WorksheetsKuis Fabel
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Bacalah cerita fabel berikut!
Ulat Yang Sombong
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.
Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.
“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.
“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.
“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.
Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.
Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.
“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.
“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.
Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu
Namun tiba-tiba…
“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.
“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.
“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.
Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.
Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.
Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.
Tamat
Watak tokoh /karakter Fintu pada fabel di atas adalah…
rendah hati
sombong
serakah
malas
Berikut ini yang merupakan kalimat seru adalah....
Namun tiba-tiba…
Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.
Ia sangat menyesal.
“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.
Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah....
“Anjing, kenapa kau menangis,” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu."
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Di tengah gurun itu Dodo merasa haus dan lapar. “Aku harus segera mencari makan dan air, tapi aku harus mencari di mana?” pikir Dodo. Tetapi Dodo tidak mau menyerah. Ia bersikeras mencari makanan dan air. Setelah cukup lama terbang, dari kejauhan Dodo melihat air dan makanan. Namun setelah mendekat, ternyata yang dilihatnya hanyalah hamparan pasir yang luas. Maka dengan kekecewaan, Dodo kembali terbang menyelusuri gurun. Tidak berapa lama kemudian ia bertemu dengan seekor semut yang sedang kesusahan membawa telurnya. Dodo pun mendekati semut itu.
“Hai, semut. Siapakah namamu?”
“Namaku Didi. Namamu siapa?”
“Aku Dodo. Kamu mau jadi sahabatku?” Didi mengangguk senang.
“Baguslah! Kalau begitu mari kita mencari air dan makanan bersama?” Didi kembali mengangguk.
Kutipan cerita fabel di atas merupakan struktur fabel bagian….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!
Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.
Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....
diawali dengan konflik fisik
diawali dengan konflik batin
diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh
diawali dengan deskripsi latar
Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!
Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....
fabel alami
fabel dengan koda
fabel tanpa koda
fabel adaptasi
Bacalah kutipan fabel berikut!
“Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang, masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.” Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut.
Semut hanya bisa menatap Ulu dengan kesal. Semut tidak dapat berenang
karena ia berjalan.
Pola pengembangan watak tokoh pada kutipan fabel di atas adalah....
deskripsi fisik tokoh
kegiatan tokoh
dialog tokoh dengan diri sendiri
dialog dengan tokoh lain
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
Bacalah kutipan fabel berikut!
Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama teks berikut!
(1) Ada beberapa cara menanam buah naga yang bisa kamu lakukan di rumah. Jika ingin menikmati buah naga secara gratis tanpa harus membelinya, kamu dapat menanam buah naga pada pot yang sekaligus dapat kamu jadikan sebagai hiasan di depan rumah.
(2) Di sebuah telaga di daerah Kalimantan Barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat denganseekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah erat.Pada suatu hari si ikan gabus jatuh sakit. Badannya sangat lemas. Dengan setia, si tupai menunggui temannnya itu. Sudah beberapa hari si ikan gabus tidak enak makan si tupai berusaha membujukknya untuk makan. Namun, si ikan gabus hanya mau makan kalo diberi makan hati ikan Yu. Mendengar permintaan si ikan gabus, si tupai menjadi sangat sedih sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas.
(3) Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Ia berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Meskipun demikian, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya.
(4) Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.
Yang merupakan teks fabel ditandai dengan nomor ....
1
2
3
4
Bacalah kutipan teks berikut!
Paman Belalang
“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian
Orientasi
Komplikasi
Klimaks
Resolusi
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada
Tokoh
Alur
Tema
Latar
Di keheningan malam Kura-kura nampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.
Berdasarkan penggalan cerita fabel diatas variasi latar diungkapkan dengan
Diawali dengan deskripsi latar
Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh
Diawali dengan latar masa lalu
Diawali dengan perubahan latar
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah
Perhatian
Persahabatan
Percintaan
Persaudaraan
Berikut ini yang bukan unsur-unsur kebahasaan dalam teks fabel adalah
menggunakan kata kerja
menggunakan kata sandang
menggunakan kata hubung
menggunakan kalimat imperatif
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, fabel dibedakan menjadi....
Fabel alami dan fabel adaptasi.
Fabel alami dan fabel tidak alami.
Fabel koda dan tanpa koda.
Fabel adaptasi dan fabel koda.
Sebutkan ukuran struktur dari fabel yang benar. ...
Orientasi, komplikasi, resolusi, koda
Komplikasi, koda, resolusi, orientasi
Orientasi, komplikasi, koda, resolusi
Koda, resolusi, komplikasi, Orientasi
Suatu pagi nenek dan kakek pergi ke hutan. Di sana mereka mencari kayu bakar. Ketika sedang asyik mencari kayu bakar, sang nenek berseru. Ia melihat seekor burung terjatuh dari pohon. Ia terluka.
Berdasarkan kutipan cerita di atas, latar yang digambarkan adalah ...
Rumah
Tempat Burung
Hutan
Pegunungan
Fabel merupakan salah satu teks narasi yang menceritakan tentang kehidupan binatang yang menggambarkan budi pekerti manusia dan memiliki nilai moral. Dari pernyataan tersebut, fabel bersifat ....
nonfiksi
kenyataan
berdasarkan peristiwa
fiksi
Suatu pagi nenek dan kakek pergi ke hutan. Di sana mereka mencari kayu bakar. Ketika sedang asyik mencari kayu bakar, sang nenek berseru. Ia melihat seekor burung terjatuh dari pohon. Ia terluka.
Berdasarkan kutipan cerita di atas, latar yang digambarkan adalah ...
Rumah
Tempat Burung
Hutan
Pegunungan
Fabel merupakan salah satu teks narasi yang menceritakan tentang kehidupan binatang yang menggambarkan budi pekerti manusia dan memiliki nilai moral. Dari pernyataan tersebut, fabel bersifat ....
nonfiksi
kenyataan
berdasarkan peristiwa
fiksi
Berikut ini kata-kata yang sering digunakan dalam cerita fabel, kecuali ....
Pada zaman dahulu kala
Pada suatu hari
Peristiwa itu
Alkisah
Jenis fabel memiliki ciri cerita yang sangat pendek, temanya sederhana, isinya biasanya berupa petuah atau nasihat, dan memiliki sifat hewani yang sangat lekat (tidak mengenakan pakaian, dan latar tempat habitat aslinya) disebut fabel ...
tradisional/alami
modern
fiksi ilmiah
nonfiksi
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerita fantasi adalah terletak pada ...
alur
tema
tokoh
latar
Akhirnya, induk Domba berhasil menyelamatkan anak-anak Domba dari cengkraman Si Serigala jahat. Serigala itu tewas karena kerakusannya.
Pernyataan di atas sering digunakan pengarang pada tahap ...
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Penggunaan bahasa fabel sering dijumpai kata keterangan yang digunakan untuk menggambarkan ....
penampilan fisik dan watak tokoh
latar waktu, tempat dan suasana
peristiwa yang dialami tokoh
pesan moral dan budi pekerti
Berikut ini pernyataan yang tepat untuk digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah ....
Cici akhirnya mengetahui ternyata neneknya dimangsa oleh si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici si Cicak bersama dengan neneknya
Cici si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja, baik di dalam maupun di luar sarangnya.
Akhirnya, kedua binatang salig bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan
Berikut ini yang termasuk kalimat aktif adalah ...
Ternyata, Nenek si Cici dimangsa oleh si Kucing
Si kucing selalu dimusuhi Cici
Setiap hari, Cici membantu neneknya bekerja
Akhirnya, si Kucing dimaafkan oleh si Cici
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia berjalan-jalan mencari air.
Pernyataan di atas adalah termasuk ke dalam tahap ....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia berjalan-jalan mencari air.
Dari cerita di atas, latar tempat adalah...
Hutan
Rumah
Jalan
Kebun
“Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah ....
”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”
”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”
”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Kata sandang dalam teks fabel tersebut adalah ....
Sang
Si
Kura-kura
Elang
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah....
Pendendam
Penyayang
Pemaaf
Mempermainkan
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah...
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun
Seekor kepompong menangis dan bersedih di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu hu ... betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada satu pun tempat yang aman untuk berlindung...hu hu!" ratap Sang Kepompong.
Kepompong menangis karena ...
pohon yang tumbang
tidak ada tempat berlindung
diterjang badai
diterjang angin topan
Dari balik tanah, muncullah seekor semut. Dengan sombongnya, ia berkata, "Hai Kepompong. Lihatlah aku. Aku terlindungi dari badai kemarin, tidak seperti kau yang ada di atas tanah."
Watak Semut dalam cerita adalah ....
baik hati
peduli
sombong
suka mengejek
"Tolong, tolong! Aku terjebak di lumpur hidup. Tolong!" teriak Si Semut.
Teks tersebut termasuk jenis kalimat ....
perintah
tidak langsung
langsung
larangan
Si Kupu-kupu akhirnya menolong Si Semut. Semut pun selamat. Ia berjanji tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan.
Amanat dalam teks tersebut adalah....
Janganlah mudah memaafkan kesalahan orang
Tolong-menolonglah dalam keburukan
Janganlah menghina ciptaan Tuhan
Balaslah keburukan dengan kebaikan
Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.
Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....
penokohan
tema
latar
amanat
Penggunaan bahasa fabel sering dijumpai kata keterangan yang digunakan untuk menggambarkan ....
penampilan fisik dan watak tokoh
latar waktu, tempat dan suasana
peristiwa yang dialami tokoh
pesan moral dan budi pekerti
Berikut ini pernyataan yang tepat untuk digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah ....
Cici akhirnya mengetahui ternyata neneknya dimangsa oleh si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici si Cicak bersama dengan neneknya
Cici si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja, baik di dalam maupun di luar sarangnya.
Akhirnya, kedua binatang salig bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Kata sandang dalam teks fabel tersebut adalah ....
Sang
Si
Kura-kura
Elang
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah....
Pendendam
Penyayang
Pemaaf
Mempermainkan
"Tolong, tolong! Aku terjebak di lumpur hidup. Tolong!" teriak Si Semut.
Teks tersebut termasuk jenis kalimat ....
perintah
tidak langsung
langsung
larangan
Struktur fabel yang terdapat masalah di dalamnya adalah ...
orientasi
komplikasi
koda
resolusi
Sinonim kata tumbuhan adalah ...
Flora
Fauna
Herbivora
Omnivora
Konjungsi keterangan waktu di bawah ini, kecuali...
Jika
ketika
kemudian
sesudah
Yang bukan termasuk Ciri ciri fabel kecuali....
Tokoh manusia menyerupai hewan
Tokoh hewan menyerupai manusia
Tidak memiliki dialog
Ceritanya berdasarkan sejarah
(1)Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. (2)Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. (3)Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. (4)Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. (5)Tetapi malang, akar itu tidak sampai. (6)Kurang sedikit lagi. (7)Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Kalimat yang mengandung keterangan waktu pada kutipan fabel adalah …
Kalimat pertama
Kalimat kedua
Kalimat kelima
Kalimat ketujuh
Resolusi artinya adalah.....
bagian awal dari suatu cerita.
konflik atau suatu permasalahan
pemecahan masalah
perubahan yang terjadi pada tokoh.
