WorksheetsPilar Negara-Pancasila I
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Keberadaan nilai-nilai pancasila dapat dijadikan Ekasila yang dikemukakan oleh Ir. Soekarno dikenal sebagai
Sosio-Nasionalisme
Sosio-demokrasi
Berketuhanan yang berbudaya
Gotong Royong
Prinsip Kebangsaan
Atas nama persatuan Indonesia, hasil musyawarah sidang BPUPKI menghasilkan perdebatan khususnya pada sila pertama. Hal yang ditempuh oleh pendiri negara untuk mengatasi perdebatan tersebut adalah
Mengganti rumusan sila pertama
Menghilangkan 7 kalimat pada sila pertama
Memusyawarahkan perbedaan yang ada
Mendiskusikan makna dan nilai sila pertama
Mengganti istilah sila pertama
Usul perubahan sila pertama pada piagam Jakarta Oleh Moh. Hatta atas usul A.A. Maramis memberi dampak agar
Kemerdekaan dirasakan oleh rakyat pemeluk agama selain Islam mengingat kemerdekaan yang harus disegerakan
a. Perjuangan kemerdekaan didominasi oleh kelompok masyarakat yang bersal dari seluruh rakyat Indonesia
Menghindari perpecahan kelompok nasionalis dan kelompok agamis
Pengambilan keputusan yang harus dilakukan secara musyawarah untuk mufakat
Kepentingan kelompok tertentu dapat dimusyawarahkan
Pada 7 agustus 1945 BPUPKI dibubarkan Jepang. Untuk menindaklanjuti hasil kerja BPUPKI, pada 7 agustus 1945 jepang membentuk PPKI. Yang bukan merupakan Hasil sidang pertama yang diselenggarakan oleh PPKI yaitu
Mengesahkan UUD 1945
Membentuk 12 Departemen dan 44 Menteri Negara
Memilih dan Mengangkat Ir. Soekarno menjadi Presiden
Memilih dan mengangkat Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden
Tugas Presiden sementara dibantu oleh Komite Nasional Indonesia sebelum dibentuknya MPR dan DPR
BPUPKI dibentuk oleh Jepang dengan tujuan untuk merencanakan organisasi pemerintahan nasional dan rancangan konstitusi Negara Indonesia yang merdeka. Pembentukan BPUPKI ini dikarenakan oleh
Pemerintah Jepang menaruh rasa iba kepada masyarakat Indonesia akibat penjajahan
Pemerintah Jepang sibuk dengan perang melawan sekutu
Desakan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk membentuk BPUPKI
a. Pemerintah Jepang ingin berkontribusi dengan masyarakat Indonesia dalam pembentukan pemerintahan Indonesia
Mendapatkan simpati masyarakat Indonesia ditengah kekalahan dan sebuan oleh Sekutu
Para anggota BPUPKI dan Panitia Sembilan termasuk Soekarno dan Hatta menentukan Tujuan dirumuskannya Pancasila sebelum ditetapkan oelh PPKI sebagai dasar negara yang sah. Hal ini berarti tergolong dalam kausa
Materialis
Formalis
Efisien
Idealis
Finalis
Perhatikan rancangan usulan dasar negara berikut
(1) Peri Kebangsaan
(2) Persatuan
(3) Kesejahteraan Indonesia
(4) Kekeluargaan
Dari keempat pernyataan rumusan dasar negara tersebut, hasil dari usulan Moh. Yamin
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(1) dan (3)
(4) dan (2)
(4) dan (3)
Ir. Soekarno Juga mengemukakan bahwa kelima prinsip calon dasar negara bisa diperas menjadi Trisila yaitu
Ketuhanan, Kerakyatan, keadilan
Sosio nasionalisme, sosio kerakyatan, sosio Ketuhanan
Keadilan, persatuan, dan Kerakyatan
Sosio Keadilan, Permusyawaratan, sosio ketuhanan
Sosio nasionalisme, sosio demokrasi, dan ketuhanan
Pancasila dapat bertahan dalam menghdapi perubahan dan tantangan dalam masyarakat karena Pancasila sebagai ideologi memiliki setidaknya 3 dimensi yaitu dimensi realitas, idealism dan Fleksibilitas. Yang dimaksud dengan dimensi idealisme yaitu
Kemampuan sebuah ideologi untuk mencerminkan realitas yang hidup di Masyarakat dimana ia lahir atau kenyataan saat awal kelahirannya
a. Kemampuan suatu ideologi dalam memengaruhi sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan masyarakat
a. Kemempuan sebuah ideologi memberikan harapan-harapan kepada masyarakatnya untuk mewujudkan masa depan yang cerah melalui pembangunan
Menguasai semua bidang kehidupan masyarakat
Kemampuan membuat masyarakat untuk tunduk dan setia
Keberadaan Pancasila sudah ada sebelum dirumuskan menjadi 5 nilai yang saling bertautan dan tidak dapat dipisahkan, namun secara Yuridis Pancasila terdapat dalam
Pembukaan UUD 1945
Batang Tubuh UUD 1945
GBHN
Proklamasi
Sumpah Pemuda
Keberadaan Pancasila, baik sebagai dasar negara, ideology, dan pandangan hidup tidak akan bergeser di Negara Indonesia, Keyakinan ini dilandaskan
Pancasila merupakan kekuatan bangsa Indonesia
Letak Geografis Negara Kepulauan
Kebenaran dan Keyakinan terhadap Pancasila
Otonomi kedaerahan berasas persatuan
Keberagaman Masyarakat Indonesia
Arti dari Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah sama dan mutlak. Tidak ada pro dan kontra bagi seluruh bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Hal ini diartikan pancasila sebagai
Filsafat Bangsa Indonesia
Hakikat Bangsa Indonesia
Tujuan Bangsa Indonesia
Norma dasar Bangsa Indonesia
Landasan Idil Bangsa Indonesia
Pancasila sebagai Pandangan Hidup memiliki makna bahwa
Setiap Warganegara harus memiliki cita-cita
Setiap Warganegara harus menaati tata peraturan
Setiap warganegara harus menghormati sesama
Setiap Warganegara harus hidup mandiri
Setiap warganegara harus berkepribadian tinggi
Keterkaitan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah
Pancasila merupakan sumber norma dasar
Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum
Pancasila merupakan hukum tertinggi
Pancasila merupakan identitas bangsa
Pancasila merupakan karakter bangsa
Amanat Pancasila sebagai dasar sekaligus pandangan hidup negara Indonesia dalam penyelenggaraan negara adalah
Perluasan Ekonomi daerah
Perlunya tokoh sebagai teladan
Keikutsertaan warganegara dalam penyelenggaraan negara
Pelibatan Pejabat daerah dalam perumusan kebijaka
Transparansi Birokrasi
Paradigma Pancasila sebagai Pembangunan dimaksudkan untuk
Mewujudkan masyarakat maju dan berkembang
Menciptakan kondisi masyarakat sesuai dengan kepribadiaannya
Keberhasilan pembangunan nasional
Integrasi Nasional
Perataan Pembangunan Nasional
Salah satu sifat pancasila sebagai Ideologi terbuka adalah dinamis, hal tersebut memiliki arti bahwa
Mewujudkan tatanan demokrasi
Kemampuan penyesuaian diri terhadap perubahan
Kemampuan mewujudkan kesadaran hukum
Mewujudkan proses kehidupan sosial politik, dan humaniora secara rasional
Kemampuan untuk membangkitkan rasa nasionalisme
Yang bukan merupakan ciri Pancasila sebagai Ideologi terbuka yaitu
Merupakan hasil musyawarah bersama
Merupakan ideologi bagi masyarakat
Menyesuaikan dengan perkembangan zaman
Memiliki kemauan untuk bekerjasama dengan dunia Internasional
Memiliki hukum yang fleksibel
Pancasila sebagai dasar negara mempunyai sifat imperatif. Yang dimaksud dengan sifat imperatif yaitu
a. Berisikan nilai dasar yang fundamental yaitu nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan
Berisikan nilai kerohanian yang secara lengkap dan harmonis mengandung nilai material, vital dan kebenaran.
Nilainya tidak diciptakan oleh negara tetapi digali dari hidup masyarakat
a. Mengikat dan memaksa warga negara untuk tunduk dan bagi pelanggar akan ditindak sesuai hukum yang berlaku di Indonesia
Menginspirasi masyarakat untuk bertanggungjawab
Pancasila memiliki nilai praktis terkandung dalam kenyataan sehari-hari yaitu bagaimana kita melaksanakan pancasila dalam kehidupan sehari-hari membuktikan bahwa pancasila merupakan
Ideologi tertutup
Ideologi terbuka
Ideologi dengan nilai dasar
Ideologi Mutlak
Ideologi Nyata
Pancasila sebagai Ideologi bersifat Objektif dan subjektif yang artinya
Hakikat nilai-nilai pancasila bersifat universal sehingga dapat diterapkan di negara lain
Merupakan nilai dasar bagi kehidupan bernegara
Terdapat nilai kerohanian yang mengatur kehidupan bermasyarakat
Dapat membantu keberlangsungan hidup masyarakat dan negara
Adil dalam menyikapi peristiwa dalam bernegara
Nilai pancasila terdiri atas 3 yaitu nilai material, vital dan Kerohanian. Yang dimaksud dengan nilai material yaitu
Segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan dan aktivitas
Segala sesuatu yang bersumber dari kepercayaan dan keyakinan manusia
Segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia
Segala seuatu yang bersumber dari kodrat manusia
Segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia
Tingkatan Kandungan nilai Pancasila dalam filsafat Pancasila sebagai aksiologi dari pancasila itu sendiri dikenal dengan
Nilai dasar, Nilai Instrumen dan nilai praksis
Nilai dasar, nilai praksis, nilai aksiologis
Nilai Praksis, Nilai Instrumental, nilai aksiologis
Nilai Instrumental, nilai fundamental dan nilai structural
Nilai dasar, Nilai structural, nilai aksiologis
Bergotong royong dan menjaga kerukunan hidup didalam masyarakat merupakan salah satu contoh bahwa Pancasila mengandung nilai
Instrumental
Dasar
Praktis
Dinamis
Efisien
Sebelum Indonesia merdeka, Pokok Pikiran untuk membentuk suatu negara menjadi hal yang sangat penting untuk dibahas. Bagi Indonesia, Pokok Pikiran untuk membentuk suatu negara yaitu
Persatuan, keadilan, kerakyatan, kemanusiaan yang berketuhanan
Kerakyatan, musyawarah, kepentingan bersama
Idealisme, Persatuan dan Musyawarah
Rakyat, wilayah, pemerintah
Pemerintah, rakyat yang bersatu, keadilan dalam segala aspek
