WorksheetsCBT lulus bersama
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Pria 70 tahun sesak dengan diagnosis COPD memerlukan intubasi dan ventilasi mekanik. Saturasi oksigen sebelum intubasi 90 persen, setelah intubasi dan ventilasi mekanik dengan fraksi oksigen 100 persen. PaO2 meningkat dari 60 mmHg menjadi 150 mmHg. Hb 15 g/dL, pH 7.32. Perubahan PaO2 dan saturasi oksigen arteri tersebut menyebabkan perubahan oxygen content
Meningkat sebanyak 15 ml 100 ml
Meningkat sebanyak 3 ml/100 ml
Meningkat sebanyak 6 ml/100 ml
Meningkat sebanyak 9 ml/100 ml
Meningkat sebanyak 12 ml/100 ml
Anak usia 4 tahun dengan kelainan jantung kongenital tetralogy of fallot mengalami hypercyanotic spell. Terapi yang ditujukan untuk mengurangi right-to-left shunt adalah :
Phenylephrine
Sodium nitroprusside
Natrium bicarbonas
Propofol
Diltiazem
Pasien 68 tahun pasca bedah laparotomy karena hernia inkarserata. Di ruang pulih sadar pasien menggigil, tekanan darah 200/100, nadi 120/menit, Sp02 98% dengan oksigen nasal 2 liter/menit. Pasien mengeluh nyeri dada dan EKG tampak ST-T change yang tidak membaik dengan nitroglycerin. Selain nitroglycerin, obat yang digunakan untuk mengatasi angina perioperative adalah :
Pemberian nitroprusside
Pemberian hydralazine
Pemberian esmolol
Diberikan sedasi midazolam
Pasien dipasang selimut hangat
Setelah pembedahan total knee replacement yang mengalami kesulitan yang memerlukan waktu 180 menit torniquette dilepas. Anestesi menggunakan combined spinal epidural dan sedasi. Yang tidak termasuk potensi penyulit akibat pemasangan tomiquette lama adalah :
Peningkatan laktat darah
Hipotensi dan takikardi
Penurunan ventilasi
Penurunan suhu badan
Peningkatan Paco2 atau etco2
Anda melakukan blok saraf perifer plexus brachialis pendekatan axillaris dengan bantuan USG dan nerve stimulator. Ujung jarum tampak di posterior arteri axillaris, jika dilakukan stimulasi tampak pergerakan tangan supinasi. Berarti ujung jarum berada di cabang saraf dari plexus brachialis :
N. ulnaris
N. radialis
N. infraclavicularis
N. intercostalis
N. musculocutaneus
Yang merupakan neurotransmitter Inhibitorik utama dari central nervous system adalah :
Glutamat
Dopamine
Glycine
Gamma Aminobutyric acid
Acetylcholine
Karakteristik blok fase I dari obat pelumpuh otot adalah :
Kontraksi meningkat dengan stimulus single twitch
Rasio TOF <0.7
Fenomena post-tetanic facilitation positif
Pengurangan intensitas blok setelah pemberian obat anticholinesterase
Penurunan amplitudo tapi respon terhadap stimulasi yang kontinyu tetap ada
Primigravida melahirkan secara spontan pada usia gestasi 35 minggu. Bidan yang menolong menyatakan bayi seperti tersedak dan batuk setiap diberi susu. Bayi ternyata menderita tracheoesophageal fistule. Bagaimana anatomi yang paling sering pada kelainan tersebut?
Segmen atas esophagus berhubungan dengan trachea dan segmen bawah buntu
Segmen atas esophagus berupa kantung dan segmen bawah esophagus berhubungan dengan trachea
Baik segmen atas maupun semen bawah buntu
Segmen atas esophagus berhubungan dengan bagian distal trachea dan segmen bawah berhubungan dengan carina
Segmen atas dan segmen bawah berhubungan dan ada fistula dari esophagus bagian bawah
Wanita 63 tahun dengan komorbiditas diabetes mellitus dan hipertensi menjalani pembedahan carcinoma paru. Pasca bedah memerlukan ventilasi mekanik, pemeriksaan gas darah menunjukkan rasio PaO2iFiO2 260. Hari pertama pasca bedah dilakukan penyapihan dari respirator dan dilakukan terapi okigen FiO2 30%. Pasien diberi nicardipine karena hipertensinya. Beberapa saat kemudian pasien semakin sesak, hemodinamik tidak stabil dan pemeriksaan gas darah menunjukkan rasio PaO2/FiO2 90. Pasien diintubasi dan diberikan ventilasi mekanik kembali. Auskultasi paru bersih, tanda tanda sepsis tidak ada, pada foto toraks tidak dijumpai perubahan dibanding prabedah. EKG tidak ada tanda iskemia. Karena tidak ada kausa yang jelas, pasien didiagnosa hypoxic pulmonary vasoconstriction. Penyebab hypoxic pulmonary vasoconstriction adalah perubahan :
Tekanan partial oksigen di alveoli
Tekanan partial oksigen di vena pulmonalis
Tekanan partial oksigen di arteri pulmonalis
Saturasi oksigen di vena pulmonalis
Saturasi oksigen di arteri pulmonal
. Seorang wanita tahun dengan kehamilan G3P2 32 minggu mengalami perdarahan ante partum. Estimasi perdarahan 800 ml. Tekanan darah 110/60 mmHg, nadi 105x /mnt, laju nafas 24x/mnt dengan berat badan 50 kg. Pasien tersebut akan dilakukan sectio caesarea dengan teknik anestesi umum. Penyulit potensial yang akan dihadapi adalah :
Mudah terjadi perdarahan karena terjadi hipocoagulable state
Mudah terjadi desaturasi karena volume tidal menurun
Membutuhkan dosis agen inhalasi yang cukup besar, karena MAC meningkat pada ibu hamil.
Mudah terjadi shock karena cardiac output menurun
Mudah terjadi penurunan cepat SpO2 akibat peningkatan konsumsi oksigen dan penurunan FRC
Wanita 30 tahun dengan BMI 34 mengalami aspirasi isi lambung pada waktu induksi anestesi. 5 hari setelah dirawat di ICU, pasien didiagnosa ARDS. Mekanisme yang sesuai untuk timbulnya edema paru pada pasien Ini adalah :
Penurunan tekanan onkotik kapiler paru
Penurunan tekanan interstitial jaringan paru
Peningkatan permeabilitas kapiler paru
Peningkatan tekanan hidrostatis kapiler paru akibat cairan infus
Penurunan drainase sistem limfatis
Seorang perempuan 17 tahun mengalami kecemasan yang berlebih sebelum menjalani dilatasi dan kuretase. la menginginkan tertidur sebelum ke kamar operasi dan idak ingin mengingat apapun mengenali tindakan yang akan dijalaninya. Pengelolaan yang tepat adalah: (stoelting 5, 176)
Midazolam 0,5 mg/kgBB PO 30 menit sebelum induksi
Midazolam 0,05 mg/kgBB PO 10 menit sebelum kuretase
Midazolam 1-2,5 mg IV 5-6 menit sebelum kuretase
Fentanyl 50 ug IV
Midazolam sirup 0,25-1 mg kgBB pagi hari
Wanita 60 tahun dirawat di ruang pulih sadar setelah pembedahan cholecystectomy laparoskopik. Untuk mencegah mual muntah pasien diberikan terapi anti emetic. Beberapa saat setelah pemberian obat anti emetic otot otot wajah berkontraksl tanpa disadarl (Involuntary movement), kesulitan menelan dan torticollis. Obat yang menyebabkan gejala tersebut adalah :
Promethazine
Metoclopramide
Granisetron
Ondansetron
Diphenhydramine
Pria 38 tahun mengalami traumatic brain injury dilakukan evakuasi subdural hematoma. Pasca bedah tekanan darah 140/90, nadi 48x/menit, TIK 25mmHG. Dilakukan peningkatan minute volume pada pengaturan ventilasi mekanik. Perubahan fisiologis akibat pengaturan ventilasi mekanik yang baru tersebut adalah : (stoelting 5 halaman 66)
Vasodilatasi cerebral
Penurunan tekanan cerebrospinal fluid
Peningkatan nadi
Pengurangan edema otak
Vasokonstriksi cerebral
Pria usia 70 tahun dengan komorbid DM tipe 2, hipertensi dan penyakit jantung iskemik direncanakan pembedahan laparotomy karena carcinoma colon sigmoid. Pemantauan yang paling sensitive mendeteksi adanya iskemik miokard selama pembedahan adalah : (Morgan, CHAPTER 5 Cardiovascular Monitoring 98-99)
Dipyridamole-thalium scanning
Konfigurasi CM 5 dari pemantauan elektrokardiografi
Pemasangan kateter arteri pulmonal untuk memantau pulmonary capillary wedge pressure
Pemantauan elektrokardiografi dengan melihat perubahan segmen ST
Pemantauan menggunakan transesophagealelectrocardiograhy
Seorang pasien mendapat terapi oksigen dari silinder ukuran E dengan aliran 3 liter/menit. Pengukur tekanan silinder menunjukkan angka 1000 PSI yang menunjukkan kapasitas oksigen dalam silinder tinggal separuh. Dengan terapi oksigen pada pasien tersebut maka isi silinder akan habis dalam waktu (Morgan, CHAPTER 4 The Anesthesia Machine 53)
110 menit
60 menit
75 menit
30 menit
90 menit
Obat pelumpuh otot yang mengalami hidrolisa di plasma adalah (Stoelting 212)
Cisatracurium
doxacurium
Pancuronium
Rocuronium
Vecuronium
Efek cedera pada nervus laringeus dan vagus adalah:
Pada n. vagus bilateral, Tidak keluar suara
Pada n. laryngeus recurrens unilateral, timbul afonia
Pada n. laryngeus superior bilateral, timbul efek minimal
Pada n. laryngeus recurrens akut bilateral, Suara parau
Pada n. laryngeus superior unilateral, timbul suara parau dan kelelahan berbicara
Pada saat anestesi, anda mengatur ventilator yang belum dilengkapi dengan fresh gas flow decoupling, sebagai berikut: Vt 500 ml, frekuensi nafas 10 kali permenit, I:E ratio = 1:2, aliran gas ke sirkuit nafas 6 L/menit. Jika compliance paru-paru normal, sebenarnya akan didapatkan Vt sebesar:
Morgan 5, page 79
500 ml
400 ml
800 ml
700 ml
600 ml
Anda mendapat konsultasi untuk anestesi pasien ASA PS 3 yang akan dilakukan pembedahan ankle kanan dan perlu pemasangan torniquette. Riwayat anestesi kesulitan intubasi dan pasian pernah diakukan pembedahan spinal fuslon. Anestesi direncanakan biok saraf perifer Untuk
mendapatkan analgesi yang baik maka dilakukan blok saraf perifer:
Blok saral sciatic, femoral dan obturator
Blok saraf sciatic dan obturator
Blok saraf femoral dan obturator
Blok ankle
Biok saraf sciatic dan femoral
