wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KUIS BULAN K3 NASIONAL

Total questions: 30

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Undang-Undang tentang keselamatan kerja adalah

a)

UU No 1 tahun 1960

b)

UU No 1 tahun 1970

c)

UU No 1 tahun 1980

d)

UU No 1 tahun 1990

2.

Peraturan Pemerintah tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah

a)

Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2012

b)

Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2012

c)

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012

d)

Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2010

3.

Peraturan Direksi PT PLN (Persero) tentang Pedoman Keselamatan Kerja di Lingkungan PT PLN (Persero) adalah

a)

Peraturan Direksi PT PLN (Persero) No.0250.P/DIR/2016

b)

Peraturan Direksi PT PLN (Persero) No.0251.P/DIR/2016

c)

Peraturan Direksi PT PLN (Persero) No.0252.P/DIR/2016

d)

Peraturan Direksi PT PLN (Persero) No.0253.P/DIR/2016

4.

Melakukan survey pra-pekerjaan untuk menentukan peralatan kerja, peralatan K3 dan kebutuhan pekerjaan adalah tugas dari

a)

Pelaksana Pekerjaan

b)

Pengawas Pekerjaan

c)

Pengawas K3 PLN

d)

Pengawas K3 Mitra Kerja

5.

Memeriksa/mengawasi kondisi/tempat pelaksaan pekerjaan yang berpotensi bahaya (unsafe condition) adalah tugas dari

a)

Pelaksana Pekerjaan

b)

Pengawas Pekerjaan

c)

Pengawas K3 PLN

d)

Pengawas K3 Mitra Kerja

6.

Yang Bukan merupakan Tahap Perencanaan Pekerjaan Berdasarkan Aspek K3 adalah

a)

Penyediaan Dokumen Ijin Kerja

b)

Penyediaan kebutuhan personil dan pengawas

c)

Penyediaan peralatan kerja dan APD

d)

Penyediaan informasi terdokumentasi pelaksanaan pekerjaan

7.

Memastikan kompetensi orang yang melaksanakan pekerjaan dilaksanakan pada saat

a)

Gelar Peralatan

b)

Safety Talk

c)

Safety Induction

d)

Safety Briefing

8.

Pekerjaan dalam kondisi bertegangan (online) hanya boleh dilaksanakan untuk pekerjaan sebagai berikut, kecuali

a)

Penggantian NH Fuse

b)

Penanganan gangguan SR atau APP 1 phasa

c)

Perbaikan Tiang JTM Miring

d)

Inspeksi dan pengukuran beban gardu dan jaringan distribusi

9.

Berikut merupakan Pengawasan Kondisi Pekerjaan Tidak bertegangan, kecuali

a)

Memastikan kondisi offline dengan pengecekan tegangan

b)

Pemasangan 1 set  grounding pada arah sumber tegangan

c)

Pemasangan LOTO (Lock Out Tag Out) di peralatan switching

d)

Pemutusan sambungan ke pelanggan untuk menghindari tegangan balik dari  captive power pelanggan

10.

Salah satu Kompetensi (soft skill) sesoarang pengawas pekerjaan yaitu

a)

Kemampuan  mengatur  prioritas pekerjaan

b)

Skill Teknis & Pengalaman  bidang Distribusi

c)

Kemampuan Identifikasi Bahaya

d)

Pemahaman Regulasi  Pemerintah & Korporat

11.

Kecelakan Kerja ditempat kerja antara lain ...., Kecuali

a)

jatuh dari ketinggian

b)

Kejatuhan benda

c)

Kerusakan peralatan kerja

d)

Tersengat listrik

12.

Petugas P3K di tempat kerja adalah

a)

Satpam

b)

Pegawai biro K3

c)

Pegawai SDM

d)

Pegawai yang ditunjuk oleh perusahaan

13.

Tujuan P3K diberikan....., kecuali

a)

Menyelamatkan nyawa korban

b)

Meringankan penderitaan korban

c)

Menunjang penyembuhan

d)

Mengobati hingga sembuh

14.

Peraturan tentang Ketentuan P3K di tempat kerja adalah

a)

Permennakertrans No. Per. 15/Men/VIII/2008 ttg P3K di tempat kerja

b)

Permennakertrans No. Per. 16/Men/VIII/2008 ttg P3K di tempat kerja

c)

Permennakertrans No. Per. 17/Men/VIII/2008 ttg P3K di tempat kerja

d)

Permennakertrans No. Per. 18/Men/VIII/2008 ttg P3K di tempat kerja

15.

Yang dapat memberikan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan adalah

a)

Profesional

b)

Tenaga terlatih

c)

perawat

d)

orang dewasa

16.

Pedoman tindakan pemberian pertolongan ...., kecuali

a)

Memanfaatkan situasi 

b)

Mengamankan korban

c)

Menilai situasi

d)

Mengamankan tempat kejadian

17.

Yang dilakukan saat menilai situasi apabila terdapat kecelakaan adalah ..., kecuali

a)

Memperhatikan sumber bahaya

b)

Mengenali bahaya diri sendiri dan orang lain

c)

Memperhatikan jenis pertolongan

d)

Memperhatikan jenis kelamin korban

18.

Jumlah petugas P3K untuk jumlah karyawan 100 orang pada  Tempat Kerja Dengan Potensi Bahaya rendah

a)

1 Orang

b)

2 Orang

c)

3 Orang

d)

4 Orang

19.

Tugas dan tanggungjawab Petugas P3K di Tempat Kerja, kecuali

a)

melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja

b)

merawat fasilitas P3K di tempat kerja

c)

merawat pegawai yang sakit

d)

mencatat setiap kegiatan P3K dalam buku kegiatan

20.

Isi kotak P3K antara lain adalah ..., kecuali

a)

Kassa steril

b)

plester

c)

obat sakit kepala

d)

peniti

21.

Safety Behaviour "PTT" dalam  Pembangunan Safety Culture di PLN terdiri dari

a)

Patuh, Taat, Tertib

b)

Peduli, Taat, Tanggap

c)

Peduli, Tanggap, Tertib

d)

Patuh, Taat, Tanggap

22.

Yang sesuai dengan Safety Behaviour "PEDULI" adalah

a)

Selalu mematuhi SOP dan comply regulasi.

b)

Melakukan perbaikan berkelanjutan.

c)

Keselamatan Kerja tanggungjawab setiap insan (staff, manajemen, mitra) perusahaan.

d)

Tidak mengambil jalan pintas dan mengabaikan resiko

23.

Yang sesuai dengan Safety Behaviour "TAAT" adalah

a)

Selalu mematuhi SOP dan comply regulasi.

b)

Melakukan perbaikan berkelanjutan.

c)

Keselamatan Kerja tanggungjawab setiap insan (staff, manajemen, mitra) perusahaan.

d)

Berkomitmen dan bertanggungjawab memastikan K3 dalam seluruh proses bisnis

24.

Yang sesuai dengan Safety Behaviour "TANGGAP" adalah

a)

Keselamatan Kerja tanggungjawab setiap insan (staff, manajemen, mitra) perusahaan.

b)

Berkomitmen dan bertanggungjawab memastikan K3 dalam seluruh proses bisnis

c)

Selalu mematuhi SOP dan comply regulasi.

d)

Proaktif mengidentifikasi dan mengambil tindakan perbaikan unsafe condition/action.

25.

Yang merupakan "DON'T" dari MINDSET pada SAFETY CODE OF CONDUCT ("DO" & "DON’T") adalah

a)

Mengedepankan aspek K3 dalam setiap pelaksanaan pekerjaan

b)

Peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan rekan kerja

c)

Berani melakukan intervensi yaitu menghentikan pekerjaan jika ditemukan Unsafe Action/Condition

d)

Menganggap K3 sebagai hambatan atau mempersulit pelaksanaan pekerjaan

26.

Yang merupakan "DO" dari LEADERSHIP pada SAFETY CODE OF CONDUCT ("DO" & "DON’T") adalah

a)

Kurang peduli terhadap pemenuhan dan pelaksanaan K3

b)

Menyerahkan tanggung jawab pelaksanaan K3 kepada Pejabat K3

c)

Pembiaran terhadap pelanggaran K3 meskipun hal kecil dan sederhana

d)

Zero Tolerance terhadap ketidakpatuhan terkait pelaksanaan K3

27.

Yang merupakan "DON'T" dari CAPABILITIES pada SAFETY CODE OF CONDUCT ("DO" & "DON’T") adalah

a)

Memberikan pengararuh yang tidak baik terhadap pelaksanaan K3

b)

Memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi bahaya, menilai dan mengendalikan risiko sesuai jenis pekerjaan

c)

Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dalam menyampaikan pemenuhan aspek K3

d)

Memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain guna melaksanakan K3 secara konsisten

28.

Tema bulanan PLN 1 di PLN UIW RKR untuk bulan Februari tahun 2022 adalah

a)

Life Rules for Zero Accident

b)

Safety Behaviour for Zero Accident

c)

Safety Dicipline for Zero Accident

d)

Safety Culture for Zero Accident

29.

Jenis Temuan/Ketidaksesuaian dalam Implementasi K3 adalah …., kecuali

a)

Safety Driving

b)

Unsafe Condition

c)

Unsafe Action

d)

Nearmiss

30.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Breakthrough Charter Zero Accident terdiri dari …., kecuali

a)

Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

b)

Implementasi Contractor Safety Management System/ CSMS

c)

Penguatan Word Class Safety Culture

d)

Penataan Kebijakan K3 Korporat