NEW
Font size
WorksheetsPerkembangan Islam di Asia Tenggara
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Kerajaan Islam yang pernah menjadi pusat pemerintahan dan kebudayaan muslim Thailand
Kerajaan Siak Darussalam
Kerajaan Pattani Darussalam
Kerajaan Pattalung Darussalam
Kerajaan Borneo Darussalam
Kerajaan Islam Darussalam
Mayoritas mazhab yang dianut di kawasan Asia Tenggara adalah
Maliki
Hanafi
Syafi'i
Hambali
Zahiri
Kesultanan Islam Sulu terletak di wilayah negara
Filipina
Indonesia
Thailand
Malaysia
Brunei Darussalam
Agama Islam masuk ke wilayah Singapura tidak terlepas dari peran kekuasaan
Kesultanan Batam
Kesultanan Aceh
Kesultanan Trengganu
Kesultanan Batam
Kesultanan Johor
Berikut ini yang bukan termasuk tahap-tahap perkembangan Islam di Asia Tenggara adalah
Kehadiran para pedagang Muslim
Pelembagaan Islam
Terbentuknya kerajaan Islam
Penguasaan kekuasaan melalui peperangan
Pernikahan pedagang muslim dengan putri raja
Pada akhir abad ke-13 Kerajaan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam di Indonesia merebut jalur perdagangan di Selat Malaka yang sebelumnya dikuasai oleh Kerajaan Sriwijaya. Hal ini terus berlanjut hingga permulaan abad ke-14 berdiri kerajaan di Semenanjung Malaysia yang bernama kerajaan
Pattani
Darussalam
Malaka
Sulu
Selangor
Mindanau terletak di bagian selatan suku Filipina merupakan kawasan hunian bersejarah bagi mayoritas kaum muslim atau Suku Moro yang sebagian besar adalah dari etnis Marano dan Tausug. Moro adalah sebutan bagi kaum muslim setempat yang dipopulerkan oleh penjajah
Belanda
Spanyol
Jepang
Inggris
China
Islamisasi awal di Sulu Filipina pada tahap pertama terjadi pada seperempat terakhir abad ke
10
11
12
13
14
Malaysia terletak di semenanjung Malaka Asia Tenggara. Ibu kota Malaysia adalah
Kualalumpur
Johor Bahru
Selangor
Serawak
Sabah
Mayoritas penduduk muslim di Malaysia menganut paham
Sunni
Muhammadiyah
Syiah
Persis
Ahmadiyah
Menurut Azyumardi Azra, terdapat tiga teori masuknya Islam ke Malaysia. Berikut ini yang tidak termasuk teori tersebut adalah
Arab
Nusantara
Gujarat
Malabar
Benggali
Pola penerimaan Islam di Nusantara dan Malaysia memperlihatkan dua pola yang berbeda. Yang Pertama, Pola Bottom-up dan yang kedua pola Top-down. Pernyataan tersebut adalah
Benar
Salah
Islam berkembang dengan pesat di Kesultanan Brunei Darussalam sejak Syarif Ali diangkat menjadi Sultan ke-3 pada tahun
1425
1435
1420
1440
1430
Sultan Hassan telah melakukan usaha penyempurnaan pemerintahan, antara lain dengan membentuk Majelis Agama Islam atas dasar Undang-undang Agama dan Mahkamah Qodli tahun 1955. Majelis ini bertugas memberikan dan menasehati sultan dalam masalah agama dan ideologi negara. Pernyataan tersebut termasuk pernyataan
Benar
Salah
Dari Makkah sebagai awal mula agama Islam menyebar ke berbagai wilayah di Benua Asia seperti Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, Asia Timur hingga Asia Tenggara. Perbedaan sejarah proses masuknya Islam ke Asia Tenggara dengan wilayah lainnya adalah
ekspansi wilayah dengan jalan penaklukkan
penjajahan menggunakan sistem kerja paksa
raja dipaksa memeluk Islam agar diikuti oleh rakyatnya
melalui dakwah yang dilakukan para saudagar muslim
adu ketangkasan dalam peperangan
