Font size
WorksheetsPeribahasa
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Dina anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan nilai yang tinggi di semua mata pelajaran. Namun, hal itu tidak membuatnya menjadi anak yang sombong. Dia mau membantu teman-temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar. Oleh karena itu, dia disukai teman-temannya.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Tong kosong nyaring bunyinya.
Bagai ilmu padi, makin berisi makin merunduk.
Air beriak tanda tak dalam.
Air tenang menghanyutkan.
Felix adalah siswa kelas 6. Sebentar lagi dia akan menghadapi UN. Semenjak semester pertama, dia bertekad untuk belajar dengan tekun. Sekarang dia selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Sesulit apa pun soal Matematika, dia terus mencoba hingga menemukan jawabannya. Kadang-kadang dia tidur larut malam untuk menyelesaikan PRnya. Usahanya tak sia-sia, akhirnya Felix lulus dengan nilai yang memuaskan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai katak dalam tempurung.
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
Boni dan Danu adalah kakak beradik. Meskipun begitu, mereka selalu saja bertengkar. Hal kecil pun bisa menjadi masalah besar. Setiap kali bertemu, ada saja yang diributkan.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Ada asap pasti ada api.
Bagai pinang dibelah dua.
Bagai anjing dan kucing.
Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan dipakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Pada suatu hari, Dino jatuh dari sepeda. Rino yang melihatnya, langsung datang menolong. Rino adalah anak yang baik. Dia suka menolong siapa saja yang mengelami kesulitan. Berbeda dengan Dino, meskipun Rino pernah menolongnya, tetapi dia malah menertawakan Rino yang jatuh karena tersandung.
Peribahasa yang tepat untuk Dino adalah ....
Bagai air di daun talas.
Air susu dibalas air tuba.
Air tenang menghanyutkan.
Air beriak tanda tak dalam.
Pak Tono adalah seorang yang boros. Dia terbiasa membeli apa saja yang dia inginkan tanpa memikirkan pendapatan yang dia miliki. Tak heran jika setiap bulan dia harus berhutang kepada teman-temannya. Pengeluarannya tiap bulan lebih besar daripada penghasilannya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Bagai menegakkan benang basah.
Bagai burung di dalam sangkar.
Besar pasak daripada tiang.
Bagai mendapat durian runtuh.
Diana adalah anak satu-satunya di keluarga Pak Dulah. Orang tuanya sangat menyayangi Diana. Karena terlalu sayang, Diana tidak bisa pergi bermain atau pun belajar ke luar rumah. Orang tuanya terlalu khawatir kepada Diana. Diana hanya bisa berdiam di kamarnya sambil melihat teman-temannya bermain dari jendela. Diana bagaikan ....
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi keadaan Diana adalah ...
Bagai burung dalam sangkar.
Bagai punguk merindukan bulan.
Bermain api basah, bermain api hangus.
Bagaikan kerbau dicocok hidungnya.
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah ….
Lempar batu sembunyi tangan.
Kalah jadi abu menang jadi arang.
Memercik air didulang terpecik muka sendiri.
Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Iwan anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Iwan selalu menyombongkan akan kemampuannya bermain bola basket. Pada saat pertandingan antarkelas, ketua kelas memasang Iwan dalam tim basket kelasnya. Ternyata Iwan membawa bola pun tak bisa.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…
besar pasak daripada tiang
air beriak tanda tak dalam
air tenang menghanyutkan
bagai air di daun talas
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Lusi dan Dewi bersahabat. Setiap hari mereka selalu bersama. Sebagai seorang sahabat maka Dewi selalu berbagi apapun yang ia punya dengan Lusi. Di depan Dewi, Lusi selalu berbuat baik. Tetapi di belakang Dewi, Lusi sering menceritakan keburukan Dewi. Ternyata Lusi hanyalah berpura-pura agar dapat menyaingi Dewi.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai makan buah simalakama
lempar batu sembunyi tangan
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Rina yang selalu dirundung malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Bibi Rina berjualan gorengan berkeliling desa setiap hari. Tetapi, sekarang bibinya terserang sakit jantung dan tidak bisa berjualan lagi.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Rina adalah ....
Tiada rotan akar pun jadi
Bergantung pada akar lapuk
Bagai telur di ujung tanduk
Bagai pungguk merindukan bulan
Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang menghanyutkan
Habis manis sepah dibuang
Ada udang di balik batu
Roni dan Rudi merantau ke Jambi. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
Bagai pinang dibelah dua
Esther, Nanda, Anna, dan Gisela adalah anggota regu piket hari Selasa. Nanda selalu cepat-cepat pulang dengan berbagai alasan sehingga jarang melaksanakan piket siang. Ketika regu piketnya sibuk membersihkan kelas, Nanda juga tidak mau membantu.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, ungkapan yang tepat untuk menunjukkan tindakan yang dilakukan Nanda adalah …
cuci tangan
berat tangan
ringan tangan
panjang tangan
Sudah lebih dari 20 tahun Pak Yohanes menjadi asisten rumah tangga di keluarga Pak Markus. Karena hal tersebut, Pak Yohanes sangat dipercayai oleh Pak Markus. Sering kali, Pak Markus meminta bantuan Pak Yohanes untuk menyelesaikan masalah yang penting.
Kalimat yang berisi ungkapan yang tepat sesuai ilustrasi cerita di atas adalah … .
Pak Yohanes merupakan tangan kanan Pak Markus.
Pak Markus adalah tangan kanan Pak Yohanes.
Pak Yohanes adalah kambing hitam Pak Markus.
Pak Yohanes merupakan kuda hitam Pak Markus.
Banyak orang yang heran tim futsal Raynard dan PB dapat memenangkan pertandingan itu karena selama ini tim mereka hanya dipandang remeh.
Ungkapan yang tepat untuk ilustrasi cerita di atas adalah ....
kuda poni
kuda hitam
lembah hitam
tangan hitam
Setiap hari Tomtom terlambat datang ke sekolah. Ia tidak suka memakai seragam dengan rapi, bahkan terkadang tidak mandi pagi. Berulang-ulang Tomtom mendapat peringatan. Akan tetapi, Tomtom belum bisa mengubah kebiasaan buruknya. Hingga suatu hari orang tua Tomtom dipanggil ke sekolah. Setelah mengetahui perbuatan Tomtom, orang tua Tomtom..... Akan tetapi, guru kelas Tomtom dapat meredam emosi orang tua Tomtom.
Ungkapan yang paling tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah...
naik daun
naik pitam
naik haji
naik pangkat
Pak Joko seorang buruh bangunan. Ia selalu bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Ia tidak menghiraukan cuaca yang terjadi. Hujan dan panas tidak dapat menghalanginya untuk bekerja. Keringat yang membasahi tubuhnya, tidak membuatnya putus asa dalam menjalani kehidupannya.
Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ….
kepala dingin
keras kepala
banting tulang
tulang punggung
Cepot tidak pernah menyerah menghadapi masalah. Dia selalu mempunyai cara untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Ada-ada saja cara yang dia gunakan untuk mengatasi masalah.
Ungkapan yang tepat untuk ilustrasi cerita Cepot adalah ….
panjang tangan
panjang angan
panjang langkah
panjang akal
Sungguh kasihan nasib Pak Romi . Dia dipecat dari perusahaannya. Penyebabnya adalah dia dituduh mencuri sejumlah uang perusahaan. Padahal, Pak Romi tidak melakukannya. Ada orang lain yang melakukannya, tetapi dia yang menjadi korban.
Berdasarkan ilustrasi cerita di atas, ungkapan yang tepat untuk nasib Pak Romi adalah ….
kambing hitam
anak buah
gelap mata
panjang tangan
Karena terjadi perbedaan pendapat, dua kelompok pemuda itu berbantah-bantahan tidak ada ujung pangkalnya.
Ungkapan yang sesuai adalah . . . .
perang mulut
cepat mulut
tipis bibir
banyak bibir
Bu Felicia selalu berhasil dalam membuat kue. Jenis kue apapun pasti berhasil dan lezat ditangannya. Tak heran usaha kue yang dirintisnya sejak 10 tahun yang lalu berkembang pesat. Tak hanya itu, toko online kuenya pun sangat sukses.
Ungkapan yang sesuai dengan Bu Felicia adalah . . . .
tangan dingin
kepala dingin
perang dingin
tangan besi
Dua ungkapan berikut memiliki arti yang sama.
berlapang dada
berurat akar
setali tiga uang
berbesar hati
Sudah lima tahun Kak Jason belum juga kembali ke Indonesia. Semenjak lulus SMA, ia menetap dan tinggal di Kanada. Ia menimba ilmu hingga S2 disana. Namun, ia berjanji kepada ayah dan ibu akan pulang setelah selesai kuliah. Ia ingin turut serta meningkatkan pembangunan dan perekonomian di Indonesia.
Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah ....
Air tenang menghanyutkan
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
Dimana bumi di pijak, di situ langit di jujung
Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggap ke kubangan juga
Sam anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Sam selalu menyombongkan diri akan kemampuannya bermain futsal. Pada saat pertandingan antarkelas, Nathan sebagai ketua kelas memasang Sam dalam tim futsal kelasnya. Ternyata Sam menggiring bola pun tak bisa.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…
besar pasak daripada tiang
air beriak tanda tak dalam
bagai air di daun talas
air tenang menghanyutkan
Bimbim anak kelas 6 yang hobi makan. Ia selalu ingin membeli aneka makanan di sekolahnya. Karena uangnya tidak cukup, ia sering meminjam uang kepada teman-temannya. Setiap hari ia diberi uang saku Rp. 15.000,00 oleh ibunya, sedangkan harga seporsi makanan yang ia beli Rp. 20.000,00. Padahal ibunya sudah membawakan bekal untuknya.
Peribahasa yang cocok untuk Bimbim adalah ....
Seperti ayam bertelur di lumbung padi
Sepandai-pandai tupai melompat akan jatuh juga
Lebih besar pasak dari pada tiang
Bagai menegakkan benang basah
Luna dan Maya bersahabat. Setiap hari mereka selalu bersama. Sebagai seorang sahabat maka Maya selalu berbagi apapun yang ia punya dengan Luna. Di depan Maya, Luna selalu berbuat baik. Tetapi di belakang Maya, Luna sering menceritakan keburukan Maya. Ternyata Luna hanyalah berpura-pura agar dapat menyaingi Maya. Luna sebenarnya iri terhadap Maya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah ...
tong kosong nyaring bunyinya
lempar batu sembunyi tangan
bagai makan buah simalakama
bagai musuh dalam selimut
Bowo, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seperti menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang sempurna untuk melukiskan sifat Bowo ialah .…
Lempar kerikil sembunyi tangan.
Kalah jadi bubuk menang jadi arang.
Memercik air didulang terpecik muka sendiri.
Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Pak Ahmad hidup berkekurangan bersama anak istrinya. Mereka menjalani hidup setiap harinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Dhani memberi modal uang kepada Pak Ahmad. Pak Ahmad kemudian membuka usaha jahit di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Ahmad berkembang pesat dan akhirnya menjadi usaha konveksi yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Ahmad membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Dhani. Ia membenci Pak Dhani karena kekayaan Pak Dhani masih melebihi dirinya. Pak Ahmad ingin menjadi orang terkaya di kotanya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Ahmad terhadap Pak Dhani adalah ...
Panas setahun dihapuskan hujan sehari.
Bagaikan minyak dengan air.
Air susu dibalas air tuba.
Karena nila setitik rusak susu sebelanga.
Dua peribahasa berikut mempunyai arti yang sama.
musuh dalam selimut
serigala berbulu domba
sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga
bagaikan anjing dan kucing
Peribahasa yang berarti mendapatkan keberuntungan atau rejeki yang tidak diduga atau disangka adalah ...
bagai pungguk merindukan bulan
seperti menegakkan benang basah
bagai mendapatkan durian runtuh
bagai petir si siang bolong
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
bagai pinang dibelah dua
bagai minyak dengan air
bagai air dan api
Jono dan Joni berasal dari Tegal, mereka merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Mereka menyewa sebuah rumah dan tinggal bersama. Suka dan duka mereka lalui bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Begitu pula ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga
ayah mebeli buah tangan dari Palembang. buah tangan artinya
oleh oleh
hadiah
dekorasi
kado
Surya, Wisnu, Rama, dan Lintang tergabung dalam regu piket hari Rabu. Wisnu selalu datang terlambat ke sekolah sehingga jarang melaksanakan piket pagi. Saat teman-temannya sibuk membersihkan kelas, Wisnu juga tidak mau membantu.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, ungkapan yang tepat untuk menunjukkan sifat Wisnu adalah …
berat tangan
angkat tangan
ringan tangan
cuci tangan
Muhammad Umar Faqih anak orang kaya. Ia rajin ibadah dan pandai. Tak heran kalau dia selalu menjadi juara kelas. Namun demikian dia tidak pernah pilih-pilih teman dan tidak sombong. Temannya sangat menyayangi.
Ungkapan yang sesuai dengan sikap Umar Faqih dalam cerita ilustrasi yaitu ...
memikat hati
rendah hati
ringan tangan
berbesar hati
Pak Wangsa sudah puluhan tahun menjadi pembantu di keluarga Pak Tamrin. Untuk itu, Pak Wangsa sudah sangat dipercayai oleh Pak Tamrin. Tak jarang, Pak Tamrin meminta bantuan Pak Wangsa untuk memecahkan urusan yang penting.
Kalimat yang berisi ungkapan yang tepat sesuai ilustrasi cerita di atas adalah … .
Pak Tamrin adalah tangan kanan Pak Wangsa
Pak Wangsa adalah tangan kanan Pak Tamrin
Pak Wangsa adalah kambing hitam Pak Tamrin
Pak Tamrin adalah kambing hitam Pak Wangsa
Esther, Nanda, Anna, dan Gisela adalah anggota regu piket hari Selasa. Nanda selalu cepat-cepat pulang dengan berbagai alasan sehingga jarang melaksanakan piket siang. Ketika regu piketnya sibuk membersihkan kelas, Nanda juga tidak mau membantu.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, ungkapan yang tepat untuk menunjukkan tindakan yang dilakukan Nanda adalah .…
cuci tangan
berat tangan
ringan tangan
panjang tangan
