WorksheetsLatihan Bahasa Indonesia
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
1.Lusi : . . . .
Nova : Aku ke Garut untuk berekreasi.
Kalimat yang diucapkan Lusi adalah ....
Berapa lama kamu pergi ke Garut ?
Apa tujuanmu pergi ke Garut ?
Kapan kamu pergi ke Garut ?
Dengan apa kamu berangkat ke Garut ?
2.
Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis. Ciri lain dari sebuah pantun adalah pantun tidak terdapat nama penulis. Mengapa terjadi hal seperti itu?
Karena penyebaran pantun dilakukan secara lisan.
Karena mudah untuk dibuat
Karena tulisannya singkat
Karena isinya sederhana
3.
Penyajian karangan yang panjang dalam bentuk singkat disebut ...
Sinopsis
Cerpen
Ringkasan
Apersepsi
4.
Tempat dan waktu terjadinya cerita disebut ...
latar
alur
tema
amanat
5. Tanggapan tentang baik buruknya sesuatu disebut ...
pujian
anjuran
kritikan
saran
6. Laporan yang dibuat setelah mengunjungi suatu tempat disebut ...
karangan
laporan kunjungan
laporan pengamatan
narasi
7. Berikut ini yang termasuk laporan kunjungan adalah ...
Bertamasya ke Simpang Lima Gumul
Naiknya Harga Sembako
Biografi Joko Widodo
Pengamatan Pembibitan Mangga
8. Wisata yang dilakukan di laut disebut wisata...
budaya
bahari
kuliner
alam
9.
Najwa sedang menikmati rangkaian peristiwa dalam cerita " Keong Mas " yang dibacanya.
Bagian kata 'rangkaian peristiwa' dapat diganti dengan istilah ...
Tema
Alur
Amanat
Latar
10.
Semut merah itu berusaha naik ke atas daun melawan gelombang yang besar. Berkat kegigihan dan tidak mudah putus asa, ia dapat mencapai permukaan daun itu dengan memegang sekuat yang ia bisa.
Cerita diatas mengungkapkan pesan ….
Mengerjakan sesuatu sebaiknya disertai dengan semangat
Disertai dengan ketabahan, keberhasilan akan sulit dicapai
Ikhlas dan tabah adalah salah satu jalan menuju kesuksesan
Dengan usaha sungguh-sungguh, keberhasilan dapat dicapai
11. Linda seringkali kesulitan menuliskan ide-ide yang ada dalam pikirannya ke dalam bentuk karangan. Saran yang tepat untuk permasalahan tersebut adalah ….
Sebaiknya Linda meminta orang lain untuk menuliskan karangannya
Sebaiknya Linda tidak usah menulis karangan tersebut
Sebaiknya Linda ke toko untuk membeli buku pelajaran
Sebaiknya Linda lebih rajin belajar menulis dan minta bimbingan guru
12. Di kala sang surya mulai tenggelam.
Aku duduk di tepi sungai sendirian
................
Puisi tersebut melukiskan waktu ....
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
13. Antonim kata matang adalah ....
Mengkal
Mentah
Masak
Masir
14. Sinonim kata menyebabkan adalah ...
Membangkitkan
Memberikan
Mengeluarkan
Menimbulkan
15. cermati kalimat berikut!
Anggi sangat cekatan ketika sedang ( .... ) rambut konsumennya dengan gunting.
Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ...
Memangkas
Memotong
Membelah
Memutuskan
1. Wilayah Indonesia merupakan salah satu negara yang berada pada garis khatulistiwa. Oleh karena itu, berdasarkan pernyataan tersebut wilayah Indonesia mengalami …
a. Jarang mendapatkan sinar matahari
b. Mendapatkan sinar matahari satu musim saja
c. Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun
d. Mendapatkan sinar matahari di saat musim kemarau saja
Buku yang berisi kisahan ataupun cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi pengarang disebut buku …..
Anak
Fiksi
Non fiksi
Sejarah
Salah satu buku fiksi adalah buku ….
Naskah drama
Buku pelajaran
Buku sejarah
Buku petunjuk penggunaan alat
Sebuah cerita memiliki beberapa unsur antara lain …
tokoh, watak, alur dan latar belakang
tokoh, watak, sikap dan latar belakang
tokoh, warna, alur dan latar belakang
tokoh, watak, alur dan waktu
Tokoh yang banyak diceritakan di dalam sebuah karangan disebut dengan …
tokoh utama
watak
alur
tokoh tambahan
Karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang disebut .…
karangan fiksi
laporan
karangan non fiksi
wawancara
Arya senang sekali hari ini. Ayah akan mengajaknya menonton film tentang makhluk luar angkasa. Ia sudah lama menantikan kesempatan ini. Kebetulan, kali ini ayah dapat menemaninya.
“Wah, antreannya sudah panjang, Ayah!” kata Arya agak murung ketika telah sampai di bioskop. Penjualan tiket ternyata sudah dibuka setengah jam yang lalu, dan sekarang antreannya cukup panjang. Seandainya saja tadi Ayah tidak membantu Mbak Ita membetulkan sepedanya, pasti kita tidak akan mengantri sepanjang ini.
“Tidak apa, Arya. Kita masih punya waktu. Pemutaran filmya masih 45 menit lagi, kok. Yuk, segera mengantre!” ajak Ayah sambil berjalan menuju antrean.
Siapakah tokoh utama dalam cerita di atas …
Ayah
Mbak Ita
Arya
Tidak ada
Arya senang sekali hari ini. Ayah akan mengajaknya menonton film tentang makhluk luar angkasa. Ia sudah lama menantikan kesempatan ini. Kebetulan, kali ini ayah dapat menemaninya.
“Wah, antreannya sudah panjang, Ayah!” kata Arya agak murung ketika telah sampai di bioskop. Penjualan tiket ternyata sudah dibuka setengah jam yang lalu, dan sekarang antreannya cukup panjang. Seandainya saja tadi Ayah tidak membantu Mbak Ita membetulkan sepedanya, pasti kita tidak akan mengantri sepanjang ini.
“Tidak apa, Arya. Kita masih punya waktu. Pemutaran filmya masih 45 menit lagi, kok. Yuk, segera mengantre!” ajak Ayah sambil berjalan menuju antrean.
Bagaimana watak Arya dalam cerita tersebut .…
sabar
pemarah
penolong
baik hati
Malam ini Gita untuk pertama kalinya menginap di sebuah kampung terpencil yang sangat terkenal akhir-akhir ini di penjuru negeri. Nama kampung itu adalah Kampung Wae Rebo yang terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaaan laut. Kampung itu adalah bagian dari Desa Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Cerita di atas merupakan alur cerita bagian ....
akhir
awal
tengah
pendahuluan
Bacalah teks berikut!
“Bu Aneke juga bilang, dengan bersikap sportif sebetulnya kita sudah menjadi pemenang. Menang karena mampu menunjukkan kebesaran jiwa untuk menerima kekalahan,” tambah Bimo.
Edo mengangguk, kemudian menyalami Bagus.
“Maafkan aku, Bagus. Sekarang aku sadar bahwa sikapku menjauhimu adalah salah besar. Kamu sahabat terbaikku, Bagus,” kata Edo.
Edo dan Bagus pun bersalaman erat. Damar dan Bimo tersenyum melihatnya.
Cerita tersebut merupakan alur cerita bagian ...
awal
tengah
akhir
simpangan
Firman masih terjaga. Ditemani jam weker dan segelas susu hangat yang baru diantar ibunya. Mulutnya komat-kamit menghafal rumus metematika. Kadang matanya terpejam, berharap rumus yang dihafal dapat melekat di otak. Namun tasa kantuk yang kuat, sering menghapus hafalannya.
Harus bisa! Tekadnya dalam hati. Firman tak rela gelar juara pertamanya direbut oleh Andi untuk yang kedua kali. Apalagi ayahnya sudah berjanji akan membelikan sepeda baru kalau ia berhasil merebut kembali juara pertama. "Luas kerucut adalah...., adalah...aahhh...! Lupa lagi!" Keluhnya kesal.
Tokoh tambahan pada teks di atas adalah...
Firman
ibu
ibu guru
ayah
Perhatikan teks berikut ini!
Deo pulang sekolah sambil meringis kesakitan. Ia menuntun sepedanya dengan sedikit terpincang-pincang. Celana dan baju seragamnya terlihat kotor. Keringat mengucur di dahinya. Hari itu udara memang cukup terik.
Ibu segera menyambut Deo dengan membukakan pintu pagar. Ibu pun membantu.
Deo memasukkan sepedanya di halaman rumah. Ibu mengambil tas Deo yang ikut kotor dan menuntunnya masuk ke dalam rumah. Setelah ibu memberikan minum, ibu memeriksa luka-luka gores di lutut dan siku Deo. Deo meringis kesakitan ketika luka-luka itu dibersihkan dan diberikan obat. Setelah Deo mulai terlihat tenang, ibu meminta Deo bercerita.
Latar dari cerita pada teks di atas adalah...
jalan raya
rumah
sekolahan
sepeda
Tokoh yang menjadi penyebab timbulnya konflik dan ketegangan adalah ….
antagonis
tritagonis
protagonis
figuran
Tokoh yang paling banyak diceritakan dan banyak hadir dalam setiap kejadian disebut tokoh ….
figuran
protagonis
antagonis
tritagonis
Rangkaian peristiwa yang disampaikan untuk membentuk sebuah cerita disebut …..
Alur/plot
tema
latar
amanat
Cerita yang bukan karangan atau khayalan, melainkan kenyataan adalah ...
fabel
legenda
fiksi
nonfiksi
Cerpen merupakan kependekan dari ....
cerita yang sangat pendek
cerita pendek
cerita dan pengarang
cerita dan keanekaragamannya
Cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra ....
cerita visual
cerita panjang
fiksi
nonfiksi
Karangan fiksi adalah karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan ....
imajinasi pengarang
fakta di lapangan
keadaan yang sebenarnya
informasi yang terpercaya
Cerpen adalah karya cerita pendek yang terdiri kurang lebih dari ....
sepuluh ribu kata
sebelas ribu kata
dua belas ribu kata
tiga belas ribu kata
Tokoh yang mendukung tokoh utama dalam sebuah cepen disebut ....
tokoh cadangan
tokoh hiburan
tokoh utama
tokoh tambahan
Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama!
Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)
Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).
Brilian : Periksa kantongnya!!
Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)
Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)
Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).
Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!
Timmy : Siap, bos!
Latar kutipan tersebut adalah ...
sekolah
rumah
gudang
kantor polisi
Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa!
Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis.
Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka?
Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita!
Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?
Dikutip dari: Tangis, P. Harianto
Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…
kekhawatiran
ketakutan
kesedihan
kegembiraan
Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?
Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?
Dahlan : Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya.
Rosana : Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna
Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?
Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?
Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)
Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!
Dahlan : Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!
Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....
sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur
nasib manusia ditentukan oleh Tuhan
sifat buruk menurun pada anak
anak harus patuh pada orang tua
Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.
Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....
pembual
pemarah
sombong
pemberani
Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang
Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai
Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam.
Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.
Penggalan drama di atas mengandung nilai...
budaya
moral
sosial
pendidikan
Kapan saudara membeli mobil itu ?
Kata saudara dalam kalimat tersebut menunjukkan
kata sapaan
kata ganti
kata benda
kata turunan
Ayah : Bagaimana mungkin aku bisa istirahat, kalau setiap aku pulang kerja kalian selalu bermain dan bermain terus di dalam rumah! Rumah kotor berantakan membuat kepala jadi pusing!
Ibu : Biarlah, Yah dari pada mereka main di rumah tetangga.
Ayah : Kamu juga tidak bisa memimpin anak-anak!(sambil melepas tas kerjannya)
Nenek : Ada apa? Baru pulang sudah ribut!
Bukti ayah berwatak keras terlihat pada dialog....
nenek dan ibu
ayah dan ibu
ayah dan nenek
ayah, ibu, dan nenek
erikut ini termasuk unsur yang harus ada dalam pementasan drama, kecuali...
penonton
naskah
panggung
pemain
Romeo : Petunjuk cinta yang gaib telah mempersatukan aku ke hadapanmu. Dan untuk cinta yang kudapatkan akan kutaruhkan segalanya. Tapi......aku seorang Montague.....
Juliet : Dan aku seorang Capulet. Mengapa kita punya nama? Biarlah aku menjadi bukan Capulet dan kau bukan Montague, Romeo!
Tema yang tersirat dari penggalan drama di atas adalah....
kepercayaan
persahabatan
permusuhan
percintaan
Ibu : Pak Gi ini benar-benar seorang pejuang yang tak pernah melupakan cita-citanya.
Anak : Cita-cita yang mana, Bu?
Ibu : Bahwa yang tak kalah penting dengan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Lha ini semua kan bukti keberhasilan beliau melawan kemiskinan?
Anak : Ibu sendiri kenapa tidak mengikuti jejak Pak Gi?
Ibu : Sebagai mantan bagian dapur umum, saya tetap berjuang terus, lho! Melawan kelaparan …”
Kado Istimewa, Jujur Prananto
Penggambaran watak Pak Gi yang diungkapkan pengarang pada penggalan di atas melalui ….
Ciri-ciri fisik tokoh
Lingkungan sekitar tokoh
Perbincangan tokoh lain
reaksi tokoh-tokoh lain
"Dari mana saja kau, Badrun? Hari sudah petang tapi kau baru pulang." Tanya ayah sambil berkacak pinggang.
Dialog di atas diucapkan dengan nada ....
keras sambil bercanda
marah dan serius
rendah dan penuh tanya
penuh kasih sayang
"Ah, sudahlah, semua usahaku sia-sia. Aku tak akan berhasil memperbaikinya."
Nada saat mengucapkan kutipan dialog di atas adalah ....
cemas
putus asa
lega
malas
Adegan Ponirah dan Marni dengan menggendong bakul dan mengenakan topi caping.
Marni : Pon ... Ponirah!
Ponirah : Ada apa?
Marni : Aku melihat sepintas bayangan orang di sana!
Ponirah : Tenang saja!
Marni : Tenang . . . tenang? Tenang bagaimana? Kalau musuh?
PoniraH : Musuh? Marni, kita ini jualan buah dan tidak punya musuh. Kita harus yakin, yang berani bergerak di malam hari hanya TNI. Ayo jalan!
Marni : Tapi bulu kudukku berdiri.
Ponirah : Maka jangan di sini, ayo terus jalan!
Keduanya berjalan dengan sesekali menoleh ke belakang. Topi caping di tangan kiri. Tangan kanan di balik seakan
memegang senjata.
Situasi yang dilukiskan dalam penggalan drama itu adalah....
mencekam
mengerikan
menjengkelkan
mengelisahkan
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.
Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
Santai
Seram
Haru
Tegang
