WorksheetsLaporan Keuangan
Total questions: 30
Worksheet time: 31mins
Tujuan dari pembuatan neraca adalah....
Menunjukkan keluar masuknya transaksi perusahaan
Menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu tanggal tertentu
Menggambarkan arus pendanaan
Menunjukkan laba atau rugi perusahaan
Menggambarkan kas keuangan perusahaan
Neraca disebut juga dengan....
Jurnal
Arus keuangan
Balance aset
Rekening koran
Kas periode
Bentuk neraca yang menempatkan harta di bagian atas dan kewajiban di bagian bawah yaitu....
Staffel
Skontro
Neraca T
Single step
Multiple step
Neraca bentuk T sering disebut....
Bentuk laporan
Staffel
Sebelah menyebelah
Berurutan
Bentuk langsung
Laporan yang menunjukkan sebab-sebab adanya perubahan modal, dari modal awal sampai dengan modal akhir periode disebut....
Laporan neraca
Jurnal
Laporan perubahan modal
Laporan laba/rugi
Laporan arus kas
Berikut yang bukan merupakan akun arus kas dari aktivitas operasional adalah....
Penerimaan kas dari penjualan
Penerimaan kas dari royalti
Uang muka dari pinjaman
Pembayaran kepada karyawan
Pembayaran kas kepada pemasok
Jurnal merupakan sumber utama dalam pembuatan....
Neraca saldo
Laporan laba/rugi
Laporan perubahan modal
Laporan catatan keuangan
Laporan arus kas
Daftar yang menggambarkan posisi aset, kewajiban dan modal pada suatu saat tertentu disebut...
Laporan laba rugi
Neraca
Laporan keuangan
Laporan perubahan modal
Posisi keuangan
Penarikan sejumlah dana oleh pemilik usaha yang digunakan untuk keperluan di luar kegiatan/operasional usaha atau untuk keperluan pribadi disebut....
Kasbon
Prive
Saham
Kredit
Obligasi
Semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan aset tersebut sehingga siap untuk dipakai dalam kegiatan normal perusahaan disebut....
Harga jual
Harga pokok
Harga perolehan
Harga pokok produksi
Harga pokok penjualan
Nilai Residu (salvage) mengandung pengertian ....
Harga Beli dikurangi dengan penyusutan
Harga Perolehan dikurangi dengan penyusutan
Nilai aktiva tetap setelah habis umur ekonomisnya
Nilai ekonomis + Biaya tambahan
Nilai akhir barang
Metode penyusutan yang menentukan besarnya penyusutan sama untuk setiap tahunnya disebut .........
Metode Garis Lurus
Metode Saldo Menurun
Metode Angka-angka Tahun
Metode Input
Metode Output
Sebuah aset tetap dengan harga perolehan Rp 60.000.000 memiliki nilai sisa Rp 20.000.000 setelah dipakai selama 10 tahun. Hitung beban penyusutan tiap tahun! (Gunakan metode garis lurus)
Rp 4.000.000
Rp 5.000.000
Rp 6.000.000
Rp 7.000.000
Jika diketahui tabel penyusutan di bawah ini, maka nilai buku pada akhir tahun ketiga adalah Rp 8.280.000
Benar
Salah
Sebuah peralatan dengan harga perolehan Rp 320.000.000 disusutkan selama 4 tahun. NIlai sisa peralatan ini setelah akhr masa manfaat adalah Rp 8.000.000. Jika digunakan metode salo menurun ganda maka beban penyusutan pada tahun kedua adalah....
Rp 80.000.000
Rp 70.000.000
Rp 60.000.000
Rp 50.000.000
1. Perhatikan matrik di bawah ini:
A
1. Surat berharga
2. Sewa dibayar di muka
3. Pendapatan diterima di muka
B
1. Mesin
2. Modal
3. Prive
C
1. Pendapatan
2. Utang obligasi
3. Beban iklan
Berdasarkan matrik di atas, akun yang dicatat pada kolom kredit jika bertambah adalah ....
A1, B1, C1
A1, B2, C2
A2, B1, C1
A3, B2, C2
A3, B3, C3
Perhatikan daftar berikut ini :
1) Piutang
2) Beban sewa
3) Sewa dibayar di muka
4) Beban gaji
5) Utang gaji
6) Modal
7) Peralatan
8) Pendapatan jasa
Akun yang dicatat pada sisi debet jika bertambah adalah...
1, 2, 3, dan 4
1, 3, 6, dan 7
2, 3, 4, dan 6
3, 6, 7, dan 8
5, 6, 7, dan 8
Diterima pendapatan service mobil yang terjebak banjir dari Pak Bangun senilai Rp1.000.000,00 dari yang seharusnya Rp2.500.000,00. Pencatatan transaksi di atas dalam mekanisme Debet dan kredit yang benar adalah... .
Pendapatan Jasa (D) Rp1.000.000,00, Piutang Usaha (D) Rp2.500.000,00, Kas (K) Rp3.500.000,00
Pendapatan Jasa (D) Rp1.000.000,00, Piutang Usaha (D) Rp1.500.000,00, Kas (K) Rp2.500.000,00
Pendapatan Jasa (D) Rp3.500.000,00, Piutang Usaha (K) Rp2.500.000,00, Kas (K) Rp1.000.000,00
Pendapatan Jasa (K) Rp3.500.000,00, Piutang Usaha (D) Rp2.500.000,00, Kas (D) Rp1.000.000,00
Pendapatan Jasa (K) Rp2.500.000,00, Piutang Usaha (D) Rp1.500.000,00, Kas (D) Rp1.000.000,00
Berikut ini pencatatan mekanisme debet dan kredit transaksi keuangan milik Car Wash “Bening”:
(1) Dibeli perlengkapan senilai Rp2.500.000,00 baru dibayar Rp1.000.000,00 sisanya minggu depan, mengakibatkan Perlengkapan (D), Utang Usaha (D),dan Kas (K).
(2) Diselesaikan pekerjaan mencuci mobil milik pelanggan yang akan dibayar pertengahan bulan seharga Rp30.000,00, menimbulkan Kas (D) dan Pendapatan Usaha (K).
(3) Service kompresor seharga Rp250.000,00 baru dibayar Rp100.000,00, menimbulkan Beban Service (D), Kas (K), dan Utang Usaha (K).
(4) Dibayar rekening listrik dan telepon sebesar Rp500.000,00, mengakibatkan Kas (K) dan Beban Listrik dan Telepon (D).
(5) Menerima pembayaran Rp90.000,00 atas pekerjaan mencuci 3 mobil milik keluarga Pak Robert, menimbulkan Kas (D), Pendapatan Jasa (K).
Pencatatan mekanisme debet dan kredit yang tepat terdapat pada... .
(1), (2), dan (3)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (4), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Segala transaksi yang terjadi dalam perusahaan harus dicatat secara kronologis pada periode akuntansi disebut
Buku besar
Posting
Jurnal umum
Persamaan dasar akuntansi
Jurnal umum yang benar dari bukti transaksi diatas adalah...
Perlengkapan (+)(D) 250.000
Kas (-)(K) 250.000
Hutang Usaha (-)(D) 250.000
Kas (-)(K) 250.000
Hutang Usaha (-)(K) 250.000
Kas (-)(D) 250.000
Piutang Usaha (-)(K) 250.000
Kas (-)(D) 250.000
Dibeli peralatan secara kredit sebesar Rp. 2.000.000 jurnal umum yang benar adalah....
Peralatan (+)(D) 2.000.000
Hutang usaha (+)(K) 2.000.000
Peralatan (+)(D) 2.000.000
Kas (-)(K) 2.000.000
Peralatan (+)(K) 2.000.000
Kas (-)(D) 2.000.000
Peralatan (+)(K) 2.000.000
Hutang (+)(D) 2.000.000
Tn. Riyandy menanamkan uang tunainya untuk modal usaha Rp 300.000.000
Pendapatan (D) , Kas (K) senilai Rp. 300.000
Modal (D) , Kas (K) senilai Rp. 300.000
Kas (D) Modal (K) senilai Rp. 300.000
Kas (D) Pendapatan (K) senilai Rp. 300.000
Diterima pendapatan jasa sebesar Rp. 22.042.000
Kas (D) , Piutang (K) senilai Rp. 22.042.000
Kas (D) , Pendapatan Jasa (K) senilai Rp. 22.042.000
Kas (D) , Hutang Jasa (K) senilai Rp. 22.042.000
Pendapatan Jasa (D) , Kas (K) senilai Rp. 22.042.000
Dibeli perlengkapan kantor secara kredit senilai Rp. 15.000.000
Perlengkapan Jasa (D) , Kas (K) senilai Rp. 15.000.000
Perlengkapan Kantor (D) , Kas (K) senilai Rp. 15.000.000
Peralatan Kantor (D) , Kas (K) senilai Rp. 15.000.000
Beban Perlengkapan (D) , Kas (K) senilai Rp. 15.000.000
Tn. Riyandy mengambil uang tunai dari kas perusahaan untuk keperluan pribadinya sebanyak Rp 23.000.000,
Prive (D) , Kas (K) senilai Rp 23.000.000
Kas (D) Prive (K) senilai Rp 23.000.000
Peralatan (D) , Kas (K) senilai Rp 23.000.000
Piutang jasa (D) , Kas (K) senilai Rp 23.000.000
Bentuk transaksi yang sesuai dengan jurnal umum diatas adalah...
Dibeli peralatan secara tunai senilai Rp. 6.500.000
Dibeli perlengkapan secara tunai senilai Rp. 6.500.000
Dibeli perlengkapan secara kredit senilai Rp. 6.500.000
Dijual perlengkapan secara kredit senilai Rp. 6.500.000
Dibeli peralatan kantor harga Rp 10.000.000 yang dibayar dengan tunai Rp 6.000.000 sedangkan sisanya dibayar bulan depan.
Peralatan Kantor (D) Rp. 10.000.000 , Kas (K) Rp. 6.000.000, Hutang Jasa (K) Rp. 4.000.000
Kas (D) Rp. 10.000.000, Hutang Jasa (K) Rp. 4.000.000 Peralatan Kantor (K) Rp. 6.000.000
Hutang Jasa (D) Rp. 4.000.000 Peralatan Kantor (K) Rp. 10.000.000 Kas (K) Rp. 6.000.000
Peralatan Kantor (D) Rp. 10.000.000 , Kas (K) Rp. 4.000.000, Hutang Jasa (K) Rp. 6.000.000
Dibayar beban gaji karyawan sebesar Rp. 20.000.000
Beban Utilitas (D) Kas (K) senilai Rp. 2.000.000
Hutang Jasa (D) Kas (K) senilai Rp. 2.000.000
Beban Gaji karyawan (D) Kas (K) senilai Rp. 2.000.000
Kas (D) Beban Gaji karyawan (K) senilai Rp. 2.000.000
transaksi yang tepat adalah...
Dibayarkan pendapatan jasa sebesar Rp. 2.000.000 secara tunai
Diterima pendapatan jasa sebesar Rp. 2.000.000 dibayar bulan depan
diterima piutang jasa sebesar Rp. 2.000.000 secara tunai
Diterima pendapatan jasa sebesar Rp. 2.000.000 secara tunai
