wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

cerpen 11

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Cerpen adalah salah satu karya sastra yang berbentuk …

a)

bait

b)

baris

c)

dialog

d)

prosa

e)

nonfiksi

2.

Pernyataa di bawah ini yang menunjukkan perbedaan cerpen dan novel adalah ….

a)

Novel tidak ada konflik sedangkan cerpen ada konflik

b)

Novel tidak berbentuk prosa sedangkan cerpen berbentuk prosa

c)

Novel bercerita tentang seorang tokoh sedang cerpen bercerita tentang pengalaman hidup

d)

Cerpen bercerita tidak sampai menimbulkan perubahan nasib, sementara novel sebaliknya

e)

Cerpen dan novel masing-masing mempunyai tema

3.

Salah satu unsur Instrinsik cerpen adalah …

a)

Klimaks

b)

Latar/Setting

c)

Sajak

d)

Typografi

e)

Suspens

4.

Salah satu unsur Ekstrinsik cerpen adalah

a)

Gaya penyampaian cerita

b)

Penokohan

c)

Latar Budaya Pengarang

d)

Tanggapan pembaca

e)

Tampilan ilustrasi cerpen

5.

Struktur yang berisi pengenalan latar cerita berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerpen terdapat dalam ....

a)

abstrak

b)

orientasi

c)

komplikasi

d)

deskripsi umum

e)

koda

6.

“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.


Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …

a)

A. nisa dan Handoko tidak jadi menikah.

b)

B. Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.

c)

C. Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.

d)

D. Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia.

7.

2.Penyebab konflik pada kutipan cerpen di atas adalah …

a)

A. Status Handoko yang sudah mempunyai istri.

b)

B. Mama yang menginginkan menantu orang kaya.

c)

C. Handoko yang belum mempunyai pekerjaan tetap.

d)

D. Mama yang mempersalahkan masa lalu Handoko.

8.

11. Bacalah kutipan cerpen berikut!

Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini.


Kutipan cerpen tersebut berlatar?

a)

Siang hari

b)

Sore hari

c)

Malam hari

d)

Pagi hari

9.

Pak Balam menutup matanya kembali, dan dia terbaring demikian letih telah berbicara begitu banyak. Mereka duduk mengelilinginya dengan pikiran masing-masing. Cerita Pak Balam menimbulkan kesan yang dahsyat sekali dalam hati mereka. Mereka ingin dapat selamat sampai ke kampung, meninggalkan hutan dengan harimau maut jauh-jauh di belakang. Akan tetapi, mengakui dosa-dosa di depan kawan semua.


Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ...

a)

orang ketiga pengamat

b)

orang ketiga serba tahu

c)

orang pertama pelaku utama

d)

orang pertama pelaku sampingan

e)

orang kedua

10.

Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pelayat sudah pulang. Sementara aku masih duduk sambil sesekali menyeka air mata. Ibu yang selama ini paling aku hormati dan sayangi tadi malam telah menghadap Sang Pencipta.


Latar suasana yang tergambar pada kutipan cerita tersebut adalah ….

a)

haru

b)

kecewa

c)

sedih

d)

khawatir

e)

marah

11.

(1) “Sedekah, Pak,” ujar ibu di depanku membuyarkan kegilaanku. (2) Aku menggeleng. (3) Ibu itu kembali menoleh kepadaku, tetapi aku tetap menggeleng. (4) Aku sadar akan kekurangan dan kemiskinan yang juga menjeratku. (5) Haruskah aku menolong, padahal saat ini aku juga sedang membutuhkan pertolongan? (6) Apa salahnya aku memberikan sedikit dari yang kumiliki.

Bagian yang membuktikan rasa kebimbangan tokoh utama terdapat dalam kalimat nomor ….

a)

(1)

b)

(3)

c)

(4)

d)

(5)

12.

(1) Layang-layang Adi tiba-tiba menukik dari atas menyambar layang-layang Badu. (2) Akibatnya, ada bagian kertas layang-layang Badu yang robek. (3) Dan... ketika diadu kembali, layangan Badu pun putus. (4) Badu memandang layang-layangnya seolah-olah tidak percaya. (5) Perasaan sedih dan malu menjadi satu. (6) Akhirnya Badu mengakui kekalahannya.


Watak tokoh Badu pada kutipan novel tersebut adalah ...

a)

pemalu

b)

berjiwa besar

c)

sombong

d)

angkuh

13.

Cermati kutipan cerpen berikut!

Hingga tiga bulan lalu, suami Melani masih bisa menggarap lahan Pak Minto. Lahan itu sebelumnya hanya lahan mati dengan rumput ilalang setinggi orang dewasa. Setelah Melani dan suaminya datang sebagai keluarga jauh yang merantau, Pak Minto mengizinkan keduanya memanfaatkan lahan itu untuk cocok tanam. Daripada jadi lahan tak terurus, begitu kata Pak Minto.

Nilai sosial yang terdapat pada kutipan tersebut adalah ...

a)

seorang suami yang masih bisa menggarap lahan

b)

seseorang yang bisa memanfaatkan lahan mati

c)

suami istri yang datang sebagai keluarga perantau

d)

menolong orang yang memerlukan pekerjaan

e)

suami yang bekerja keras menghidupi keluarganya

14.

Cermati kutipan novel berikut ini!

Di rumah aku belajar sampai jauh malam dan penyakit insomnia ternyata malah mendukungku. Aku adalah penderita insomnia yang paling produktif karena saat-saat tak bisa tidur kugunakan untuk membaca. Jika kelelahan belajar aku melakukan penyegaran mental yaitu kembali membuka buku. Seandainya Mereka Bisa Bicara dan di sana kutemukan bagaimana Herriot menghadapi kesulitan membuktikan dirinya di depan para petani Derbyshire yang sangat skeptis, keras kepala, dan antiperubahan. Dari buku itu juga aku merasakan angin pagi lembah Edensor yang dingin bertiup merasuki dadaku yang sesak setelah menyelusup di antara dedaunan astuaria. Membaca semua itu semangatku kembali terpompa dan hatiku semakin bening siap menerima pelajaran-pelajaran baru.

(Laskar Pelangi, Andrea Hirata)

Pembuktian latar tempat dalam kutipan tersebut terdapat dalam bagian ...

a)

Aku adalah penderita insomnia yang paling produktif karena saat-saat tak bisa tidur kugunakan untuk membaca.

b)

Di rumah aku belajar sampai jauh malam dan penyakit insomnia ternyata malah mendukungku.

c)

Jika kelelahan belajar aku melakukan penyegaran mental yaitu kembali membuka buku.

d)

Seandainya Mereka Bisa Bicara dan di sana kutemukan bagaimana Herriot menghadapi kesulitan membuktikan dirinya di depan para petani Derbyshire yang sangat skeptis, keras kepala, dan antiperubahan.

e)

Dari buku itu juga aku merasakan angin pagi lembah Edensor yang dingin bertiup merasuki dadaku yang sesak setelah menyelusup di antara dedaunan astuaria.

15.

"Akhir-akhir ini kamu kok kelihatan tidak begitu suka dengan hidangan makan siang Ibu. Kenapa nak?"tanya Ibu sambil membelai Sandi lembut.


Dari kutipan cerita tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa watak Ibu adalah ...

a)

penyabar

b)

penasaran

c)

perhatian

d)

pemarah

16.

Di kelas, tadi, Beningya sudah sibuk membayang-bayangkan gambar apakah kartu pos Mama kali ini? Hingga Bu Guru menegurnya karena terus-terusan melamun.

(Dikutip dari cerpen "Kartu Pos dari Surga)


Watak tokoh Beningya dalam kutipan cerpen tersebut adalah....

a)

A. suka menghayal

b)

B. cerdas

c)

C. pemberani

d)

D. peduli

17.

Pukul 11.20

Enggak bisa tidur, ya? Mo tidur di kamar Papa?”

Besok Papa bisa antar Beningnya enggak?” tiba-tiba anaknya bertanya.

Ngantar ke mana? Pizza Hut?”

Beningnya menggeleng.

“Ke mana?”

“Ke rumah Pak Pos.”


Latar tempat kutipan cerpen tersebut....

a)

A. kamar tidur

b)

B. dapur

c)

C. ruang tamu

d)

D. ruang makan

18.

Aku sungguh tidak mengerti, bagaimana seseorang bisa yakin akan sesuatu tanpa dasar-dasar yang jelas. Aku merasa pemikiran tentang tamu benar-benar menggangguku. Jangan-jangan tamu yang akan datang benar-benar membawa bencana.


Watak tokoh Aku pada kutipan cerpen "Ada Kupu-kupu Ada Tamu" yaitu....

a)

A. penakut

b)

B. pemarah

c)

C. ragu-ragu

d)

D. tidak percaya pada tahayul

19.

Kemudian mendadak muncul puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan kupu-kupu aneka warna berterbangan dan memenuhi pandanganku. Istriku berteriak dan memegang tanganku, kurasakan pegangannya terlepas dan tak kudengar lagi suaraku sendiri.


Latar suasana pada kutipan cerpen tersebut yaitu....

a)

A. damai

b)

B. ketakutan

c)

C. sedih

d)

D. sepi

20.

“Siti, aku minta maaf. Selama ini aku selalu memusuhimu hanya karena kamu tidak mau memberi jawaban saat ulangan. Aku merasa bersalah. Ternyata kamu sahabat sejatiku. Meskipun aku sudah menyakitimu, kau tetap mau menolongku saat aku kecelakaan,”kata Dina sambil mengulurkan tangan ketika sampai di rumah.


Pesan pada cerpen tersebut yaitu....

a)

A. Jangan hanya mengaku sahabat ketika mendapat jawaban saat ulangan.

b)

B. Jangan percaya kepada teman.

c)

C. Sayangilah temanmu seperti kamu menyayangi keluargamu.

d)

D. Tolonglah orang lain meskipun ornag tersebut pernah menyakitimu.

21.

“Setidak-tidaknya, sebagai gambaran apakah Anda bersedia seandainya nanti Dewan Komisaris menunjuk Anda sebagai wakil saya?” Taksu menunduk, “Saya sungguh tidak berani mengatakan apa-apa sebelum terjadi.”


Karakter Taksu sesuai dengan penggalan cerita tersebut adalah ….


a)

sombong

b)

rendah hati

c)

penakut

d)

jujur

22.

Bacalah kutipan cerita pendek berikut dengan cermat!

Entah mengapa, begitu ibu selesai berkata mengenai malaikat yang pada suatu saat akan datang, saya lupa

kata-kata ibu. Saya hanya ingat, ibu selalu berbuat baik kepada siapa pun, dan sering sekali ibu saya memberi nasihat kepada saya untuk meniru perbuatan-perbuatannya. Sebagai anak yang baik, saya selalu menurut. Pada suatu hari, entah umur berapa saya, pada waktu ibu menyuruh saya untuk pergi, entah ke mana. “Lupakanlah saya, Haruman, pergilah untuk mencari pengalaman. Pada waktunya nanti, kamu pasti akan merasa bahwa waktumu untuk kembali kepada saya telah tiba.” Mata yang Indang, Cerpen Pilihan Kompas 2001)

Perwatakan tokoh ibu dalam cerpen tersebut dikemukakan melalui… .

a)

Dialog antartokoh

b)

Tingkah laku tokoh-tokohnya

c)

Dideskripsikan secara langsung dan tidak langsung

d)

Dideskripsikan secara langsung oleh pengarang

e)

Dideskripsikan secara tidak langsung melalui tanggapan tokoh lain

23.

“Benar, semua itu nenek lakukan atas persetujuan seluruh keluarga. Hanya perasaan nenek tak bisa dibohongi. Nenek, sebagai seorang ibu, merasa lari dari tanggung jawab dan sangat rindu pada keluarga karena jauh dari mereka.” “Menurut aku, nenek seorang ibu yang bertanggung jawab.” “Itulah sebabnya nenek kurang setuju kau tulis riwayat nenek.”

Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah ...

a)

Nenek sangat rindu pada keluarga karena jauh dari mereka.

b)

Nenek pergi jauh demi tanggung jawabnya kepada keluarga.

c)

Nenek merasa bersalah karena telah meninggalkan keluarga.

d)

Aku, seorang cucu, yang sayang kepada neneknya.

e)

Aku gagal menulis riwayat hidup nenek tercinta.

24.

Kejadian begitu cepat. Aku pulang pukul 12 siang. Segera kuparkir motor bututku di halaman sekolah. Lalu, aku segera berlari ke tempat fotokopi. Wow, betapa terkejutnya diriku tatkala kulihat ada seorang gadis di situ. Mungkin dia karyawan baru di tempat fotokopi ini. Rambutnya yang terurai panjang serasa memesona semua orang yang melihatnya.

Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam penggalan cerpen tersebut adalah ...

a)

orang pertama pelaku utama

b)

orang pertama sebagai pengamat

c)

orang pertama dan orang ketiga

d)

orang ketiga terarah

e)

orang ketiga serba tahu

25.

Dan utusan itu pergi ke gadis itu dan berkata, “Putra raja mencintaimu dan bermaksud memperistrimu”. Dan gadis itu menjawab, ”Apa pekerjaanya?” dan utusan itu menjawab, ”Ya, dia kan putra seorang raja; dia tidak bekerja”. Dan gadis itu berkata, ”Dia harus belajar sesuatu”. Dan utusan itu kemudian kembali pada raja dan menceritakan apa yang dikatakan anak perempuan gembala. Kemudian raja kepada putranya,”Anak gembala itu menginginkan kau belajar bekerja. Apakah kau tetap menginginkannya sebagai istrimu?” Dan anak raja menjawab, ”Ya, hamba akan belajar menenun, diajari membuat pola, warna, dan hiasan tenunan.” (Anak Perempuan Gembala, William Saroyan)

Amanat yang dapat ditemukan dalam kutipan cerpen tersebut adalah...

a)

Seorang gadis wajib menanyakan pekerjaan laki-laki yang meminangnya.

b)

Dalam meminang seorang gadis, hendaknya menggunakan jasa perantara/ utusan.

c)

Orang tua harus mewujudkan keinginan anaknya.

d)

Seseorang dinilai bukan karena orang tuanya, melainkan karena kemampuannya sendiri.

e)

Seorang anak raja hendaknya menguasai ilmu tentang tekstil karena tekstil merupakan kebutuhan pokok rakyatnya.

26.

Bacalah kutipan cerpen berikut!

”Aku tidak percaya! Aku tidak percaya, jika hanya oleh melompat-lompat dan berkejaran semalaman penuh. Aku tidak percaya itu. Aku mulai percaya desas-desus itu bahwa kau orang yang tamak. Orang yang kikir. Penghisap. Lintah darat. Inilah ganjarannya! Aku mulai percaya desas-desus itu, tentang dukun-dukun yang mengilui luka sunatan anak-anak kita. Aku mulai yakin bahwa itu karena kesombonganmu, kekikiranmu, angkuhmu, dan tak mau tahu dengan mereka. Aku yakin, mereka menaruh racun di pisau dukun-dukun itu.” (”Panggilan Rasul”, Hamsad Rangkuti)

Pendeskripsian watak tokoh ”aku” yang digunakan pengarang dalam kutipan cerpen di atas adalah….

a)

lingkungan sekitar tokoh

b)

menguraikan watak tokoh

c)

tanggapan tokoh lain

d)

dialog antar tokoh

e)

melalui pikiran tokoh

27.

Berikut ini yang tidak termasuk aturan penulisan cerpen adalah....

a)

cerpen harus pendek

b)

cerpen seharusnya mengarah untuk membuat efek yang tunggal dan unik

c)

cerpen harus ketat dan padat

d)

cerpen harus tampak sungguhan

e)

cerpen harus dimuat di media massa

28.

(1) Agaknya budaya modern yang memusingkan otak seorang guru desa seperti saya sudah demikian berakarnya di hati anak-anak muda kita. (2) Dan yang lebih menakutkan sudah mulai menjalar dan menyentuh anak desa, termasuk anak saya. (3) "Good morning Pak Marjuki, how are you hari ini?" tanya seseorang mengagetkanku. (4) Rasa kagetku berubah jadi takjub, bingung, dan takut. (5) Di depanku berdiri sesosok makhluk modern, mirip yang ada di sinetron televisi. (6) Aku begitu ketakutan sampai tidak bisa mengatakan sepatah kata pun. (7) Ternyata sulur-sulur akar modernisasi mulai menjalar ke tempatku mengajar. (8) Damainya hutan pinus di lereng gunung yang memagari dusun kecil ini mulai terusik oleh keganasan budaya "gaul". (9) Bahkan di depanku korban "gaul" seolah mau menerkamku. (10) Betapa tidak, Bu Guru Istikomah datang dengan tampang baru, rambutnya yang ikal panjang hitam indah, kini berubah lurus bagai sapu ijuk kena percikan cat cokelat.

Pembuktian watak tokoh "aku" yang pencemas dalam kutipan tersebut terdapat pada kalimat nomor...

a)

(1), (2), dan (8)

b)

(1), (4), dan (6)

c)

(2), (6), dan (7)

d)

(4), (6), dan (9)

e)

(4), (8), dan (10)

29.

(1) Aku terus mengekori Ayah berjalan ke arah lain dan melakukan hal yang sama dengan tiga laki-laki lagi. (2) Bersalaman lama, dibawah sarung, saling menatap. (3) Pada orang terakhir Ayah menyodorkan sebungkus uang, dan gantinya Ayah menarik seekor sapi gemuk keluar lapangan. (4) Sapi lalu dinaikkan ke otoprah, dikirim langsung ke kampung kami di Maninjau. (5) Amanat dari jamaah surau kami untuk membeli seekor sapi untuk kurban Idul Adha minggu depan telah di tunaikan Ayah.

(Negeri 5 Menara, A. Fuadi)

Kalimat yang membuktikan latar tempat bahwa peristiwa pada kutipan tersebut berada di pasar ternak adalah ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

30.

Bacalah penggalan teks cerita berikut!

Sampai bisa niat mencuri masuk ke dalam kepalaku,” pikirnya,malu pada diri sendiri. (1) Buku-buku tulis yang telah diperiksanya itu dimasukkannya cepat-cepat ke dalam laci meja, seakan-akan dia takut tergoda kalau lama-lama dilihatnya, dan laci itu dikuncinya. (2) Beberapa saat dia bertopang dagu demikian.(3) Kemudian dia mengambil gelas yang tertelungkup di meja.(3) Gelas yang sedikit kotor, karena jarang dicuci dengan sabun.(4) Dia berdiri, dan pergi ke kran air di belakang kelas.(5) Sesuatu menggelepar dalam perutnya.(6) Gelepar urat-urat perut yang kosong.(7) Gelas itu diisinya penuh-penuh kemudian diangkatnya tinggi-tinggi seperti orang dalam upacara hendak minum air anggur atau sampanye, dan kemudian air itu diminumnya, teguk-teguk besar yang tidak putus-putus kelihatan lewat dalam tenggorokannya; buah lehernya turun naik ikut dengan setiap teguk yang lewat.(8) Gelas itu diisinya sepenuh-penuh, dan jari telunjuknya dimasukkannya, ke dalamnya, dan diputarnya di sepanjang pinggir gelas itu.(9) Kemudian air dalam gelas itu digoncangnya keras-keras dan airnya dibuangnya ke rumput.(10)

Sumber: Mochtar Lubis, Jalan Tak Ada Ujung

Watak tokoh dalam penggalan novel tersebut tergambar jujur, hal itu tersirat dalam kalimat nomor...

a)

(1) dan (2)

b)

(3) dan (4)

c)

(5) dan (6)

d)

(7) dan (8)

e)

(9) dan (10)

31.

Tokoh protagonis adalah tokoh yang memiliki ciri sebagai berikut ini, kecuali....

a)

Biasanya tokoh ini mewakili tokoh yang berwatak baik, pahlawan.

b)

Biasanya lebih dari satu tokoh.

c)

Intensitas keterlibatan tokoh dalam peristiwa-peristiwa tinggi

d)

Berhubungan dengan tokoh-tokoh yang lain

e)

Seringkali tertulis dalam judul cerita.

32.

Dengan metode ini pengarang melalui pencerita mengisahkan sifat-sifat tokoh, hasrat, pikiran dan perasaannya, kadang-kadang dengan menyisipkan kilatan atau komentar pernyataan setuju atau tidak setuju akan sifat-sifat tokoh itu.

Metode yang dimaksud adalah....

a)

analitis

b)

taklangsung

c)

ragaan

d)

dramatik

e)

persuasif

33.

(1) timbulnya konflik, (2) pengenalan atau pemaparan yang biasanya berisi deskripsi tokoh dan/atau settingnya, (3) selesaian, (4) konflik memuncak atau klimaks, (5) peleraian.

Dalam sebuah cerita, biasanya alur memiliki struktur....

a)

2-1-4-3-5

b)

2-1-4-5-3

c)

1-2-3-4-5

d)

1-2-4-5-3

e)

4-2-1-5-3

34.

Konflik adalah perselisihan yang timbul sebagai akibat adanya dua kekuatan yang bertentangan, satu di antaranya diwakili oleh manusia/pribadi yang biasanya menjadi protagonis di dalam cerita itu. Dua kekuatan yang bertentangan itu dapat berupa pertentangan antara diri protagonis dengan hal-hal berikut ini, kecuali....

a)

kekuatan alam

b)

masyarakatnya

c)

orang atau tokoh lain

d)

dirinya sendiri

e)

mimpi

35.

Dalam sebuah cerita, latar tidak memiliki fungsi berikut.

a)

memberikan informasi situasi

b)

menyatakan ruang dan waktu sebagaimana adanya

c)

sebagai proyeksi keadaan batin para tokoh

d)

latar menjadi metafor dari keadaan emosional dan spiritual tokoh

e)

sebagai kontras terhadap keadaan lahir tokoh

36.

Dalam pencerita ..., pencerita hanya mampu menceritakan apa yang dapat dilihat atau didengar dari tokoh-tokoh dan lingkungannya.

a)

diaan terbatas

b)

diaan serbatahu

c)

akuan sertaan

d)

akuan tak sertaan

e)

orang kedua terbatas

37.

Pada umumnya cerita pendek merupakan cerita yang habis dibaca sekitar sepuluh menit atau setengah jam. Jumlah katanya sekitar ... kata. Olek karena itu, cerita pendek sering diungkapkan dengan “cerita yang dapat dibaca dalam sekali duduk”.

a)

500-5.000

b)

1000-10.000

c)

500-10.000

d)

5000-10.000

e)

500-1000

38.

Untuk menemukan keberadaan suatu nilai dalam cerpen, kita dapat mengajukan sejumlah pertanyaan, misalnya sebagai berikut, kecuali...

a)

Mengapa tokoh A mengatakan hal itu berkali-kali?

b)

Mengapa latar cerita itu di sekolah dan pada sore hari?

c)

Mengapa pengarang membuat jalan cerita seperti itu?

d)

Mengapa mengungkapkan nilai cerita seperti itu?

e)

Mengapa seorang tokoh dimatikan sementara yang lain tidak?

39.

Ia ingin menemui anak gadisnya itu tanpa ketakutan; ingin ia mendekapnya, mencium bau keringatnya. Dalam pikirannya, Cuma anak gadisnya yang masih mau menyambutnya dirinya. Dan mungkin ibunya, seorang janda yang renta tubuhnya, masih berlapang dada

menerima kepulangannya.

Watak tokoh dalam penggalan cerpen di atas disampaikan melalui....

a)

pengungkapan jalan pikiran tokoh

b)

penggambaran oleh tokoh lain

c)

penggambaran tata kebahasaan tokoh

d)

penggambaran lingkungan kehidupan tokoh

e)

teknik analitik langsung

40.

2. Bacalah kutipan cerpen berikut!


Terik. Hari ini begitu panas, sampai-sampai cahaya matahari membuatkulitku hampir terbakar.Jemuranpun sekejab kering. Bau asap-asap polusi menyergap masuk ke paru-paru membuat kotor udara. Ditambah suara bising kendaraan yang lalu lalang dihadapan-ku, membuat suasana bertambah pengap dan panas. Aku hanya bisa melihat orang-orang itu di dalam mobil dengan AC yang membuat mereka sejuk. Berbeda dengan diriku, anak laki-laki dengan baju kumal berdiri di tepi jalan sambil membawa payung di genggaman. Aku hanya bisa menunggu hujan turun dan seseorang datang untuk menggunakan jasaku.


Dikutip dari: http://cerpenmu.com/cerpen-keluarga/di-balik-sebuah-payung.html..


Latar yang terdapat dalam kutipan cerpen….

a)

A. pagi hari, di rumah, sepi

b)

B. siang hari, di jalan raya, ramai

c)

C. sore hari, di terminal, ricuh

d)

D. malam hari, di gedung tua, sepi

e)

E. malam hari, di rumah, sepi

41.

3. Bacalah kutipan cerpen berikut!


Kemudian, ia sampai pada pemikiran bahwa yang jauh tetaplah di kejauhan. Yang dekat tetaplah pada kedekatan, kecuali yang jauh itu mendekat atau yang dekat itu menjauh. Miliknya akan tetap miliknya, kecuali ia rebut atau ia lepaskan. Begitu pun yang bukan miliknya akan menjadi miliknya jika merebutnya atau menerimanya dari orang lain. Kenangan dan imajinasi akan tetap seperti apa adanya. Dan kenyataan adalah di mana berada. Lalu, bocah itu tersenyum dengan penuh kemenangan. Kemenangannya atas sang nasib yang kini tidak akan bisa lagi merenggut kebahagiannya.

(Hujan, Yeni Puspita)


Tema penggalan cerpen tersebut adalah …..

a)

A. sesuatu yang jauh tidak akan ada pernah dekat

b)

B. pasang surut nasib orang

c)

C. nasib harus diperjuangkan

d)

D. tidak menyerah pada nasib

e)

E. kita harus menerima kenyataan hidup

42.

5. Bacalah penggalan cerpen berikut!


Pikiranku langsung terlempar dalam kenangan saat aku kelas enam SD waktu mencium bau obat yang menyengat dalam ruangan ini. Suatu hari sepulang sekolah aku langsung menuju ruang Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit umum karena sakit perut yang membuatku tidak bisa berjalan, hanya bisa mengerang.Semula aku masih bisa menahan rasa takut berada di sekeliling orang yang terbaring di atas kasur tipis beralaskan seprai putih, sampai tiba-tiba segerombolan perawat berpakaian putih mendorong dengan cepat sebuah kasur beroda dan dihentikannya tepat di sebelah kasurku. Di atasnya terbaring pria botak berlumur darah. Dia tidak bergerak sama sekali. Mulutnya menganga, mata terpejam menghadapku. Kata orang yang mengantar, orang di sebelahku ini kecelakaan sepeda motor.


(Benjolan, karya Harry Pratama)


Jenis alur dalam kutipan cerpen di atas adalah …

a)

A. alur maju

b)

B. alur kilas balik

c)

C. alur ganda

d)

D. alur linier

e)

E. alur ganda dan maju

43.

7. Nilai yang terdapat dalam cerpen yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia adalah nilai….

a)

a. sosial

b)

b. budaya

c)

c. agama

d)

d. politik

e)

e. moral

44.

6. Nilai yang terkandung dalam cerpen yang berisi masalah adat istiadat, kebiasaan, dan bahasa dalam kehidupan sosial disebut nilai ….

a)

a. sosial

b)

b. budaya

c)

c. agama

d)

d. pendidikan

e)

e. moral

45.

8. Bacalah teks cerpen berikut!


(1) Teman teman fajar bersorak gembira, (2) Daffa terkulai lemas karena layang-layang putus. (3) Senja pun tiba. (4) Ketika terdengar suara azan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi ke masjid. (5) Berita kemenangan Fajar atas daffa makin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik fajarmemang sakti. (6) Fajar menjadi makin tinggi hati.


Bukti nilai agama terdapat pada kalimat bertanda nomor ….

a)

a. (1)

b)

b. (2)

c)

c. (3)

d)

d. (4)

e)

e. (5)

46.

9. Salah satu nilai yang terkandung dalam cerpen adalah nilai sosial. Nilai sosial adalah …

a)

a. nilai yang berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan tuhan

b)

b. nilai yang menyangkut aturan-aturan yang terkait dengan hubungan antara manusia dengan tuhan

c)

c. nilai yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia

d)

d. menyangkut masalah adat istiadat, kebiasaan, dan bahasa dalam kehidupan sosialnya

e)

e. nilai yang menyangkut hubungan antar manusia dengan orang lain dalam kehidupan

47.

“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.

Penyebab konflik pada kutipan cerpen di atas adalah …

a)

Status Handoko yang sudah mempunyai istri.

b)

Mama yang menginginkan menantu orang kaya.

c)

Handoko yang belum mempunyai pekerjaan tetap

d)

Mama yang mempersalahkan masa lalu Handoko.

e)

Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko.

48.

Ketika tubuhnya digerogoti penyakit dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskim pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong.”begitulah enaknya jadi orang miskin,” batinnya,”dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.


Permasalahan pada kutipan cerpen di atas adalah …

a)

Tubuhnya digerogoti penyakit

b)

Buruknya pelayanan rumah sakit

c)

Susahnya menjadi orang miskin

d)

Banyak bangsal yang kosong

e)

Tidak mendapat fasilitas gratis

49.

Anak laki-laki itu merasa kasihan setiap kali menyaksikan si lelaki tua itu pulang dari laut setiap hari dengan perahu kosong. Ia pun selalu datang untuk menolong-nya membawakan gulungan tali atau kait besar dan kait kecil, serta layar yang sudah tergulung di tiang perahu. Layar itu bertambal karung gandum dan kalau tergulung di tiang tampak seperti panji-panji.


Pengarang menggambarkan watak tokoh anak laki-laki dalam kutipan cerital tersebut melalui ….

a)

pelukisan perilaku tokoh

b)

paparan langsung oleh pengarang

c)

pelukisan tempat tinggal tokoh

d)

pelukisan bentuk fisik tokoh

50.

Pagi ini cuaca begitu cerah suasana jiwaku yang penat karena setumpuk tugas. Namun, sekarang aku harus mulai bangkit dari tidurku dan mandi karena pagi ini aku harus bekerja keras.

Kutipan cerpen diatas menggunakan sudut pandang ...

a)

Orang ketiga diluar jalan cerita

b)

Orang ketiga serba tau

c)

Orang pertama pelaku sampingan

d)

Orang pertama pelaku utama