaji seorang lansia usia 85 tahun didapatkan masalah ketergantungan sebagian, memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes mellitus, terdapat gangguan penglihatan dan pendengaran karena memiliki riwayat katarak dan tinitus. Berdasarkan aspek pendekatan holistik pada perawatan jangka panjang. Intervensi keperawatan apa yang perlu diberikan?
Peningkatan adaptasi atau mekanisme koping
Kerjasama dengan lintas sektor atau program
Pemenuhan ADLs
Memberikan dukungan spiritual
Pemberdayaan keluarga dan masyarakat
1. Seorang laki-laki usia 75 tahun dirawat diruang Geriatrik dengan keluhan tidak mau makan sejak seminggu yang lalu, minum air juga kurang. Klien tampak lemas, pucat, turgor kulit menurun, mukosa mulut kering. Klien terpasang infus Dextrose 5%, 20 tts/menit. Klien mengeluh malas makan dan minum karena anak kesayangan tidak datang membesuknya.
Apa tindakan keperawatan utama terhadap klien di atas?
Asupan gizi dan minum yang cukup
Pendampingan klien saat makan
Penyajian makanan yang aromatis
Pemberian makanan yang bervariasi
Jadwal makan dipatuhi
1. Seorang wanita, usia 70 tahun, mengalami kemunduran fisik yang ditandai dengan kulit yang mengendor, rambut memutih, mengalamin konstipasi, penurunan pendengaran, penglihatan, sensitivitas emosional meningkat dan penurunan berbagai fungsi organ vital
Apa diagnosa keperawatan utama pada klien di atas?
Kelelahan
Gangguan mobilitas fisik
Intoleransi aktivitas
Defisit perawatan diri
Gangguan pemenuhan kesehatan
Pada saat mahasiswa melakukan penyuluhan hipertensi di PSTW, lansia sangat antusias mendengar penyuluhan. Saat berlangsungnya penyuluhan lansia mampu menyebutkan kembali pengertian, penyebab, tanda gejala dan akibat lanjut dari penyakit hipertensi tersebut. Bahkan diberi pertanyaan, lansia memberikan umpan balik yang baik sesuai materi yang diberikan.
Apakah respon verbal yang harus dilakukan perawat sesuai dengan respon lansia?
Memberi renforcement (+) pada lansia
Melanjutkan tentang pengobtan tradisional pada lansia
Mengevaluasi kembali tentang hipertensi
Memberikan pertanyaan selanjutnya pada lansia
Mengulang kembali tentang hipertensi
Seorang lansia umur 75 tahun, mengalami kehilangan kesadaran, badan, kaki, tangan dan hidung teraba dingin dan lembab, denyut nadi tidak teratur. Pada saaat perawat melakukan pengukuran TD didapatkan hasil TD 80/50 mmHg.
Dari data diatas, ini merupakan tanda-tanda dari seseorang yang mengalami
Tanda dari penyakit kronik
Tanda dari penyakit akut
Tanda penyakit lansia
Tanda penyakit terminal
Tanda kematian lansia
Agar seorang lansia tidak merasa bosan tinggal dipanti, maka kita perlu memberikan pengegaran pada lansia salah satunya terapi modalitas/ terapi aktivitas kelompok. Bentuk dari TAK salah satunya adalah terapi okupasi.
Dari kasus diatas yang termasuk terapi okupasi adalah
Meningkatkan rasa kasih sayang dan mengisi hari-hari lansia
Meningkatkan sosialisasi, gairah hidup dan menurunkan rasa bosan kapada lansia
Meningkatkan produktifitas dengan menghasilkan karya dari bahan yang telah tersedia
Menghibur lansia sehingga Meningkatkan gairah hidupnya
Meningkatkan daya ingat lansia agar lansia tidak cepat pikun
Seorang perempuan berusia 65 tahun, mengeluh badannya panas, lemas, tidak ada nafsu makan, perut terasa kembung dan begah, lidah terasa pahit, konstipasi, perut nyeri. Hasil pemeriksaan TD 110/70 mmHg, Nadi 100 kali permenit, pernapasan 20 kali permenit, Suhu axilla 39°C.
Apakah tindakan keperawatan yang akan saudara lakukan pada pasien tersebut?
Pemberian kompres hangat
Anjurkan Bed rest total
Pemberian Huknah
Pemberian diit lunak
Pemasangan infus
Seorang laki-laki 69 tahun tinggal di Panti Sosial Tresna Werda Kasih Sayang Ibu sudah 1 tahun. Sejak ditinggal istrinya (meninggal), anak - anak pasien memutuskan agar ayahnya tinggal di panti agar ada yang mengurusi pasien. Pasien mengikuti keinginan anak-anaknya karena mereka tidak mempunyai waktu yang banyak dan cukup sibuk. Sejak tinggal di panti pasien dengan mencoba beradaptasi terhadap lingkungan barunya dan menerima semua keadaan saat ini. Walau tidak begitu membuat bahagia tapi bagi pasien ini adalah yang terbaik.
Berdasarkan ilustrasi di atas , apakah tipologi pasien tersebut
Tipe arif dan bijaksana
Tipe tidak puas
Tipe pasrah menerima
Tipe mandiri
Tipe bingung
1. Lansia perempuan umur 68 tahun, tinggal di PSTW sejak 5 tahun yang lalu. Saat lansia memeriksakan kesehatan ke poliklinik, lansia mengeluh bibir pecah-pecah, gatal-gatal dieluruh tubuh, ada bekas lecet di daerah siku pasien. Apa intervensi yang tepat untuk kasus diatas
Personal hygiene
Pakai salap atau bedak
Mencuci tangan
Ciptakan udara yng bersih dan segar
Membersihkan laken secara teratur
bu H usia 70 tahun di PSTW A memiliki riwayat hipertensi. Klien sudah memiliki tanda- tanda penurunan fungsi kognitif, ditandai dengan sering lupa terhadap hari atau lupa meletakkan kaca mata. Apakah hal terpenting yang harus diajarkan kepada keluarga?
Cara minum obat yang aman
Memantau klien minum obat
Menghubungi dokter untuk memerintahkan
Memberikan obat tepat waktu
Memberikan nomor obat sesuai tanggal dan waktu minum obat
Bapak I berusia 72 tahun mengeluh sesak nafas setelah jalan kaki di sekitar PSTW pada sore hari. Klien mengeluh tubuhnya terasa dingin, denyut nadi tidak teratur. Perawat yang bertugas melakukan pemeriksaan dan didapatkan hasil : Nafas 18x/menit, Suhu : 36,8 C, Nadi : 90 x / menit. Hasil wawancara: klien memiliki riwayat hipertensi sejak 5 tahun yang lalu sejak ditinggal meninggal oleh istrinya. Apakah tindakan keperawatan prioritas yang akan anda berikan?
Memberikan oksigen sesuai dosis
Menganjurkan lanjut usia bedrest
Memberikan posisi semi fowler
Menganjurkan lanjut usia istirahat
Memberikan perhatian pada klien
Ibu J berusia 70 tahun dirawat di rumahnya. Anggota keluarga mengatakan klien mengalami batuk sudah lama tak kunjung sembuh dan pernah berobat ke puskesmas namun tidak tuntas. Berdasarkan hasil pengkajian kondisi rumah lembab, ukuran rumah 3 x 4 meter dihuni oleh 5 orang. Apakah masalah keperawatan utama pada klien tersebut?
Defisit pengetahuan tentang penularan penyakit TBC
Perilaku kesehatan cenderung beresiko
Hambatan pemeliharaan kesehatan keluarga
Ketidakefektifan performa peran
Ketidakefektifan pola nafas
