NEW
Font size
WorksheetsInterna 1
Total questions: 11
Worksheet time: 9mins
Tn. Aslan, berusia 59 tahun datang ke RS dengan keluhan batuk sejak 2 bulan terakhir. Keluhan disertai sesak yang tidak berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 130/80 mmHg, HR 80x/mnt dan RR 26x/mnt dan suhu 37C. Pada pemeriksaan didapatkan perkusi pekak pada seluruh lapangan hemithoraks kanan. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan perselubungan homogen pada seluruh hemithoraks dekstra disertai penarikan trachea dan mediastinum ke sisi kanan. Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
Efusi pleura dextra
Atelektasis
Emfisema paru
Malignansi pada paru kanan
Bronkopneumonia
Tn. Saho, berusia 63 tahun datang dengan keluhan batuk-batuk dan sesak sejak 3 hari SMRS. Pasien diketahui memiliki riwayat mengalami stroke 1 tahun yang lalu. Sejak itu ia banyak menghabiskan waktunya di tempat tidur & sering tersedak ketika makan. Pada pemeriksaan tandatanda vital didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 80x/mnt, RR 22x/mnt dan suhu 37C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar di basal paru, pada foto thorax didapatkan adanya infiltrat. Apa kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut?
Pneumonia komunitas
Hospital acquired pneumonia
Ventilator associated pneumonia
Pneumonia aspirasi
TB paru
Tn. Hisoka berusia 27 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan jantung berdebar-debar sejak 3 hari SMRS. Pasien juga mengeluh sesak nafas, demam naik turun dan nyeri sendi berpindah-pindah. Sebelumnya pasien memiliki riwayat sakit tenggorokan namun tidak diobati. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 120/90 mmHg, HR 80x/mnt, RR 22x/mnt dan suhu 37C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suara murmur sistolik grade 3/6 di apeks. Apakah kelainan pada pasien ini?
Stenosis katup mitral
Regurgitasi katup mitral
Stenosis katup trikuspidal
Regurgitasi katup trikuspidal
Stenosis aorta
Ny. Kacho Hui, 25 tahun, datang dengan keluhankuning pada seluruh tubuh sejak 3 bulan yang lalu. Pasien mengeluh mual, muntah dan perut nyeri dikanan atas. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 120/80 mmHg, nadi 88x/menit, RR 22x/menit, suhu 370C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterik, venektasi dada (+), ascites (+), edema tungkai (+). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan SGOT dan SGPT meningkat moderat, bilirubin total 5,5 mg/dL (0.1 to 1.2 mg/dL), bilirubin direk 2,5 mg/dL (< 0,3 mg/dL) dan Urobilinogen di urin (+). Dimanakah kemungkinan letak kelainan pada pasien ini?
Prehepatik
Intrahepatik
posthepatik
Prebilier
Postbilier
Ny. Aileen, 25 tahun, datang ke RS dengan keluhan nyeri sendi sejak 3 bulan lalu. Pasien mengatakan nyeri sendi berpindah-pindah namun paling sering di pergelangan tangan dan lutut. Pasien juga mengeluh lesu, lemah, berat badan turun sebanyak 3 kg dalam 4 bulan terakhir dan lebih sensitif terhadap cahaya, terutama cahaya matahari. Pada pemeriksaan fisik didapai ruam malar dan ruam diskoid pada wajah. Pemeriksaan lab didapati ANA dan anti dsDNA lebih tinggi dari normal. Reumatoid Faktor (-). Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
Rheumatoid Arthritis
SLE
Gout Arthritis
Spondiloarthritis
Osteoarthritis
Ny. Scarlet berusia 28 tahun datang ke rumah sakit mengeluh sesak nafas setalah mendapatkan obat dari puskesmas. Sebelumnya pasien datang ke PKM karena demam batuk dan pilek sejak 2 hari dan diberikan obat oleh dokter puskesmas. Beberapa saat setelah meminum obat tersebut pasien mengatakan keluhan sesaknya muncul. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 90/60 mmhg, nadi 110x/menit , RR 28x/m, suhu 37,5. Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
Syok anafilatik
Syok Kardiogenik
Syok Neurogenik
Syok hipovolemik
Syok Septik
Ny. Kaluto Zoldyck, 42 tahun, datang ke RS dengan keluhan utama berupa nyeri pada pangkal jari-jari tangan. Keluhan dirasakan sejak 5 bulan terakhir dan berulang selama 2 tahun. Pasien juga mengatakan keluhan disertai kaku pada sendi. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 80x/mnt, RR 22x/mnt dan suhu 37C. Pada PF didapatkan bengkak kemerahan pada sendi metacarpophalangeal. Dari pemeriksaan Xray didapatkan osteopenia dan erosi dekat celah sendi. Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
Osteoarthritis
Fibromyalgia
Poliarthritis migrans
Rheumatoid Arthritis
Seronegative Spondiloatrhropathy
Tn. Yoonrang, 45 tahun, datang ke poliklinik swasta dengan keluhan utama lemah syahwat dan penurunan libido sejak 6 bulan. Pasien memiliki riwayat DM sejak 4 tahun. Pasien mendapat pengobatan rutin insulin basal, metformin, dan atorvastatin. Pemeriksaan fisik didapatkan IMT 31kg/m2. TD 129/80 mmHg, HR 88x/mnt, RR 20x/mnt, T 36,5 C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP 287 mg/dL, G2PP 263 mg/dL, kolesterol total 243 mg/dL, HDL 37 mg/dL, TG 174 mg/dL. Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
Cushing disease
Hipogonadotropic hipogonadism
Addison disease
Metabolic syndrome
kallman syndrome
Tn. Chalawan, 25 tahun, seorang petani datang ke poliklinik dengan keluhan mudah lelah saat bekerja sejak 3 bulan smrs. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 130/80 mmHg, HR 24x/mnt, RR 22x/mnt dan suhu 37C. Pada pemeriksaan didapatkan konjungtiva anemis, Hb 8, pada pemeriksaan tinja didapati telur parasit berbentuk oval, ukuran 40x65 mikron, dinding transparan dan tipis. Apakah kemungkinan jenis anemia yang dialami oleh pasien ini?
Mikrositik hipokrom
Normositik nomokrom
Normositik hipokrom
Mikrositik nomokrom
Anemia Megaloblastik
Ny. Neon Nostrade, 24 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan utama berupa mudah lelah, lemah dan pucat. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 80x/mnt, RR 22x/mnt dan suhu 37C. Pada pemeriksaan laboratorium Hb 10 g/dl, anemia mikrositik hipokrom. Hasil elektroforesis Hb A menurun, Hb A2 meningkat, Hb F meningkat. Apakah kemungkinan diagnosa kasus di atas?
Thallasemia Gamma
Thallasemia Beta
Thallasemia Alfa
Hb Barts
HbH
Ny. Isabel, usia 28 tahun, datang ke tempat praktik Dokter dengan keluhan nyeri pada ulu hati. Sudah berobat 2 bulan yang lalu, nyeri memberat 2 hari ini. Keluhan juga timbul saat malam hari sehingga pasien terbangun dari tidur. Keluhan akan membaik beberapa menit bila mengkonsumsi makanan dan beberapa jam bila mengkonsumsi antasida. Pasien mengatakan akhir -akhir ini pekerjaan dikantor berat dan pasien sering mengkonsumsi kopi. Riwayat penggunaan obat hanya antasida, riwayat penyakit lain disangkal, pemeriksaan fisik dalam batas normal. Dokter meminta pasien untuk makan sedikit-sedikit tapi sering dan memberikan obat berupa H2 bloker. Apa diagnosis pasien tersebut?
Gastritis
Tukak duodenum
Irritable bowel syndrom
Ca Gaster
Tukak pepticum
