WorksheetsPerjuangan Diplomasi Mempertahankan Kemerdekaan RI
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Perjuangan diplomasi merupakan bentuk perjuangan yang dilakukan bangsa Indonesia dengan menggunakan kekuatan fisik Angkatan perang TNI AD.
Wilayah Indonesia yang diakui oleh Belanda berdasarkan Hasil dari perundingan Linggar Jati adalah dari Sabang sampai Merauke.
Pemimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar dalah adalah Moh. Hatta
Tokoh-tokoh terpelajar dan negosiator-negosiator ulung yang dimiliki bangsa Indonesia bisa dibilang sukses besar mengantarkan bangsa Indonesia terbebas dari upaya penjajahan kembali yang dilakukan Belanda. Mereka berjuang melalui politik dan perjanjian. Perjuangan mereka disebut perjuangan diplomasi.
Untuk menyelesaikan pertikaian Indonesia-Belanda maka pada 10 November 1946 diadakan perundingan di Linggar Jati. Setelah naskah perjanjian ditandatangani, muncul pro dan kontra di masyarakat mengenai hasil perundingan tersebut. Hal tersebut disebabkan adanya ketidakadilan dalam isi perjanjian yang sudah disepakati.
Perjanjian Roem-Royen merupakan perjanjian antara Indonesia dengan Jepang
Wilayah Indonesia yang diakui oleh Belanda berdasarkan Hasil dari perundingan Renville adalah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatra .
Dari tanggal 23 Agustus sampai tanggal 2 November 1949, konferensi Meja Bundar diselenggarakan di Den Haag. Den Haag terletak di Amerika.
Perundingan antara Indonesia dan Belanda yang terjadi di Kapal USS Renville disebut perundingan Roem Rooyen.
Persetujuan KMB menimbulkan pro dan kontra, hal ini sangat lumrah karena satu persetujuan mesti ada segi-segi kompromi. Presiden Sukarno memberi persetujuan tetapi menyesalkan mengapa Irian Barat dibiarkan belum masuk, dengan begitu wilayah Negara Proklamasi masih belum lengkap.
Perjuangan diplomasi adalah perjuangan melalui perundingan antar kepala desa dalam sebuah negara.
Perjanjian Linggarjati di ataranya berisi tentang pengakuan secara de facto wilayah Indonesia, yang meliputi Jawa, Sumatra, Madura.
Delegasi Indonesia pada Perjanjian Linggarjati dipimpin oleh Sutan Syahrir.
BFO merupakan negara-negara boneka buatan Jepang
Keputusan KMB menetapkan bahwa Indonesia menjadi negara serikat
Kerugian Indonesia sehubungan dengan ditandatanganinya Perjanjian Linggarjati adalah Wilayah Indonesia semakin sempit,( yaitu hanya meliputi Sumatra, Jawa, dan Madura) dan Kedudukan Belanda di Indonesia semakin mantap.
Saat terjadi Agresi Militer Belanda II, Soekarno-Hatta tetap tinggal di Yogyakarta dengan alasan karena Soekarno-Hatta tetap ingin menjalankan perjuangan dengan cara diplomasi.
Tiga negara yang menjadi anggota KTN beserta pihak-pihak yang mewakilinya yaitu:
a. Australia diwakili Richard Kirby, (mewakili Indonesia)
b. Belgia diwakili Paul Van Zeland (mewakili Belanda)
c. Amerika Serikat diwakili Dr. Frank Graham (netral)
Dampak positif terjadinya Agresi Militer Belanda I adalah sebagai berikut: Aksi Belanda yang berkedok ‘Aksi Polisionil’ tidak dapat mengelabui dunia internasional yang menentang aksi tersebut sehingga Belanda kehilangan dukungan dari dunia internasional.
Dampak negatif terjadinya Agresi Militer Belanda I adalah : Republik Indonesia berhasil mendapatkan dukungan dan simpati dari masyarakat internasional.
