WorksheetsArti Penting Kebangkitan Nasional
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Dua system pengajaran yang diberlakukan oleh pemerintahan Belanda adalah Pendidikan
Formal dan Nonformal
Umum dan Kejujuran
Dasar dan menengah
Formal dan Jujur
Praktik tanam paksa dihentikan pada tahun 1879 setelah dikeluarkannya Undang-Undang Agraria dan Undang-Undang Gula. Setelah itu, para penguasa asing diberi hak untuk menanam modal di Indonesia. Kebijakan ini disebut kebijakan
Kerja Rodi
Cultur Stelsel atau Sistem tanam paksa
Pintu Terbuka
Landrente atau sistem sewa tanah
Pendidikan umum yang didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda yang ditempu selama tuju tahun setingkat Sekolah Dasar adalah
HIS (Hollandsch Inlandsche School)
MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs)
AMS (Algemene Middelbare School)
STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen)
Secara nyata, pemikiran yang merupakan sebuah kritik terhadap politik tanam paksa yang diberlakukan oleh Belanda. Salah satu efek yang penting adalah lahirnya organisasi Boedi Oetomo. Perkembangan organisasi-organisasi modern dipengaruhi oleh adanya
politik identitas
politik etis
politik otoriter
politik adu domba
Organisasi Boedi Oetomo berdiri atas ide dan gagasan yang diutarakan oleh
Soetomo
Goenawan Mangoenkoesoemo
Dr. Wahidin Soedirohoesodo
H.O.S Tjokroaminoto
Boedi Oetomo berdiri pada tahun
20 Mei 1908 di Jln Abdurrahman Saleh 26 Jakarta
20 Mei 1980 di Jln Abdurrahman Saleh 26 Jakarta
20 Mei 1907 di Jln Abdurrahman Saleh 26 Jakarta
20 Mei 1906 di Jln Abdurrahman Saleh 26 Jakarta
Sarekat Dagang Islam (SDI) yang pertama kali didirikan oleh
Tirtoadisuryo pada 1909 di Batavia
H.O.S Tjokroaminoto pada 1909 di Batavia
H. Samanhudi pada 1909 di Batavia
Dr. Wahidin Soedirohoesodo pada 1909 di Batavia
Factor yang mendorong pesatnya perkembangan Serikat Islam adalah tumbunya kesadaran akan sebuah bangsa dan
Terdapat sifat kerakyatan dan dasar agama Islam
Terdapatnya fantasisme yang memunculkan peperangan
Meningkatnya kemampuan pedagang Thionghoa
Dipimpin oleh H.O.S Tjokroaminoto
Indische Partij (IP) didirikan di Bandung pada tanggal …….. oleh tiga serangkai, yakni Douwes Dekker (Setyabudi Danudirjo), dr. Tjipto Mangkusumo, dan Soewardi Soeryaningrat (Ki Hajar Dewan Tara)
24 Desember 1912
25 Desember 1912
26 Desember 1912
25 Januari 1912
Indische Partij memperkenalkan paham kebangsaan yang disebut …………, yang tidak mebedakan keturunan, suku, agama, kebudayaan, Bahasa, dan adat istiadat
Indische Nasionalism ‘Nasionalisme Hindia’
Indische los van Holland ‘Indonesia bebas dari Belanda’
Indie voor Indiers ‘Hindia untuk orang Hindia’
Tutwuri Handayani
