NEW
Font size
WorksheetsSOAL LATIHAN PRE TES PPG
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Kemampuan bahasa anak mulai berkembang, pemikiran masih statis, belum dapat berfikir abstrak, dan kemampuan persepsi waktu dan ruang masih terbatas merupakan perkembangan anak pada tahap ...
Tahap sensorimotorik
Tahap praoperasional
Tahap operasional konkrit
Tahap operasional konkrit
Seorang anak dengan kemampuan menggunakan kata secara efektif baik lisan (pendongeng, orator, penerjemah, dsb), maupun tertulis/tulisan (sastrawan, penulis skenario drama/film, fonologi atau bunyi bahasa, semantik atau makna bahasa, dimensi pragmatik atau penggunaan praktis bahasa) menurut Howard Gardner anak tersebut mempunyai kecerdasan ...
Kecerdasan Bahasa (linguistic)
Kecerdasan Logika Matematika (logic-mathematical)
Kecerdasan Ruang (spatial)
Kecerdasan Gerak Tubuh
Untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik, seorang pendidik dapat melakukan ...
pengayaan materi pelajaran
refleksi
latar belakang peserta didik
tes awal (pre-test)
Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah ….
kemampuan berkomunikasi
kamampuan untuk mencegahkan masalah
kemampuan berinteraksi
kemampuan unruk mengintegrasikan diri
Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak adalah ….
inspirasi
budaya
inspirasi
pengasuhan dan lingkungan
Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan objek-obkek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia ….
0-2 tahun
2-7 tahun
7-11/12 tahun
11/12 - 14/15 tahun
Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan ….
anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat
kongkrit (operasional konkrit)
pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)
dominasi pengamatan bersifat egosentris
kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)
Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan ….
kognitif
sosial
emosional
moral
Seorang peserta didik mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik. Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan .…
moral
spiritual
sosial emosional
kognitif
Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesempatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, dirinya memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri.
Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan ….
sosial emosional
kognitif
moral
spiritual
Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi.
Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan ….
penalaran pascakonvensional
penalaran konvensional
penalaran prakonvensional
penalaran interkonvensional
Individu memandang apa yang diharapkan oleh keluarga, kelompok, masyarakat dan bangsa serta setia mendukung aturan social bukan hanya untuk ketenangan tetapi disadari sebagai sesuatu yang berharga.
Pernyataan tersebut merupakan tahapan perkembangan moral ….
prakonvensional
konvensional
pascakonvensional
interkonvensional
Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar dalam hal ….
mengemukakan gagasan
mengakualisasikan diri
penciptaan hubungan yang baik
menformulasikan tindakan
Pada masa kini siswa dituntut untuk dapat belajar setiap saat dan bisa terjadi di manapun. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi yang memungkinkan belajar jarak jauh dalam jaringan atau online. Pernyataan diatas sejalan dengan teori belajar...
Sibernetik
Konstruktivisme
Behaviorisme
Kognitivisme
Dari hasil refleksi terhadap pembelajaran peluang, terlihat bahwa sebagian besar siswa belum terampil dalam menentukan peluang suatu kejadian.
Tindak lanjut yang paling tepat dilakukan guru untuk memperbaiki hasil belajar siswa adalah...
Mengulang kembali seluruh materi peluang suatu kejadian untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menentukan peluang suatu kejadian
Mengadakan tes ulang untuk mengukur tingkat kemampuan siswa dalam memahami aturan perkalian, permutasi dan kombinasi, serta ruang sampel
Merancang dan melaksanakan kegiatan remedial untuk meningkatkan kemampuan siswa tentang aturan perkalian, permutasi dan kombinasi, serta ruang sampel
Menyusun bahan latihan dengan struktur yang lebih baik untuk meningkatkan kemampuan siswa tentang aturan perkalian, permutasi dan kombinasi serta ruang sampel
